
" Mengapa kau tak ada datang lagi setelah hari itu Max, kau bilang kau akan datang lagi jika rindu... apa itu artinya kau tak merindukan aku selama ini ??" tanya Sora setelah keduanya menyelesaikan ronde ke 2 nya
" Kesehatan Soraya tambah memburuk , walaupun aku begitu merindukanmu aku tak bisa meninggalkan Soraya... aku takut terjadi apa-apa padanya, lagipula menahan hasrat ku sudah sering kulakukan demi Soraya " sahut Max apa adanya
" Jadi katakan Max... apa sebenarnya kau mencintaiku atau aku hanya sebatas tempat pelampiasan bagimu ??" tembak Sora membuat Max terdiam sesaat
" Aku mencintaimu Sora... namun dengan rasa yang berbeda dari cintaku pada istriku..Cintaku padamu karena gairah , bersamamu membuat hidupku sangat berwarna dan menggelora sedangkan Soraya adalah segalanya bagiku... kuharap kau tak marah padaku karena hal itu Sora !!" jawab Max akhirnya
" Tentu saja aku tidak marah Max... kau tau kenapa ??" sahut Sora
" Kenapa ??"
" Karena aku pun tak mencintaimu....se-brengsek brengseknya Xoga, dia adalah cinta sejati ku Max !!" aku Sora membuat Max berang
" Setelah apa yang di lakukan Xoga kau masih mencintainya Sora ?? kau memang bodoh !!" omelnya merasa sakit hati karena Sora masih saja mencintai Xoga... walaupun sedikit Max berharap Sora akan mencintainya juga sebagaimana Sora sudah mengisi separuh hatinya kini
" Terserah padamu Max... sekarang pergilah, aku mau tidur !!" usir Sora....namun Max tak bergerak, ia memandangi Sora sambil membelai bingkai wajah Sora berlahan
" Apa kau masih menepati janjimu hanya bercinta denganku??" tanyanya sambil memandangi manik mata Sora... Sora mengangguk
" Bagus... karena jika Xoga berani menyentuhmu maka aku tak akan segan untuk mengakhiri hidupnya.. kau ingat itu Sora !!" tegas Max
" Apa kau sudah gila Max....melarang suamiku untuk menyentuhku ,??!" komen Sora pedas
" Ya ... katakanlah begitu sayang...sekarang, layani aku lagi... aku akan membuatmu begitu kenyang dalam bercinta sampai kau tak akan menginginkannya lagi begitu kembali ke samping suami brengsekmu itu !!" ucap Max marah, ia kembali mengukung Sora dan memasukinya dengan kasar... rasa marah dan cemburulah yang membuatnya seperti itu
" Berlahan Max.. kau menyakitiku !!" cicit Sora
" Katakan kau mencintaiku Sora atau aku tak akan berhenti hah hah hah !!" titah Max sambil terus memasuki Sora dengan gagah berani....
" Aku mencintaimu Max....berlahanlah sayang !!" ucap Sora akhirnya....ia harus pintar-pintar menghadapi Max jika ingin selamat
Ucapan Sora membuat hati Max senang, ia pun memperlembut gerakannya dan menuntaskan malam itu dengan bahagia...
🏵️🏵️🏵️🏵️
__ADS_1
Sementara di kamar Sora sedang terjadi pertempuran panas ....cukup lama dan melelahkan bagi seorang Soraya untuk bisa kembali ke kamarnya.
Entah mungkin naluri seorang wanita....saat Sora datang tadi sore tak sengaja ia melihat mata suaminya selalu begitu bersinar jika menatap Sora, bahkan saat makan malam tadi....suaminya selalu curi pandang pada Sora walaupun Sora tak menggubrisnya.
Itulah sebabnya ia tak bisa juga tidur walaupun sudah meminum semua obat yang memang rutin di minumnya.
Max memeluknya seperti biasa, namun ia langsung terbangun saat suaminya itu berlahan bangun dari tempat tidur. Tanpa suara juga Soraya mengikuti kaki suaminya dari kejauhan... saat Max mulai masuk ke pintu rahasia... ia sudah merasa aneh.
Soraya tau ke mana akhir dari pintu rahasia itu... dengan kaki bergetar dan jantung yang tak kalah bergetar... kakinya berlahan memasuki pintu rahasia itu dan berjalan sampai ke tujuan.
Betapa kaget Soraya saat sampai mendengar suara suaminya dengan seorang wanita yang tak lain adalah Sora...rasa penasaran membuatnya tambah mendekat dan mengintip ke kamar dan matanya langsung berkaca-kaca melihat bagaiman suaminya begitu bersemangat bercinta dengan Sora....jantungnya serasa berhenti berdetak
Soraya tak menyangka suaminya begitu bernafsu dan kuat saat bercinta dengan wanita lain, sedangkan jika bercinta dengannya Max selalu berlahan... apakah karena penyakitnya ???
