Deep Heart

Deep Heart
132. Harapan


__ADS_3

Beberapa saat kemudian Isla kembali tersadar, kali ini tabib melarang keduanya bertanya apapun pada Isla


" Beri nyonya Isla waktu... ia akan mengingat semua pada saatnya nanti, bersabarlah jendral !!" pinta sang tabib lalu masuk ke kamar Isla untuk memeriksa kesehatan Isla.. tak berapa lama sang tabib keluar dan mencari keduanya yang sedang duduk di taman


" Jendral Saga... sepertinya nyonya Isla sudah mengingat semuanya, ada yang ingin di sampaikan olehnya !!" panggil tabib tersebut, keduanya segera kembali ke kamar Aflan


Terlihat Isla yang duduk dengan wajah di penuhi air mata....


" Ada apa Isla mengapa kau menangis ??":tanya Aflan lalu menghapus air mata Isla dengan kedua jempolnya


" Jendral...apakah kau sudah menghukum orang yang menjahati kami ??" tanya Isla pada Saga


" Sudah.... Roxana bukan ?? apakah ada lagi selain Roxana di sana pada hari itu ??" tanya Saga... Isla menatap Saga dengan air mata kembali menetes... Isla mengangguk berlahan


" Selain Roxana .... ada wanita yang mengaku sebagai istri sah jendral... katanya namanya Sofia... dia dan seorang penyihir datang untuk mencelakakan Amara hik hik hik mereka begitu kejam 😭😭!!" tangis Isla lagi


Jederrrrr.... bak tersambar petir Saga mendengar bahwa Sofia lah yang mencelakakan Amara....bagaimana mungkin Sofia berlagak tak berdosa sama sekali saat bertemu dengannya 🤬🤬


" Bangsat.... ternyata kecurigaan ku selama ini benar, Sobaria berada di balik semua ini 😡😡!!" ucap Saga sangat geram


Berlahan Isla menceritakan apa yang terjadi saat itu sampai saat keduanya terjatuh dalam air terjun


" Apakah Amara sudah di temukan ??" tanya Isla setelah mengakhiri ceritanya


" Amara sampai sekarang belum di temukan... itulah sebabnya kami sangat mengharapkan kau sadar agar bisa memberi petunjuk " ucap Aflan ....Isla terdiam lagi sejenak..


" Jika memang Amara sudah tiada setidaknya kami bisa menemukan tubuhnya, namun tidak ada jejak sama sekali ....bahkan kain bajunya saja tak berbekas sama sekali , aku sungguh tersiksa Isla....sungguh merana " adu Saga


" Isla... katakan lenganmu ini terluka karena apa... mengapa bentuknya aneh sekali seperti habis terbakar ??" tanya Aflan mengagetkan Isla


Isla terdiam sambil memperhatikan luka di lengannya yang memang nampak seperti luka bakar.... ia masih berusaha mengingat apa yang terjadi setelah mereka terjatuh , mata Isla membulat


" Jendral.... Amara masih hidup !!" ucapnya kemudian


" Apa...?? benarkah ?? " tanya Saga dengan mata penuh harap


" Aku ingat sekarang, saat itu...."

__ADS_1


Flashback on....


Saat keduanya terjatuh, Isla senantiasa memeluk Amara


" Maafkan aku Amara... aku hanya bisa melindungimu sampai di sini !!" ucapnya sambil memeluk Amara


" Tidak apa-apa kak....maafkan aku membuatmu jadi begini kak, Jendral.... Amara sangat mencintaimu !!" teriak Amara sambil merasakan tubuh mereka terjatuh menuju dasar air terjun yang begitu tinggi.... Tiba-tiba sekelebat bayangan nampak mendekati mereka, seekor naga putih ternyata...tubuh Amara pun di lilitnya namun Isla terus memegang lengan Amara


" Pergilah naga ... jangan menganggu Amara !!" teriaknya


" Aku akan menyelamatkan gadis ini...lepaskanlah !!" titah sang naga... namun Isla menolak, ia tau para naga tak akan pernah menolong dengan iklas ....mereka pasti akan meminta sesuatu


" Tidak.....!!" Isla terus menolak hingga tubuh Isla ikut kesana kemari mengikuti arah terbang naga tersebut, sampai akhirnya buntut naga mengenai tubuhnya dan sang naga menyerangnya dengan semburan apinya... otomatis Isla menutupi wajahnya dengan lengannya hingga lengannya terbakar.


Untung saja pergulatan itu terjadi di air terjun hingga tubuh Isla yang basah tak terbakar , namun Isla terjatuh ke dasar air terjun ... mata Isla hanya bisa melihat bagaimana tubuh Amara di bawa oleh naga tersebut menuju sarang mereka..... sampai akhirnya tubuh Isla menyentuh dasar danau dan membuatnya tak sadarkan diri.....


Flashback off


" Jadi Amara di bawa oleh seekor naga putih ??" tanya Saga... Isla pun mengangguk


" Baiklah terimakasih Isla... aku akan segera mendatangi para naga...!! pantas saja Amara tidak ada bekasnya sama sekali selama ini " pamit Saga


" Lalu bagaimana dengan putri Sofia dan penyihirnya Jendral.. apa saya bereskan ??" tanya Aflan


" Tidak... biarkan saja dulu aku akan mencari Amara dulu, mereka berdua adalah urusanku... aku akan memenggal kepala mereka berdua , kau jaga saja Isla !! jangan lupa tarik kembali semua pasukan yang mencari Amara " titah Saga.


Perasaan Saga kini begitu bercampur aduk....antara marah, bahagia, cemas namun setidaknya ada harapan walaupun itu hanya setitik kecil... ia tetap berharap Amara benarlah masih hidup.


Saga menarik kekang kudanya sekuat tenaga, sarang para naga tidaklah dekat ... butuh beberapa hari untuk sampai di sana


" Sayangku Amara... tunggu aku, aku akan segera sampai !!" cicit Saga, tak terkira rasa bahagia saat mengetahui ada kemungkinan istrinya masihlah hidup.


" Mengapa para naga membawa Amara..?? apa yang mereka inginkan dari Amara.? " tanya Saga dalam hati.


Akhirnya sampailah Saga di mulut gua para naga. Tanpa rasa takut Saga segera memasuki gua para naga tersebut


" Bertenti manusia.. siapa kau berani sekali memasuki gua kami ??" terdengar suara penjaga gua

__ADS_1


" Aku jendral Saga.... aku mencari istriku yang di bawa oleh naga putih ke mari 4 bulan lalu !!" jawab Saga tegas lalu masuk tanpa menunggu di persilahkan


" Lancang sekali kau Saga !!" terdengar pimpinan para naga marah padanya


" Aku tidak lancang... aku hanya ingin menjemput istriku yang di bawa oleh istrimu!!, kembalikan Amara padaku !! jika tidak aku akan memporak-porandakan sarang kalian ini !!" titah Saga tanpa rasa takut


" Istrimu ?? ha ha ha mengapa baru sekarang kau mencarinya ?? kemana kau saat istrimu yang tengah mengandung jatuh dari ketinggian ? bukannya berterimakasih kau malah menantang kami hah !!" sahut nya lagi tanpa memperlihatkan wujudnya


" Lalu apa maksud kalian membawa istriku ke mari, jika niat kalian baik seharusnya kalian mengembalikan Amara padaku segera... aku sudah mencarinya selama ini !!"


" Istrimu sudah tidak ada di sini , kami membawanya ke mari karena ingin m ngambil hak kami. Kau tau saat manusia menelan mutiara kami... kami memiliki satu permintaan yang tak bisa kalian tolak karena mutiara istriku dulu telah menyelamatkan hidup Amara " sahut ketua para naga


" Aku tau... lalu apa yang kalian inginkan dari istriku ??" tanya Saga


" Istriku ingin memelihara anak kalian... jadi kami membawa istriku ke mari dan menunggu hingga usia kandungannya 7 bulan lalu kami mengeluarkan anak kalian !!"


" Apa...?? jadi ...."


" Ya... 10 hari yang lalu , anak kalian sudah kami keluarkan dan istriku membawanya jauh dan akan membesarkannya sebagai anak kami sendiri... kau bisa melihatnya saat ia nanti sudah remaja !!" sahut para Naga....membuat Saga sangat lemas...ia sampai terduduk di tanah sambil menghela nafasnya berkali-kali


" lalu di mana istriku kini ?? Amara masih hidup kan ??" tanya Saga lagi


" Kami sudah menurunkan istrimu di perbatasan Mongun dan Sobaria 7 hari yang lalu... kau carilah kondisi istrimu sehat namun masih lemah dan ada sesuatu yang terjadi padanya "


" Apa itu ??"


" Istrimu terkena mantra pelupa yang di buat oleh penyihir jahat... ia tak bisa mengingat apapun mengenai masa lalunya termasuk kau ....ia hanya bisa kembali normal 100 hari setelah penyihir tersebut mati, selama penyihir tersebut masih hidup.... selamanya istrimu tak akan mendapatkan ingatannya !!" jelas para naga....


" Apaaaaa????" Saga sudah tak bisa berkata-kata lagi


Mengapa Sofia begitu kejam....apa salah Amara padanya hingga harus menerima kesengsaraan seperti ini 😭😭😭


" Tunggu aku Sofia dan Maya... kalian akan mendapatkan balasan yang setimpal dariku 🤬🤬🤬!!" sumpah Saga


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2