Deep Heart

Deep Heart
217. Pucat


__ADS_3

" Haaaaa....???" hanya itu yang keluar dari mulut Hendrik sambil menatap Sarah yang tersenyum manis padanya


" Jadi anda ti...tidak ada keperluan dengan ku ??" tanya Hendrik memastikan...


" Seperti yang kukatakan tadi, aku hanya mengantarkan Sarah... ia ingin bertemu denganmu !!" jawab Erden


" Ja.. jadi anda kemari bukan untuk menjajah Hodun ??" lanjut Hendrik begitu ia tersadar


" Menjajah?? untuk apa aku menjajah Hodun?? kekuasaan kerajaanku sudah begitu besar " tanya Erden balik membuat semua yang berada di ruangan langsung bernafas lega seketika.... ternyata mereka salah sangka terhadap kedatangan Erden


" Maafkan pertanyaanku raja Erden....kami hanya merasa bingung dengan maksud kedatangan anda karena selama ini anda tidak pernah berkunjung ke mari... ayo silahkan duduk nikmati dulu hidangan yang sudah di siapkan untuk menyambut anda !!" ucap Hendrik dengan begitu ramah dan wajah penuh senyum kelegaan


" Terimakasih atas sambutan kalian ....ayo Sarah....makanlah dulu !!" ucap Erden sambil mengandeng Sarah


" Wah banyak sekali makanannya dan sepertinya semuanya enak 🤤🤤" celetuk Sarah setelah berhari-hari hanya makan ikan bakar dan buah hutan


" silahkan putri .. silahkan cicipi kuliner kerajaan Hodun sepuas anda !!" sambut Hendrik....Sarah makan dengan nikmat, ia memang sangat lapar saat ini ... kegiatan malamnya bersama sang suami yang selalu minta jatah itu memang membuatnya jadi merasa mudah lapar.


" Kau suka makanan ini ??" tanya Erden ....Sarah mengangguk cepat


" Baiklah jika kau suka aku akan mengutus beberapa koki untuk belajar masakan kerajaan ini....anda tak keberatan bukan ??" tanya Erden pada raja Hendrik


" Tentu saja raja Erden... saya bahkan senang sekali, bagaimana jika beberapa koki kami yang ke sana untuk mengajarkan koki anda ... bukankah itu lebih baik !!" sambut Hendrik cepat


" Baiklah terimakasih raja Hendrik !!" ucap Erden senang


" ngomong-ngomong kapan anda menikah ?? kami tidak ada mendengar ada pernikahan di kerajaan Mongun ??" tanya Hendrik memberanikan diri bertanya


" memang kami belum meresmikan dan mengumumkan pernikahan kami karena istriku ingin menemukan kedua orangtuanya terlebih dahulu ... ya setidaknya kami harus meminta restu walaupun sudah menikah lebih dulu " jabar Erden... para pejabat istana Hodun memandangi Sarah lalu mereka saling pandang.


Mengapa wajah Sarah tidak asing bagi mereka.....wajah yang begitu familiar di mata mereka ....namun siapa ??


" Lalu apa hubungannya denganku ??" tanya Hendrik bingung

__ADS_1


" Menurut istriku kau tau di mana kedua orang tuanya berada....bukankah begitu sayang ??" tanya Erden sambil membersihkan bibir Sarah dari sisa saos


" ahh seandainya kita berdua saja aku pasti membersihkannya dengan lidahku !!" cicit Erden gemas dalam hati


" Oh begitu ?? apakah orang tuamu warga Hodun ?? " tanya Hendrik lagi.... Sarah segera menggeleng


" Kakek bilang ayah dan ibuku adalah penduduk Mongun namun sekarang sudah tidak tinggal di Mongun ..Saat bertemu bibi ku beberapa saat lalu bibi bilang keduanya tinggal di Hodun " sahut Sarah


💜💜💜💜


Sementara itu di luar istana, Saga baru saja sampai bersama para utusan raja Hendrik.


" Apakah raja Mongun sudah datang ??" tanya Saga pada pengawal penjaga gerbang


" Sudah jendral...mereka sedang sarapan bersama raja Hendrik dan para pejabat lain nya " mendengar itu Saga pun segera berjalan masuk ke ruang makan istana Hodun


" Lalu.... siapa nama kedua orang tuamu permaisuri Sarah ?? siapa tau aku mengenalnya " lanjut Hendrik


" Nama ayahku jendral Saga dan ibuku Amara !!" ucap Sarah lantang membuat semua yang mendengarnya terkejut bukan main... apalagi Erden, ia seakan mendapatkan bom meledak di kupingnya saat mendengar jawaban Sarah, selama ini ia memang tak pernah bertanya pada Sarah siapa nama orang tuanya walaupun ia tau pamannya dan Amara tinggal di Hodun selama ini ... ia tak membayangkan sama sekali jika Sarah adalah anak keduanya karena tak mungkin kan??


