
" Sarah... ayo bangun adikmu sudah bolak balik mengetuk kamar kita ... sudah saatnya sarapan sayang !!" ajak Erden dengan penuh kasih sayang... namun Sarah tak bergerak sama sekali, Erden pun bergerak untuk bangun namun Sarah menariknya kembali
" kakak jangan kemana-mana, di sini saja !!" rengeknya manja dan mencari ketiak Erden lalu bersembunyi di sana...
( jiahhhh apa kagak bau Sarah ??🤣🤣)
" Pokoknya kakak diam di sini, ibu pasti mengerti ... Sarah masih ingin seperti ini !!" pintanya tak mau di tolak
" Ternyata watakmu sangat mirip dengan paman... keras kepala dan tak mau di tolak " ucap Erden terkekeh... ia sungguh tak menyangka bahwa kini anak pamannya yang menjadi pasangannya, padahal dulu ia sampai berduel dengan pamannya itu karena memperebutkan Amara.... oh betapa jodoh sangat tak bisa di duga ujungnya
Erden memandangi wajah Sarah yang terpejam nyaman di pelukannya, walau Sarah setengah tertidur namun wajah bahagia nampaknjelas di wajah cantik itu... senyum khas nya terlihat begitu nyata. Jika ia berkaca , ia juga pasti bisa melihat bahwa wajahnya begitu bahagia ... karena memang itulah yang di rasakan ya sekarang.
" Sayang... jika anak kita laki-laki kau mau memberinya nama siapa ??" tanya Erden sambil mencoel hidung Sarah untuk membangunkannya
" Terserah sayang saja !!" sahut Sarah tetap engan membuka matanya, hanya bibirnya yang tersenyum tambah lebar
" Kalau perempuan apakah kau yang memberinya nama atau aku ??" tanya Erden lagi... akhirnya Sarah pun menyerah, ia membuka kedua matanya dan menatap wajah suaminya dengan mata berbinar bahagia
" Kau menganggu kesenanganku kakak... baiklah Sarah akan menjawab, setelah itu kakak jangan menggangguku lagi. Jika anak kita laki-laki biar ayah yang memberi nama... jika perempuan aku ingin memberinya nama...CINTA ..." jawan Sarah
" CINTA ?? mengapa kau memberinya nama itu ??"
" Agar putriku tau bahwa ia di lahirkan dari cinta kita berdua !!" jawab Sarah lagi lalu bergerak kembali menaiki perut suaminya
" Hei apa ini ?? kau jangan memancingku... nanti aku lepas kontrol !!" tegur Erden melihat Sarah yang tersenyum usil mulai bergerak di atasnya
" Sarah ingin......" bisiknya di kuping Erden membuat semua bulu roma Erden berdiri bahkan si Otong pun langsung ikutan baris ...🤭🤣
" Siapa takut....hehe rezeki nomplok !!" ucap Erden dalam hati dan mulai memanjakan si otong yang selalu siap siaga
Sementara di ruang makan...
__ADS_1
" Maaf kan jendral Saga menurut Amara kemaren kau sangat menentang pernikahan Erden dan Sarah, mengapa hari ini kau berubah pikiran ??" tanya Isla penasaran
Saga menatap istrinya tercinta lalu mengenggam tangan Amara dan membawanya ke dadanya
" Tentu karena istriku tercinta, apa lagi ?? menurut Amara ....Erden dulu pernah mengalah padaku dan kini saatnya Erden untuk bahagia dengan aku yang mengalah padanya. Jadi aku sudah memikirkan nya dengan matang selama beberapa hari ini. Aku mengenal Erden semenjak ia di lahirkan, Erden adalah sosok pria yang baik dan lebih mengikuti gen ayahnya dari pada ibunya. Aku sangat keberatan mulanya karena hanya melihat kejahatan Sora ... ibunya, namun aku lupa akan kebaikan ayahnya... Xoga. Kalian tau Xoga selama ini Xoga benar-benar memperlakukan aku selayaknya saudara kandungnya padahal ia tau kami tak ada permainan darah sama sekali " sahut Saga
" apa...??" semua kaget mendengarnya
" maaf jendral bukannya kau adalah anak selir dari raja ? dengan kata lain kau dan Xoga satu ayah beda ibu ??" protes Aflan
" ya ... itulah rumor yang sengaja di sebarkan oleh ayah angkatku....Raja Mongun kakek Erden, itu di lakukan untuk melindungi aku " lanjut Saga
" jadi sebenarnya kau itu anak siapa jendral ?? maaf jika aku lancang ... " tanya Aflan
Saga menghela nafas panjang... ini adalah rahasia hidupnya yang sangat amat di jaganya, apakah tidak apa-apa jika ia membuka kotak Pandora itu sekarang ??
" Haruskah aku menjawabnya ??" tanya Saga
" Amara pun tidak tau akan hal ini "
" Apa...?? kau bahkan tidak memberitahu Amara ?? why jendral ?? apa betul begitu Amara ?"Aflan sungguh sangat penasaran
" Suamiku tak pernah bercerita masalah masa lalunya... aku juga tak pernah bertanya " jawab Amara apa adanya
" Ayolah jendral.....beritahu kami, aku tak mau mati penasaran !!" desak Aflan yang sungguh sangat tak percaya jika Saga menutup rapat asal usulnya yang sebenarnya
" Aku hanya takut jika hal ini tersebar dan akan membuat kericuhan di masa yang akan datang ... aku sudah berdamai dengan masa laluku Aflan " tolak Saga
" Ayolah Saga... kau bisa percaya pada kami, kami akan mengunci bibir kami rapat-rapat...jika kau tak juga percaya aku akan bersumpah demi ibuku yang sudah tiada bahwa aku akan menjaga rahasia mu dengan nyawaku ini !!" ucap Aflan sambil menepuk dadanya berulang kali bahkan sampai terbatuk
" Aflan... apa yang kau lakukan !!?" omel Isla lalu menepuk punggung Aflan berlahan
__ADS_1
" aku tau kau sangat mencintai aku sayangku...aku tidak apa-apa jangan khawatir he he "
" cih siapa juga yang khawatir 🤬" omel Isla
" Kau selalu malu-malu sayangku, tak usah malu untuk memperlihatkan rasa cintamu....Saga dan Amara bukan orang lain " lanjut Aflan dengan wajah sumringahnya membuat Isla semakin keky
" Sudah jendral lebih baik kau bercerita daripada mendengar ocehan si botak ini !!" pinta Isla mengalihkan pembicaraan Aflan
" Baiklah ... tapi jangan di sini, kita ke rumah tamu saja... aku tak mau orang lain mendengar ini selain kalian bertiga termasuk Erden dan Sarah " ucap Saga... ke tiganya lalu mengikuti Saga berjalan menuju ke rumah tamu..Saga bahkan mengusir semua dayang yang sedang membersihkan rumah tamu tersebut.
Ketiganya sudah memperhatikan Saga semenjak tadi, namun Saga hanya menarik nafas dan membuangnya berkali-kali... seolah ia tak bisa membuka mulutnya sedikitpun.
" Suamiku... jika kau tak bisa bercerita sekarang tidak apa-apa, kau bisa bercerita kapanpun kau siap !!" ucap Amara akhirnya
" Tidak bisa begitu... jendral apa kau sungguh meragukan aku dan tidak menganggap aku setidaknya sebagai seorang sahabat ?? setengah umurku kuhabiskan untuk mengikutimu kemana saja dan untuk masa laluku saja kau tak bisa berbagi !??" protes Aflan sewot
" aku bukannya meragukanmu Aflan ... aku hanya takut, masa laluku ini akan merusak masa depan putriku " sahut Saga
" Memangnya apa hubungan asal usulnya dengan Sarah?? apakah kau anak si naga itu ??" cecar Aflan tetap ngotot, Isla segera menarik lengan Aflan... bukannya ia tak penasaran seperti suaminya namun Saga mungkin masih butuh waktu
" Aflan....!!" tegurnya membuat Aflan akhirnya kembali duduk, namun lagi-lagi Saga tak juga bercerita
" Jendral... apa kau tau rasanya aku sedang duduk di atas kaktus saat ini ?? " celetuk Aflan dengan wajah merajuk
" Kau memang sangat tak sabaran botak !!" ucap Saga sambil terkekeh
Jendral Saga bukan hanya si botak yang tidak sabar.... yang baca juga pengen tau, iyakah sista...
Pantengin terus episode berikutnya sista...kisah misteri asal usul seorang Saga
Jangan lupa berikan komen kalian, like kalian dan tentunya vote mingguan kalian untuk kisahku ini...
__ADS_1
Love you all ❤️❤️🔥