
Sebulan sudah Saga mencari keberadaan Amara, hingga akhirnya ia berhadapan dengan si penjual budak. Informasi terakhir mengatakan bahwa seorang gadis mirip dengan Amara telah di temukan di perbatasan dan di jual sebagai budak ke pengepul budak.
Sudah banyak penjual budak di datangi oleh Saga namun tak ada yang mengaku menerima atau menjual seorang gadis dengan ciri-ciri yang di sebutkan. Kini tinggal seorang saja lagi yang di datangi Saga. Seorang pria hitam gendut di depannya itu telah di hajarnya karena tak mau menjawab pertanyaannya.
" Ampun tuan.. ampun, baiklah saya akan mengaku hah hah....memang ada seorang gadis cantik yang lupa ingatan yang telah saya lelang " akunya akhirnya, Saga menarik kerah baju pria itu dengan kasar
" Pada siapa kau jual gadis itu hah ?? dan kapan itu ??" tanya Saga sudah tak sabar
" Aku sudah menjualnya pada dua orang pemuda... mereka menyamar seperti rakyat jelata namun mata ini tak bisa di bohongi, keduanya pasti orang istana ....bahkan salah satunya mungkin adalah kerabat Istana , sekitar ....hampir 2 bulan yang lalu " jawabnya sambil menghapus darah yang mengalir di bibirnya
" Apa ...?? kerabat istana Sobaria ?? siapa namanya ??" tanya Saga lagi
" Saya tidak mengenal keduanya....yang saya tau salah seorang membelikan budak itu untuk di hadiahkan kepada temannya !!" lanjut nya
Saga melempar si penjual budak dengan kasar hingga ia terlempar ke dinding
" Kurang ajar... Amara hanya di jadikan hadiah 🤬🤬 mereka fikir dia itu apa !!" ucap Saga dalam hati begitu marah
" Cari tau siapa mereka !!" titah Saga pada bawahannya
" Baik jendral... !!" Saga pun segera naik ke kudanya
" Tuan.. tuan...!!" panggil istri sang penjual budak
" Ada apa ??" tanya Saga
" Saat membersihkan wanita yang tuan cari saya menyimpan perhiasan di tubuhnya, apa tuan mau menebusnya ??" Saga pun turun kembali
" Mana ??" pinta Saga
" Ini tuan ....sebuah gelang dan cincin " jelas sang Istri
" Hanya ini ??"
" Ya tuan hanya ini saya berani bersumpah !!" sahutnya
Saga memperhatikan kedua perhiasan itu, sebuah gelang yang merupakan pemberian Astina dan sebuah cincin yang merupakan cincin kawin mereka.. Saga tersenyum senang
" Amara berarti benar itu adalah dirimu... kau masih hidup , tunggulah sebentar lagi aku pasti menemukanmu sayang !!" air mata Saga menetes sambil mencium kedua perhiasan istrinya itu
" Maaf tuan sebenarnya siapa wanita itu bagi anda ??" tanya sang istri
" Dia adalah istriku !!" jawab Saga
" Apa ...?? Lalu bagaimana gadis itu bisa lupa ingatan dan berakhir di sini ?? pantas saja tubuhnya begitu terawat " tanyanya lagi
__ADS_1
" Seseorang yang jahat memisahkan kami ... saat aku di medan perang dan istriku sedang hamil, makanya aku berkeras mencarinya ... sudah beberapa bulan aku mencari keberadaannya " lanjut Saga
" Kalau begitu saya permisi, mintalah berapa yang kau inginkan untuk perhiasan ini pada bawahanku !!" pamit Saga
" Tuan... tunggu sebentar !!" ucap sang istri lalu berlari ke dalam rumahnya kembali
Sang suami hanya melihat apa yang di lakukan istrinya... ia masih tak berani bergerak karena takut pada Saga. Sang istri keluar sambil membawa sebuah catatan di tangannya
" Istriku... itu melanggar aturan !!" cegah suaminya
" Kali ini saja suamiku... kasihan tuan ini mencari istrinya !!" kekeh sang istri lalu memperlihatkan catatan itu pada Saga
" Ini nama orang yang membayar istri tuan !!" ucapnya sambil memperlihatkan sebuah nama, mata Saga melotot...
" Kenan... ?? kerabat kerajaan... apa yang di maksud adalah pangeran Kenan ??" desis Saga
" Ia itu adalah pangeran Kenan....saya mengenalinya karena dulu saya sebelum di jadikan istri oleh suamiku... saya adalah budak istana " sahutnya
" Apakah tuan mengenalnya ??"
Saga mengangguk
" Terimakasih nyonya....saya akan memberikan bonus untuk informasi berharga ini " ucapnya sambil memberi kode pada bawahannya untuk membayar wanita tersebut
Saga segera berkuda kembali ke penginapannya, ia harus menyusun strategi terlebih dahulu sebelum melangkah
" Cari tau keberadaan Kenan saat ini !! apa ia ada di Sobaria sini atau sedang berada di kerajaannya sendiri !!" titah Saga
" Baik jendral... hamba berangkat !!" bawahan Saga segera pergi
" Kau... bawa surat ini beserta gelang ini dan berikan pada Astina, kasihan ia pasti juga selalu memikirkan Amara !!" titah Saga pada pengantar suratnya
Sembari menunggu informasi yang di butuhkan Saga pun beristirahat di penginapannya, walau sudah lebih sebulan ia di Sobaria... Saga belum pernah sekalipun menginjakkan kakinya di kerajaan untuk menengok Sofia. Kabar kehamilan Sofia sungguh membuatnya geram... mengapa wanita itu hamil di saat seperti ini ?? dan benarkan bayi di rahimnya itu adalah anaknya ?? mengapa ia harus memiliki anak dari wanita sejahat Sofia sedangkan anaknya dengan Amara di ambil oleh para naga 😭😭, kepala Saga semakin sakit jika memikirkan semua itu.
🏵️🏵️🏵️🏵️
" Jendral....saya sudah mendapat informasi yang jendral minta !!" lapor bawahan Saga pada malam harinya
" Katakan !!"
" Pangeran Kenan rutin sebulan sekali datang ke Sobaria untuk menjenguk ibunya. Permaisuri Soraya terus sakit sakitan .. dan jendral sangat beruntung karena kemarin pangeran Kenan baru saja datang ke Sobaria !!" lapor bawahannya sambil tersenyum
" Baik kalau begitu besok pagi kita ke kerajaan Sobaria, aku akan mengunakan Sofia sebagai alasan untuk mendekati Kenan !!" titahnya yang di angguki bawahnya, Saga merenung sambil menatap bulan... ia sudah tak sabar menanti pagi tiba
" Amara... aku akan mencarimu walaupun sampai ke ujung dunia aku tak akan menyerah... bertahanlah sayang !!" bisiknya sambil terus memandangi rembulan yang tengah bersinar terang
__ADS_1
🌷🌷🌷🌷
Vila Erden.....
Malika tengah memandangi rembulan yang bersinar begitu terang... entah mengapa ia begitu suka memandangi langit saat malam tiba, jiwanya merasa begitu tenang saat melakukannya
Pelukan hangat segara menghampirinya... membuat Malika tersenyum, siapa lagi yang berani memeluknya selain kekasihnya Erden.
" Mengapa kau begitu suka memandangi rembulan sayangku ?? apa kau tau rembulan itu membuatku sangat cemburu " ucap Erden membuat Malika tertawa geli
" Ada ada saja kau Erden, cemburu pada bulan ?? ha ha ha " gelaknya membuat nya terlihat tambah cantik di bawah sinar rembulan..Erden jadi begitu gemas... di tariknya Malika ke pelukannya
" Kau berani menertawakan aku ?? aku akan menghukum mu !!" desis Erden dan Erden pun mencium bibir manis Malika dengan penuh gelora....Malika membalas ciuman itu namun hanya sebentar, ia pun menarik bibirnya kembali
" Jangan nakal Erden !! aku tak mau pingsan lagi !!" ucap Malika....Erden hanya bisa menghela nafas panjang
" Aku bingung apa sih penyakitmu ?? tabib saja geleng kepala , mengapa setiap aku mengajakmu bermesraan kau selalu saja pingsan ?? " tanya Erden prustasi
" Maafkan aku Erden !!" sahut Malika...
" Tidak apa-apa Malika, memelukmu sepanjang malam sudah lebih dari cukup, aku yakin kesabaranmu akan membuahkan hasil suatu saat nanti !! cukup kau ingat ... aku sangat... sangat mencintaimu, jika seumur hiduppun aku hanya bisa memelukmu aku rela asal kita selalu bersama " ucapnya ...
" Cih... gombal !!"
" Terserah apa katamu, waktu akan membuktikan ucapanku Malika...."
keduanya pun kembali menikmati malam sambil memandangi rembulan
Istana Mongun...
" Apa ?? Erden sudah memiliki kekasih ??" beo Sora saat suaminya memberitahunya
" Ya..."
" Siapa gadis itu...?? anak siapa ?? dari keturunan mana dia suamiku ?? apa kau sudah pernah bertemu dengannya ?? apakah ia cantik ?? apakah ia terpelajar ?? Erden tak boleh memiliki kekasih dari golongan sembarangan " cecar Sora membuat Xoga terkekeh
" Ya ampun Sora... kau itu, biarkan saja anakmu senang jangan terlalu mengekangnya untuk urusan jodoh, dia sudah dewasa ... Erden bisa menentukan sendiri siapa calon istrinya kelak " sahut Xoga
" Tidak Saga....!! Erden adalah pangeran dan calon seorang raja, wanita yang mendampinginya haruslah wanita yang seimbang dengannya... !!aku takrela jika Erden sampai mengencani gadis biasa " kekeh nya sambil berkacak pinggang
" Pantasan saja Erden selalu tidur di vilanya, rupanya ada kekasihnya di sana.... dayang siapkan kereta besok aku akan mendatangi Erden ke bilangan!!" titah Sora
Waduh.....calon mertua galak beraksi 🤦🤦
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya