Deep Heart

Deep Heart
164. Apa...???


__ADS_3

Hai hai sista... jumpa lagi dengan emak ya...


Onel sudah membaca semua komen kalian, banyak yang komen bahwa Saga dan Amara selalu menderita sedangkan pihak yang jahat malah pada bahagia???


Sabar ya sista...


Kisah ini memang sangat mengharu biru dan mengaduk-aduk hati selama percintaan mereka , banyak air mata dan tentunya kharacter utama yang yang selalu menangis sesuai thema, tapi tenang kisah ini tetap happy ending seperti kisah-kisah onel yang lain


So selamat membaca...


Bersiap menitikkan air mata dan hati terasa tercubit-cubit 🤭🤣


Salam dari onel...


Salam dari kota minyak Balikpapan 🥰🥰


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


" Max ... kau datang ??" sapa Sora sedangkan Max hanya diam saja.


" Mengapa kau diam saja Max...?? " tanya Sora lagi, tangan Max membelai bingkai wajah Sora lalu menarik tubuh Sora ke pelukannya


Sora merasakan tubuh Max bergetar... ya Max sedang menangis sambil memeluknya, kedua tangan Sora berlahan membalas pelukan Max ...


Sampai beberapa saat tak ada perbincangan di antara keduanya, hanya terdengar bunyi tepukan tangan Sora di punggung Max tanda ia ikut berduka.


Setelah pelukan berakhir , Sora menarik tangan Max dan mengajaknya duduk di kursi balkon, tangan Sora menghapus sedikit air mata yang tersisa di wajah Max.


" Aku turut berduka Max... maaf aku bahkan baru tau semalam !!" ucap Sora... Max tetap diam, ia hanya memandangi wajah Sora.... satu-satunya wanita yang di milikinya kini


" Max.....!! kau kenapa ??" tegur Sora lagi melihat Max yang melamun saja


" Bagaimana keadaanmu ?? apakah lukanya sudah sembuh ?? bagaimana anak kita ?? mengapa kau tak memberitahuku jika kau sedang mengandung Sora ??" cecar Max khawatir


Sora tersenyum kecut...


" Aku takut kau tak menginginkan nya Max !!" ucapnya singkat


" Bagaimana mungkin aku tak menginginkan nya Sora ?? dia adalah darah dagingku... dia seorang Sobarian " sahut Max


" Kau begitu kejam padaku Max... wajar aku berfikiran seperti itu, kau hanya memberiku bubur dingin hambar itu... bahkan satu-satunya buah asam yang bisa kumakan kau pangkas, untung saja ada Darla yang begitu baik padaku " lanjut Sora dengan mata berkaca


" Entah bagaimana keadaan Darla kini, aku berhutang begitu banyak padanya !!" ucapan Sora membuat Max terdiam


" Maafkan aku Sora....sungguh, kau fikir aku tak merasa sakit saat menyakitimu ?? hatiku sungguh terkoyak Sora... namun itu semua harus kulalui untuk membuktikan pada Sofia bahwa aku sangat menyayanginya " Max menggenggam kedua tangan Sora lalu mengecup punggung tangan Sora berlahan....


" Kau boleh membalasku Sora sampai kau puas....tapi setelah itu maafkan aku, dan kuharap kita bisa bersatu untuk anak kita !!" ucap Max sambil mengelus perut Sora yang sudah mulai membuncit itu


" Apa maksudmu Max ??"

__ADS_1


" Sora... menikahlah denganku, namun aku hanya bisa menjadikanmu selir karena sampai kapanpun hanya ada satu permaisuri dan kau tau siapa " ucap Max membuat Sora terdiam


Akhirnya ia sampai di titik ini, di posisi yang selama ini sangat di tentangnya... seorang selir. Sora yang selama ini sangat menentang adanya selir , sangat membenci Astina dan Amara yang menjadi selir ... kini ia malah di minta menjadi selir....mengapa begitu miris hidupnya kini, tidak....sampai kapanpun ia tak akan Sudi menjadi seorang selir


Sora tertawa....ia menertawakan nasipnya kini...


" Mengapa kau tertawa Sora ??" tanya Max


" Pergilah Max... jika kau menikahiku dengan setengah hati , biarlah aku menjalani hukumanku sebagai budak seumur hidupku... pergi Max !!" usir Sora


" Mengapa kau marah Sora ??"


" Aku tidak Sudi menjadi selir ... mengerti !!" ucap Sora lalu masuk ke kamarnya dan menutup pintu kamarnya ... Max tak mau menyerah begitu saja, ia mengikuti Sora ke kamarnya


" Kau tak bisa menolak Sora... kau tak ada hak untuk itu 😡!!"


" Kau mau menikahiku hanya karena aku mengandung anakmu bukan ?? baiklah aku akan segera mengugurkannya jadi kau bisa mengembalikan aku ke tempat ku kemarin !!" bentak Sora


Plak..... tangan besar Max menampar Sora tanpa di sadarinya...


