
Dah ngak kerasa nyampe lagi di episode cantik ya sista... 222 tandanya ngak lama lagi mungkin akan ending kisah ini... nikmati cerita nya sampai selesai ya
Love you all...🥰😍😍
💐💐💐💐
Erden meriang semalaman malam ini, tubuh kuat kekar perkasanya hancur lebur tergerus rasa sakit yang mendalam begitu mengetahui kenyataan betapa ia memiliki seorang ibu yang demikian kejam.
Seorang ibu seharusnya bersifat lemah lembut dan baik hati....menjadi contoh panduan terbaik bagi anak-anak nya namun apa ini ?? mengapa ibunya sangat kejam. Ibu meninggalkan ayah untuk bersama raja Sobaria dengan alasan ayahnya yang lebih dulu menghianatinya dan juga agar Sobaria tak menyerang Mongun... mungkin itu masih bisa di terima oleh nya...
Namun saat ia mengetahui jika dulu ibunya yang memerintahkan seseorang untuk membunuh Amara yang tengah mengandung ??? mengapa ibunya begitu tega ???
Bahkan ibunya juga tau ia sangat menyukai Amara.. apakah karena itu juga jadi ibunya melakukan hal itu ???
Pantas saja pamannya bertanya...masih pantaskah aku untuk putrinya ??? walau aku seorang raja kini namun itu tidak membuang fakta bahwa ia adalah anak dari seorang Sora 😭😭😭
Apakah Sarah akan aman jika ibunya mengetahui bahwa Sarah adalah anak dari keduanya ???
Apakah memang aku tak di izinkan untuk bahagia untuk membayar dosa-dosa ibuku ????
Berhari-hari kepala Erden di penuhi oleh banyak pertanyaan yang tak bisa di jawab olehnya membuat raganya pun ambruk seketika.
" Maaf tuan Saga hamba ingin melaporkan bahwa tuan Erden sakit, tubuhnya sangat panas dan beliau tak mau makan apapun semenjak kemaren !!" lapor bibi yang di minta melayani Erden berbisik pelan
" Aku akan menengoknya sebentar, kau bawakan dulu tabib untuknya !!" titah Saga , bibi pun segera pergi ... lalu Saga bersiap untuk menengok Erden. Sudah 3 hari berlalu sejak duel mereka terakhir, Saga masih saja menutup mulutnya perihal keberadaan Erden di rumah tamu. Amara pun masih pura-pura tak tau,namun ia menghukum suaminya itu dengan terus tidur bersama Sarah....dengan alasan ia ingin memberikan Sarah waktu yang lama hilang.
Amara yang menguping di belakang pintu mencegat bibi dan membawanya ke kamarnya.
" Erden sungguh sakit bi ??" tanyanya.. bibi mengangguk
" Sakit apa bi ? apakah parah ??" tanya Amara lagi
__ADS_1
" Tuan Erden badannya sangat panas nyonya, ia bahkan mengigau memanggil nona Sarah sepanjang malam... namun tuan tak mau di obati !!" lapor bibi lagi
" Pergilah dan rawat dia ....besok pagi melaporkan padaku perkembangannya !!" bisik Amara yang di angguki bibi.
Bibi tak tau apa yang sebenarnya terjadi antara tuan Saga dan tuan Erden. Namun berhari-hari melihat tuan Erden yang melamun sedih seorang diri setelah melakukan duel dengan tuan Saga membuatnya merasa kasihan pada pemuda itu. Tuan Erden bahkan tak mau luka-lukanya di obati...
" biarkan saja bi... luka ini tak menyebabkan sakit di tubuhku, luka hatiku jauh lebih menyakitkan !!" tolaknya setiap kali bibi mau mengobati luka nya
👽👽👽👽
Saga melihat Erden yang berebah diam di ranjang... bekas luka di tubuh Erden bahkan tidak diobati sama sekali
" obati dia...!!" titah Saga pada tabib yang baru datang, tabib segera memeriksa Erden dan membersihkan luka di tubuh Erden
" Pergi... jangan ganggu aku !!" tolak Erden
" jika kau ingin mati jangan disini... pulanglah ke kerajaanmu sana !! selama masih di pulauku jangan harap kau bisa mati !!" ucap Saga membuat Erden diam dan membiarkan tabib mengobati dirinya
" apa yang terjadi padanya ??" tanya Saga di luar kamar Erden pada tabib
" buatkan ramuan obat yang manjur untuknya... dia harus secepatnya sembuh agar bisa pergi dari sini !!" ucap Saga lalu pergi meninggalkan rumah tamu tersebut.
