
Hari ini saatnya panen... setelah kedatangan Isla ke markas menemani Amara, keduanya pun berkebun menanam beberapa sayuran yang cepat panen. Pagi ini keduanya akan memanen buah tomat 🍅🍅🍅
Dengan semangat keduanya berangkat sambil membawa keranjang di tangan masing-masing. Keduanya berangkat setelah suami masing-masing pergi ke perbatasan.
" Lihatlah kak Isla... tomatnya cantik sekali !!" ucap Amara yang kini sudah memanggil Isla dengan sebutan kakak
" Ya Amara... ayo kita petik !!" sahut Isla tak kalah senang, keduanya asik memetik tomat sampai keranjang mereka penuh namun tiba-tiba
Bruk... terdengar bunyi benda jatuh, Isla langsung menoleh dan betapa kagetnya ia saat melihat Amara yang jatuh pingsan
" Amara... Amara... apa yang terjadi?? tolong...tolong...!!" teriakan Isla membuat beberapa prajurit yang bertugas mengawal keduanya langsung mendekat... Isla pun memerintahkan mereka untuk membawa Amara kembali ke kemah.
" Pergi beritahu jendral Saga... istrinya pingsan !! " titah Isla, Isla lalu berusaha menyadarkan Amara ....setelah beberapa saat akhirnya Amara pun membuka kedua matanya berlahan
" Syukurlah kau sudah sadar Amara, apa yang terjadi ?? mengapa kau tiba-tiba pingsan Amara ??" tanya Isla khawatir
" Entahlah kak.... tiba-tiba saja aku berasa gelap dan limbung "
" Sekarang... apa yang kau rasakan ??" tanya Isla
" Kepala Amara sangat pusing ..." jawab Amara
" Baiklah minumlah teh hangat ini lalu berbaringlah kembali...!!" titah Isla dan tak lama Amara kembali tertidur.
Isla memeriksa nadi Amara...ia memeriksa dengan sangat teliti, apa gerangan yang terjadi dengan Amara ?? mengapa ia sampai pingsan ?? padahal semula ia baik-baik saja... tiba-tiba saja mata Isla membulat
" Benarkah ?? " celetuknya tak percaya... kemudian Isla memindahkan tangannya ke perut Amara, ia lalu memeriksa nadi melalui lubang pusar Amara
" Amara... Amara....apa yang terjadi apa istriku ??!!" bentak Saga begitu sampai, jelas sekali Saga langsung ngebut kembali ke kemahnya begitu mendengar berita istrinya telah jatuh pingsan.
Saga segera mendekat dan membelai kening Amara berlahan... tangannya sampai bergetar
" Katakan Isla... apa yang terjadi pada Amar ??" pintanya
" Tenanglah Jendral Saga, tadi Amara sudah sadar... ia hanya kembali tidur ini, aku sudah memeriksanya dan..."
" Dan..??" sambut Saga tak sabaran, Isla tersenyum lebar
__ADS_1
" Selamat jendral... Amara tengah hamil , jika tak salah perhitunganku makan usia kandungannya sudah memasuki Minggu ke 6 " jelas Isla.. Saga terdiam sesaat sebelum bibirnya tersenyum bahagia
" benarkah ?? benarkah Amara hamil ??" tanyanya tak percaya, suara Saga membangunkan Amara
" Suamiku... kau sudah datang ??" tanyanya, Saga segera memeluk Amara
" Terimakasih sayangku... terimakasih !!" ucapnya membuat Amara bingung
" Baiklah... aku akan meninggalkan kalian berdua.. sekali lagi selamat jendral... Amara !!" ucap Isla dan segera keluar dari pada menjadi obat nyamuk
" Apa maksud Isla suamiku ??" tanya Amara masih tak mengerti....Saga memandangi wajah Amara , tak terasa air matanya menetes saking bahagianya
" Amara... kau sedang hamil sayang, aku akan segera menjadi seorang ayah ha ha ha....!!" ucap Saga setelah bisa menenangkan dirinya, Amara pun kaget mendengarnya
" Be benarkah aku hamil ??" beo nya sambil melihat ke arah perutnya
" Iya sayang.... terimakasih, aku sangat bahagia !!" Saga kembali memeluk Amara dan memutarnya di udara
" Sayang.... sudah, kepalaku masih pusing " pinta Amara
" Maaf.... aku sangat senang , kembalilah berbaring sayang !!" ucap Saga
" Itu karena ia masih sangat kecil, usia kandunganmu barulah 6 Minggu , sekarang berbaringlah...!!"
