Deep Heart

Deep Heart
146. Pertunangan


__ADS_3

" Ayah... kondisikan tanganmu !!" bisik Erden sambil menarik tangan Malika agar menjauh dari Xoga...


" Ha ha ha Erden...Erden sebegitu cemburuannya dirimu... masa ayah kau cemburui juga ha ha ha !!" Xoga tergelak geli


" Pilihan bagus Erden....kekasihmu sangat cantik !!" puji Xoga membuat wajah Malika merona


" Jadi ayah setuju kan ??" tembak Erden yang di angguki Xoga


" Tak ada alasan ayah untuk menolak Malika..."


" Tapi ibu...."


" Ibumu urusan ayah , sekarang tetapkan saja tanggal pertunangan kalian... ayah akan merayakan besar-besaran pertunanganmu sekaligus untuk memperkenalkan kekasihmu pada rakyat kita " ucap Xoga


" Terimakasih ayah..." ucap Erden begitu bahagia, Xoga pun segera memanggil seluruh bawahannya untuk menyiapkan acara pertunangan Erden dan Malika


" Buat dengan megah acara putraku, Malika adalah menantu pertamaku... aku tak ingin acara yang biasa-biasa saja " titah Xoga , Erden bahagia sekali ... jalannya dengan Malika begitu lancar


Xoga lalu mengajak Erden dan Malika untuk makan bersama. Sora yang mendengar kedatangan Erden dan Malika langsung saja kebakaran jenggot. Kakinya dengan cepat berjalan mencari keberadaan ketiganya, apalagi saat mendengar Xoga malah ingin mengadakan pertunangan Erden dengan Malika dengan besar-besaran.


" Kurang ajar.... Xoga malah merestui hubungan mereka 😤😤" omel Sora , Sora melihat Xoga , Erden dan Malika sedang berbincang .


" Ehem...ehem...!!" dehem Sora


" Ibu..... !!" sapa Erden


" Apa benar yang kudengar... kau merestui hubungan mereka suamiku ??" tanya Sora dengan wajah jutek, Xoga langsung berdiri


" Erden bawalah kekasihmu berkeliling istana, ayah akan berbincang dengan ibumu !!" titah Xoga, setelah keduanya pergi... Sora bukannya takut ia malah berkacak pinggang di depan Xoga


" Mengapa kau memihak Erden ??" tanya Sora kesal...


" Untuk kebahagiaan putraku aku merestui mereka dan kau istriku... turuti keinginanku ini jika kau masih ingin berada di sini " ucap Xoga membuat Sora terkejut


" Apa maksudmu suamiku ??"

__ADS_1


" Jika kau tak juga mau merestui mereka... kau boleh pulang kepada orang tuamu, aku bisa mengurus pertunangan mereka sendiri !!" ucap Xoga membuat Sora ternganga


" Kau... mengusirku Xoga ??"


" Itu terserah padamu, aku tidak mau banyak cingcong Sora... turuti aku atau kau boleh pulang , aku tak akan menghalanginya " sahut Xoga lalu pergi meninggalkan Sora seorang diri...


Sampai beberapa saat Sora masih ternganga, ia sungguh tak percaya suaminya kini berani melawannya 😱😱.


Sora akhirnya mau tak mau mengikuti keinginan Xoga, tak mungkin kan ia pulang ke rumah orang tuanya di saat anaknya bertunangan.


" Baiklah Sora... mengalah bukan berarti kalah, ini hanyalah pertunangan... selama mereka belum menikah apapun bisa terjadi " ucap Sora dalam hati, segudang rencana sudah di susunnya untuk menggagalkan pernikahan keduanya kelak.


Hari H pun tiba...


Rakyat Mongun bersuka cita karena hari ini adalah hari pertunangan pangeran mereka, berarti tunangan pangeran Erden kelak akan menjadi permaisuri mereka. Banyak penduduk yang berkumpul di alun-alun, mereka antusias ingin melihat putri Malika...yang kabarnya begitu cantik jelita.


Acara pertunangan pun akhirnya tiba....Malika sudah di hias begitu cantik, Malika mengenakan gaun khas kerajaan Mongun....nampak Sora yang mondar mandir dengan wajah tidak iklasnya


" Mengapa wajah Malika malah mengingatkan aku pada Astina, selir sialan itu 😡😡" omelnya bolak balik dalam hati


🌹🌹🌹🌹


Saga baru saja 5 menit sampai di sebuah warung di pintu masuk kerajaan Mongun. Saga beristirahat sebentar sambil sarapan, berhari-hari ia melakukan perjalanan. Kupingnya mendengar perbincangan hangat penduduk yang mengatakan pangeran Erden akan segera bertunangan dan mereka dengan antusias ingin ke alun-alun untuk menyaksikannya.


" Dengan siapa pangeran Erden akan bertunangan ??" tanya Saga penasaran


" Oh tuanku jendral Saga...kalau tidak salah dengan putri Malika ... putri yang di bawa beliau dari kerajaan Sobaria " jelas penduduk yang di tanya Saga, Saga kaget dalam diam.... sudah sejauh itukah hubungan mereka, oh Amaraaaa tidak !!


" Kapan pertunangannya di laksanakan ??" tanya Saga lagi


" Siang ini jendral... kami semua bergegas ingin melihat... raja mengadakan acara besar-besaran, seperti nya raja sangat menyukai calon menantunya itu . Apakah Jendral tidak menghadiri acara pertunangan tersebut ??"


" Ya tentu saja...!! " sahut Saga lalu segera keluar dan melanjutkan perjalanan nya ke istana. Walau tubuhnya terasa begitu lelah namun ia harus segera menghentikan pertunangan itu, ia harus menjelaskan pada orang-orang bahwa Malika adalah Amara.... istrinya yang menghilang.


Saga menghubungi semua bawahannya termasuk Aflan untuk merapat ke istana . Isla berkeras ikut Aflan walaupun Aflan melarangnya sudah..Kondisi Isla yang belum sembuh benarembuat Aflan sungguh khawatir, namun Isla tak mengindahkan larangan suaminya itu. Ia adalah saksi kunci kejadian hari itu, Isla yakin ia bisa membantu walaupun sedikit .

__ADS_1


🌷🌷🌷🌷


Malika memasuki aula dengan di gandeng ketua adat kerajaan Mongun. Xoga dan Sora sudah berada di singgasananya. terlihat sekali betapa kontras wajah keduanya, wajah bahagia Xoga dan wajah cemberut Sora.


Semakin Malika mendekat... semakin dada Erden berdegup begitu kencang, senyum manis Malika yang juga menatapnya dengan bahagia menambah jantung Erden serasa jatuh bergulingan memenuhi aula.


Begitu Malika sampai di hadapan Erden... ketua adat menyatukan kedua tangan mereka. Acara pertunangan segera di laksanakan...


" Pangeran Erden apakah kau yakin ingin bertunangan dengan putri Malika ??" tanya ketua adat


" Saya yakin !!" sahut Erden segera


" Putri Malika apakah anda bersedia untuk bertunagan dengan pangeran Erden ??" Malika mengangguk... ketua adat lalu berbalik menghadap raja dan permaisuri


" Tuanku raja dan permaisuri apakah kalian merestui pertunangan ini ??" tanya ketua adat...Sora diam saja, bibirnya sudah begitu gatal ingin menghentikan acara pertunangan anaknya ini, namun pelototan dan ancaman Xoga membuatnya hanya bisa diam pasrah...Xoga lalu berdiri


" Kami merestui pertunangan ini dan acara pernikahan akan dilaksanakan secepatnya !!" jawab Xoga mantap


Senyum lebar Erden langsung menghiasi wajah tampan itu begitupun Malika... namun sebenarnya semenjak tadi malam kepala Malika sangatlah pusing... entah mengapa .....


Saat ini Erden sudah siap dengan pakaian kerajaannya... begitu pun Malika, keduanya di bawa ke aula kerajaan di mana acara pertunangan akan di lakukan dan di hadiri semua undangan penting, selesai acara pertunangan baru keduanya akan bertemu rakyat Mongun di alun-alun kerajaan.


Erden sudah menanti di panggung yang di sediakan....senyum bercampur rasa gugup mendominasi wajah tampannya, betapa bahagia ia saat ini


" Dengan izin raja ...maka saya sahkan pertunangan pangeran Erden dan putri Ma...."


" Hentikan pertunangan ini !!" terdengar suara seorang pria memasuki aula bahkan lengkap dengan kuda yang di tungganginya mengagetkan semua orang....


" Paman ????" cicit Erden kaget


" Saga ada apa ini ??" tanya Xoga , sedangkan Sora jangan di tanya lagi... ia bersorak di dalam hati karena Saga ingin menghentikan pertunangan anaknya .....


Nah lho bagaimana sudah ??


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2