
Mata elang Erden mencari keberadaan pujaan hatinya di taman, nampak Sarah tengah bermain ayunan dan tertawa gembira saat ayunan di dorong keras oleh para dayang... betapa itu adalah pemandangan yang begitu menyejukkan hati
Sarah begitu polos dan murni, membuatnya makin jatuh cinta setiap harinya.
Sarah yang sedang asik bermain tak sengaja melihat kakak tampannya sedang menuju ke arahnya, senyumnya segera mengembang lebar.... ia sangat merindukan kakak tampannya itu....
Sarah segera meloncat dan berlari mendatangi Erden... dan begitu dekat ia segera meloncat ke pelukan Erden seperti seekor anak Kukang, dengan cepat Erden menangkap pinggang Sarah dan memeluknya erat
" Hai cantik... kau merindukanku ??" sapanya ... Sarah segera mengangguk
" Kakak...bagaimana perbincangan kakak dengan ibu Sora ?! " tanya Sarah cemas
" mengapa kau cemas ??" tanya Erden
" Ya kakak... Sarah takut kakak akan meninggalkan Sarah karena ibu Sora tak menyukaiku !!"
" Oh Sarah cantikku kesayanganku jantungku dan segalaku... aku sangat memujamu sayang, tak ada satu orangpun di dunia ini yang bisa memisahkan kita, aku bisa gila jika harus kehilanganmu... ingat hal itu !!" jawab Erden membuat senyum Sarah merekah lebar
" terimakasih kakak... Sarah sangat mencintai kakak !!" cicitnya pelan... mendengar itu sungguh membuat hati Erden bahagia bukan kepalang, Erden mencium bibir Sarah dengan gemas dan Sarah pun membalasnya tak kalah gemas ... keduanya tanpa sadar berciuman di tengah taman dan di saksikan para dayang dan pengawal....semua tersenyum gembira campur malu melihat kemesraan keduanya, namun mereka tak akan mengedipkan mata sedetikpun karena ini adalah pemandangan yang sangat sangat sangaaattt langka di kerajaan Mongun setidak nya selama 10 tahun ini.
Kejomloan raja mereka selama ini membuat kerajaan begitu hampa dan dingin namun kini.... matahari mulai menyinari Mongun dan membuat istana Mongun menghangat
Dari balkon kamarnya Anna melihat hal tersebut, itu membuat hatinya tambah hancur.... ia sudah tak ada harapan, untuk apa ia berada di sini lagi.
Anna segera masuk ke kamarnya ....
" Bi... kemasi semua pakaianku, aku akan segera kembali ke Malta !!" titahnya sedih...
__ADS_1
Sementara itu puas berolahraga bibir, Erden berjalan menuju kamar mereka sambil terus mengendong Sarah
" Kita mau ke mana kak ??" tanya Sarah sudah merasa tak enak
" Tak kah kau merasakan tornado ku sudah bangun sedari tadi ??" sahut Erden
" Tapi ini masih siang kak... nanti malam saja ya !!" cicit Sarah
" Nanti malam kan ronde kedua... sekarang ini ronde pertama " jawab Erden lalu menutup pintu kamarnya dengan sebelah kakinya
" Kakak.... Sarah cape dong kalo 2 ronde !!" protesnya mengingat betapa suaminya itu begitu kuat di atas ranjang
" Kalau cape... kau diam saja biar aku yang bekerja ... ok !!" ucap Erden dan tak lama pertandingan ronde pertama pun berlangsung....
" Ow kakak... berlahan dulu !!" cicit Sarah
🤪🤪🤪🤪
Sora kaget ketika Anna menghadapnya dan berpamitan. Ia berkeras meminta Anna agar tetap di Mongun dan bersabar barang sehari, ia berjanji akan membuat Erden berubah pikiran.
" Tidak bunda... Anna punya harga diri, kak Erden sangat mencintai Sarah... semua orang di istana ini tau bahkan semutpun melihatnya, Anna tak mau menjadi tertawaan orang karena mengharapkan sesuatu yang sia-sia. " sahut Anna
" Anna... siapa yang akan mentertawakan mu hah ?? kau adalah gadis terbaik yang pantas mendampingi putraku, kau adalah calon permaisuri yang paling memenuhi persyaratan Anna, jangan berkecil hati !!" pinta Sora sambil mengenggam kedua tangan Anna ....Anna terdiam, bunda Sora memang begitu menyukainya namun tidak dengan Erden . Apakah pernikahan mereka akan bahagia dengan hanya satu cinta bukan sepasang ??
" Apa lagi yang lamunkan Anna, berdandan lah yang cantik, bunda akan segera memanggil Erden dan memintanya untuk mengantarmu berkeliling taman !!" ucap Sora berusaha membesarkan hati Sora
" apa bunda yakin ... kak Erden akan menerima aku sebagai permaisurinya ??" tanya Sarah kemudian
__ADS_1
" Sarah... Erden adalah anak yang baik, jika ia menolak keinginanku aku akan membuatnya menyesal... ia akan kehilangan seorang ibu... dengan ancaman itu tak ada seorang anakpun yang akan menolak Anna, percayalah !!" kekeh Sora
" Jadi bunda akan memaksa kak Erden ?? berarti bunda sudah tau kak Erden tak mencintai Anna ??" tembak Anna membuat Sora gelagapan
" kan kalian baru bertemu... wajar saja jika kalian belumlah begitu akrab, beri Erden waktu untuk lebih dekat denganmu Anna , bunda percaya Erden dengan cepat akan segera menyukaimu karena kau begitu sempurna !!" ucap Sora lagi
Namun Anna merasa perkataan Sora tak akan terwujud, ia melihat dengan mata kepalanya sendir bagaimana Erden memperlakukan Saran, ia mencium Sarah di tempat terbuka seperti itu artinya Erden memproklamirkan Sarah sebagai pendampingnya pada semua orang di istana dan artinya tak ada harapan untuknya.
" Bunda ... Anna tak mau bermimpi lagi, Anna baru saja melihat Kak Erden mencium Sarah dengan begitu mesra di tengah taman... di mana semua mata memandangi mereka dengan bahagia, Ana bukan gadis yang bodoh bunda.... Ana tau saat harus mundur dan menjaga harga diri Anna...permisi bunda !!" kekeh Anna dan ia pun segera keluar dari kamar Sora walaupun Sora berteriak memanggilnya berulang kali. Sora sangat marah kali ini...
" Kau benar-benar bodoh Erden !!😡😡" omelnya kesal
" di mana Erden ?? apa ia masih di taman dengan gadis sialan itu ??" tanya Sora pada kepala dayang.. gelengan dari Marco yang berada di belakang Sora membuat kepala dayang mengerti apa yang harus ia jawab
" Raja sedang berburu bersama nona Sarah !!" sahutnya sambil menunduk hormat pada Sora
" Jika Erden sudah datang, suruh ia menghadap padaku !! buatkan aku teh kesukaanku " titahnya lalu kembali ke kamarnya
" Beri obat tidur pada teh permaisuri Sora !!" bisik Marco pada kepala dayang..kepala dayang segera mengangguk sambil tersenyum senang
" Enak saja mau menganggu paduka yang sedang bekerja keras membuat penerus kerajaan Mongun!!" celetuk Marco membuat kepala dayang terkekeh
Sepanjang hari sampai malam Sora tertidur manis di kamarnya... Sedangkan Erden tak keluar sama sekali dari kamarnya, ia sedang begitu mabok berkebun... kebunnya sangatlah legit dan mengigit membuatnya ingin ingin dan ingin lagi...
Time to vote sista
Ditunggu vote dari kalian semua 😘😘
__ADS_1