Deep Heart

Deep Heart
257. Berita penting


__ADS_3

Selamat hari Idul Fitri


Minal aidzin wal Faizin


Mohon maaf lahir dan batin


Mohon maaf juga karena onel lama banget baru up lagi, karena selama bulan puasa onel sangat sibuk secara kerjaannya punya toko pakaian dan cosmetik sekaligus terima orderan rotmar 🤭🤭, menulis penting tapi cari cuan juga penting 😂


Baiklah karena edisi Idul Fitri telah usai kita lanjutkan cerita yang tak lama lagi akan usai ini......😘😘


😻😻😻


Sobaria.....


" Jangan melihat suamiku... tundukkan kepala kalian !!" ucap Milea saat menyambut suaminya yang baru saja pulang, semua dayang langsung menundukkan kepala mereka .


Milea berlari dan memeluk Juan dengan penuh rasa rindu di hati, Juan pun memeluk istrinya itu lalu mengecup keningnya


" Apakah kau merindukan aku selama bekerja Juan ??" tanyanya... pertanyaan itu selalu di ulangnya setiap hari


" Tentu saja Mileaku... makanya aku selalu pulang tepat waktu " jawab Juan


" Apakah ada wanita yang menganggumu ?? apakah kau meladeni mereka ??" tanya Milea lagi dengan wajah cemas.... ia sangat mencintai Juan, ia sangat tak tenang saat Juan pergi dari rumah walaupun Juan sudah menyakinkannya berkali-kali bahwa Juan akan menjaga dirinya dengan baik namun Milea tetap saja selalu resah


" Tidak ada yang mengangguku sayang , aku seharian hanya mengurusi ternak milik kita " sahut Juan dengan sabar


" Sungguh ?? kau tidak bohong ??" kejar Milea lagi, Juan tersenyum mendengar pertanyaan penuh nada cemburu dari istrinya itu


" Milea... jangan terlalu cemburuan , jika kau begitu terus lama-lama nanti suamimu malah malas pulang !!" tegur ibunya


" Ibuuuu.... !!" rengek Milea hendak menangis mendengar perkataan ibunya itu


" Tidak apa-apa ibu, aku tau Milea bertanya karena ia sangat menghawatirkan aku " bela Juan membuat Milea tersenyum seketika


" Ibu dengarkan....suamiku tidak keberatan dengan pertanyaanku , ayo sayang kita ke kamar ... kau harus mandi dulu !!" ajak Milea


" Kami permisi ibu !!" pamit Juan sopan


" Gendongggg....!!" pinta Milea manja sambil menyorongkan kedua tangannya


" Milea....suamimu baru saja pulang bekerja, ia pasti lelah... jangan manja begitu !!" tegur ibunya lagi


" Aku tidak lelah ibu, sungguh !!" ucap Juan sambil mengendong Milea lalu berjalan menuju kamar mereka... ibu Milea hanya bisa menggelengkan kepalanya


" Untung saja kau memiliki suami yang begitu sabar Milea hufff " omel ibunya


Juan tersenyum sambil mengendong istri manjanya itu ke kamar...


Entah mengapa jika Milea begitu cemburuan dan overprotektif padanya, ia bukannya marah tapi malah senang. Perhatian berlebihan dari Milea membuatnya merasa begitu di cintai....rasa yang begitu lama tak pernah hadir di dalam perjalanan hidupnya


Sesampainya di kamar, Milea membantu Juan melepas pakaiannya dan membantunya mandi. Hanya Milea seorang yang boleh melayani suaminya... ia tak ingin seorang wanita pun mendekati suaminya itu dan Juan tak keberatan dengan hal itu.

__ADS_1


Mereka sudah lebih sebulan menikah dan selama menikah Milea belum datang bulan sampai hari ini... Juan curiga sebenarnya Milea sudah mengandung tapi ia tak mengatakan apapun pada Milea karena takutnya itu hanyalah tebakannya semata.


" Apa itu sayang ?" tanya Juan melihat begitu banyak pakaian di atas sofa


" Itu pakaian kita yang kupesan untuk menghadiri acara pesta kerajaan Mongun sayang " sahut Milea senang , ia sudah tak sabar memakai gaun terindah dan berdandan secantik mungkin agar semua orang di Mongun tau betapa cantik istri seorang Juan


" Tapi mengapa begitu banyak ??" tanya Juan lagi


" Nanti kita akan pilih 3 yang terbaik Juan, aku ingin semua orang di sana tau bahwa aku adalah istrimu dan istrimu ini sangatlah cantik jadi tak ada yang berani menganggumu di sana " sahut Milea membuat Juan terkekeh


" Terserah padamu sayang, ayo kita mandi !!" ajak Juan dan segera masuk ke kolam


Seperti biasa jika Juan sudah berada di dalam kolam mandi...Milea segera bergabung. Milea selalu menunggu Juan agar mereka bisa mandi bersama, Setelah membuka baju mandinya ... Milea pun memasuki kolam. Senyum Juan langsung merekah melihat tubuh mulus, putih dan sexy istrinya yang mendekatinya sambil tersenyum begitu sexy.


Kegiatan mandi bersama setelah lelah bekerja ini sangat di sukainya, keduanya menghabiskan banyak waktu di kolam mandi setiap sore hari dengan kegiatan yang beragam. Terutama tentu saja kegiatan bercinta yang tak bosan-bosannya mereka lakukan .


Kali ini Milea yang memimpin pertempuran panas mereka di kolam mandi, dengan semangat Milea bergerak di atas suaminya sampai menimbulkan bunyi gemericik yang tidak pelan.


******* keduanya juga terdengar begitu bebas karena tak akan ada yang mendengarnya


" Ya terus Milea....ah ah...." rucau Juan yang sudah merasakan begitu nikmat, Milea dengan senang hati meneruskan gerakannya sambil meremas rambut gondrong suaminya dengan gemas


" Juan... aku sudah akan ah ah ah " ucap Milea sambil terus bergerak, mendengar itu Juan segera menganti posisi mereka karena ia belumlah puas lagi


******* kembali terdengar menghiasi kamar mandi yang begitu luas sampai keduanya mengerang bersama tanda mereka telah mencapai puncak bersama .


Sementara itu di ruang tamu.....


" Ya suamiku... ia sedang mandi sekarang, apa kau ada perlu dengan menantu ??.apa terjadi sesuatu ??" tanya Istrinya melihat wajah pucat suaminya itu


" Ada berita penting yang harus ku sampaikan pada menantu, bisakah kau memanggilnya ke mari ??" pinta bangsawan Edwin


" Jangan menganggu mereka, kau tau bagaimana putrimu jika kebersamaannya dengan suaminya di ganggu. Tunggu saja sebentar suamiku, mereka pasti keluar jika makan malam siap . Jangan lupa jangan sampaikan apapun sampai mereka selesai makan " sahut ibu Milea yang sudah paham dengan watak putrinya itu.


Bangsawan Edwin duduk di kursi dengan perasaan gelisah, sebenarnya ia bingung apakah berita ini patut di sampaikan pada menantunya ataukan tidak.


Tak lama Juan dan Milea keluar dari kamar mereka menuju ruang makan...


" Ayah... !!" sapa Milea begitu melihat ayahnya yang sudah duduk di kursi makan lebih dulu


" Duduklah Milea... Juan !!" sahutnya sambil tersenyum kecut.. sungguh Edwin merasa begitu dilema saat ini. Apalagi saat melihat wajah putrinya yang begitu bahagia saat ini, ia takut berita yang di sampaikan ya nanti akan membuat senyum lebar putrinya itu akan menghilang.


Namun jika ia tidak menyampaikan berita penting ini maka ia akan berdosa jika sesuatu terjadi .


" Apakah ayah sedang tidak enak badan ??" pertanyaan Juan itu mengagetkan Edwin dari lamunannya


" Tidak Juan... ayah baik-baik saja, habiskan makanmu !!" sahut ibu Milea


Selesai makan malam....


" Juan....ada yang ingin ayah sampaikan, ikut ayah ke ruang kerja !!" pinta bangsawan Edwin, Juan pun mengikuti mertuanya itu ke ruang kerja namun bukan hanya Juan.. Milea dan ibunya yang penasaran ikut masuk ke ruang kerja

__ADS_1


" Mengapa kalian berdua ikut kemari, ayah hanya perlu dengan Juan !!" tanya bangsawan Edwin


" Tidak ayah... Milea ingin mendengar ada apa, ibu bilang ayah ada berita penting !!" tolak Milea


Edwin menghela nafas berkali-kali sampai akhirnya...


" Ayah baru saja diundang minum teh oleh teman ayah, tak sengaja ayah mendengar perbincangan sekelompok prajurit di ruangan sebelah tempat ayah duduk tadi sore " ucapnya


" Lalu ??"


" Mereka ternyata adalah sekelompok prajurit yang tengah di beri perintah untuk pergi ke Mongun guna menjalankan misi penting Juan "


" Ke Mongun? menjalankan misi penting ? misi penting apa ayah ??" tanya Juan sudah mulai mengeti maksud pembicaraan ayah mertuanya itu


" Mereka di tugaskan untuk melenyapkan calon permaisuri Mongun dan..."


" Apaaaa?? siapa yang memerintahkan mereka ??" Juan langsung saja berdiri tegang


" Jika tidak salah pendengaranku itu permintaan dari permaisuri Sora dan Raja Max mengizinkannya . Permaisuri Sora tak mau putri Sarah menjadi permaisuri Mong..."


" Aku harus segera ke Mongun ayah, aku harus mencegah hal itu terjadi !!" ucap Juan


" Juan... jangan pergi, biar pengawal yang mengabari raja Erden !!" cegah Milea


" Maafkan aku Milea, mereka akan menyakiti rajaku... aku tak bisa tinggal diam !, kau diamlah di sini jangan kemana-mana termasuk ke Mongun.... di Mongun akan terjadi pertumpahan darah !!" sahut Juan lagi


" Tidak Juan jangan pergi, aku tak mau kau kenapa-napa!!" larang Milea lagi, namun Juan sudah tak mau mendengar apapun... kepentingan raja Erden adalah segalanya baginya. Juan berjalan ke kamar guna mengambil pedangnya dan ia segera berlari ke kandang untuk mengambil kudanya


Milea menangis tak merelakan kepergian suaminya itu


" Juan... hati-hati nak, ingat istrimu menantimu di sini !!" pesan bangsawan Edwin


" Ayah... bisakah aku minta tolong padamu !!"


" Katakan Juan...!!"


" Tolong jaga Milea dan anak kami jika aku tak kembali, aku sangat mencintai Milea melebihi nyawaku ayah... tapi ini masalah raja Erden, aku tak bisa tinggal diam " pinta Juan


" anak kami ?? apa maksudmu Juan ??" tanya Edwin bingung


" Sepertinya Milea sudah hamil ayah, tolong jagalan mereka untukku !!" pinta Juan lagi membuat Edwin ternganga... jika ia tau putrinya mengandung ia mungkin tak akan memberitahu Juan masalah ini


" Juan.. Juan... jangan pergi hik hik hik " Milea berlari memeluk leher Juan begitu erat, ia tak ingin suaminya pergi . Juan membalas pelukan Milea sambil memejamkan matanya... ia mencium wangi tubuh istrinya itu dan membawanya ke kalbunya...


mungkin saja ini adalah pelukan terakhir mereka... siapa tau


" Maafkan aku Milea, aku harus pergi !!" ucapnya kemudian lalu melepaskan pelukan Milea dan segera naik ke atas kudanya


" Juannnnnn !!!!" teriak Milea berulang kali sampai suaminya itu tak terlihat lagi, Juan sengaja tak lagi berpaling begitu menarik tali kekang kudanya... ia takut jika ia berpaling ia akan berubah pikiran....


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2