Deep Heart

Deep Heart
65. Pil


__ADS_3

Buat kalian yang kemaren bacanya belum berjudul harap di baca ulang ya karena kemaren 2 kali revisi 🤭🤭 wess nulis seharian ngak kelar-kelar keasikan nonton Drakor 🤣🤣🤣


🌸🌸🌸🌸


Darah terlihat keluar dari perut Saga karena pedang Kenan menancap di perutnya, Kenan begitu kaget karena Saga tak menangkis ataupun menghindar, ia bertambah kaget melihat Saga malah tersenyum bukannya meringis kesakitan


" Kau..... sengaja ??" ucapnya tak percaya


Semua yang melihat latihan tersebut pun terhenyak tak percaya dengan apa yang mereka lihat, Sofia langsung berlari ke tengah lapangan dan memeluk Saga sambil menangis


" Kakak jahat !!" teriaknya penuh air mata


" Aku tidak apa-apa Sofia, sedikit tusukan tak akan membunuhku !!" sahut Saga sambil menjauhkan Sofia dari dirinya, Saga kembali mengambil pedangnya dan memasang kuda-kuda kembali


" Kita lanjutkan kakak ipar !!" tantangnya dengan senyum miring


" Kau gila adik ipar !!" tolak Kenan yang kemudian membuang pedangnya dan meninggalkan lapangan


" Suamiku... sudah, ini hanya latihan.. ayo kita obati lukamu !!" ajak Sofia berusaha memapah Saga namun Saga menolaknya


" Aku tidak apa-apa Sofia !!" ucapnya dan berjalan keluar lapangan tanpa melihat ataupun menegur siapa pun yang di lewatinya


" Mengapa Saga begitu bodoh sengaja membiarkan dirinya terluka !!" bisik Sora pada suaminya


" Itu karena luka di hatinya sangat berat ibu, maka luka di tubuhnya tak akan terasa sama sekali " sahut Erden mengagetkan Sora


" Luka di hati... apa maksudnya Erden !!" tanya Sora balik


" Jangan berpura-pura tak mengerti ibu, ibu dan ayah yang menorehkan luka itu ... ingat jangan mencoba melakukannya padaku jika kalian masih menginginkan aku menjadi penerus kerajaan !!" ucap Erden lalu berjalan menyusul Saga


" Paman... kita ke kamarku saja, aku punya obat dari tabib Isla !!" ajak Erden... Saga pun mengangguk


Di kamar Erden keduanya lalu membersihkan luka Saga setelah Saga mandi. Erden menaburkan bubuk hitam dari tabib Isla dan membalut luka Saga dengan kain.


Saga juga mengambil pil ampuh dari Isla dan meminumnya, ia lalu beristirahat di ranjang Erden


" Bagaimana apakah luka di hati paman sudah berkurang sakitnya??" tanya Erden membuat Saga tersenyum


" Yah lumayan... berduel dengan Kenan membuatku fresh dan luka ini adalah alasan agar tak bisa menyentuh istriku he he he " kekeh Saga


" Paman yang aneh... di kasih enak malah tak mau. Sudah terima saja istri cantikmu dan jadilah penerus raja di sini !!" olok Erden


" Kalau kau mau bagaimana jika kau saja yang mengantikan aku... kan malah bagus kau jadi membawahi 2 kerajaan seperti Kenan itu " olok Saga balik

__ADS_1


" Cih... sorry ya paman aku tak mau bekas paman Wek "


sahut Erden keky ... keduanya lalu tertawa bersamaan


" Ah aduh sakit !!" cicit Saga sambil memegang luka di perutnya karena tertawa begitu kencang.


Sementara itu Sofia kebakaran jenggot karena suaminya tak berada di kamar...


" Cari di mana suamiku...brengsek kalian semua, bagaimana mungkin mata sebanyak itu tak ada yang tau di mana suamiku !!" teriak Sofia berang... Sofia berjalan ke kamar kakaknya dan membukanya tanpa permisi lagi saking kesalnya


" Kakak.... aku sudah bilang mengalah pada suamiku, kakak malah melukainya !!😡😡kakak jahat !!" protesnya


" Maaf Sofia, sungguh aku tak bermaksud melukai Saga tapi dia yang sengaja tak menghindari seranganku " sahut Kenan yang sedang di obati oleh kedua istrinya


" Pokoknya aku kesal dengan kakak... kakak jahat hik hik hik !!" ucap Sofia keluar dan membanting pintu kamar Kenan... Kenan hanya bisa menghela nafas, sifat Sofia memang begitu manja dan maunya menang sendiri


" Tuan putri... jendral Saga berada di kamar pangeran Erden !!" lapor salah seorang prajurit


" Apa yang di lakukannya di kamar Erden, bawa aku ke sana !!" titah Sofia


" Mayaaaaa..... ikut denganku obati suamiku !!" teriak Sofia membuat Mata tergopoh-gopoh mengikuti Sofia sambil membawa semua obat miliknya


Tanpa permisi Sofia membuka kamar Erden, ia melihat Saga sedang berbaring di ranjang sedangkan Erden tidak ada


" Suamiku.... mengapa kau malah ke mari bukannya ke kamar kita ??!" tanya Sofia merasa lega melihat Saga baik-baik saja


" Maya... cepat obati suamiku !!" titah Sofia


" Tidak usah... Erden sudah mengobatinya, aku hanya ingin istirahat saja dulu " tolak Saga


" Kita pindah ke kamar kita ya... aku akan merawatmu " pinta Sofia


" Aku akan pindah nanti, sekarang aku tak bisa bergerak dulu Sofia... nanti lukanya bisa terbuka lagi. Pergilah aku tidak apa-apa hanya ingin tidur sebentar " pinta Saga


" Tidak... aku akan tetap menemanimu di sini !!" kekeh Sofia


Selama 2 hari Saga aman dari gangguan Sofia....Sofia benar-benar kesal dengan kakaknya , bahkan saat kakaknya akan kembali ke kerajaannya Sofia tak mau menemuinya .


Tok...tok...


" Sofia...ini kakak..!!" panggil Kenan dari luar pintu kamar nya


" Pergilah... Sofia tak mau bertemu kakak !!" usir Sofia masih marah....Saga yang mendengarnya lalu bangun dari duduknya dan membuka pintu

__ADS_1


" Silahkan masuk Kenan !!" ucap Saga.. sementara Sofia hanya membelakangi pintu sambil merengut


" Bagaimana ke adaanmu Saga ??"


" Baik-baik saja " sahut Saga


" Bisa aku bicara dengan adikku ??"


" Silahkan... aku juga mau jalan-jalan sebentar " sahut Saga lalu berjalan ke luar kamar


Kenan masuk dan memeluk Sofia dari belakang


" Jangan peluk-peluk Sofia, Sofia masih marah !!"


" Sudah... berhentilah marah, suamimu saja tidak masalah... kakak mau kembali ke kerajaan kakak, nanti kita lama baru bisa bertemu lagi "


" Pergi saja sana !!" usir Sofia masih merajuk


" Iya.. kakak kemari mau memberikan hadiah pernikahan untukmu, kakak pakaikan ya !! " ucap Kenan lalu memasangkan sebuah kalung yang begitu indah ke leher Sofia, Sofia yang kebetulan menghadap kaca kaget melihat kalung yang begitu indah di lehernya


" Kakak ini....??"


" Ya .. kalung ini bertahtakan Zamrut dan berlian murni, kalung yang kau idam-idamkan, kau tau betapa mahalnya ini. Selamat adikku... kau beruntung mendapatkan suami yang sangat hebat, aku akan memberitahu sebuah rahasia untukmu " bisik Kenan... Sofia pun berbalik dan menatap kakaknya


" Apa kak...??"


" Dalam latihan kemarin.. aku kalah dari suamimu, suamimu yang malah mengalah pada kakak, aku tau dia ingin menjaga martabat kakak, jadi selamat kau telah mendapatkan suami yang sangat hebat " jawab Kenan lalu mengecup kening dan kedua pipi Sofia dengan gemas


Sofia memeluk kakaknya sambil terisak


" Tentu saja, jika tidak Sofia tak akan mengejarnya kak...Hati-hati di jalan ... cepatlah berikan aku keponakan yang cantik !!" ucap Sofia yang di angguki Kenan


Setelah Kenan pergi, Maya pun masuk ke kamar Sofia.


" Tuan putri... nanti malam kalian akan makan malam bersama di alun- alun karena raja ingin menyambut kesembuhan jendral Saga " bisik Maya


" Lalu...??"


" Masukkan pil ini ke minuman yang akan di berikan raja pada jendral, jendral Saga tak mungkin menolak minuman dari raja hehe he " sahut Maya sambil tertawa senang


" Memangnya ini pil apa ?? apa tidak berbahaya untuk suamiku Maya ??" cecar Sofia


" Tentu tidak tuan putri.... karena ini adalah pil perangsang, jika suami putri meminumnya...maka.....

__ADS_1


Maka apa hayoooo....🤭🤭


See you next eps sista


__ADS_2