Deep Heart

Deep Heart
117. Eksekusi


__ADS_3

Rombongan putri Sofia sampai ke vila Saga pada pagi hari. Tak mau membuang waktu... Sofia memerintahkan semua prajuritnya untuk menghabisi semua yang berada di vila kecuali Amara.


Roxana yang lebih dulu masuk mencari neneknya...


" Nenek... nenek...!!" panggil Roxana


" Roxana... ada apa kau kemari , mengapa di luar terdengar suara pertempuran ??" tanya bibi si nyonya besar


" Dimana Amara nek ??"


" Mengapa kau mencari nona Amara ?? apa yang ingin kau lakukan Roxana ??" tanya bibi


" Aku menerima perintah untuknya !!" jawab Roxana ambigu


" Jangan coba-coba kau menyakiti nona Amara, dia sedang hamil Roxana.... ia mengandung anak Jendral Saga !!" tegur bibi


" Aku tidak perduli dengan itu nek... yang kutahu aku hanya melaksanakan apa yang di perintahkan padaku !!"


" Roxana... aku bekerja keras sampai tua begini membesarkan semua anak cucuku termasuk kau, bukan untuk menjadikanmu seorang yang tak tau terimakasih seperti ini ... semua yang anak cucuku makan merupakan pemberian jendral Saga, kita sekeluarga berhutang Budi berhutang nyawa pada seorang jendral Saga... jadi jangan berani kau menyentuh apalagi menyakiti nona Amara !!" ucap bibi begitu marah....Roxana dia saja


" Maafkan aku nek.. aku hanya menjalankan perintah!!" ucap Roxana lalu dengan cepat mengikat tangan dan kaki neneknya juga menyumpal mulutnya. Bibi begitu kaget mendapati perlakuan Roxana padanya, ia berusaha memberontak namun apa daya ia sudah tua.


Dengan cepat Roxana memasukkan neneknya ke dalam lemari...


" Jangan bersuara nek, bersembunyilah di sini ... jika nenek masih ingin hidup !!" ucap Roxana sebelum menutup lemari tersebut. Roxana yakin neneknya tak akan mengadukan dia, karena sebejat apapun dia tetap lah cucunya..Tak akan ada seorang nenek yang tega mencelakakan cucunya... pikir Roxana.


Selesai menyelamatkan neneknya , Roxana membantu para prajurit menghabisi seluruh penghuni vila hanya beberapa orang yang di buatkan hidup untuk di mintai keterangan


" Katakan... di mana Amara !!" tanya Sofia dari atas kudanya pada seorang dayang yang telah di ikat


" Saya tidak tau...!!" sahutnya dan segera tebasan pedang mengenai lehernya... dayang di sebelahnya hanya bisa menatap ketakutan melihat hal sadis itu


" Katakan... atau kau akan mengalami hal serupa dengannya !!" titah Sofia lagi


" Nyonya Amara sedang berada di rumah tebing air ter...."


" Gadis bodoh.... jangan percaya mereka , walau kau memberitahu mereka pasti akan tetap membunuh kita !!!"'teriak salah seorang prajurit yang masih hidup....Sofia menyeringai mendengar peringatan tersebut.. ia lalu menoleh pada Roxana


" Kau tau tempat itu ??" tanya Sofia


" Ya ....tuan putri saya tau !!" sahut Roxana mantap


" Habisi semua saksi mata, jangan sampai ada yang tertinggal !!" titah Sofia pada kepala prajuritnya


" Siap ...!! kalian dengar perintah tuan putri.... habisi !!" teriak sang panglima

__ADS_1


Tanpa terpengaruh teriakan dan lolongan orang yang sekarat akibat tebasan pedang....Sofia dan Roxana melenggang menuju tempat di mana Amara berada.


Sedangkan di rumah tebing air terjun....


Tanpa ada rasa apapun, Amara dan Isla sedang berada di pinggi air terjun. hari sudah menjelang siang....semenjak pagi keduanya bermain layangan sambil tertawa senang.


Hembusan angin membuat layang-layang mereka terbang tinggi.


" Kau sudah pintar kakak...!!" ucap Amara yang mengajari Isla.


" Mengapa kau begitu mahir membuat dan menerbangkan layang-layang Amara ??" tanya Isla


" Sewaktu kecil temanku laki-laki semua, entah mengapa tak ada teman perempuan yang mau bermain denganku. Jadi mereka mengajari semua tentang layang-layang, mulai membuatnya... menerbangkan dan mengontrolnya... aku bahkan bisa membuat layang-layang berkelahi ha ha ha " jelas Amara begitu riangnya


" Nyonya Amara....


.nyonya Isla, cepat kalian pergi bersembunyilah !!" teriak salah seorang dayang yang berlari ke arah mereka


" Ada apa bi...??" tanya Isla


" Ada orang jahat mendatangi kita, mereka membunuh semua yang mereka lewati... cepat bersembunyi mereka sudah memasuki halaman kita " lapor dayang


" Amara... ayo lepaskan layangan itu, kita harus bersembunyi, nampaknya ada yang berniat jahat padamu !!" ajak Isla sambil menarik tangan Amara namun terlambat... Sofia, Roxana dan juga penyihir Maya sudah berada di depan mereka dengan menaiki kuda mereka.