" Iya... sini temani Amara !!" pinta Amara manja, Saga pun segera berbaring di sebelah Amara , Amara segera meletakkan kepalanya ke ketek suaminya dan menciuminya
" Kau sangat wangi suamiku, aku suka menciumi baumu !!" ucap Amara dan tak lama ia pun kembali tertidur
Malamnya....
Saga memerintahkan semua prajuritnya untuk berkumpul, ia akan mengadakan pengumuman
" Saudaraku sekalian, malam ini aku ingin mengumumkan berita bahagia !!" ucap Saga.... semua mendengarkan dengan seksama
" Malam ini kita akan berpesta karena istriku sedang mengandung anak kami dan tak lama lagi aku akan menjadi seorang ayah ... kalian kuperkenankan untuk berpesta semalaman untuk merayakannya !!" lanjut Saga yang di sambut riuh ucapan selamat dari semua bawahannya. Semua merasa bahagia mendengar berita tersebut... Saga begitu bahagia, ia di beri keturunan dari wanita yang begitu di cintainya. Aflan adalah orang pertama yang memeluk Saga, seuntai doa di sematkannya pada jendral nya itu.
Pesta berlangsung semalam suntuk...semua orang bergembira, hanya Isla yang nampak murung sambil menatap bulan
__ADS_1
" Mengapa kau nampak sedih cantik ??" tanya Aflan begitu melihat wajah murung Isla
" Aku... aku hanya turut bersedih untukmu Aflan " sahut Isla
" Bersedih untukku ?? memangnya kenapa ??" tanya Aflan tak mengerti
" Kau tak akan pernah mendapat berita bahagia seperti itu dariku... makanya sebaiknya kau ce..."
" Hentikan pikiran bodohmu itu Isla, kita sudah punya seorang putri yang cantik... Miriam, itu sudah cukup Isla, kau mau menjadi istriku ... itu sudah merupakan berkah yang luar biasa untukku, aku tak akan meminta lebih... percayalah Isla sekarang aku sudah sangat bahagia, jadi jangan bersedih lagi.. ok !!" potong Aflan
" Kau bisa bilang begitu sekarang Aflan karena usia pernikahan kita baru seumur jagung, tapi nanti pasti kau akan menuntut ku untuk hamil !!"
" Kita lihat saja nanti Isla... biar waktu yang membuktikan, apakah omonganku ini bisa dipercaya atau tidak " keduanya pun lalu sama-sama diam sambil memandangi bulan yang malam itu bersinar begitu terang
" Isla....!!
" Ya...!!"
" Apa datang bulanmu sudah selesai ??" tanya Aflan membuat Isla langsung melepak kepala botak Aflan
" Kenapa sih isi kepala botakmu ini hanya ituuu saja 😡😡!!" omel Isla lalu berdiri dan meninggalkan Aflan, Isla masuk ke kemahnya dengan kesal.... sambil tersenyum miring, Aflan pun mengikuti istrinya dan langsung menutup rapat pintu kemah mereka
" Jangan ganggu aku, aku belum selesai haid !!" ucap Isla sambil merengut
" Aku tau kau sudah selesai cantik.... aku sudah memeriksanya semalam, sekarang.... waktunya kita lembur , sudah seminggu aku bersabar !!" ucap Aflan tak mau di tolak, tangan kekarnya segera mengukung Isla dan melepaskan pakaian Isla dengan lihainya
" Aflan.....!! hentikan, aku masih marah padamu !!" tolak Isla
" Marahnya bisa di sambung nanti cantik, sekarang rasakan dulu kemarahan tornadoku .ahhhh.....!!" Aflan segera beraksi, ia segera bercocok tanam di ladang mini Isla sampai puas.
Berita kehamilan Amara pun sampai ke mana-mana, termasuk Astina
Astina begitu bahagia mendengar putrinya tengah berbadan dua, berarti ia akan segera menjadi nenek
" Xoga... izinkan aku menengok Amara ya !!" pinta Astina pada Xoga
" Apa...?? kau baru saja kembali dan ingin ke sana lagi ? tidak!! temani aku, waktu kita tidak banyak... seminggu lagi Sora dan Sofia akan sampai di Mongun dan kita akan sulit untuk bersama seperti ini lagi " tolak Xoga
__ADS_1
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya