
" Tidak suamiku... aku tak pernah menemuinya !!" jawab Amara apa adanya
" Lalu dari mana kau tau Erden akan melindungi Sarah dengan segenap jiwanya? jangan berbohong padaku Amara !! aku paling tidak suka di bohongi !!" cecar Saga
" Sungguh aku tidak berbohong.. kapan juga aku bisa bertemu dengan nya... aku selalu di sampingmu. Jika Erden tak begitu mencintai putri kita ...untuk apa ia masih di sini, meninggalkan kerajaan nya begitu lama ?? " sahut Amara
" Jadi kau sekarang membela Erden begitu ??"
" Tidak suamiku... aku membela putriku , Sarah sangat mencintai suaminya....aku tak sanggup melihat air matanya jika harus berpisah dengan suaminya ....suamiku mengertilah kita juga pernah mengalami hal ini dulu " bujuk Amara
" ya Amara aku pernah lebih memilihmu dari pada kerajaan dan keluargaku, namun aku mau menanggung konsekuensi atas pilihanku ... aku melepaskan kerajaan dan tanah kelahiranku demi kau, sedangkan Erden ....apakah ia mau melepaskan ibunya demi Sarah, tidak bukan ?? " lanjut Saga
" Kita belum tau lagi keputusan Erden, melepaskan seorang ibu bukanlah hal yang mudah... beri dia waktu !!"
" Sampai kapan ?? tidak.. hal ini tidak bisa di biarkan berlarut-larut, aku akan menyelesaikan hal ini dan kau Amara...."
" Ya..??"
" Hargai keputusanku sebagai kepala keluarga, jangan ikut campur !!" pinta Saga.... Amara terdiam... ia berjalan mendekati suaminya yang tengah memegang pedangnya itu, Amara lalu memeluk Saga sambil berjinjit
" Maafkan aku suamiku... hanya satu pintaku jangan memakai kekerasan ... okay !!" ucap Amara lalu mengambil pedang di tangan Saga dan meletakkannya kembali ke tempatnya
Sementara itu di rumah tamu .....
" Kakak....lepaskan Sarah, Sarah harus kembali kak... nanti kalau terlambat kembali ayah bisa tau !!" omel Sarah karena Erden terus memeluk tak mau melepaskan nya padahal matahari sudah keluar dari peraduannya
" Haruskan kau kembali sayangku ?? aku masih begitu rindu "
" kakak.... !!!" jerit Sarah sambil memindahkan lengan kokoh Erden dari tubuhnya, Erden bangun dan mengendong Sarah membuat Sarah kaget
" Ayo kita mandi bersama dulu !!" ajak Erden
" Beneran hanya mandi kak
.. awas kalau minta yang lain !!" sahut Sarah membuat Erden terkekeh
Selesai membersihkan badannya , Sarahpun bersiap kembali namun Erden kembali memeluknya erat dari belakang
__ADS_1
" Apa lagi kak....cepatlah Sarah sudah kesiangan !!" omel Sarah lagi...
" Tunggu sebentar !!"
Erden mengambil surat yang di buatnya semalam, sebelah tangannya lalu mengenggam jemari Sarah
" Ayo ... kita kembali bersama !!" ucapnya mantap
" a...apa ?? kakak...."
" Ya... aku akan memulai dari awal... aku akan memintamu pada ayahmu dengan benar kali ini " ucap Erden mantap
" Lalu jika ayah masih juga tak merestui kita bagaimana ??" cicit Sarah , matanya sudah mulai berkaca-kaca
" Aku akan tetap membawamu bagaimanapun caranya !!" jawab Erden sambil memandangi manik mata Sarah dengan begitu dalam
" kau maukan ikut denganku ?? " tanya Erden yang hanya di jawab anggukan oleh Sarah
Keduanya lalu berjalan bersama sambil mengenggam tangan masing-masing
Tok...tok..tok...
Keduanya lalu ke ruang tamu...