" Itu yang rambutnya panjang !!" tunjuk Roxana, Sofia memandangi Amara dari ujung kaki sampai ujung rambut


" Cih... aku jauh lebih cantik dan sexy, bagaimana mungkin Saga lebih memilih wanita murahan jelek seperti itu !!" ucapnya menghina Amara


" Roxana.. ada apa kau kemari, siapa yang bersama mu itu ??" tanya Isla tanpa menghiraukan ucapan Sofia


" Aku putri Sofia... putri kerajaan Sobaria dan istri sah dari jendral Saga !!" sahut Sofia sambil memandang hina pada keduanya


Mendengar itu keduanya langsung memberi hormat


" Selamat datang tuan putri...!!" sapa Amara dan Isla sambil membungkuk memberi hormat


" Aku tidak butuh hormat kalian...!!" ucap Sofia sambil turun dari kudanya dan berjalan sampai di depan Amara


" Angkat wajah dekilmu itu !!" ucap Sofia....berlahan Amara mengangkat wajahnya dan


Plakkkk.... sebuah tamparan keras mendarat di pipi Amara mengagetkan semua yang melihat


" Tuan putri !!" tegur Isla sambil menarik Amara dan berdiri di depan Amara untuk melindungi Amara


" Itu untuk keberaniamu mengambil suamiku ... wanita murahan !!" ucap Sofia begitu kesal

__ADS_1


" Maaf kan saya tuan putri, saya tidak bermaksud ...."


Sofia melirik ke arah Roxana... Roxana yang paham langsung mendorong Isla, namun Isla berkeras... ia tetap mau melindungi Amara. Roxana langsung menendang Isla tanpa basa basi membuat Isla terjatuh ke tanah karena kesakitan


" Kakak...!! " teriak Amara


" Diam di situ ... tetap angkat wajah jelekmu itu !!" teriak Sofia melihat Amara hendak menolong Isla


Amara pun kembali berdiri dan...


Plakkk.....


tamparan kedua kembali mendarat di pipi Amara


" Ini untuk kelancanganmu berani mengandung anak suamiku....dasar pelacur murahannnn !!!" teriak Sofia sambil melotot


" Maafkan saya...!!" ucap Amara gemetaran, ia tak menyangka istri pertama suaminya akan semarah itu padanya sampai mencarinya seperti ini


Sofia kembali melirik Roxana, Roxana segera menarik bahu Amara hingga Amara terduduk dengan posisi lututnya di tanah


" Wanita lancang dan murahan sepertimu harus di hukum !!" ucap Sofia lagi sambil mengeluarkan sebilah pisau panjang yang lumayan panjang


Sofia berjalan hingga ke belakang Amara lalu menarik kunciran rambut Amara


" Ahhh sakittt...!!" cicit Amara, dan dengan sekali tebas rambut panjang Amara pun terputus dengan mudahnya....


" Tidak... tidak... mengapa putri begitu kejam hik hik hik !!" cicit Amara melihat rambut panjang nya sudah tak ada lagi....suaminya sangat suka dengan rambut panjang indahnya... dan kini semua itu sudah tak ada lagi , betapa itu membuat Amara sangat sedih... air matanya mengalir deras


" Kau fikir itu cukup wanita murahan, apa kau tau begitu sakitnya hatiku... belum lagi suamiku menyentuhku dan ia sudah dengan berani menikahimu Amara... kau tak berhak bahagia di atas penderitaanmu... kau tak berhak untuk memberikan keturunan untuk seorang Saga... jangan berani-berani kau membesarkan anak di rahim kotormu itu !!!" omel Sofia panjang lebar


Isla mendekat sambil menahan rasa sakit di perutnya akibat tendangan Roxana


" Tuan putri harap berikan maaf untuk Amara, Amara sedang mengandung jangan sakiti dia !! ampuni nona Amara ....!!" melas Isla


" Apa...?? ampuni dia, aku harus mengampuni wanita yang telah mencuri suamiku ?? enak saja...!! tabib Maya.... lakukan !!" titah Sofia sambil berkacak pinggang


Roxana segera menahan kedua tangan Amara hingga Amara tak bisa bergerak....dan Maya pun mendekat sambil membawa sebuah botol kecil berisi ramuan yang sangat berbahaya


" Tidak... tidak... jangan ganggu anakku... jangannnn tolong jangan hik hik hik !!" air mata Amara mengalir deras menyadari apa yang akan terjadi pada nya, Maya terus mendekat dengan seringai mengerikan di wajahnya


Apakah yang selanjutnya akan terjadi ???


Apakah Amara akan selamat dari penyiksaan ini ??


Beri komen dan pendapat kalian untuk cerita ini....see you next eps bye bye

__ADS_1


__ADS_2