🥀🥀🥀🥀
Selama beberapa malam Amara tidur bersama putrinya bukan tanpa tujuan. Amara mengajarkan semua ilmu yang diketahuinya seputar rumah tangga....bagaimana menjadi istri yang baik, bagaimana cara melayani suami...menyenangkan suami dan tentunya cara menjaga tubuh agar tetap terawat dengan baik
" Ibu mengapa kau mengajarkan aku semua ini ??" tanya Sarah
" Tentu karena umurmu sudah cukup untuk menikah Sarah, ingat sebagai wanita lebih baik di cintai dari pada mencintai !!" pesan Amara
" mengapa begitu ibu ??"
__ADS_1
" Karena jika pria yang lebih mencintai kita... ia akan melakukan apapun untuk membuat kita bahagia, melindungi kita segenap hati dan mendahulukan kita dari apapun, kita juga tidak akan ketakutan pria kita akan meninggalkan kita atau melirik gadis lain... karena hatinya hanya untuk kita ." jelas Amara
" Begitu ya Bu..."
" Ya sayang.. namun jika kita saling mencintai itu lebih baik "
" Seperti ayah dan ibu ??" tanya Sarah lagi... Amara mengangguk dengan senyum lebar, ia sedang membayangkan bagaimana tersiksanya suaminya saat ini karena sudah tak berkebun beberapa malam 🤭🤭
" Dulu... siapa yang duluan suka ?? ayah atau ibu ??" tanya Sarah lagi
" pertemuan kami tidak biasa Sarah, dulu saat ibu berumur 15 tahun ayahmu sudah menjadi seorang jendral besar yang menjajah kerajaan di mana ibu tinggal..Saat itu bibi dan paman yang mengasuhku hendak mendorong ibu ke jurang karena mereka tak mau dibebani oleh ibu. Untung saat kritis tersebut ayahmu dan paman Aflan menyelamatkan ibu, ayahmu membawa ibu ke vila ... lalu menjadikan ibu sebagai dayang di sana. Ibu di beri banyak pelajaran dan di persiapkan untuk menjadi wanita ayahmu....awalnya ibu melakukannya karena rasa hutang budi namun lama kelamaan ibu jadi sangat mencintai ayahmu sampai mendampinginya ke medan perang pun ibu sanggup, di sanalah ibu awalnya mengandung dirimu nak !!" jelas Amara
" Jadi....!!"
" Ya sayangku, kau adalah hasil kasih sayang yang begitu mendalam antara ibu dan ayahmu...cinta kami penuh perjuangan bahkan saat melahirkanmu kami tak bisa merawatmu sebagai balasan bagi kaum naga yang saat itu menolong ibu dari kematian....maafkan ibu nak " ucap Amara sambil memeluk Sarah
" untuk apa meminta maaf ibu ?? sungguh Sarah baik-baik saja selama di dunia naga... mereka semua sangat menyanyangi Sarah ibu " sahut Sarah dan membalas pelukan ibunya tak kalah erat
Namun tiba-tiba mengapa Sarah merasa hatinya terasa sakit seolah di cubit-cubit... apa ada sesuatu yang terjadi dengan kakak tampannya saat ini ?? mengapa perasaannya sungguh tak nyaman malam ini
Mata Sarah menoleh ke arah rumah tamu....seolah ia sedang memandangi sesuatu...hal itu tak luput dari pengawasan Amara. Ia tau setiap malam putrinya selalu menoleh ke arah rumah tamu... ke arah di mana Erden berada ...
" Sarah.....!!" panggil Amara mengagetkan Sarah yang tengah melamun
" Ya ibu...??"
" Apa kau merindukan suamimu ??" tanya Amara membuat Sarah kaget luar biasa....
" A.... apa ???" cicitnya tak percaya ....
Hemmm dapat restu ngak yah si Sarah dan Erden dari Amara....??
__ADS_1
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya