Deep Heart

Deep Heart
107. Sora Sakit


__ADS_3

Semalam Sora menangis... ia sama sekali tak bisa tidur, Sora bahkan bangun saat tengah malam lalu ke kamar mandi dan berendam dengan air dingin di kamar mandi. Seluruh tubuh dan otak Sora sangat panas hingga ia perlu mendinginkannya. Mungkin hanya dia yang tidur beralaskan air semalaman.


Berkali-kali Sora berfikir untuk menghabisi dirinya sendiri. Untuk apa lagi ia hidup jika suaminya saja tak mencintainya...begitu tega menghianatinya selama ini.


Semangat Sora sudah luluh lantah , gairah hidupnya mati seketika begitu mendapati kenyataan nan begitu menyedihkan. Apakah semua orang di kerajaan sudah tau perihal itu dan hanya dirinya yang tidak tau, betapa ia menjadi tertawaan seluruh penghuni istana , bodohnya dirinya bodoh sekali 😭😭😭😭


Menjelang pagi baru Sora keluar dari bak mandi... tubuhnya sudah memutih dan bergetar akibat terlalu lama berendam. Sora segera menyelimuti tubuhnya dengan selimut tebal dan menutup kedua matanya... ia begitu lelah kini, ia ingin menghilang dari dunia ini jika bisa.... Sora sudah menenggelamkan kepalanya di bak semalam namun begitu mengingat ke tiga anaknya .... Sora tak sanggup melakukannya.


Jika ia mati begitu saja... bagaimana nasip ke tiga anaknya.. apakah Erden kelak akan menjadi raja, apakah ke dua putrinya akan menikah dengan pria yang baik ??apakah anak selir itu lelaki atau perempuan?? jika lelaki maka ada kemungkinan selirnya akan menghasut suaminya untuk menunjuk anak mereka nantinya yang menjadi raja dan Erden akan tersisih begitu saja 😱😱


Tidak Xoga... tidak... setidaknya pengabdiannya selama ini tak boleh sia-sia, putranya harus menjadi raja dan memimpin kerajaan Mongun. Ia bahkan rela untuk membuat kesepakatan dengan para setan dan iblis untuk itu 😡😡.


Tubuh Sora tak bisa menahan cobaan ini, ia tumbang... saat Erden masuk memeriksa ibunya, ia begitu kaget mendapati tubuh ibunya yang begitu panas dan wajah ibunya yang begitu pucat, padahal semalam ibunya masih baik-baik saja.


Erden segera berlari memanggil tabib istana, Sofia dan permaisuri juga bergegas mendatangi kamar Sora dan menemani tabib memeriksa Sora. Tabib memberikan obat untuk Sora dan menyarankan agar ada seseorang yang menemani Sora 24 jam , karena jika suhu tubuh Sora terus naik bisa berbahaya.


Erden pun berjanji akan menemani dan merawat ibunya... ia meminta izin untuk mengambil cuti belajar sampai ibunya sembuh.


Selama 2 hari Sora tak bergerak... walau suhu tubuhnya sudah normal namun ia masih begitu lemas karena tak mau makan. Erden terus menjaga ibunya tanpa lelah....seumur hidupnya baru kali ini ibunya sakit membuat Erden sangat khawatir.


Max hanya mengawasi perkembangan Sora dari kejauhan. Sebenarnya ia begitu marah dengan kelemahan Sora... mengapa kau begitu mencintai lelaki brengsek seperti Xoga itu Sora ?? jerit hati Max


Setelah 3 hari ... Sora sudah lebih baik, walau ia masih tak terlalu mau berbicara namun wajahnya sudah tidak terlalu pucat lagi. Kesungguhan putranya yang merawatnya selama 3 hari ini setidaknya menghibur hatinya yang lara, setidaknya masih ada seorang pria yang akan selalu mencintainya yaitu putranya.

__ADS_1


" Ibu... aku akan pergi ke sekolah sebentar untuk memperpanjang izin cuti belajarku, apakah ada yang ibu perlukan ??" tanya Erden sambil mengenggam kedua tangan Sora dan mengecupnya berulang kali


Sora tersenyum melihat betapa Erden begitu menyayanginya


" Pergilah... ibu sudah sehat sekarang !!" ucap Sora lalu mengecup kening Erden dengan penuh kasih sayang


" Baiklah ibu.... beristirahatlah , Erden pergi dulu " pamit Erden


Sora berdiri dan berjalan ke balkon kamarnya... ia dapat melihat seluruh area kerajaan Sobaria dari balkon nya, matanya melihat ke bawah mengukur ketinggian nya


" Jika aku terjun dari sini kira-kira mati apa tidak ya ??" celetuknya dalam hati


" Segitu saja kekuatanmu Sora ?? kau bahkan berani melawanku seorang raja besar ini dan langsung layu dengan berita basi seperti itu ?? " suara bariton Max terdengar dari belakangnya, Sora berbalik dengan mata berkaca-kaca


" Karena aku menyukaimu Sora .. aku begitu kesal melihat kebodohanmu , bagaimana bisa kau begitu mencintai seorang pria brengsek seperti Xoga itu hah ??" balas Max .. keduanya saling tatap dengan mata yang berapi-api


" Semua itu bukan urusanmu Max !!" lanjut Sora


" Tentu saja urusanku Sora... bangkitlah Sora jangan jadi wanita bodoh, aku berjanji aku akan membantu membalas rasa sakit hatimu dan membantumu untuk memenuhi kemua keinginanmu " lanjut Max sambil berjalan mendekati Sora


Sora terhenyak mendengar ucapan Max tersebut


" Tapi semua itu tentu tidak gratis bukan ??" sindir Sora membuat Max terkekeh

__ADS_1


" Apa yang kuinginkan kau sudah tau Sora... itu bukanlah hal yang sulit bukan ?? kau akan mendapatkan banyak hanya dengan menyenangkan aku !!" bisik Max membuat bulu kuduk Sora meremang


" Siapa wanita itu Max ??" tanya Sora


" Besok Sofia akan mengajakmu ke vila kami .. ikutlah , sepulangnya dari vila aku akan menjawab semua pertanyaanmu ... cukup adil bukan ??" jawab Max ... ujung jemari Max dengan nakal berjalan di bahu Sora dan bermain sejenak di rambut halus Sora


Sora memandangi Max...


Yah, mungkin ia memang harus berkolaborasi dengan Max untuk membalas dendam, toh ia tak rugi juga hanya dengan membuat si mesum itu puas di atas ranjang... ia akan memiliki bantuan tak terbatas, baiklah... Ia akan mengikuti jalan yang telah dipilihnya kini


Berjalan di atas api pun akan di jalani Sora saat ini, rasa sakit hatinya yang begitu dalam telah merubah hati seorang Sora ..Sora berjalan masuk kembali ke kamarnya d Ngan segenap tekad di hati , Max mengekorinya tanpa berkedip. Sora membuka jubah tidurnya di depan Max tanpa rasa malu membuat air liur Max terjatuh seketika.... Sora berjalan masuk ke kamar mandi lalu berendam membersihkan dirinya, sudah 3 hari ia tak merawat tubuhnya....


Max ingin bergabung namun Sora segera melarangnya...


" Biar aku memulihkan tubuhku Max, kau bisa melakukannya nanti di vila... pergilah !!" titah Sora ... Max tersenyum mendengar Sora yang kini sudah kembali seperti sedia kala


" Baiklah Sora... sampai jumpa di vila " ucap Max dan segera menghilang. Sora membersihkan tubuhnya sebersih-bersihnya setelah nya ia pun makan dengan lahap... perjalanan balas dendamnya akan segera di mulai, ia memerlukan banyak tenaga untuk semua itu


Sora yang sedang sedih



See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2