
Cukup lama Aflan memandangi wajah cantik Isla yang terlihat kelelahan karena ulahnya tadi... akhirnya Isla pun membuka kedua matanya berlahan
" Pagi cantik... !!" sapanya dengan begitu bahagia
" Plakkkkkk....." terdengar tamparan Isla begitu nyaring menandakan ia menampar Aflan dengan sekuat tenaganya
" Dasar laki-laki bajingan !!!🤬😡" umpat Isla kesal
" Mengapa kau marah padaku Isla... kan sudah kubilang jangan membuatku melakukannya lagi, kau sendiri yang melompat ke pelukanku " protes Aflan sambil mengelus pipinya yang memerah
" Ya aku tau semalam aku yang melompat ke pelukanmu karena takut, tapi bukan berarti kau boleh tambah sampe 2 kali begitu dong... enak sekali kau ...kau fikir aku ini istrimu... kekasihmu hingga kau bisa memperlakukan aku sesukamu 😤🤬🤬" omel Isla begitu kesal
Gimana ngak kesal total jadi 3 kali Aflan melahapnya semalam... padahal kan sekali aja sudah cukup ðŸ¤ðŸ¤ðŸ˜‚😂
" Ya maaf... habis namanya baru saja merasakannya setelah sekian lama, sekali dua kali rasanya masih kurang saja... jangan salahkan aku juga dong jika semalam kau tak menimpaku kan aku juga ngak..."
" Sudah ngak usah banyak alasan, pokoknya aku sangat marah padamu Aflan dan aku benar-benar akan meracunimu jika kau berani melakukannya lagi padaku ... ingat itu 😡😡" tegas Isla sambil melotot... sedang Aflan hanya bisa tersenyum malu
" Ngak papa mendengar omelannya walau seharian, yang penting aku sudah puas bahkan sangat puas semalam he he, aduh lututku aja sampai sakit ini ðŸ¤ðŸ˜‚ " ucap Aflan dalam hati
( Dasar kau Aflan... ngak bisa di kasih kesempatan dikit langsung tancap gas 😂😂)
Berlahan keduanya pun keluar dari gua... matahari sudah lumayan tinggi, perut keduanya pun sudah berbunyi
" Isla kau duduk dulu di sini , aku akan mencari makanan untuk kita " ucap Aflan dan segera menghilang, Isla berlahan masuk ke sungai... ia ingin membersihkan dirinya dari keringat dan peluh semalam, Isla hanya bisa mengomel dalam hati mendapati tubuhnya yang sudah penuh dengan totol macan bekas tanda mata keganasan Aflan semalam.
Selesai mandi ... Aflan juga selesai berburu makanan, ia membawa banyak buah dan juga seekor kelinci. Tanpa suara Aflan menyalakan api
" Untuk apa kau menyalakan api Aflan ??" tanya Isla
" Untuk memanggang kelinci itu !!" tunjuk ya pada seekor kelinci putih nan begitu cantik
" Jangan... aku tak tega kalau ia di bunuh, aku mau membawa kelinci itu pulang saja !!" larang Isla melihat tatapan dari sang kelinci... Aflan tak bisa menolak tapi perutnya sangat lapar, ia tak akan kenyang hanya dengan memakan buah buahan.
Akhirnya Aflan mengalah ia menyelam dan menombak beberapa ikan untuk di bakar. Keduanya memakan ikan dalam diam... hanya mata Aflan yang terus menatap Isla dengan penuh rasa cinta
" Isla tak bisakah kita..."
__ADS_1
" Tidak....!!" potong Isla yang sudah tau arah pembicaraan Aflan
" Mengapa?? apa aku begitu jauh di bawah standarmu ??" tanya Aflan
" Aku tak bisa mencintai Aflan "
" Lalu jika kau hamil...??"
" Aku tak bisa hamil , karena itulah takdir ku " sahut Isla
" Bagaimana kau tau kau tak bisa hamil ??" kejar Aflan
" Itu syarat seorang peramal Aflan "
" Aku tak keberatan... aku sudah punya a...."