" Kak Isla ???" teriak Amara senang melihat kedatangan Isla dan Aflan
" Amara ....bagaimana kabarmu ?? bagaimana apakah Sarah sudah sampai di sini ??" tanya Isla
" Ya ... putriku sudah kembali !!" jawab Amara
" Maafkan kamu jendral... kami di bohongi oleh Marco, rupanya Marco sudah mengenal Sarah namun Sarah sudah menikah dengan Erden hingga Marco menutupinya dari kami... Marco mengarahkan kamu ke perbatasan. Marco baru memberitahu kami saat Raja Erden dan Sarah meninggalkan istana untuk kemari !!" jelas Aflan yang kesal karena tugasnya untuk mencari putri jendral gagal
" Sudahlah... semua di luar kuasamu, mau bagaimana lagi, aku saja sangat kaget begitu mengetahui Sarah sudah menikah dengan Erden di hadapan para naga !!" jawab Saga
" Lalu... apa jendral menyetujui pernikahan tersebut ??" tanya Aflan
" Jika kau menjadi aku... apa keputusanmu Aflan ??" tanya Saga balik
__ADS_1
Aflan terdiam....jawaban yang salah bisa mengacaukan semuanya, sepanjang perjalanan ia dan Isla bahkan sudah bertengkar karena masalah ini, keduanya berbeda pendapat... Aflan menolak pernikahan itu sedangkan Isla malah mendukung, alhasil keduanya tak akur sampai saat ini
" Jendral... masalah ini hanya kau dan Amara yang bisa memutuskannya, aku tak bisa memberikan jawaban apapun atas pertanyaan mu tadi " sahut Aflan sambil melirik ke arah Isla. Ya ... mau tak mau jawaban itu yang harus di berikannya... hanya dengan menjawab seperti itu, Isla baru akan memaafkannya... ðŸ¤ðŸ˜‚ sudah 2 hari di cuekin Isla ....Aflan menyerah juga akhirnya
" Selamat pagi semua !!" sapaan Erden mengagetkan semua yang berada di ruang tamu... mata Saga langsung membesar melihat Erden yang mengenggam tangan putrinya dengan begitu erat
" selamat pagi... masuklah Erden !!" sambut Amara
" Lepaskan tangan putriku... katakan apa yang kau inginkan !!" titah Saga dingin
Erden melepaskan tangan Sarah....Sarahpun memeluk ibunya ..Erden berdiri di depan Saga dan Aflan lalu membungkuk memberi hormat
" Salam paman Saga dan paman Aflan !!" sapanya setelah memberi hormat
" hemm...!!" sahut keduanya kompak
" Katakan maksud kedatanganmu !!" ucap Aflan
" seperti yang sudah pernah ku katakan... sebelumnya aku sungguh tidak tau jika Sarah adalah putri paman, kami menikah karena atas dasar saling cinta. Tidak ada maksud untuk membalas dendam atau apalah seperti yang paman pikirkan .
Jadi paman... izinkan saya memulai lagi dari awal, saya meminta restu untuk tetap menjadi suami Sarah dan ini mas kawin dariku sebagai kesungguhan ku pada Sarah !! " ucap Erden lalu menyerahkan surat di tangannya pada Aflan
Aflan mengambil surat tersebut dan membacanya , ia memandangi Erden sejenak lalu menyerahkan surat tersebut pada Saga.
Saga membaca surat tersebut berulang kali , ia menatap Aflan meminta pendapat
"'Terserah anda jendral !!" sahut Aflan
" Kau yakin dengan isi suratmu ini Erden ?? apa kau yakin bisa melakukan apa yang kau janjikan ini selamanya ?? " tanya Saga... Erden hendak menjawab namun Amara menyela
" Apa isi suratmu itu Erden ???" tanya Amara
Apa ya kira-kira isi surat Erden itu ??
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya
__ADS_1
Mampir ke karya terbaruku ya sista...tayang 16 February ini