Deep Heart

Deep Heart
124. Curiga


__ADS_3

Dengan cepat Xoga menuju rumah peristirahatan untuk menemui Astina, ia berkuda seorang diri sedangkan rombongannya menunggu di sebuah desa. Xoga ingin menemui Astina dulu sebelum memasuki kerajaan Mongun, hanya dengan cara ini ia bisa mengelabui Sora.


Sesampainya di rumah peristirahatan...dayang menyambutnya


" Mana Astina....?? mengapa kau yang menyambutku ??" tanya Xoga


" Nyonya Astina sedang berbaring di kamar tuanku raja, tadi siang permaisuri dan Putri ke sini dan terjadi kecelakaan hingga paha dan kaki nyonya Astina terluka !!" lapor dayang


" Apa... Astina... Astina !!" cicit Xoga sambil berlari ke kamar


" Astina...apa yang terjadi tadi siang ?? apa Sora melukaimu ??" tanya Xoga begitu cemas... tangannya membuka kain penutup kaki Astina dan melihat bekas lepuh di kaki mulus itu


" Tidak Xoga... tangan putri Sofia tak sengaja mengenai lenganku yang sedang memegang teko teh jadi air teh panasnya tumpah, aku tidak apa-apa dengan kejadian itu.." sahut Astina menenangkan Xoga


" Lalu apa yang membuatmu menangis ??"


" Kabar tentang Amara, benarkan putri ku meninggal jatuh ke air terjun Xoga ?? bagaimana bisa itu terjadi Xoga... apakah kabar itu benar atau hanya lah kabar burung belaka 😭😭?? " tanya Astina terisak, ia langsung memeluk Xoga dan bersandar di dada bidang Xoga


" Sabarlah Astina, kabar itu belum tentu benar tapi memang Aflan dan Saga tiba-tiba saja meninggalkan peperangan tanpa memberi alasan apapun pada yang lain...Saga juga belum melaporkan apapun padaku..Sekarang kau tenanglah dan beristirahat, besok pagi aku akan ke kerajaan dan akan memanggil Saga juga Aflan untuk melapor ... ok !!" pinta Xoga sambil membelai rambut halus Astina....wanita yang sangat di cintainya itu.


" Baiklah Xoga... aku akan bersabar, tolong lindungi putri ku... itu saja yang kupinta darimu Xoga " bisik Astina ... Keduanya pun saling pandang, rasa rindu menyelimuti keduanya karena lumayan lama mereka tak bertemu.


Xoga mencium Astina dengan penuh rasa cinta....Astinapun membalas ciuman Xoga. Rasa rindu di dadanya di tambah rasa cemas pada Amara membuat Astina memerlukan ciuman penenang dari Xoga..ciuman demi ciuman berlanjut...


" Apakah kita bisa ??" tanya Xoga di sela ciumannya


" Hemm... iya tapi hati-hati!!" sahut Astina dan langsung berebah dengan kedua tangannya melingkar di leher Xoga


" I sangat mencintaimu Astina, bertahanlah di sampingku sayang ahhh !!" keduanya pun melepas rindu setelah sekian lama tak bertemu


🌼🌼🌼🌼


Keesokan harinya Xoga sudah sampai ke kerajaannya, ia segera mengutus prajurit untuk meminta Saga dan Aflan melapor ke istana.


Namun sebelum prajurit meninggalkan Istana , Saga sudah datang lebih dulu... ia terlihat menenteng sesuatu dan memasuki ruang pertemuan di Mana Xoga dan semua aparat kerajaan berada.


Sofia dan Sora yang mendengar kedatangan Saga langsung berlari menuju ruang pertemuan.


" Salam Raja Mongun yang agung !!" sapa Saga memberi hormat


" Salam Saga....katakan mengapa kau meninggalkan peperangan tiba-tiba dan apakah benar berita yang beredar bahwa istrimu sudah meninggal , bagaimana hal itu bisa terjadi Saga ??" tanya Xoga tak sabar lagi, Saga menarik nafas sejenak....terlihat sekali bagaimana ia sangat sedih kini

__ADS_1


" Kami datang terlambat....sesampainya di vila, semua penjaga dan penghuni vila sudah terbunuh dan begitu kami sampai di rumah tebing air terjun....bibi sudah terbaring dengan pedang di dadanya dan istriku juga istri Aflan sudah tidak ada " jelas Saga dengan mata berkaca-kaca


Sofia yang mendengar hal itu langsung pucat, ia mengenggam tangan Sora dengan erat


" kakak....bagaimana ini, apakah Saga tau semuanya ??" bisiknya pada Sora....Sora pun tak kalah pucat, ia tak menyangka Saga akan menyusul istrinya secepat itu..


" Apakah Roxana membuka mulutnya ?? jika memang sampai Roxana tak menepati janjinya, bahaya 😱😱?" sahut Sora tak kalah pelan


" Lalu apa yang terjadi ??" tanya Xoga lagi


" Untungnya bibi masih hidup... walau dengan pedang yang sudah menancap semenjak siang, bibi masih bertahan dan bibi memberitahu kami siapa pelakunya !!" lanjut Saga dengan tatapan mata yang begitu nanar


" Siapa pelakunya ??" tanya Xoga sambil berdiri...betapa sesak rasa dada Xoga membayangkan kesedihan Astina mendengar berita ini


" Pelakunya adalah....."


jeng jeng jeng jeng... semua menahan nafas , apalagi Sora dan Sofia....wajah keduanya sudah seputih kapas


Keduanya pun sampai lupa menarik nafas menanti apa yang akan keluar dari mulut Saga


" Pelakunya .... adalah seorang wanita ....."


