Deep Heart

Deep Heart
79. Sora di lawan


__ADS_3

Sora membuka kedua matanya saat mendengar bunyi ketukan di pintu kamarnya. Berlahan ia berusaha duduk, namun mengapa tubuhnya terasa sakit semua....apalagi kedua gunung kembarnya terasa begitu perih


" Dasar raja brengsek...!! aduhh " rintih Sora sambil berdiri dan merapikan ranjangnya yang begitu berhamburan sisa pertempuran semalam


" Ibu... ibu... apakah ibu baik-baik saja ??" terdengar suara Erden begitu cemas


" Sebentar nak...!!" teriak Sora yang sedang berkaca memperhatikan permukaan tubuhnya apakah ada bekas kissmark sambil menyisir rambutnya


" Pintar juga kau botak... " ucapnya setelah memastikan tak ada satupun bekas kissmark di tubuhnya. Sora kemudian membuka pintu kamarnya


" Ibu... apakah ibu sudah lebih baik?? semalam aku mengetuk tapi ibu seperti nya sudah tidur ... " tanya Erden sambil menyentuh kening Sora


" Ibu baik-baik saja Erden, hanya masih sedikit lemas mungkin efek dari obat semalam ....ada apa kau ke mari ?? "


" Aku di minta memanggil ibu untuk sarapan, semua sudah menanti ibu di meja makan " sahut Erden


" Tapi ibu belum mandi.. apa tidak terlalu lama mereka menunggu, sebaiknya ibu sarapan di kamar saja " tolak Sora


" Tidak ibu... mandilah, raja Max juga masih belum mandi " jawab Max lagi membuat Sora terbatuk


" Huh dasar kau raja mesum kurang ajar... 😤😤🤬, kapok kau mudahan lututmu itu patah !!" sumpah Sora dalam hati


Selesai mandi Sora berjalan menuju ruang makan istana bersama Erden, Sora mengandeng Erden dengan begitu manja... yah Erden adalah putra ke sayangannya, dari ke tiga anaknya Erden adalah anak yang paling di sayanginya.


Sora sengaja memakai pakaian yang sexy pagi ini... ia ingin membuat mata si raja laknut itu melotot... Sora akan memberi pelajaran pada lelaki brengsek itu 🤬🤬


Dan memang begitu Sora memasuki ruang makan, mata raja Max langsung melotot melihat kulit putih bersih mulus Sora yang terlihat begitu bersinar pagi ini


" glek.... " Max hanya bisa menelan salifanya melihat keseksian wanita yang semalam telah membuatnya menggila kini sedang berjalan begitu mengoda dan duduk di depannya, jika saja tidak ada istri dan anaknya ... saat ini pasti ia sudah menarik Sora ke atas ranjang kembali


" Selamat pagi Sora... bagaimana ke adaanmu pagi ini ? apakah sudah lebih baik ??" tanya permaisuri


" Saya sudah lebih baik ... terimakasih atas perhatian nya permaisuri "'sahut Sora sopan


" Minumlah gingseng ini Sora... ini adalah gingseng yang berumur 100 tahun, suamiku sengaja mengambilnya agar kau cepat sembuh dan segar kembali " lanjut permaisuri lagu sambil menyerahkan sebuah gelas yang berisi cairan coklat padanya... mau tak mau Sora menyambutnya


" Cih dasar raja bajingan, setelah puas memakai ku sampai aku lemas kini kau memberiku gingseng agar aku segar kembali dan kau bisa melakukannya lagi 😤😤 dalam mimpimu !!" omel Sora dalam hati namun bibirnya tersenyum begitu manis pada Max


" Terimakasih atas kemurahan hati anda raja !!" ucapnya lalu meminum cairan itu dalam sekali teguk... benar saja dalam sekejap tubuhnya terasa begitu hangat dan nyaman ... rasa sakit dan lemasnya langsung menghilang

__ADS_1


" Kakak Sora ... habis sarapan ini kita pergi berenang ya....Erden juga akan ikut kita !!" ajak Sofia


" Maafkan aku Sofia... siang ini aku dan adiknya Erden akan segera kembali kerajaan kami " sahut Sora mengagetkan semua terlebih Max


" What...?? ibu mengapa begitu cepat, bukannya ibu akan berada selama 2 Minggu di sini, ini baru seminggu Bu ??" protes Erden


" Ya Sora... lagi pula kau masih belum sembuh !!" ucap Max tak rela...


" Aku baik-baik saja berkat gingseng yang baru saja Anda berikan raja Max... dan Erden kau kan tau ibu tak pernah berpisah lama dengan ayahmu... ibu segera pulang karena sangat merindukannya " sahut Sora sambil tersenyum manis... Max meremas kedua jemarinya menahan rasa kesal....entah mengapa ia merasa begitu cemburu mendengar Sora begitu rindu pada suaminya


" Sebaiknya kau pulang beberapa hari lagi Sora, tak baik melakukan perjalanan jauh saat kau dalam kondisi kurang prima " ucap Max lagi....Sora berdiri dan berjalan melalui raja Max dan berhenti sejenak


" Terimakasih atas perhatian kalian semua, namun aku malah khawatir aku akan semakin lemas jika semakin lama berada jauh dari suamiku " ucap Sora sambil tersenyum penuh kemenangan .... Max hanya bisa menahan kemarahannya kini, tak mungkin ia bisa melakukan apapun di depan anak dan istrinya.


Sepanjang pagi hingga akan pulang Sora terus menempel dengan Erden , membuat Max tidak memiliki kesempatan sedikitpun untuk mendekati Sora. Sementara Sora tersenyum penuh kemenangan saat kereta mereka meninggalkan istana Sobaria


" Cih... Sora di lawan, cukup sekali aku kecolongan Max... aku tak akan jatuh di lubang yang sama 2 kali !!" ucap Sora dalam hati sambil memandangi Max yang juga hanya bisa memandanginya sampai menghilang


" Kali ini kau boleh menang Sora... tapi aku berjanji suatu saat kau akan datang dan meminta untuk bisa melayaniku !!!" sumpah Max dalam hati


KERAJAAN MONGUN


" Pagi juga Xoga... kau masih di sini ?? apa kau tidak ke istana ??" balas Astina begitu bahagia... selama Sora tidak ada keduanya selalu memadu kasih dan tidur bersama....seandainya ini bisa selalu terjadi... cicit Astina dalam hati


" Aku akan bersiap setelah memberikan sebuah kejutan untukmu " sahut Xoga


" Kejutan ??"


" Ya... ini !!" ucap Xoga sambil memperlihatkan sebuah surat pada Astina


" Surat apa itu Xoga ??"


" Ini adalah laporan penyelidikan anakmu Sora , bacalah... aku juga belum membacanya " Xoga pun menyerahkan surat tersebut pada Astina


Dengan wajah berseri-seri Astina membuka surat tersebut .. ia bahkan sampai duduk agar bisa membaca dengan lebih leluasa


Kepada Yang Mulia Raja Xoga


Setelah melakukan penyelidikan mendalam mengenai anak dari nyonya Astina yang di titipkan beliau pada adiknya yang bernama Asya 20 tahun yang lalu maka hasilnya adalah....

__ADS_1


Adik nyonya Astina begitu menikah pindah ke kerajaan sebelah mengikuti suaminya dengan membawa bayi perempuan tersebut bersamanya. Setelah menikah selama 5 tahun dan mereka tak kunjung di karuniai anak....suaminya pergi meninggalkannya dan menikah lagi dengan orang lain.


Asya merawat anak tersebut sampai berusia 12 tahun namun kemudian Asya meninggal karena sakit.


Setelah Asya meninggal... anak tersebut di rawat oleh bibi beliau yang juga tak memiliki anak... namun menurut berita tetangga mereka, anak itu di perlakukan seperti budak.


Saat kerajaan mereka di serang oleh kerajaan Mongun 5 tahun lalu, anak tersebut hampir saja tewas namun di selamatkan oleh prajurit kita dan di bawa ke kerajaan Mongun sebagai budak.


Jadi kesimpulannya anak tersebut sekarang berada di kerajaan Mongun namun anehnya hamba mencarinya ke semua tempat di mana para budak berada anak tersebut tidak di temukan. Anak tersebut di beri nama..... Amara.


Sekian laporan hamba, jika anak tersebut sudah di temukan hamba akan melaporkannya kembali


Salam.....Agusto


" Kasihan sekali anakku.... hik hik hik 😭😭😭" Astina menangis sesegukan begitu membaca surat tersebut, bagaimana tidak... memang dulu ia belumlah memberi nama untuk bayinya dan Xoga sudah membawanya...


Xoga memeluk Astina dan mengelus rambut Astina berulang kali


" Maafkan aku Astina... aku berjanji akan mencari di mana anakmu berada okey, sekarang berhentilah menangis !!" pinta Xoga


" Bangunkan rumah mewah untuk anakku Xoga... kau sudah berjanji !!" pinta Astina


" Ya sayang... kau tentukan saja di mana lokasinya, aku akan membangunkan sebuah istana mungil untuk anakmu ... aku janji " ucap Xoga lagi


Tok...tok...tok...


" Maaf menganggu Raja....ada laporan bahwa besok pasukan kita akan sampai dari perbatasan, mereka sudah menguasai jajahan kerajaan yang ke 3 !!" lapor hulubalang di luar kamar


" Baik .... siapkan penyambutan atas kemenangan pasukan kita !!" titah Xoga setelah membuka pintu kamarnya


" Tapi ada berita penting yang mulia !!"


" Berita penting ...?? apa itu ??"


" Jendral Saga... menikahi selirnya di Medan perang !!"


" Apaaaa...???"


Nah lho pada kebakaran jenglot tuh pada 🤣🤣🤣

__ADS_1


See you next eps sista


__ADS_2