
" Dasar gadis licik, kau fikir dengan melakukan itu kau bisa menaklukkan hatiku hah...?? aku malah tambah benci dan jijik padamu Sofia !!" omel Saga
Saga sangat bingung sekarang... pada siapa ia bisa berkeluh kesah, bibi dan Isla begitu jauh... Aflan apalagi sedangkan kakaknya tak mungkin .
Erden juga belum lah kembali dari vila, entah mengapa ia begitu lama berada di vila ?? apa terjadi sesuatu di vila .... arghhhh kepalaku serasa mau pecah !! cicit Saga dalam hati
Segera Saga menaiki kudanya dan menuju rumah peristirahatan raja... sekarang hanya Astina yang bisa di ajak bicara . tanpa di ketahui siapapun termasuk Xoga....Saga dan Astina sebenarnya berteman, dulu semasa kecil mereka berteman , walaupun umur Astinah jauh di atas Saga dan dari pertemanan merekalah Xoga akhirnya bertemu dengan Astina dan merajut cinta. Saat Xoga harus meninggalkan Astina, Astina mendatangi Saga dan meminta bantuannya untuk mengembalikannya ke kampung halamannya, ia ingin menghilang dari hadapan Xoga.
Para dayang mengantarkan Saga menemui Astina yang sedang bersantai di taman sambil merajut.
" Pagi Astina.....!!" sapa Saga mengagetkan Astina
" Jendral Saga... ada angin apa kau ke mari ??" sahut Astina
" Jendral.. jendral... tak perlu memanggilku Jendral .. Astina 😤😤 " omel Saga membuat Astina terkekeh
" Apa kau sudah sarapan ??"
" Belum.... berikan saja aku arak, aku sedang pusing saat ini " tolak Saga membuat Astina kembali terkekeh
" Dayang...!! antarkan sarapan untuk Jendral Saga dan beberapa botol arak terbaik !!" titah Astina
" Tidak baik minum dengan perut kosong Saga... katakan ada masalah apa, bukannya kau baru menikah ?? seharusnya kan sedang bahagia bukannya kusut begini ??" tanya Astina
" Ini semua karena kekasih gelapmu itu, yang memaksa aku untuk menikah dengan putri Sofia padahal aku sudah punya kekasih !!" omel Saga
" Kau sudah punya kekasih ?? yang benar ... kukira selama ini kau tak tertarik pada seorang wanita ha ha ha "
" Olok saja terus ... !!" ucap Saga dengan bibir di monyongkan
" Maafkan aku Saga, tapi memang selama ini kan kau tak pernah dekat dengan wanita manapun... begitu banyak sudah gadis yang di sorongkan padamu namun kau tak bergeming.. malah kupikir kau penyuka pedang ha ha ha " gelak Astina
" Astina... aku kemari bukan untuk kau tertawaan, sudah sebaiknya aku pergi saja... sepertinya aku salah datang ke..."
" Sudah... jangan marah, aku hanya bercanda saja....sekarang ceritakan padaku siapa kekasihmu itu ?? apa aku mengenalnya ?? apakah dia adalah .. eee....siapa namanya Rox... ya Roxana ??" cecar Astina
bersemangat
" Astaga... Astina, bagaimana mungkin aku menyukai wanita setengah dewa itu, sangat jauh dari seleraku 😤😤" sahut Saga kesal
__ADS_1
" Lalu siapa dia... gadis yang beruntung itu, bisa masuk ke dalam hatimu, siapa namanya apakah ia anak salah seorang pejabat ??"
"
" Stopp... kau itu kalau bertanya panjang sekali, bagaimana aku bisa menjawabnya " potong Saga
" Baiklah aku ralat... siapa nama kekasihmu dan dari mana ia berasal??" ulang Astina... sampai beberapa saat Saga diam saja...
" Sagaaa.... aku bertanya padamu!!" cicit Astina
" Rahasia... !!" sahut Saga pendek
" What... Saga ... aku tak percaya kau tak percaya padaku !!"
" Ya ... aku takut nanti kau mengatakannya pada kekasih gelapmu itu dan gadisku nanti dalam bahaya besar karenanya " jawab Saga jujur
" Aku tak akan mengatakannya pada Xoga... aku berani bersumpah padamu Saga "
" Aku tak yakin dengan janjimu Astina, bagimu Xoga adalah segalanya ... bukankah begitu ??" sindir Saga
" Tapi kau adalah sahabatku Saga, kau sudah memegang rahasiaku selama ini... aku janji aku akan memegang rahasiamu juga , Ayolah Saga... jangan membuatku mati penasaran !!" mohon Astina
" Ingat dengan janjimu ini Astina... aku tak akan memaafkan mu jika kau ingkar !!"
