
Semakin sore keduanya semakin dalam memasuki hutan. Walau hari masih sore namun karena hutan begitu rimbun membuat sinar matahari terlihat seperti sudah mendekati malam.
" Isla apa tidak sebaiknya kita berkemah di sini... lihatlah itu ada aliran sungai jadi kita tak kesusahan jika ingin minum dan mencari makan malam " pinta Aflan
" Sebentar... kita masih harus masuk lagi Aflan, di ulu sungai ini adalah gua tempat mustika berada " jawab Isla sambil mengatur nafasnya
" Tapi jalan semakin sempit....sepertinya kuda kita tak bisa di bawa lebih jauh "
" Iya memang... kita harus melanjutkan dengan berjalan kaki, ikat saja kuda kita di sini !!" titah Isla
" Apakah kau sudah pernah ke mari Isla... sepertinya kau begitu paham dengan seluk beluk hutan ini ??" tanya Aflan penasaran
" Aku pernah memimpikannya beberapa kali saat masih bisa meramal, kini aku hanya berbekal insting dan ingatan akan mimpiku saja Aflan....sisanya adalah keberuntungan " jawab Isla lalu turun dari kuda dan membawa kudanya ke tepi sungai agar bisa minum, ia juga meminum air sungai tersebut dan mengisi kantung airnya yang sudah kosong , Aflan pun mengikuti apa yang di kerjakan Isla... setelah kuda selesai ia mengikat ke dua kuda itu dan membawa perlengkapan nya dan juga perlengkapan Isla di kedua bahunya
" Biar kubawa sendiri barangku Aflan , itu berat !!" tolak Isla hendak mengambil barangnya dari Aflan
" Jangan cantik no problem ... kau tau aku sangat kuat, apa kau sekalian mau kugendong hehe " sahut Aflan sambil tersenyum mesum membuat Isla melotot tajam
" Bermimpilah terus sampai kau masuk jurang π€π€" omelnya lalu berjalan lebih dulu memasuki hutan terdalam, mata elang Aflan menelisik tubuh Isla dari belakang
" Ohh Isla mengapa kau begitu sexy, entah dari depan..dari samping bahkan dari belakang sini saja kau terlihat begitu mengiurkan π€€π€€" cicit Aflan ... Isla bukannya tak tau jika Aflan mengekernya dari atas sampai bawah namun ia bisa apa memarahinya tak akan menghasilkan apapun namanya juga Aflan si duda karatan , ia hanya bisa menghela nafas sambil terus berjalan dengan harapan semua ini cepat selesai jadi ia bisa menjauh dari si duda mesum itu.
Setelah lelah berjalan akhirnya mereka pun beristirahat, walaupun mereka belum sampai di mulut gua namun setidaknya mereka sudah lumayan jauh memasuki hutan. Aflan segera menyalakan api unggun karena hari mulai gelap... ia pun dengan gesit membuatkan atap dan alas tidur darurat dengan memakai bahan-bahan dari alam..Setelah menutupi tanah dengan rumput kering, Aflan melapisi nya dengan selimut kulit yang di bawanya hingga Isla bisa beristirahat dengan nyaman dan hangat
" Silahkan cantik... beristirahatlah , aku mau mencari ikan di sungai untuk makan malam kita !!" ucap Aflan...
__ADS_1
" Terimakasih ..." sahut Isla lalu duduk di dalam tenda darurat yang di buat Aflan
" Hemmm nyaman sekali dan hangat, hebat juga duda karatan itu padahal sebentar saja ia membuatnya namun hasilnya begitu nyaman " ucap Isla merasa senang, ia bahkan merebahkan tubuhnya karena merasa begitu lelah, sudah lama ia tak melakukan perjalanan sejauh ini
Menjelang gelap Aflan kembali ke kemah dan mendapati Isla yang tertidur begitu nyenyak, tanpa suara Aflan membakar ikan yang di dapatnya dari sungai... setelah masak baru ia membangunkan Isla
" Isla... bangunlah, ayo makan dulu baru kau istirahat lagi !!" panggil Aflan sambil menarik ujung pakaian Isla... berlahan Isla membuka matanya
" Aku sangat lelah Aflan, biarkan aku tidur !!" sahutnya namun Aflan tak menggubrisnya... ia menarik tangan Isla hingga Isla terduduk
" Makanlah dulu... kau harus mengisi perutmu, kita bahkan melewatkan makan siang tadi !!" kekehnya
Dengan Malas Isla bangun dan duduk di depan api unggun, ia pun memakan ikan yang di hidangkan Aflan di depannya
" Kau ini Isla... bagaimana mungkin bisa mau mengambil batu mustika itu seorang diri dengan daya tahan tubuhnya yang seperti ini... adanya kau akan mati lemas seorang diri di dalam hutan " omel Aflan melihat Isla yang lemas
" Seandainya aku bisa memeluknya saat ini... ahhhhh nasip-nasip !!" ucapnya dalam hati
" Buang jauh-jauh pikiran mesummu itu duda karatan !!" ucap Isla seolah tau isi otak Aflan membuat Aflah ngakak sendiri
" Oh Isla....Isla... ingatlah selalu aku mencintaimu sangat sangat mencintaimu Islaaaaa !!!" teriak Aflan di tengah hutan mengagetkan binatang di sekitarnya... Isla menutup kedua kupingnya dengan jemarinya
" Dasar duda gila π€π€!!" omelnya kesal
Keduanya pun tidur dengan nyenyak... Tepat tengah malam, Isla terbangun.. ia harus melakukan ritual pembersihan diri tengah malam ini. Isla melihat Aflan tertidur di depan api unggun sambil memegang pedangnya. Tanpa suara Isla berjalan menuju sungai....ia berjalan sepelan mungkin agar Aflan tak terbangun, di bawanya sebatang kayu yang menyala sebagai penerangan ke sungai.
__ADS_1
Berlahan Isla melepas pakaiannya hingga tinggal ********** saja... berlahan Isla masuk ke dalam air dan mandi sambil merapalkan mantra mandi sucinya. Besok pagi ia akan memasuki gua batu mustika, ia harus lah sudah dalam keadaan bersih dan suci.
Cukup lama Isla berada di dalam air, setelah selesai... Isla pun keluar dan memakai kembali pakaiannya setelah melepaskan ********** yang basah. Berlahan Isla kembali dan duduk di depan api unggun untuk menghangatkan diri
" Untung saja duda mesum itu tak terbangun " ucap Isla sambil mengawasi Aflan yang tertidur di depannya, namun tiba-tiba saja mata Aflan terbuka
" Mengapa kau mandi sendiri cantik... seharusnya kau mengajakku mandi bersama " ucapnya lalu duduk menghadap Isla sambil tersenyum-senyum sendiri macam orang gila
" Kau mengintipku duda mesum π‘π‘?? tanyanya sambil melotot tajam
" Aku tidak mengintip cantik... aku hanya mengawasimu, apa kau tak tau berapa binatang yang sudah kupanah selama kau mandi di sungai tadi ?? " jawab Aflan
" Jadi kau...???"
" Yah anggap saja sambil menyelam minum air, sambil menjaga bidadari mandi aku bisa cuci mata he he π€€π€€rezeki nomplok he he " ucapnya tentu dengan senyum lebar dari hatinya π€£π€£
" Semoga matamu bintitat besok, dasar duda mesum tingkat dewa π€π€" omel Isla lalu kembali ke kemah yang dibuatkan Aflan lalu kembali tidur, sedangkan Aflan tak lagi bisa tidur... bayangan tubuh bugil Isla yang sedang mandi lalu berganti pakaian tadi begitu melekat di otak dan pikirannya ..Gimana bisa tidur wong adik kecilnya sudah terbangun ngak karuan-karuan semenjak melihat Isla melepas pakaiannya tadi
" Isla...Isla.... mengapa kau begitu suka menyiksaku πππ kau harus tanggung jawab Isla aku jadi tak bisa tidur ini " ucap Aflan sambil melemparkan batu kecil ke kaki Isla
" Berani mendekat aku akan menyihirmu menjadi kodok Aflan !!!" omel Isla lalu menutupi tubuhnya dengan selimut dan memunggungi Aflan dengan kesal
" Byurrr...." terdengar bunyi seseorang yang menyebur ke dalam air... siapa lagi jika bukan si duda mesum . Yah mau tak mau ia harus mandi untuk mendinginkan adik kecil dan otaknya yang memanas gegara melihat keseksian Isla π€£π€£
Jadi ingat judul lagu...
__ADS_1
Mandi kembang tengah malam π€£π€£π€£
ok lah sambung lagi besok sista....