" Kakak......aku takut kak !!!" cicit Sofia meremas lengan Sora


" Siapa wanita durjana itu Saga ??" tanya Xoga lagi


" Dia adalah Roxana... cucu bibi sendiri, dan aku sudah berhasil menangkapnya dan menginterogasinya, dia tak mengaku siapa yang menyuruhnya... katanya semua ia lakukan sendiri karena sakit hati cintanya bertepuk sebelah tangan !!" papar Saga


" Roxana ???" beo Xoga , Sora dan Sofia masihkan berpegangan tangan


" Bagaimana mungkin kau meninggalkan saksi Sofia ??" bisik Sora kesal


" Entahlah kak....padahal semua sudah di habisi !!" jawabnya memelas


" Ya ... Roxana, setelah menerima pengakuannya, aku pun langsung menghukumnya !!" lanjut Saga


" Hukuman apa yang kau berikan pada perempuan hina itu Saga ??" tanya Xoga lagi... Saga tak menjawab, ia membuka kotak di tangannya yang semenjak tadi di tentengnya dan melemparkan isinya ke tengah ruangan


" Aaaaa... takutttt !!" teriak Sofia melihat kepala Roxana yang berguling di lantai....Sora pun melotot tak percaya melihat kepala Roxana yang terpisah dari badannya


" Saga... benar-benar marah nampaknya !!" cicitnya sambil berpelukan dengan Sofia, tubuh keduanya bergetar kini....bagaimana jika Saga tau mereka juga terlibat, apakah mereka juga akan bernasib sama dengan Roxana ??

__ADS_1


Wajah Xoga malah nampak lega melihat apa yang di bawa oleh Saga...


" Lalu bagaimana dengan Amara ?? apakah ia masih hidup ??" tanya Xoga lagi


" Entahlah ....sampai sekarang tubuh keduanya belum di temukan !!" sahut Saga menyembunyikan jika Isla sudah ketemu, ia harus melindungi Isla . Xoga nampak begitu sedih... hal yang tak di perhatikan oleh Sora kini karena ia sibuk dengan ketakutannya sendiri


" Jadi.. apa yang akan kau lakukan Saga ?? peperangan belumlah usai ... jika kau tak kembali setidaknya biarkan Aflan kembali !!" ucap Xoga


" Entahlah kak... beri kami waktu untuk memutuskan langkah selanjutnya... jika kakak tak keberatan ada hal penting yang ingin kubicarakan berdua saja dengan kakak !!" pinta Saga


Keduanya pun masuk ke ruang pribadi Xoga


" Katakan Saga ....dari mana kau tau jika istrimu dalam bahaya ??" tanya Xoga penasaran


" Itu karena tiba-tiba saja pihak musuh mendapat bantuan dalam jumlah yang besar....setelah kami selidiki ternyata kerajaan Sobaria menolong mereka kak " jelas Saga


" Apa Sobaria malah menolong pihak musuh ?? kau yakin Saga ??"


" Awalnya aku juga tak percaya namun Aflan tak mungkin salah, Sobaria sengaja membuat kami sangat kewalahan dan dari situ kami sadar itu semua untuk mengalihkan kami dari istri kami ,namun kami terlambat menyadarinya ... aku sangat bodoh kak hik hik hik !!" tangus Saga sambil terduduk lemas


" Sabarlah Saga, apa kau tau Astina juga sangatlah sedih . Jadi maksudmu.....Sofia terlibat ?? " tanya Xoga


" Entahlah kak apa Sofia terlibat, yang pasti ayahnya... Raja Max terlibat dan aku sangat curiga jika Roxana di perintah oleh raja Max untuk melakukan hal itu karena kami menangkapnya saat ia dalam perjalanan ke Sobaria "


" Jadi....apa yang harus kita lakukan Saga ??" tanya Xoga


" Beri aku waktu seminggu untuk mencari istriku, jika belum ketemu aku akan kembali ke Medan perang untuk menghabisi mereka semua, biar Aflan yang tinggal di vila untuk mencari Amara !!" jawab Saga yang di angguki oleh Xoga


" Aku ikut saja dengan rencanamu Saga, lalu bagaimana dengan Sofia ??" tanya Xoga


" Cari mata-mata terbaik untuk mengikuti pergerakan Sofia kak... aku yakin ia terlibat namun aku perlu bukti !!" pinta Saga..


" Baik Saga... aku akan melakukan apa saja untuk membalas kelakuan mereka terhadap Amara, percayalah aku mendukung hubunganmu dengan Amara !!" ucap Xoga sambil memeluk Saga...


Setelah pembicaraan nya selesai...Saga pun keluar dari ruangan Xoga


" Suamiku... ayo ke kamar kita !!kau pasti lelah aku akan melayanimu !! " terdengar suara Sofia membuat Saga menatapnya dengan tatapan tajam nan menusuk ...


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2