" Namanya Amara....5 tahun lalu aku menyelamatkannya di desa Ulrich saat paman dan bibinya hendak membunuhnya, usianya kini Hampir 20 tahun "
Deg..... Astina terdiam seketika...desa Ulrich...anaknya juga berumur 20 tahun sekarang
" Kenapa kau diam Astina ??"
" Ee... tidak apa-apa Saga, dimana ia sekarang ??"
" Di tempat yang aman " sahut Saga
" Lalu mengapa kau tak mengenalkannya pada kakakmu jadi kau bisa menolak lamaran itu !!"
" Mana kutahu.. kak Saga dan Sora dengan lancangnya menerima lamaran mereka bahkan kak Saga menge Louarkan surat dari mendiang ibu hingga aku tak bisa menolak, kekasih gelapmu itu sungguh kejam Astina !!" ucap Saga yang di angguki oleh Astina
" Ya kau benar... aku juga salah satu korban kekejaman kakakmu itu, jadi bagaimana nasip kekasihmu itu sekarang ?? apa kau memutuskan hubungan dengannya ??"
__ADS_1
" Tidak Astina....aku sangat mencintainya, aku lebih baik mati dari pada kehilangan Amara... namun muncul masalah baru, putri Sofia telah berhasil menjebak ku " papar Saga
" Apa...?? bagaimana mungkin ??" tanya Astina... Saga pun menceritakan kejadia semalam yang membuatnya pusing
" Menurutmu kalian melakukannya apa tidak ??"
" Menurutku sih tidak.. tapi mana tau namanya juga aku tidak sadar Astina, aku sungguh pusing jadinya ....berilah aku pencerahan Astina !!"
" Begini saja... jangan pernah kau kumpuli lagi Sofia sampai 3 bulan ke depan... jika ia tidak hamil berarti kau tak melakukannya... namun jika ia hamil... ya terima saja nasipmu " ucap Astina
" Lantas bagaimana caraku menghindarinya Astina... Raja Sobaria memintaku ikut ke kerajaan mereka untuk mengadakan pesta pernikahan di sana... !!"
" Begini......!!" setelah mendapat pencerahan dari Astina... Saga pun kembali ke kerajaan dengan hati yang lebih tenang
Sesampainya di istana...
Saga di minta ke ruangan Raja karena semua sudah berkumpul di sana termasuk Erden yang baru saja sampai
" Baiklah karena Saga sudah datang...Silahkan Raja Sobaria memberitahu rencana anda dan keluarga " ucap Xoga
" Jadi begini... rencananya bulan depan kami akan mengadakan juga pesta pernikahan di kerajaan kami. Jadi kami mengundang kalian semua untuk hadir. Dan untukmu menantuku kiranya kau bisa ikut pulang ke sobaria bersama kami lusa " papar raja Sobaria
" Maaf Raja ....Saya sudah cukup lama meninggalkan perbatasan, hari ini saya akan pergi ke perbatasan untuk melanjutkan pekerjaan Saya, dan saya berjanji sebelum hari h saya sudah akan sampai di Sobaria " sahut Saga membuat kaget raja Sobaria
" Tapi kau kan baru menikah... mengapa tak beristirahat dulu ?? aku yakin kakakmu tak akan keberatan " protes raja Sobaria
" Maaf kan saya Raja....saya sudah pamit pada Sofia dan ia mengizinkan....permisi !!" sahut Saga cuek dan keluar dari ruangan sambil memanggil Erden dengan tatapan matanya
" Tapi menantu...!! Sofia apa benar kau mengizinkan suamimu ??" protes raja Sobaria
" Iya ayah... sungguh tidak apa-apa, yang penting nanti suamiku akan hadir di acara pesta kita !!" sahut Sofia mau tak mau membela Saga... Raja Sobaria menghela nafas panjang, ia selalu tak bisa menolak perkataan putrinya tercinta itu
" Paman yakin ingin segera ke perbatasan ?? apa paman sudah begitu tak sabar untuk melarikan diri dari istri paman ha ha ha " olok Erden
" Bagaimana apakah kau sudah memberikan suratku pada bibi ?? apa ada balasan ??" tanya Saga penasaran
" Tentu sudah...tapi bibi tak membalas surat paman , bibi hanya berkata....semua baik-baik saja " sahut Erden
" Lalu mengapa kau begitu lama di vila ??"
__ADS_1
" Aku bertemu hantu di vila paman...."
" Apa.... hantu ?? "