Deep Heart

Deep Heart
186. Jangan menyesal


__ADS_3

" Marcoooo.....!!" teriak nya kesal, Sarah hanya berebah pasrah sambil menutupkan selimut ke tubuhnya ... ia jadi terbiasa dengan kelakuan Erden yang selalu marah saat pagi hari.


Marco yang baru saja keluar dari kemahnya langsung lari tunggang langgang memasuki kamar tuannya begitu mendengar teriakan Erden


" ya paduka... ada apa ??" tanyanya begitu sampai, Erden menoleh ke arah Sarah yang tertutupi selimut... ia lalu menarik selimut tersebut


" ini yang kau sebut sudah kau atasi ?? mengapa ia sudah berada di ranjang ku lagi hah 😡😡???" cecar Erden marah


" what...?? nona bagaimana kau bisa sampai ke.... OMG...🤤🤤🤤" Marco tak bisa lagi menyelesaikan kalimatnya begitu melihat Sarah yang bergerak duduk sambil menggeliatkan tubuhnya yang hanya memakai pakaian yang begitu miniiii plus sexsoy


Melihat Marco yang seperti orang ayan, mata Erden pun menengok ke sebelahnya.. Sarah tersenyum manis padanya dengan posisi gunung kembar yang menantang


" Oh shitt, Marco balikkan badanmu !!" titahnya membuat Marco berbalik tanpa berfikir lagi, Erden berdiri dan melemparkan jubah mandinya pada Sarah sambil menggelengkan kepalanya yang tiba-tiba saja terasa begitu sakit kini


" Tutupi tubuhmu bocah !!" titahnya....Sarah mengenakan jubah mandi tebal itu tanpa suara


" apa yang kau lakukan di sini...?? bukan... bagaimana kau bisa sampai ke mari Sarah , katakan padaku !!" pinta Erden


" Aku naik kuda... "


" Bagaimana kau bisa menyusulku dengan jarak waktu yang begitu jauh... katakan padaku apa kau mata-mata ??" cecar Erden


" Bukan kak... aku bukan mata-mata"


" lalu untuk apa kau ke mari hah ?? apa kau tidak tau ini daerah berbahaya ??"


" sudah kubilang...aku hanya ingin menumpang tidur kak ...semenjak bayi aku selalu tidur di pelukan kakek dan nenekku jadi sampai sekarang aku tak bisa tidur jika tidak memeluk seseorang kak , kakak jangan marah dong !!" sahut Sarah melihat mata Erden yang melotot saking marahnya


" Bagaimana mungkin aku tidak marah, kau selalu menggangguku saja.. pakai bajumu dan segera pergi dari sini !!" titah Erden


" Baiklah aku akan pergi... tapi setelah makan ya !!" pinta Sarah tetap sambil tersenyum manis pada Erden.... Erden kehabisan kata-kata, ia tak tau lagi harus berkata apa


" Terserah !!" ucapnya akhirnya lalu masuk ke kamar mandi


" Apa lagi yang kau tunggu Marco... hidangkan sarapannya !!" teriak Erden dari depan kamar mandi


" siapa paduka !!!"


Tak lama kemudia.. kamar Erden di penuhi banyak makanan enak....air liur Sarah menetes melihatnya, tangannya sudah menyentuh piring...

__ADS_1


" Mandi dulu bocah....baru kau boleh makan !!" tegur Erden yang baru saja keluar dari kamar mandi , mata Sarah melotot melihat Erden hanya mengenakan handuk pendek... tubuh kekar Erden begitu menggoda siapapun yang melihatnya dan ia sangat beruntung bisa melihatnya dari dekat


" Cepat mandi... agar pikiran kotor mu itu segera hilang dari otak kecilmu itu !!" ucap Erden sambil mencoba kening Sarah.....wajah Sarah memerah malu karena Erden mengetahui isi hatinya


Sarah mandi dengan cepat karena ia sudah begitu lapar, ia keluar hanya berbalutkan baju mandi tebal milik Erden. Namun begitu keluar matanya melihat seekor anak kucing yang sedang berlarian di lantai.... ia pun duduk dilantai sambil bermain dengan anak kucing tersebut, gelak tawanya memenuhi kemah saat ini.


Erden yang sudah selesai memberi perintah di luarpun masuk kembali ke dalam kemahnya.... ia tertegun melihat Sarah yang duduk santai namun terlihat begitu sexy dan mengoda


" Sarah...Sarah... apa kau tidak menyadari betapa kau begitu sexy ahhh " keluh Erden, ia tadi bergegas ke kamar mandi karena ia tak mau Sarah ataupun Marco mengetahui jika tornadonya mengencang karena melihat tubuh Sarah yang begitu sexy. Ia tak habis pikir mengapa tubuh bocah itu bisa membuat miliknya berkedut dengan hebat 🤦🤦 dari sekian banyak wanita di muka bumi ini mengapa harus bocah ini yang bisa menimbulkan hasratnya ?? tanda tanya besar berseliweran di otak Erden


Tanpa suara Erden duduk di kursi makan... ekor matanya tetap melirik Sarah yang masih asik bermain...


" Jangan salahkan aku jika kau hanya kebagian sedikit, kau begitu lambat !!" ucap Erden membuat Sarah langsung duduk manis di depan Erden


" Sekarang katakan dari kerajaan mana kau berasal ??" tanya Erden sambil mengunyah


" Kerajaan naga !" sahut Sarah membuat Erden terbatuk seketika


" mana ada nama kerajaan Naga di dunia ini ?? "


" jangan berbohong bocah!!"


" Sudahlah... aku pusing menghadapimu, sekarang makan lalu pergilah dari sini ... jangan mengangguku lagi ok !!"


" aku tidak akan menganggu kakak ... aku hanya akan menumpang tidur saat malam " kekeh Sarah


" jika kau tak bisa tidur tanpa pelukan kakekmu... sebaiknya kau kembali saja ke asalmu , tak usah pake acara menjalankan misi segala jika kau tak bisa dewasa !!" ucap Erden menohok Sarah


" kakak jahat !!"


" terserah !!, ingat pergilah setelah selesai makan... jangan berada di sini lagi saat aku pulang nanti , atau kau akan menyesal !!" ucap Erden lalu keluar dari kemahnya untuk kembali bertempur


Sarah hanya bisa diam mendengar ultimatum Erden


" aku bisa pergi kak... tapi aku tak ingin, aku masih ingin merasakan kehangatan pelukanmu ... satu malam saja lagi he he , setelah itu baru aku akan pergi mencari ayah dan ibuku " ucap Sarah ....Selesai makan Sarah kembali ke ranjang Erden dan menciumi wangi masuk ke in Erden yang tertinggal di bantal nya


" apa kau tau kakak tampan, sejak pertama melihatmu aku sudah begitu menyukaimu, kau begitu tampan dan menawan... membuat dadaku berdetak begitu kencang. Kakek mengirimkan keluar untuk menjalankan 2 misi... mencari kedua orangtuaku dan mencari pendamping hidup, sepertinya pendamping hidupku sudah kutemukan he he he " ucapnya sambil menciumi banyak Erden sampai ia tertidur


Hari ini Erden bertempur dengan begitu garang.... hatinya yang galau membuatnya mengerahkan segala kemampuannya untuk mengusir bayang-bayang Sarah dari otaknya namun semua usahanya sia-sia. Bayangan Sarah seolah menempel begitu erat di otaknya

__ADS_1


" bocah sialan !!" rutuknya berkali-kali


Dengan tubuh penuh luka ....Erden masuk ke kemahnya, ia melepas baju zirahnya lalu duduk karena merasa lelah..Erden kemudian masuk ke kamar mandi dan mandi sambil membersihkan luka di tubuhnya.


Selesai mandi....Erden keluar hanya memakai handuk pendeknya...


"kemana baju mandi miliknya ?? apakah bocah itu membawanya ??" tanya Erden dalam hati... namun begitu ia keluar, ia di kagetkan dengan keberadaan Sarah yang masih memakai baju mandi miliknya... Sarah tersenyum manis padanya


" kakak makan dulu, ini makan malamnya sudah datang!!" ucapnya tanpa dosa


" mengapa kau masih di sini bocah ??bukankah aku sudah menyuruhmu untuk pergi !! " protes Erden


" aku akan pergi besok kakak... biarkan aku menumpang tidur semalam lagi ya !!" mohon Sarah, kesabaran Erden sudahlah habis... mengapa bocah ini tak pernah menurut ??.


Dengan sekali langkah... tangan Erden menggapai Sarah dan memepetnya ke dinding...


" sudah kubilang jika kau tidak segera pergi kau akan menyesal Sarah !! dan kau rupanya tidak takut dengan ucapanku itu bocah " bisik Erden di wajah Sarah....Sarah mendongak hingga tatapan keduanya bertemu


Mata Erden sudah berkabut menandakan libidonya naik seketika karena kulit keduanya yang bersentuhan


" aku tidak taku apapun !!" sahutnya....wajah mereka begitu dekat hingga hembusan nafas mereka saja saling menyentuh kulit masing-masing... Erden sudah tak bisa menaha dirinya.... dan ....


cup....


Erden mempertemukan bibirnya dengan bibir Sarah... ia mencium Sarah dengan rakus... menghisap....mencecap bahkan mencicipi isi bibir Sarah dengan lidahnya. Kedua tangannya kini bahkan berkelana ke dada Sarah membuat Sarah melotot namun tak dapat melakukan apapun, ini adalah pengalaman pertamanya... ia yang selama ini tak takut apapun... terhenyak terdiam dan hanya bisa pasrah menikmati pelampiasan Erden.....


Bahkan saat tangan kekar Erden menarik pinggangnya hingga mereka menempel sempurna....Sarah pun tak bisa menolak


" jangan salahkan aku Sarah....sudah kubilang kau akan menyesal !!" ucap Erden sambil mengangkat Sarah dan berjalan menuju ranjang miliknya......


Penasaran apa pinisirin dengan kelanjutannya ??


Vote nya mana atuh ?? di tunggu, semakin banyak vote nya semakin asik ceritanya 🤭🤭


Gimana ngak pusing kepala Erden lihat yang beginian



See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2