Deep Heart

Deep Heart
95. Meja


__ADS_3

Sora bergegas berjalan menuju ruang makan, seharusnya ia bangun lebih awal dan mengawasi persiapan sarapan pagi ini , namun karena kelakuan si raja mesum semalam membuat tidurnya begitu nyenyak


" Maaf.. saya terlambat !!" sapa Sora begitu memasuki ruang makan


" Tidak apa-apa kak... apakah kakak sudah baikan ??" tanya Sofia


" Ya seperti nya begitu sayang... lihatlah wajahnya sudah tidak pucat lagi, sepertinya Sora mendapatkan obat yang tepat semalam " sahut Max membuat Sora terbatuk seketika


" Dasar laki-laki mesum tak tau malu 😡😡kudoakan patah pinggang mu itu " sumpah serapah Sora dalam hati namun ia tersenyum begitu manis pada tamunya agar suaminya tak curiga


" Ee ...iya sepertinya begitu, silahkan di nikmati sarapannya ... suamiku kau ingin lauk apa ??" tanya Sora lalu melayani suaminya makan dengan mesra, raja Max sedikit melotot melihat Sora yang seolah sengaja memanas-manasi dirinya.


Namun bukan Max namanya jika ia tidak mendapatkan apa yang diinginkannya. Posisi Max yang berada di sebelah Sora begitu menguntungkannya... tangan kanannya dengan nakal masuk ke bawah meja dan meraba paha Sora sesukanya


Sora yang sedang mengunyah langsung terhenyak... tanpa suara ia melirik ke arah Max dan melotot tajam


" Berani sekali kau...brengsek !!" maki Sora melalui tatapan matanya... Max hanya tersenyum dan tangannya semakin nakal berusaha semakin naik.....


Sora menurunkan tangan kirinya ke bawah meja dan mencubit punggung tangan Max dengan kuku tajamnya dengan keras... membuat Max kesakitan dan segera menarik tangannya dari paha Sora dengan wajah memerah karena menahan rasa sakit


Sora tertawa puas dalam hati sambil menyipitkan sebelah matanya pada Max


" Masih mau ??😝😝" oloknya lewat matanya


" Aku akan menghukum mu Sora !!" balas Max lalu melanjutkan makan nya


Setelah sarapan ke empatnya duduk santai di kebun bunga nan begitu indah.


" Jadi kapan suamiku akan kembali ke kerajaan kak Xoga ??" tanya Sofia


" Dia minta istirahat selama 2 bulan... berarti masih sekitar 3 Minggu lagi " sahut Xoga


" Sebenarnya ke mana suamiku selama ini, benarkah dia berbulan madu dengan selirnya ?? siapa selirnya kak ??" cecar Sofia dengan wajah sedih


" Kami tidak tau juga di mana Saga sekarang berada begitu pun siapa selirnya .. setelah memenangkan perang dia menikah tanpa memberitahu kami dan langsung menghilang... kami bahkan tidak bisa melacak keberadaan Saga saat ini ... maaf Sofia " jawab Xoga

__ADS_1


" Jadi... apa yang akan kau lakukan Sofia ?? apakah kau ingin berpisah dengan Saga ??" tanya Sora


" Berpisah ?? tidak kak... aku sangat mencintainya, aku tak akan pernah mau berpisah dengan Saga.. aku akan menunggunya pulang setelah itu aku akan mengikutinya kemanapun suamiku pergi... ke Medan perang sekalipun !!" ucap Sofia


" Tak bisa kah kau mengganti jabatan Saga dari Jendral menjadi pejabat istana saja... jadi ia tak perlu berperang, kasihan anakku jika ia harus mengikuti Saga berperang !!" terdengar suara Max


" Saga tak akan berhenti sampai ia bisa mengekspansi 4 kerajaan Max, karena itu adalah janjinya pada ibu kami... kalau kau mau bersabar Sofia, setelah ini hanya tinggal satu kerajaan saja dan Saga akan pensiun dari jabatannya sebagai jendral " ucap Xoga


" Bagaimana mungkin kau sebagai raja tak bisa mengatur jendralmu Xoga!!" protes Max


" Saga bukan pribadi yang bisa di atur Max....dia tak akan pernah mau mendengar perintah orang lain. Kemarin saja jika aku tidak mengeluarkan surat wasiat ibu suri....Saga tak akan mau menikahi Sofia " sahut Xoga tak mau di salahkan


" Maksudmu Saga terpaksa menikahi anakku ?? .. mengapa kau tak bilang, masih banyak lelaki lain yang ingin meminang anakku !!" ucap Max sambil berdiri, ia tak terima mendengar keterpaksaan Saga


Hawa tegang sudah mulai tercium... Sora yang melihat gelagat tersebut akhirnya berinisiatif untuk melerai keduanya


" Sudah.. jangan bertengkar, intinya Sofia toh tak keberatan... Max biarlah Sofia tinggal di sini aku akan menjaganya sampai Saga datang.... percayalah padaku aku akan membantu hubungan Saga dan Sofia " ucap Sora sambil menyerahkan secangkir teh pada Max agar Max lebih tenang


Benar saja... Max langsung diam dan duduk dengan tenang sambil meminum teh dari Sora


" Tidak...!! ayah akan tetap di sini sampai suamimu datang, setelah ayah melihatmu berkumpul dengan Saga baru ayah pulang " tolak Max


" Tapi ayah... masih lama baru Saga pulang, apa ayah tidak apa-apa lama di sini ??" tanya Sofia


" Ayah tidak keberatan, bagaimana dengan kalian sebagai tuan rumah apakah keberatan aku di sini sampai menantuku tiba ??" tanya Max pada Xoga dan Sora namun matanya lebih mengarah pada Sora


Sora melotot pada Max tanda tidak setuju namun Max pura-pura tak mengerti


" Tentu saja tidak raja Max.. aku senang sekali, tapi Minggu depan aku ada lawatan ke luar kerajaan apakah tidak apa-apa jika saya meninggalkan anda selama seminggu ?? " tanya Xoga membuat Max bersorak dalam hati


" Suamiku... tunda dulu lawatanmu !! tidak sopan meninggalkan tamu !!" tolak Sora


" Tidak masalah Sora... jangan kau halangi suamimu melaksanakan kewajibannya sebagai raja, lagi pula masih ada kau sebagai tuan rumah....aku tak keberatan sama sekali Sora!!" ucap Max dengan begitu tenang dan senyuman yang hanya Sora yang mengerti arti senyum Max tersebut


" Benarkah anda tidak keberatan raja Max ??" tanya Xoga memastikan kembali

__ADS_1


" Suamiku....!!" rengek Sora


" Sama sekali tidak Xoga....silahkan selesaikan pekerjaanmu, jangan risau kan diriku... aku bisa mencari kegiatan menyenangkan sendiri nanti bukankah begitu Sora ??" ucap Max membuat Sora tak bisa berkata-kata lagi..Sora hanya bisa memencet kepalanya yang kembali sakit mendapati kenyataan suaminya akan pergi lagi selama seminggu dan si mesum itu pasti tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini 🤬🤬😤😤


Selesai dengan percakapan mereka, Xoga mengajak raja Max untuk berburu... dengan senang hati Max meladeni ajakan tersebut, sedangkan Sora sedikit merasa lega setidaknya selama seharian ini ia tak perlu berurusan dengan raja mesum itu.


Selama 2 hari... Sora terus menempel pada Sofia hingga Max tak bisa menganggunya, namun Max bukannya tak bisa mendekati Sora... ia hanya memberi waktu pada Sora untuk beristirahat sebelum ia mulai menganggunya lagi.


Sore nan indah... Xoga masihlah berkuda bersama anak-anak nya, Sora yang merasa kegerahan lalu kembali ke kamarnya... ia ingin mandi lebih dulu lalu mengawasi persiapan makan malam


Sesampainya di kamar...para dayang pun meladeninya untuk bersiap mandi


" Kakak... bolehkan aku meminjam beberapa dayang kakak, kami sedang melakukan permainan dan orangnya kurang !!" tanya Sofia yang masuk ke kamarnya meminta izin


" Kalian pergilah semua menemani Sofia bermain, aku bisa mandi sendiri !!" titah Sora , Sora lalu berdiri di depan kaca lalu melepas semua pakaiannya dengan santai... ia lalu memakai piyama mandi sutra miliknya sambil memandangi wajahnya ke arah cermin... tiba-tiba ia melihat bayangan seorang laki-laki di belakangnya dari bayangan kaya...


" Apa.....?? si sia..." Sora segera berbalik dan ...


Deg.....


Max sudah berdiri di depannya dengan senyum lebarnya, matanya melebar


" Kapan si mesum ini masuk...?? " cicit Sora dalam hati, Sora segera bergerak menuju pintu keluar... ia tak mau terjebak untuk kedua kalinya namun dengan cepat tangannya di tarik oleh Max hingga tubuhnya menabrak tubuh kekar di depannya , tanpa membuang waktu Max segera menarik pinggang Sira dan menguncinya hingga Sora tak bisa lagi bergerak


" Lepaskan aku Max... suamiku akan segera kemari !!" pinta Sora


" Masih ada waktu sebelum suamimu datang sayang !!" sahut Max lalu mengangkat Sora seperti sekarung beras dan membawanya ke kamar mandi


" Max... lepaskan aku... apa kau sudah gila !! " teriak Sora , kedua tangannya memukuli punggung Max sekuat tenaga... namun Max hanya tertawa


" Sudah kubilang aku akan menghukum mu Sora, di dunia ini tak ada wanita yang berani melawanku... hanya kau dan untuk itu kau akan ku hukum !!" ucap Max lalu menutup pintu kamar mandi dan menguncinya dengan sebelah tangannya


" Tidak Max... jangan...!!" cicit Sora...Max tak perduli ia menuju sebuah meja kecil di kamar mandi dan mendudukkan Sora di situ


" Ini adalah meja eksekusi untukmu Sora....." bisik Max membuat bulu kuduk Sora berdiri seketika.....

__ADS_1


Lanjut besok ya..selebew 🤭🤭🤭


__ADS_2