
Hanya pemberitahuan sista....
Jangan di baca saat masih puasa ya.....
Erden dan pasukan akhirnya sampai ke kerajaan Mongun. Begitu sampai ia langsung memanggil Marco
" Sampai di mana persiapan pernikahanku Marcon??" tanya Erden
" Sudah 50 persen paduka, hamba hanya memerlukan tanggal yang pasti kapan acara di adakan ??" jawab Marco
" Sebentar... paman Aflan akan segera menjemput istriku dan keluarganya... perjalanan dari sini ke sana sekitar 10 hari dan dari sana ke sini jika di total sekitar 20 hari di tambah istirahat , acara di laksanakan satu bulan dari sekarang . Kau sudah bisa mengumumkannya dan mengundang semua kerajaan di bawah kekuasaan kita dan kerajaan tetangga kecuali Sobaria dan kerajaan yang di bawahnya " titah Erden
" Baik paduka !!"
" Lalu bagaimana dengan kereta yang ku pesan... sudah selesai ??" tanya Erden lagi
" Kereta sedang di bawa ke mari...besok pagi paduka bisa melihatnya !!" jawab Marco lagi
" Baiklah... paman Aflan beristirahatlah hari ini, besok jika kereta kita periksa sudah ok.. paman bisa langsung berangkat untuk menjemput istriku dan keluarganya !!" titah Erden
" Apa kau tidak ikut raja Erden ??"
" Tidak paman... aku akan menjemput ayahku dan istrinya , banyak yang harus kubicarakan dengan ayah !! dan aku juga harus memastikan sendiri persiapan pesta pernikahan kami ....aku takut jika kutinggal semuanya nanti berantakan " jelas Erden
" Baik raja Erden kalau begitu sampai jumpa besok pagi !!" pamit Aflan
Erden berjalan menuju kamarnya dengan rasa lelah , ia langsung memasuki kamar mandi dan mengusir semua dayang ... ia tak mau ada yang mengganggunya. Sungguh ia sangat rindu pada istri pujaan hatinya...Sarah namun apa daya jarak yang begitu jauh memisahkan mereka saat ini
" Sayang... jika kita bertemu nanti aku akan mengurungmu 3 hari 3 malam di kamar kita ini dan memelukmu sepanjang waktu...
" Ohh Sarah betapa aku sangat merindukanmu sayangku... apakah kau di sana merindukan aku sayang ??" tanyanya pada rembulan
Pulau Saga.....
" Ibu.... sudah 3 Minggu kakak pergi mengapa tak ada kabar berita sama sekali, apakah kakak baik-baik saja ?? apakah kakak akan menjemput ku ibu ??" tanya Sarah dengan air mata berderai pada ibunya
" Sabar Sarah... jarak dari sini ke Mongun tidak lah dekat, dan kau tau suamimu harus juga harus menyelesaikan persyaratan dari ayahmu dan jarak Mongun ke Sobaria juga lumayan jauh putriku " jelas Amara
" Tapi setidaknya kakak kan bisa berkirim kabar padaku Bu... ini tidak ada sama sekali, pasti ia tidak rindu padaku dan anak kami hik hik " tangis Sarah lagi... Amara tersenyum sambil memeluk putrinya tersebut dengan penuh kasih sayang
__ADS_1
" Tidak mungkin Erden tidak rindu padamu sayang, kau tau betapa ia sangat mencintaimu ... buktinya ia menyanggupi persyaratan dari ayahmu, padahal persyaratan dari ayahmu itu tidaklah mudah... kau tau itu. Itu saja sudah membuktikan bahwa ia mencintaimu melebihi apapun sayang... jadi bersabar ya, sebentar lagi pasti ada kabar dari suamimu !!" hibur Amara
" Sekarang ayo makan yang banyak, suamimu pasti sedih jika nanti bertemu denganmu dan tubuhmu semakin kurus begini .... ayo makan dulu ya !!" rayu Amara namun Sarah tetap menggeleng saat Amara menyuapinya
" Sarah ....!!"