" kenapa kak ?? kakak sakit ??" tanya Sarah cemas


" Sarah.... kau Sarah ??" terdengar suara seorang pria yang membuat Sarah langsung menoleh seketika


Mata indahnya melihat seorang pria dewasa yang begitu tampan dan wajahnya mirip dengan dirinya.... mata Sarah berkaca melihat pria itu....ia tau... ia bisa merasakan bahwa pria itu adalah ayahnya...Jendral Saga


" A.... ayah ??" cicit Sarah


" Ayah ???" beo semua orang termasuk Erden, sungguh tubuh Erden seakan tak menginjak bumi lagi saat ini


.....Bagaimana mungkin ini terjadi?? dari semua gadis di muka bumi ini mengapa Sarah adalah anak dari Amara ??? apa dunia ini sudah gila ??? Erden sungguh tak bisa mencerna berita yang baru di ketahui ya ini....


Saga merentangkan kedua tangan kekarnya....

__ADS_1


" Kemari lah putri ayah !!" ucapnya dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.... Sarah bagai terhipnotis, ia segera berlari ke pelukan ayahnya yang baru kali ini di temuinya


Rasanya begitu hangat saat Sarah masuk ke pelukan ayahnya....


Seperti inikah pelukah seorang ayah, begitu hangat ....begitu membahagiakan ... sebelumnya Sarah tak terlalu tertarik untuk bertemu keduanya karena semenjak kecil sudah biasa terpisah .. namun kini begitu ia melihat ayahnya secara langsung entah mengapa ia begitu terharu dan bahagia


" Ayah.... hik hik hik " Sarah tersedu di pelukan Saga, Saga jangan di tanya lagi... ia tak bisa berkata-kata, hanya air mata yang mengalir menandakan betapa ia bahagia melihat dan bisa memeluk secara langsung putrinya yang selama ini hanya bisa ia bayangkan saja.


" oh putri ku... kau tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik... ayah bahagia sekali bisa memelukmu !!" bisik Saga , semua yang hadir ikut terharu dengan pertemuan keduanya....bagaimana ayah dan anak itu terlihat begitu saling merindu walaupun hati mereka masih bertanya-tanya....bagaimana mungkin jendral Saga memiliki seorang putri yang sudah begitu besar sedangkan ia baru saja menikah sekitar 11 tahun .


Apakah Sarah anak Saga dengan wanita lain ?? namun Sarah menyebutkan nama ibunya adalah Amara , apakah Sarah adalah anak di luar pernikahan mereka ???


Semua begitu penasaran namun mereka tak ada yang berani bersuara setelah mendapat tatapan tutup mulut dari Hendrik... raja mereka.


" Biar ayah melihat wajahmu putriku !!" pinta Saga....kedua tangannya membingkai wajah Sarah , Saga tersenyum lebar melihat wajah Sarah lebih mirip dirinya di banding Amara namun bentuk tubuh Sarah sama dengan Amara begitu Sexy bahkan kulit mereka pun sama


" Bagaimana kau bisa sampai ke mari ?? apakah kau datang bersama Aflan ??" tanya Saga


" Tidak ayah....Sarah di temani oleh suami Sarah....!!" sahut Sarah membuat alis Saga langsung mengkerut


" Suami ?? kau sudah menikah ?? bagaimana mungkin kau menikah tanpa meminta restu pada ayah dan ibumu ?? " tanya Saga kaget bukan kepalang


" Maaf ayah...namun Sarah menikah di depan kakek dan nenek naga !! mereka sudah memberi restu " bisik Sarah agar tak ada yang mendengar tantang kakek dan nenek naganya


" Lalu di mana suamimu ??" tanya Saga lagi


" itu... kakak tampanku, suamiku kemarilah !!" panggil Sarah sambil menunjuk Erden yang tengah berdiri dengan wajah memucat.... mata Saga melebar seketika


" Dia suamimu ???? Erden ????" cicit Saga juga dengan wajah memucat seketika.....


Waduh part ini kayaknya pada pucat berjamaah ini 🤭🤭, apa yang terjadi berikutnya ya ??


Penisirin...?? jangan lupa untuk like komen dan memberikan Vote untuk karyaku ini

__ADS_1


Love you all


__ADS_2