" Kau menamparku Max ??"


" Jangan coba-coba kau berani melakukan itu Sora, anak itu adalah seorang Sobarian, lagi pula apa salahnya menjadi seorang selir ??"


" Salah karena aku tak akan pernah mau merendahkan diriku dengan menjadi seorang selir... jika kau mau menikahiku maka jadikan aku permaisuri atau tidak sama sekali...!!" ucap Sora


" Aku adalah seorang Sora... dan jika aku tak mau maka tak ada seorangpun boleh mengaturku !!" jawab Sora dengan berani


" Kau sudah berani melawanku... apa kau sudah lupa dengan anak kesayanganmu ?? dengan sekali perintah ku maka Mongun hanya tinggal nama !!" ancam Max


" Silahkan Max...silahkan lakukan sesukamu, aku sudah muak... !!" bentak Sora balik... Sora berjalan menuju tempat airnya....obat peluntur kandungannya masih ada separuh


Sora menuang obat itu dan bersiap meminumnya... tekadnya sudah bulat, lebih baik seperti ini !! ucapnya dalam hati, Max yang tak mengerti diam saja ... difikirnya Sora hanya meminum air putih...


Selesai menghabiskan sisa obat peluntur itu....Sora langsung merasakan sakit yang luar biasa pada perutnya...


" Ahhhhhhh !!" runtuhnya sambil memeluk perut nya yang terasa begitu sakit...


" Sora... apa yang terjadi .. Sora !!" teriak Max kaget, Max mengambil gelas tadi dan mencium isinya ....


" Apa...?? mengapa tercium bau obat yang menyengat ??" cicitnya


" Panggil tabib sekarang...!! " teriak Max sambil mengangkat Sora dan membaringkan Sora ke ranjang,


" Periksa ini... apa yang di minum Sora !!" titahnya pada tabib yang baru datang


" Ini ramuan peluntur kandungan paduka !!" jawab nya membuat Max sangat terkejut


" Apa...?? Sora ingin mengugurkan kandungannya ?? cepat atasi, ia tak boleh keguguran !!jika sampai keguguran kalian semua akan mati !!" titah Max

__ADS_1


" Kami akan berusaha paduka !!" para tabib segera bertindak dan akhirnya mereka bisa bernafas lega karena bisa mengatasi hingga Sora tidak keguguran .


" Untung nyonya hanya meminum sedikit, apa jadinya jika ia menghabiskan satu gelas itu .... pasti kita semua akan di hukum mati !!" bisik salah satu tabib


" Lapor yang mulia.. kami sudah berhasil, nyonya Sora dan bayinya baik-baik saja !!" lapor tabib membuat Max bisa bernafas dengan lega kini.


" Berjaga di luar jika aku membutuhkan kalian, aku akan menjaga nya !!"


Max semalaman menjaga Sora.... tangannya senantiasa mengenggam tangan Sora dan menciumnya berkali-kali sepanjang malam.


Max sangat takut ... ia tak mau kehilangan Sora maupun bayi yang di kandungnya, ia kini tak punya siapa-siapa hanya Sora yang bisa menghangatkan hatinya....


Menjelang pagi baru Max melepas tangan Sora.. ia berjalan menuju Balkon kamar Sora lalu memandangi kegelapan yang berlahan menghilang berganti dengan matahari pagi....


" Soraya... maafkan aku !!" ucapnya lalu kembali masuk ke kamar setelah berfikir sepanjang malam


Sora membuka kedua matanya karena sinar matahari yang menganggu tidurnya... ia merasa sangat pusing kini, Sora berusaha untuk duduk namun Max melarangnya


" Jangan bergerak dulu sebelum tabib memeriksamu !!" ucapnya lalu memanggil tabib


" Tapi aku mau ke kamar mandi ...!!" cicit Sora


" Sebentar ....!!" ucap Max lembut membuat Sora hanya bisa menurut


Tabib segera memeriksa Sora dengan seksama...


" Nyonya sudah baik-baik saja paduka !!" lapor tabib sambil menyerahkan segelas obat agar segera di minum Sora


" Minum ini baru kau boleh bergerak !!" titah Max... karena sudah kebelet akhirnya Sora menuruti nya


Selesai dari kamar mandi... Sora melihat Max yang masih dengan setia menunggunya


" Mengapa kau masih di sini , keputusanku tak akan berubah Max walau bayi ini selamat !!" ucap Sora duduk menjauh dari Max...


Max berjalan mendekati Sora dan ia lalu berjongkok di depan Sora...


" Aku menyerah Sora ... aku mengaku kalah, kita akan tetap menikah dan kau akan menjadi permaisuri Sobaria...kini kau setuju kan menikah denganku ??" pinta Max


" Tidak Max... aku sudah tidak tertarik !!" jawab Sora di luar dugaan


" Apa ???"


Sudah Like...??


Sudah Komen...??


Sudah Vote...?? kalau belum di tunggu atuh 🥰🥰


Love you All....

__ADS_1


__ADS_2