Memang ia tau kekurangannya... dan itu semua karena penyakit yang di deritanya, ia paham keperluan biologis suaminya makanya ia selalu meminta Max untuk mengambil selir namun Max selalu menolak.
Apakah ia menolak semua gadis yang di sorongkannya karena ia menyukai istri orang ?? mengapa suaminya malah bercinta dengan istri orang lain ?? dan wanita itu adalah kakak ipar anaknya....mengapa harus Sora ?? tanya Soraya sambil mengelus dadanya yang terus berdebar kencang
Soraya duduk di kursi meja riasnya, di sisirnya rambutnya yang sedikit berantakan... sebenarnya ia malah lebih cantik sari Sora namun penyakit yang menggerogoti tubuhnya bertahun-tahun lamanya membuat tubuhnya tak lagi berisi dan sexy seperti dulu.
Soraya hanya bisa berebah namun matanya tak juga bisa terpejam sampai hari menjelang subuh dan suaminya pun kembali lalu berebah di sebelahnya .... Soraya pun pura-pura tidur
Max mengecek suhu tubuh Soraya lalu mencium kening Soraya ....
" I love you Soraya... " ucap Max lalu memeluknya dan langsung tertidur begitu pulas, Soraya memandangi wajah suaminya yang tertidur dengan bahagia.... apa yang harus di lakukannya kini ??
Apa ia pura-pura tidak tau ,??
Atau ia harus bertanya ??
Menjelang pagi paru Soraya tertidur itupun karena tubuh dan pikirannya terasa begitu lelah.
🏵️🏵️🏵️🏵️
Paginya hanya Sora.. Erden dan Sofia yang sarapan, Soraya dan Max tidak ikut bergabung... mereka sarapan di kamar karena tubuh Soraya mendadak demam. Dengan telaten Max menyuapi istrinya makan dan menyendoki obat Soraya sampai habis
__ADS_1
" Tidurlah lagi sayang... kata tabib kau kelelahan !!" ucap Max sambil membaringkan Soraya lalu menemaninya berebah
" Tinggalkan saja aku sendiri Max, kasihan tamu kita jika tak di temani !!" ucap Soraya
" Tidak apa-apa Soraya... ada Sofia di sana , aku akan menemanimu sampai suhu tubuhmu normal kembali " tolak Max
Tok tok...
" Ayah... ibu... Sofia boleh masuk ??" terdengar suara Sofia dari luar pintu
" Masuklah putriku !!" sahut Soraya cepat sebelum Max yang menyahut dan melarang Sofia masuk
" Ibu... bagaimana keadaan ibu, mengapa tiba-tiba ibu sakit lagi ??" tanya Sofia cemas..Soraya tersenyum
" Ibu hanya kelelahan... tidak usah khawatir, sebentar juga ibu akan pulih " sahutnya
" Padahal aku ingin mengajak ibu dan kakak Sora untuk berenang di vila kita , yang lalu kan juga kak Sora tak jadi ku ajak berenang !!" ucap Sofia
" Pergilah berenang sayang... ibu tak bisa ikut, bagaimana jika ayahmu saja yang menemani kalian ??" usul Soraya sambil memandangi wajah suaminya....Max nampak tersentak
" Ti... tidak usah, ayah ingin menjaga ibumu saja... kau pergi dengan Erden saja !!" tolak Max terbata
" Yaaa Ayah....Erden juga tak bisa ikut, dia ada ujian tertulis hari ini !!" ucap Sofia kecewa
" Pergilah Max... jangan membuat putri kita sedih !!" pinta Soraya
" Tapi ..."
" Aku tidak apa-apa, toh jarak kolam renang tak begitu jauh, hanya beberapa jam dari sini...banyak dayang yang menemaniku sayang...mereka akan memanggilmu jika terjadi sesuatu padaku ...!!" ucap Soraya lagi sambil tersenyum
" Baiklah jika itu maumu Soraya... ingat jangan lupa untuk meminum obatmu nanti siang ya....sore atau malam kami sudah kembali!!" ucap Max nampak ragu akhirnya yang sebenarnya bersorak girang dalam hati
Setelah kepergian Max....air mata Soraya kembali menetes....ia begitu galau kini . Ia ingin melarang Max bersama Sora namun ia tau Max sangat menyukai Sora... namun Sora adalah istri orang , apa yang harus di lakukannya kini ???? jika saja Sora itu gadis bahkan janda sekalipun ia sungguh tak akan keberatan.... bagaimana jika hal itu akan memicu peperangan 2 kerajaan besar di kemudian hari... Soraya sungguh pusing memikirkan hal itu
Salam galau dari Soraya...
__ADS_1
Jangan lupa untuk like komen dan vote karya ini