
Sementara itu di kerajaan Mongun....
Seorang pesuruh kepercayaan Xoga sedang menghadap ...
" Jadi bagaimana hasil penyelidikanmu mengenai putri Astina ??" tanya Xoga
" saya sudah menemukannya tuanku raja !!" lapor nya membuat Astina langsung berdiri
" Be... benarkah kau sudah menemukan anakku..?? di dimana dia sekarang ?? apakah dia baik-baik saja ??" cecar Astina tak sabar, air matanya pun langsung jatuh begitu saja... akhirnya setelah sekian lama....
" Astina....duduklah dulu, dia pasti akan melaporkan semua... kemari !!" titah Xoga , dengan patuh Astina kembali duduk di sebelah Xoga. Xoga memeluk bahu Astina untuk menenangkannya..
" Jadi ternyata putri anda saat invasi telah di tolong oleh jendral Saga, saat itu putri anda baru berumur 15 tahun. Untung saja Jendral Saga menolongnya di saat yang tepat, sebelum paman dan bibi gadis itu mendorongnya ke jurang. Jendral Saga tak memperkenankan gadis itu untuk menjadi budak di Mongun karena masih kecil.. jadi jendral membawanya ke vila jendral dan menjadikannya pembantu di sana !!" lapor nya
" Jadi anakku kini berada di vila Saga selama ini ??... Xoga aku ingin menemuinya !!" pinta Astina
" Maaf nyonya Astina.. putri anda kini sedang tidak berada di sana "
" Apa maksudmu ?? jadi di mana dia sekarang ?? apakah dia sudah menikah dan dia ikut suaminya ?? atau bagaimana ??" tanya Astina begitu tidak sabar
" Saya harap nyonya tidak kaget mendengar berita ini..." lanjutnya membuat Astina sampai menahan nafasnya....tangannya mengenggam jemari Xoga dengan erat
" Putri anda adalah gadis yang baru saja di nikahi oleh jendral Saga dan sekarang nyonya Amara sedang berada di Medan perang bersama jendral Saga !!"
" Apaaaa???? " betapa Astina dan Xoga begitu kaget mendengar informasi tersebut
Keduanya saling pandang... antara kaget, tak percaya dan bingung....benarkan selir Saga adalah anak Astina ??
Astina terhenyak... ia sampai terduduk lemas mendapati kenyataan nasip putrinya yang tak berbeda dari dirinya, mengapa kutukan itu tak juga berakhir...??
__ADS_1
Astina menangis ... Xoga hanya bisa memeluknya, sebelah tangannya melempar sekantung uang dan memberi kode agar pesuruhnya itu segera meninggalkan mereka
Cukup lama Astina menangis sesegukan di dada Xoga, Xoga pun tak bisa berucap apapun... ia sendiri sungguh tak menyangka jika putri Astina kini menjadi adik iparnya, kenyataan apakah ini ?? mengapa takdir begitu kejam pada Astina
" Sudah ....berhentilah menangis, apakah kau tak bahagia mendengar putrimu sudah di temukan ??" hibur Xoga karena Astina tak berhenti menangis
" Bukan nya aku tak bahagia ataupun tak bersyukur Xoga....aku sangat bahagia putri yang kutinggalkan sejak bayi baik-baik saja, namun aku sangat sedih mengapa nasipnya serupa denganku menjadi selir....kasihan dia, dia sudah sengsara semenjak kecil setidaknya sekarang putriku harus hidup dengan bahagia hik hik hik " kembali Astina menangis sedih
" Siapa bilang putri mu tak bahagia ?? kau tau betapa Saga sangat mencintainya , ia bahkan menikahinya tanpa rasa takut " ucap Xoga
" Xoga...aku ingin menemuinya !!" pinta Astina membuat Xoga kaget
" Tapi mereka masih di medan perang Astina, tunggu saja mereka kembali !!" sahut Saga
" Tidak...!! kita tak tau sampai kapan mereka akan berperang, aku tak ingin menunda lagi Xoga... segera kirim aku ke sana !!" pinta Astina
" Di sana berbahaya Astina, bagaimana jika terjadi sesuatu padamu nanti ?? " tolak Xoga
" Jangan marah sayang.. jangan begitu padaku, aku tak tahan jika kau marah padaku....baiklah aku akan segera mengatur keberangkatanmu ke sana, namun apa alasan yang kita gunakan begitu kau sampai di sana ??" tanya Xoga lagi
" Aku akan memikirkan alasannya Xoga, aku juga tidak bodoh aku tak akan mengatakan pada siapapun kalau Amara adalah putriku, jika Amara mengetahuinya belum tentu ia mau menerimaku ....seorang ibu yang telah meninggalkannya !!" sahut Astina
" Baiklah... lusa kau berangkat, sebelum berangkat temani aku ya... !!" bisik Xoga , diciuminya kening Astina dengan penuh rasa cinta
Dengan di dampingi pengawalan ketat....Astina berangkat ke Medan perang untuk menemui putrinya ... Amara. Dalam hati Astina sebenarnya lega karena Amara menikah dengan Saga, ia mengenal Saga dengan baik. Saga adalah pria yang baik... namun posisi Amara yang hanya seorang selir tentu sangat merugikan Amara... nasip Amara sama saja dengan dirinya 😥😥
Saga yang mendengar informasi bahwa Astina akan berkunjung ke markasnya merasa kaget. Ada apa gerangan seorang kepala dayang mengunjungi nya ?? apakah dia membawa pesan dari Xoga atau apa ??
Rasa penasaran itu membuat Saga menyambut Astina secara pribadi.
__ADS_1
" Selamat datang Astina , bagaimana perjalananmu apakah ada masalah ??" sambut Saga begitu Astina sampai
" Terimakasih atas sambutannya Saga, perjalanan nya menyenangkan... begitu lama aku tak pernah ke mana-mana ..Bagaimana denganmu Saga ?? apakah kau sehat ??" sahut Astina dengan mata melihat ke sana kemari
" Aku baik-baik saja , katakan Astina sebenarnya apa maksud kedatanganmu ke mari ??" tembak Saga....Astina tersenyum tenang walaupun sebenarnya dadanya berdetak begitu kencang saat ini
" Terus terang saja Saga... aku kemari atas izin Xoga ingin melihat istrimu Amara, aku dan Xoga sangat penasaran seperti apakah wanita yang kau cintai itu.. bolehkan ??" jawabnya sambil tersenyum....Saga menatap tajam ke arah Astina, mata elangnya sedang menelisik mencari jawaban sesungguhnya maksud kedatangan Astina ke markasnya.
" Aku tidak bermaksud jahat pada nya Saga...sungguh, aku hanya ingin mengenalnya ... itu saja, izinkan aku bertemu dengannya ...please !!" pinta Astina jujur, melihat tak ada dusta di mata Astina....akhirnya Saga pun mengangguk
" Baiklah Astina... tapi ingat istriku sangatlah polos dan penurut, jangan kau rusak otaknya !!" ucap Saga membuat Astina begitu senang
" Iya....iya, mana dia ??" tanya Astina tak sabar, jika Saga bisa mendengar betapa detak jantung Astina serasa hendak pecah saat ini, ia begitu tak sabar ingin melihat wajah putrinya itu
Saga mengajak Astina berjalan menuju kemah Saga.
" Sayang... kita kedatangan tamu, sambutlah ini adalah Astina .... kepala dayang rumah peristirahatan istana !!" ucap Saga memperkenalkan Astina
Amara yang sedang menyisir rambutnya berbalik sambil tersenyum manis pada tamunya... ia pun segera berdiri dan memberi hormat pada Astina
" Selamat datang nyonya Astina, perkenalkan saya Amara !!" sambut Amara dengan begitu sopan....Astina hanya bisa ternganga melihat wajah putrinya yang begitu cantik... betapa ini adalah hari yang begitu membahagiakan untuk Astina, setelah sekian lama ia mencari keberadaan putrinya ... kini ia sudah berada di depannya
" A... Amara kau begitu cantik... boleh aku memelukmu ??" pinta Astina dengan suara bergetar....
Si cantik Amara
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya