
Mata-mata Saga tak lama datang dan melapor
" Jendral... saya sudah mengikuti ke mana mereka pergi... mereka masuk ke dalam hutan dan tak keluar lagi, sepertinya memang mereka adalah perampok yang biasa beraksi dan mengumpulkan wanita-wanita untuk di jual sebagai budak !!" lapornya mengingatkan mereka akan kasus Amara
" Baiklah terimakasih... sekarang kita bisa beristirahat dan besok kita akan memutuskan langkah selanjutnya !!" titah Saga, semua pun kembali tidur karena mereka memang sangatlah merasa lelah
Tanpa di sadari mereka udara yang mereka hirup sebenarnya terasa berbeda membuat mereka semua merasa begitu mengantuk... dan semua tertidur begitu pulas tanpa kecuali... bahkan nyamuk yang melintas saja terjatuh ....
🌷🌷🌷🌷
Amara membuka kedua matanya, ia merasa tubuhnya terayun-ayun seolah sedang berada di atas air saja..Berlahan ia membuka kedua matanya dan betapa kagetnya ia saat menyadari ia memang sedang berada di atas sebuah kapal kecil yang sedang berjalan
" Apa.... di mana aku, apakah aku bermimpi ?? bukankah semalam aku sudah masuk ke kamar dan tidur dengan suamiku ??" tanya Amara dalam hati, namun ini bukan mimpi karena tangan dan kakinya terikat begitu kuat
Seorang lelaki mendekatinya dan melepaskan ikatan tangannya
" Dimana aku ?? siapa kau ?? bagaimana aku bisa berada di sini ?? " tanya Amara membuat sang pria terkekeh..
" Kau akan tau saat sampai nanti, sekarang makan waktumu tak banyak ... perjalanan kita masih jauh cantik ha ha ha " gelaknya lalu pergi meninggalkan Amara....Amara tak berani menyentuh makanan tersebut... kedua tangannya yang bebas di gunakan ya untuk melepaskan ikatan di kakinya, tanpa suara Amara membuka tirai jendela kapal tersebut... matanya membelalak.... ia berada di tengah lautan tanpa tepi ... ia tak akan bisa kemanapun... pantasan pria tersebut melepaskan ikatannya. Dengan lesu Amara kembali ke tempatnya....
" Artinya aku di culik lagi... siapa yang melakukannya, apa yang terjadi dengan Saga dan yang lain ??" tanyanya dalam hati... tanpa sadar Amara meminum air di depannya dan dalam hitungan menit... ia kembali tertidur.....
" Bagaimana gadis itu bos....??"
" Baik-baik saja, dia akan pulas sampai besok pagi lagi....dan uang kita akan membengkak esok hari ha ha ha " jawab sang bos terkekeh senang
Pekerjaan yang di terimanya bukanlah hal yang mudah, menculik wanita seorang jendral Saga memerlukan begitu banyak persiapan dan pekerja yang mempuni namun demi sekarung emas yang di janjikan.... siapa yang menolak.
Entah siapakah wanitanya sang jendral ini hingga orang berani mengelontor kan begitu banyak uang hanya untuk menculiknya saja
" Bos... wanita itu begitu cantik, bolehkan aku mencicipinya dulu hehe " tanya tangan kanannya
" plak...." tamparan keras langsung mendarat di wajah nya ...
" Kau tau betapa mahal wanita itu, apa kau mau di gorok oleh pemesannya dengan berani menyentuhnya hah 😡😡!!" omel sang bos
" Maaf bos.... maaf !!" ucap nya ketakutan melihat mata melotot bos nya
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹
Sementara Amara berada di antar berantah.....
Vila Saga geger begitu mereka semua terbangun dan mendapati Amara yang menghilang. Apalagi saat ada sebuah pesan yang di tulis di tanah di depan vila...
" Salam dari neraka !!"
Bukannya memberi petunjuk namun malah membuat semua bertambah bingung.
" Apa ini ??" cicit Saga
" Cari Amara sampai dapat !! brengsek 🤬🤬 siapa yang berani menantang ku ??" Saga sangatlah marah bagaimana mereka bisa kecolongan di tempat sendiri ??
🏵️🏵️🏵️🏵️
Amara kembali terbangun namun ia sudah tak berada di kapal, kini ia sudah berada di sebuah kereta kuda.. lagi-lagi tangan dan kakinya terikat dengan begitu kuat.
