
Edisi sengklek... siap siap merapat 🤤🤤🤤
Bulu kuduk Isla langsung berdiri mendapat sentuhan dari Aflan, walau ia tak mencintai Aflan namun sentuhan seorang pria untuk pertama kalinya ini membuat dadanya berdetak begitu cepat.
Dalam kegelapan Aflan merebahkan Isla... bibirnya terus mengendus tubuh Isla membuat Isla jadi merasa begitu lemas apalagi saat bibir Aflan berselancar di lehernya dan menuju si kembar dan bermain di sana
" Hentikan Aflan... geli !!" pinta Isla yang merasa sangat tak nyaman dengan cumbuan Aflan, Aflan tak bersuara apapun... kini bibirnya turun berlahan menuju perut ramping Isla... kedua tangan Aflan turut meraba dan meremas pinggul sexy Isla yang selama ini hanya bisa di pandanginya
" Aflan.... cepat selesaikan, mengapa lama sekali ??" desak Isla
" Sabarlah cantik... ini adalah pertama kalinya setelah sekian tahun aku bercinta lagi dan ini yang pertama untukmu... kita harus melakukannya berlahan, nikmati saja semua ini cantik " ucap Aflan dan mulai bergerak lebih ke bawah lagi membuat mata Isla terbelalak saat merasakan miliknya yang di kunjungi bibir Aflan
" Hentikan Aflan... apa yang kau lakukan di bawah sana !! " protes Isla menjauhkan kepala Aflan dengan kedua tangannya, Aflan yang sudah on fire tak akan bisa berhenti kini... dengan sekali gerakan Aflan menangkap kedua tangan dan membawanya ke atas kepala Isla juga mengukungnya hingga Isla tak bisa bergerak kini
" Lepaskan aku Aflan !!" pintanya
" Maaf Isla... sudah terlambat aku sudah tak bisa lagi berhenti kini " tolak Aflan
" Af....hummmmm " suara Isla hilang karena di bungkam oleh bibir Aflan, Aflan mencium bibir manis Isla dengan rakus seolah akan memakannya... ya Aflan begitu lama lapar dan kini saatnya ia makan, Isla kini hanya bisa mengigit bibirnya sambil sesekali mendesah karena Aflan kembali mencumbu tubuhnya... bibir Aflan dan juga kedua tangannya tak berhenti menyentuh seluruh tubuhnya...
" Aflan.... jangan... ahhhh !!" desah Isla saat Aflan kembali mendatangi miliknya membuat Isla bak cacing kepanasan kini, merasa milik Isla sudah basah....Aflan tersenyum
" Kau sudah siap cantik...!!" bisiknya dan mulai memasuki Isla... berusaha menembus dinding pembatas
" Sakit Aflan... henti...ahhhh sakit !!" jerit Isla saat Aflan akhirnya bisa menembus pertahanannya, Aflan berhenti sejenak memberi waktu bagi Isla untuk bernafas... berlahan Aflan mulai bergerak... setiap Aflan bergerak , bibir Isla mengeluarkan ******* membuat Aflan semakin on... semakin lama Aflan semakin cepat mengerakkan tubuh bawahnya karena ia merasa kan semakin nikmat
" Aflan ... sudah... sudah...!!" pinta Isla namun Aflan barulah memulai
" Shuttt... sabarlah cantik, aku barulah mulai... nikmati saja ya, aku akan membuatmu mendesah semalaman sayang ahhh " sahut Aflan tambah menambah kecepatannya... keduanya bahkan sudah basah keringat kini karena berada di gua yang pengap
" Ohh Isla... kau begitu sempit ohhh " rucau Aflan sambil terus bergerak, kedua tangannya mengenggam pinggang Isla dengan erat seolah takut Isla akan menghilang... sedangkan Isla hanya bisa pasrah dengan kekuatan sang duda yang sedang mengila di atasnya kini.
Erangan Aflan terdengar memenuhi ruangan gua menandakan ia sudah mencapai puncak hasratnya.. tak ada suara dari Isla yang sudah ko dengan kekuatan sang duda.
__ADS_1
" Terimakasih Isla... terimakasih, aku tak akan melupakan ini seumur hidupku !!" bisik Aflan sambil menarik Isla ke pelukannya.
Entah berapa lama keduanya tertidur saat Aflan bangun ia mendapati pintu gua yang tertutup sudah terbuka dan hembusan angin sudah mulai terasa. Aflan berlahan mencari sisa obornya dan berusaha menyalakannya dengan menambahkan kain robekan bajunya . Akhirnya obor pun bisa menyala kembali... Aflan lalu mengumpulkan pakaiannya dan Isla lalu memakainya dan juga memakaikan pakaian Isla.
Mata elangnya menelisik memandangi seluruh tubuh Isla dan merekamnya dalam memorinya. Senyum terukir jelas di wajah Aflan... ia tak menyangka bakalan sebahagia ini saat di beri tugas oleh jendral Saga.
" Jika setelah ini aku akan mati di medan perang... aku akan tetap mati dengan bahagia Isla " ucapnya dalam hati
" Isla... bangun, pintunya sudah terbuka !!" panggil Aflan ... tangannya menepuk pelan pipi Isla, berlahan Isla membuka kedua matanya
" Apakah diluar sudah terang ??" tanya Isla dengan suara serak
" Sebentar aku akan memeriksa ke luar " sahut Aflan dan berlahan berjalan ke arah luar gua untuk melihat keadaan di luar, Isla berusaha untuk bangun namun mengapa tubuhnya berasa begitu sakit... ia bahkan tak memiliki tenaga bahkan untuk duduk
" Isla di luar masih gelap....sepertinya ini masih sepertiga malam , sebaiknya kita menunggu di sini saja dulu " ucap Aflan sambil meletakkan setumpuk kayu bakar di depan mereka... ia lalu membuat api untuk menerangi gua. Aflan juga mengambil ular yang di tebasnya lalu menusuknya dan membakarnya
" Apa yang kau lakukan Aflan ??" tanya Isla masih dalam keadaan berebah
" Aku lapar... aku membuat makan malam he he !!" sahutnya sambil mendekati Isla
" Tubuhku lemas sekali dan sakit semua, apa yang sudah kau lakukan padaku duda mesum 😡😤" omel Isla
" Ya sesuai titahmu cantik... aku membantu menghilangkan kesucianmu he he, bagaimana enak bukan ??" ucap Aflan sambil tersenyum lebar
" Cih enak apanya..." omelnya Isla sewot
" Bangunlah... makan dulu agar kau bertenaga kembali " ajak Aflan lalu membantu Isla untuk duduk
" Aku tidak mau makan ular... menjijikkan " sahut Isla namun perutnya berbunyi dengan nyaring membuat Aflan terkekeh
" Buka saja mulut mu, aku akan menyuapimu " ucap Aflan lalu menyuapi Isla, mau tak mau Isla membuka mulutnya dan memakan apa yang ada di hadapannya karena perutnya sangatlah lapar kini. Entah karena lama tak makan atau karena habis berolahraga dengan Aflan ðŸ¤ðŸ¤
" Sudah... " ucap Isla, Aflan lalu menghabiskan sisa makanan di tangannya dan meminum sisa air yang ada.
__ADS_1
" Tidur lah kembali Isla... aku akan membangunkannya jika sudah pagi " ucap Aflan sambil duduk berjaga, Isla merebahkan tubuhnya... kedua matanya memandangi Aflan yang asik menjaga api agar tetap menyala
" Jangan terlalu lama memandangiku cantik nanti kau bisa jatuh cinta padaku " ucap Aflan tiba-tiba mengagetkan Isla... pipi Isla memerah seketika
" Wajahmu terlihat tambah cantik jika memerah seperti itu " ucap Aflan tulus
" Dasar perayu... " sahut Isla lalu bergerak memunggungi Aflan... namun siapa yang menyangka begitu Isla berbalik di depannya seekor iguana tengah menatapnya dengan mata melotot
" Aaaaaa..... 😱😱" teriak Isla dan entah mendapat tenaga dari mana Isla segera bangun dan memeluk Aflan yang berada di depannya hingga menyebabkan Aflan terjatuh karena Isla menimpanya tiba-tiba
" Ada apa Isla ??" tanya Aflan kaget
" Ada binatang mengerikan... aku takut Aflan hik hik" cicit Isla sambil memeluk Aflan dengan begitu erat... Isla bahkan sampai menaiki Aflan saking takutnya.
Aflan menoleh mencari binatang yang di maksud Isla... ia terkekeh melihat seekor iguana yang hanya duduk diam menatap api membuat Aflan terkekeh
" Isla itu hanya seekor iguana... dia tak berbahaya " ucap Aflan namun bukannya melepaskan diri....Isla semakin lengket
" Tak berbahaya katamu ?? wajahnya saja seperti naga , aku takut !!" rengek Isla....Aflan sudah berkeringat saja karena Isla kembali membangunkan tornadonya
" Isla turunlah dari tubuhku, atau aku akan kembali memakanmu !!" ucap Aflan memperingati Isla... mendengar itu Isla pun berlahan melepas pelukannya dan berlahan menjauh namun ia kembali bertatapan dengan sang iguana yang kini malah bertambah menjadi 2 ekor, membuatnya kembali meloncat ke pelukan Aflan
" Isla....!!"
" Aku takut Aflan... enyahkan kedua binatang mengerikan ituuuu !!!" pinta Isla sambil memeluk leher Aflan begitu erat....Aflan sudah tak bisa menahan lagi, ia segera menarik kedua tangan Isla dan mengukungnya kembali
" Sudah kubilang.... jangan membuatku melakukan nya lagi Isla....." bisik Aflan dengan suara menderu
" Aflan ap..... hmmmmmm" Aflan kembali mencium bibir Isla dengan ganas, dalam sekejam ia kembali memborbardir Isla untuk yang kedua kalinya....Isla kembali hanya bisa pasrah, melawan tak mungkin dengan tubuh yang sudah remuk redam
" Aflan dasar kau... buaya darat !!" caci Isla di sela desahannya
Bha ha ha ha ha... jangan salahkan si duda mesum Isla... salahkan sang iguana yang membuat Aflan kembali mendapatkan durian runtuh
__ADS_1
See you next eps
Jangan lupa untuk selalu memberikan like komen dan vote untuk karya terbaru ku ini