" Carilah wanita lain... jangan mengharapkan apapun padaku " tolak Isla kembali
" Katakan Isla sebenarnya apa yang kau takutkan dari membina hubungan ... aku janji aku bisa menerima semua yang ada padamu, cintaku padamu tanpa syarat " kekeh Aflan
" Sekali tidak tetap tidak... aku tidak takut apapun, aku hanya tidak menginginkannya, mengerti ??!! jangan bertanya lagi , ingat lupakan apa yang telah terjadi semalam plus lupakan aku !! " jawab Isla....Aflan hanya bisa menarik nafas panjang
Aflan lalu beranjak mencabuti akar pohon yang menjuntai dan membuat kantung untuk membawa kelinci yang ingin di pelihara oleh Isla, keduanya lalu berjalan berlahan menuju lokasi kuda mereka
" Kau bisa berjalan ?? apakah perlu ku gendong ??" tanya Aflan melihat Isla yang kesulitan berjalan
" Ini kau gendong saja kelinci ini, aku masih bisa jalan... ini semua karena kau lelaki kurang ajar 😤😤 " omel Isla kembali... Aflan hanya terkekeh mengingat ia semalam yang memang begitu menggila.
Saat selesai melakukannya yang ke dua kali... Isla kemudian tertidur, sedangkan tak lama tornadonya kembali tegak membuatnya mau tak mau kembali menaiki dan memasuki Isla. Isla yang tertidur pun sampai terbangun, ia begitu marah karena Aflan kembali melakukannya untuk yang ke tiga kali namun protesan dan penolakannya tak diindahkan Aflan, Aflan yang sudah kadung on terus saja bergerak di atas Isla tanpa ampun.
Jiahhh Aflan pantas saja Isla marah banget 🙄🙄ðŸ¤
🌷🌷🌷🌷
Total perjalanan Isla dan Aflan memakan waktu satu minggu. Aflan dan Isla memasuki vila saat malam hari, keduanya pun di sambut bibi dengan senang hati.
"Selamat datang tabib Isla tuan Aflan, bagaimana apakah kalian berhasil ??" tanya bibi penasaran.. keduanya kemudian mengangguk
__ADS_1
" Oh senangnya... silahkan mandi lalu makanlah dulu... " ucap bibi, karena lelah keduanya pun ikut saja
Aflan dan Isla makan dengan lahap namun dalam diam membuat bibi jadi bingung
" Apakah kalian bertengkar ?" tanyanya lagi
" Ee tidak bi ... mengapa bibi bertanya begitu ??" sahut Isla
" Ya ... karena kalian diam saja dari tadi, seperti suami istri habis berkelahi saja " sahut bibi
" Uhuk...uhuk...uhuk...." keduanya langsung terbatuk mendengarnya
" Tidak bi... kami hanya kelelahan hehe, iyakan Aflan ??" jawab Isla sambil tersenyum manis pada Aflan membuat wajah Aflan memerah seketika
" Iya cantik ...iya 🤤🤤🤤" sahut Aflan salah tingkah
" Ee ... mana jendral bi ? apakah kami bisa bertemu malam ini ?" tanya Isla mengalihkan pembicaraan
" Jendral ada di kamarnya bersama Amara namun semenjak tadi siang keduanya tak ada yang keluar... bibi tak berani menganggu " jawab bibi
" Wah... enak sekali pasti Jendral sedang lembur membajak sawah hehe " celetuk Aflan membuat Isla langsung melotot
" Jaga mulutmu itu duda mesum 😡😤" omelnya kembali kesal mengingat apa yang sudah terjadi di antara mereka
" Ha ha ha ... namanya juga duda ya tau lah yang begituan, kalau tabib Isla kan belum pernah makanya belum paham... iyakan tuan Aflan " sahut bibi membuat keduanya kembali terbatuk
" He he iya Bi " sahut keduanya dengan wajah memerah
" Tapi bibi curiga dengan kalian berdua.... sepertinya ada yang telah terjadi di antara kalian ?? benar kalian tidak sedang ribut ?? apa yang kalian ributkan ??" tembak bibi membuat keduanya terdiam seketika
" Sungguh bi... kami baik-baik saja, baiklah kalau begitu saya pamit mau istirahat dulu bi... selamat malam " pamit Isla dengan wajah pucat... ia melotot pada Aflan memberi kode agar Aflan tutup mulut
" Aku juga mau istirahat bi....selamat malam " sambung Aflan juga ikutan ngacir daripada di cecar bibi dan mulutnya lober bakalan di racun dia oleh Isla
Bibi tersenyum melihat keduanya yang salah tingkah, mata tuanya tak bisa di bohongi... cara berjalan dan gestur tubuh Isla sudah berubah...
" Ho ho ho kalian tak bisa membohongi mata tua ini !!" ucap bibi
__ADS_1
See you next eps sista 🥰🥰🥰