Kereta yang membawa Amara berhenti di sebuah hutan .... para penculik berhenti di titik yang telah di tentukan dan menunggu pihak pemberi pekerjaan.
Tak lama se-rombongan prajurit datang
" Tentu saja...!!"
" Mana barangnya ??"
" Perlihatkan dulu bayaran kami !!" pinta penculik
Dua orang prajurit mengangkat sebuah peti dan membukanya... para penculik tersenyum melihat apa yang ada di dalam peti yang merupakan bayaran mereka...
" Ambil dia...!!" titah sang bos, tangan kanannya segera bergerak membuka tirai kereta yang membawa Amara....
" Kau sudah bangun cantik... he he terimakasih karena mu kami bertambah kaya sekarang ha ha ha !" ucapnya sambil melepas ikatan kaki Amara dan menariknya keluar dari kereta
" Ini dia....!!silahkan di periksa " ucapnya setelah Amara berada di antara mereka, salah seorang pria keluar dari rombongan prajurit... ia mendatangi Amara dan memegang dagu Amara lalu melihat wajah Amara dengan seksama...
" Ya... inilah gadis budak yang waktu itu kubelikan untuk Erden.... ternyata ia adalah istri Saga yang telah membuat adikku mati sengsara.... kurang ajar, mengapa ia begitu cantik dan Sexy !!" ucap pria yang tak lain adalah Kenan dalam hati
__ADS_1
" Ya benar ini dia... bawa wanita itu dan masukkan dalam penjara budak !!" titah Kenan
" Siapa kau...?? mengapa kau menculikku, apa salahku padamu ??" terdengar suara pertanyaan Amara membuat Kenan berhenti dan berbalik sambil memberi kode agar rombongan penculik segera meninggalkan tempat itu....
" Kau bertanya siapa aku dan apa salahmu...???" beo Kenan terdengar begitu dingin dan menakutkan
" Salam dari Sofia.... kaulah yang menyebabkan adikku menderita sampai mati Amara.....selamat datang di nerakaku, nikmati sisa hidupmu bagai di neraka !!" ucap Kenan
" Sofia menderita karena ulahnya sendiri, aku dan Saga sudah lebih dulu berhubungan dan Sofia yang masuk di antara kami, bukan aku yang masuk di antara mereka !!" kekeh Amara
Plak.....!!
Kenan menampar wajah Amara hingga membuat Amara terjatuh
" Kau adalah budakku sekarang, kau tak ada hak untuk berbicara apapun !! bawa dia , pastikan berikan ia pekerjaan budak yang terberat !!" titah Kenan sambil tersenyum puas karena sudah bisa membalaskan dendam adiknya
Amara di bawa ke sebuah tempat yang merupakan penjara budak dimana budak-budak di situ harus menghabiskan waktu mereka bekerja dari pagi hingga malam menjelang.
Sesampainya di penjara keadaan sudahlah gelap, kaki Amara berjalan melewati deretan pintu pintu yang begitu banyak... sampai di pintu terakhir...
Prajurit membukakan pintu dan mendorong Amara ke dalam....
" Akhirnya kau ada yang menemani.... wanita tua ha ha ha !!" ucap sang prajurit lalu mendorong Amara kedalam dan menguncinya dari luar
Amara terduduk di lantai karena keseimbangannya hilang, ia memperhatikan sekitar... ruangan yang kecil hanya berupa lantai beralaskan semacam tikar tipis dan sebuah lilin.
Diujung ruangan nampak seorang wanita tua duduk juga memperhatikan dirinya. Keduanya hanya berdiam diri, sang wanita tua lalu berebah ...
" Beristirahatlah gadis muda, besok kau akan memerlukan banyak tenaga sepanjang hari !!" ucapnya lalu menutup mata tuanya
Mendengar itu Amarapun berebah sambil memandangi rembulan yang terlihat dari lobang angin
" Jendralku.... tolonglah aku, dimanakah kau sekarang berada ?? mengapa kita terpisah lagi... aku sangat mencintaimu !!" ucapnya dalam hati sambil menangis
Saga di tempat yang jauh langsung merasakan sesak pada dadanya....
" Amara.... apakah kau sangat sedih saat ini....????"
__ADS_1
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya