Deep Heart

Deep Heart
60. Terjebak


__ADS_3

Putri Sofia yang sebenarnya sedang menguping di balik pintu pun sangat terkejut, ia jadi panik karena suaminya begitu marah.


Melihat Saga meninggalkan ruangan , Sofia segera mengikutinya


" Suamiku tunggu !!" panggilnya membuat Saga berhenti dan berbalik menatapnya dengan mata melotot menandakan ia sedang sangat kesal


" Apa lagi maumu... aku kan sudah bilang aku tak bisa mencintaimu tapi kau yang memaksa untuk tetap menikah denganku, dan sekarang kau ..... ahh sudahlah !!" Saga kembali berjalan meninggalkan Sofia, namun bukan Sofia namanya jika ia menyerah.


Sofia tetap mengikuti Saga dalam diam, Saga berjalan ke taman dan duduk sambil menghela nafas berkali-kali, terlihat sekali ia sedang berusaha menahan amarahnya dan semua itu tak luput dari pandangan Sofia. Setelah melihat Saga mulai tenang Sofia lalu berjalan menghampiri dan duduk di sebelahnya


" Suamiku.. maafkan aku, sungguh aku tidak bermaksud membuatmu marah... aku hanya butuh teman bicara tadi dengan kakak Sora " ucapnya pelan, Saga diam saja


" Maksudku suamiku... tak apa-apa kau tak mau menjamahku, tapi kau tak perlu juga bersemedi terus mendiamkan aku sepanjang malam..." ucap Sofia lagi


" Besok aku akan pergi ke perbatasan...."


" Tidak apa-apa jika itu membuatmu senang, tapi malam ini tetap ke kamarku ya... nanti kedua orangtuaku bisa curiga jika kau tidak di kamarku malam ini... tolonglah suamiku !!" rayu Sofia sambil memohon membuat Saga tidak tega


" Baiklah... tapi ingat jangan meminta hal yang tak bisa aku berikan..." ucap Saga


" Iya suamiku... karena besok kau berangkat, makan malam denganku ya...!!" pinta Sofia yang akhirnya di angguki oleh Saga... Sofia begitu senang, setidaknya sudah ada kemajuan dalam hubungan mereka.... dengan senyum merekah ia mengandeng Saga kembali ke kamar mereka... Saga beberapa kali menarik tangannya namun Sofia selalu mengatakan banyak mata yang melihat.... tolong jangan membuatnya malu setidaknya di hari terakhir Saga berada di kerajaan


Setelah mandi Saga menemui Sofia yang sudah menunggunya di ruang makan kamar mereka, banyak hidangan sudah tersedia di meja.

__ADS_1


Sofia nampak begitu cantik dengan gaun leher rendahnya yang memamerkan bahu dan sebagian dadanya itu.


" Silahkan makan suamiku, kau mau makan yang mana... aku akan melayani mu " sapa Sofia lembut, Saga menunjuk beberapa menu dan Sofia pun melayaninya dengan sabar


Keduanya makan dengan akur....Saga tak banyak bicara hanya Sofia yang terus bertanya yang di jawab singkat oleh Saga


" Ee... suamiku, pernikahan kita kan baru di gelar di sini... di kerajaan ku belum, jika bulan depan kami merayakannya di Sobaria kau mau datang kan ??" tanya Sofia berlahan... Saga terdiam, ia memandangi bola mata Sofia yang nampak memohon


" Untuk apa bersandiwara Sofia... hubungan kita toh tak lebih hanya sandiwara " sahut Saga


" Bagimu mungkin sandiwara suamiku... tapi bagiku tidak, pernikahanku ini adalah yang pertama dan terakhir " sahut Sofia


" Sofia... kau masih muda dan cantik , jangan sia-siakan masa mudamu dengan menunggu hatiku yang tak akan bisa berpaling padamu... kau hanya akan menderita " ucap Saga lagi


Setelah makan Saga merasa mengantuk sekali, ia pun berbaring sebentar di sofa panjang... namun ia malah tertidur. Melihat Saga sudah terlelap....Sofia segera keluar dan memanggil salah satu pengawalnya dan meminta pengawal memindahkan Saga ke ranjang mereka.


Senyum Sofia merekah lebar


" Akhirnya kau bisa ku tangani jendral " ucapnya sambil membuka gaunnya dan menggantinya dengan gaun tidur tipis nan sexy.


Putri Sofia bukanlah gadis polos lagi... di kerajaannya ia memiliki banyak pria yang dengan senang hati mau melayaninya , apapun keinginannya... namun mereka semua hanyalah pelampiasan *** Sofia.. berbeda dengan jendral Saga seorang pria perkasa yang membanggakan yang bisa menjadi penerus kerajaan ayahnya..Itulah mengapa Sofia berkeras ingin menaklukkan seorang Saga.


Tangannya pun membuka satu persatu kancing baju Saga dan melepaskan atasan Saga.

__ADS_1


" Betapa kekar dan berototnya tubuhmu suamiku, aku yakin kau pasti sangat kuat saat bercinta... ohh aku tak sabar untuk mendesah di pelukanmu " bisiknya... bibir Sofia terus menciumi seluruh wajah Saga dan juga tubuh kekar yang sangat di kaguminya itu, tak sia-sia penyihir Maya meracikkan obat tidur yang di campurnya di minuman Saga. Obat tabib Maya tak berbau dan berwarna hingga orang sehebat Saga pun tak menyadari telah meminumnya.


Tangan Sofia bahkan kini sudah meraba bagian bawah Saga....ia memberanikan diri membuka dan membelainya


" Besar sekali milikmu sayang... bahkan jauh lebih besar dari milik pria pria pelayanku ...." ucap Sofia dan mulai memakan lollipop Saga... padahal Saga sedang terlelap


🌸🌸🌸🌸


Saga terbangun dari tidur lelapnya... hari sudahlah siang, namun ia merasakan aneh pada tubuhnya... mengapa ia tak bisa bergerak ?? berlahan Saga pun berusaha membuka kedua matanya dan betapa kagetnya ia mendapati tubuhnya yang tak memakai apapun dan Sofia yang sedang memeluknya begitu erat juga tak memakai apapun, dengan reflek Saga mendorong Sofia hingga keduanya terlepas.


" Apa-apaan ini Sofia 😱😑😑!!" bentak Saga marah


" Apa maksudmu suamiku... kita tidur bersama kan bukan dosa... kita suami istri " sahut Sofia pura-pura terisak sedih


" Kau pasti memberikan sesuatu di makanan tadi malam Sofia....!! kurang ajar kau !!" Saga sangat kesal, bagaimana mungkin ia bisa terjebak setelah sekian hari..Saga segera memakai pakaiannya dan meninggalkan kamar Sofia dengan kesal.


Sofia tersenyum penuh kemenangan


" Sekarang aku tinggal menyuruh para priaku untuk membuatku hamil dan kau jendral Saga ku.... setelah aku hamil kau tak akan bisa lepas dariku... selamanya ha ha ha ha " gelak Sofia terdengar karena ia sangat gembira telah berhasil menjebak Saga


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote sista

__ADS_1


__ADS_2