" Sarah maunya di suapi ayah !!" pintanya manja
" Baiklah sebentar..... adekkkk panggilkan ayah ke mari !!" titah Amara, tak lama Saga pun datang
" Ada apa ??apa kau sakit Sarah " tanyanya kaget melihat air mata putrinya
" Tidak suamiku... Sarah hanya rindu dengan Erden, dia mau makan tapi kau yang menyuapinya " jelas Amara
Dengan sabar Saga menyuapi putrinya yang tengah berbadan dua itu, ia merasa sangat sedih melihat tubuh putrinya yang semakin kurus kini
" Makanlah yang banyak Sarah, kau lebih kurus sekarang... !!" ucap Saga
" Ayah... Sarah sangat rindu dengan Kakak... tapi sepertinya kakak tidak rindu dengan Sarah " ucapnya kembali meneteskan air matanya
" Mengapa kau bilang Erden tidak merindukanmu ?? tentu ia sangat merindukanmu sebagaimana kau juga merindukannya "
" Tapi kakak tidak mengirimkan satupun kabar ayah... ini sudah 3 Minggu , Sarah takut di luar sana kakak tergoda gadis lain " protesnya lagi
" Ayahhhh ... ayah jahat malah tertawa 😡😡" omel Sarah
" Putriku yang cantik dan manja.... suamimu itu tak akan tergoda dengan gadis manapun di dunia ini kau tau kenapa ??" tanya Saga
" Kenapa ayah ??" beo Sarah
" Karena kau sudah memberi apa yang seorang pria idam-idamkan... kau cantik, sexy dan terutama di perut mu sudah ada calon anaknya , jadi tak usah berfikir macan-macam ... bersabarlah tak lama lagi pasti ada kabar untukmu okay !! sekarang tidurlah hari sudah malam " ucap Saga lalu mengecup kening putrinya dengan penuh kasih sayang
" Ayah.... Sarah ingin tidur dengan ibu lagi !!" pintanya ...membuat Saga hanya bisa mengangguk sambil menghela nafas
" Ayah akan memanggil ibumu ... kau berbaringlah !!" pesan Saga sebelum keluar kamar
Di kamar Saga....
Amara terlihat sudah siap dengan gaun malamnya yang begitu sexy, sudah 3 Minggu semenjak Erden pergi mereka tak pernah tidur sekamar karena Amara selalu menemani Sarah yang tak bisa tidur sendirian membuat Saga sudah sangat ketar-ketir kini melihat kemolekan istrinya itu
__ADS_1
" Sarah sudah selesai makan ?? " tanya Amara sambil mengoleskan ramuan pengharum dan pelembab kulit yang dibuatkan Isla
" Sudah...." sahut Saga dengan mata yang tak berkedip memandangi Amara
" baiklah kalau begitu aku akan ke sana !!" pamit Amara namun belum lagi mendekati pintu lengan kekar Saga meraih tangan Amara dan menariknya ke pelukannya
" Aku sangat rindu denganmu Amara !!" bisik Saga lalu memepet Amara ke dinding
" Tapi Sara..... ehmmmmm " suara itu terputus oleh ciuman panas nan menuntut dari Saga... ia sudah tak tahan lagi, ia membungkam bibir Amara dengan ciuman nan begitu panas dan menuntut membuat Amara hanya bisa pasrah bersender di dinding kamarnya
Tangan Saga dengan cepat melepaskan gaun malam itu dari tubuh Amara tanpa melepaskan cumbuannya pada tubuh istrinya
" Saga....Sarah menungguku !!" cicit Amara dengan suara terengah-engah saat bibir Saga kini tengah bermain di miliknya dengan posisinya yang masih bersandar di dinding
" Aku tak akan lama... aku janji ahhhhh !!" bisik Saga sambil memasuki Amara sambil berdiri... Amara hanya bisa mengigit bibirnya untuk menahan agar suara ******* tak keluar dari bibirnya , kedua tangannya melingkar di leher Saga dan tubuhnya bergetar hebat akibat pergerakan Saga yang cepat
Keringat mengalir deras dari keduanya namun Saga belum lagi berhenti... ia ingin merasakan sampai benar-benar puas baru ia akan berhenti karena ini kesempatan langka
" Sa ah ah .... " Saga tak memberi kesempatan Amara untuk bersuara, ia terus memompa
" Sebentar lagi sayang ....sebentar lagi !!" ucapnya tak mau melepaskan Amara
" Kita pindah ke ranjang Saga... kakiku gemetaran !!" pinta Amara yang sudah tak tahan dengan posisi itu, Saga langsung mengangkat Amara dan mengukungnya di ranjang... tanpa suara ia melanjutkan aksinya
" Tok tok tok... ibu kakak menunggu ibu !!" terdengar suara si bungsu di depan kamar
" Sebentar ibu ke sana !!" sahut Amara sambil memejamkan kedua matanya karena ia begitu menikmati hujaman demi hujaman dari suaminya yang tengah menggila di atasnya kini
Beberapa saat kemudian....
keduanya berebah sambil mengatur nafas mereka agar normal kembali, tak lama terdengar dengkuran Saga yang rupanya langsung tertidur setelah bercocok tanam . Amara berlahan membersihkan tubuhnya dan memakai gaun malamnya kembali. Setelah memakai piyama nya Amara berjalan berlahan ke kamar putrinya
" Saga... Saga jendralku, kau tak berubah walau sudah sekian lama....kau begitu kuat dan membara terhadapku " cicit Amara dan langsung tertidur begitu berebah di sebelah Sarah
" Mimpi indah ibu !!" ucap Sarah sambil memeluk ibunya yang terkulai lemas
" Hemmm kau juga sayang !!" sahutnya sambil tersenyum
Ya ya ya .... Saga ngak ada matinya memang ðŸ¤ðŸ¤£ðŸ¤£
__ADS_1
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya