Deep Heart

Deep Heart
215. Heboh


__ADS_3

Setelah beberapa hari di perjalanan dengan penuh kebahagiaan, keduanya pun memasuki kerajaan Hodun. setelah bertanya pada penduduk sekitar akhirnya Erden dan Sarahpun sampai di pintu gerbang kerajaan Hodun.


" Siapa kalian ?? ada perlu apa kalian dengan raja kami ??" tanya pengawal penjaga gerbang istana... mata Sarah asik melihat istana Hodun yang begitu indah dan mewah dari luar pagar... memang tak sebesar istana Mongun namun terlihat lebih cantik.


" Katakan raja Mongun berkunjung ....!!" sahut Erden membuat pengawal langsung gelagapan


" Apa anda benar-benar raja Mongun yang terkenal itu ??" tanya pengawal lagi... Erden segera mengeluarkan tanda pengenalnya membuat wajah pengawal langsung saja pucat.


Siapa yang tidak tau dengan yang mulia Erden, raja Mongun yang sangat luar biasa dalam 10 tahun bisa memperluas kerajaan Mongun jadi berlipat kali. Nama Erden begitu di takuti kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya termasuk Hodun


" Apakah raja Mongun akan menjajah kerajaan kami juga ?? jika tidak mengapa beliau datang ke mari ??" tanya pengawal sambil berlari bergegas ke dalam istana


" Hamba menghadap tuanku raja, ada berita penting paduka !!" ucap pengawal dengan nafas terengah-engah mengagetkan semua yang berada di ruangan tersebut


" katakan ada apa ?? mengapa wajahmu begitu pucat ??" tanya raja Hendrik yang asik mengobrol dengan para bawahannya


" A... ada tamu penting di luar istana paduka ..."


" Siapa dia ?? " tanya Hendrik


" Ra.... raja dari kerajaan Mongun datang ingin bertemu paduka !!" lapor pengawal tersebut membuat ruangan langsung heboh


" Raja Erden ke mari ?? apa kau yakin ??" tanya sekertaris raja ,.ia bahkan sampai berdiri dari duduknya


" ya tuan... benar , tadi beliau memperlihatkan tanda pengenalnya !!"


" tapi mengapa di luar terdengar sepi-sepi saja, di mana rombongannya ??"


" Beliau hanya datang bersama seorang gadis " jawab pengawal tersebut


" Bagaimana mungkin seorang raja datang tanpa banyak pengawal ?? apa kau berbohong pada kami hah 😡??" cecar salah seorang lagi

__ADS_1


" sungguh tuan... tamu itu sungguh raja Erden, saya berani bersumpah !!"


" bagaimana ini tuanku raja, bagaimana jika raja Erden ingin menguasai Hodun, artinya kita harus siap berperang sedangkan jendral Aflan malah tidak ada sekarang ??" tanya bawahan Hendrik panik


" Tenanglah.. jangan panik, belum tentu juga raja Mongun ke mari untuk menjajah kerajaan kita, siapa tau dia malah ingin bertemu dengan pamannya ...panggil jendral Saga kemari, katakan secepatnya ia harus ke istana....!!" titah Hendrik


" dan kau, persilahkan raja Mongun untuk masuk ke mari !!" lanjutnya lagi


" Baik paduka !!" sahut pengawal tersebut dan segera kembali


Sementara itu di luar istana..


" Kakak... mengapa mereka lama sekali, Sarah sangat gerah ingin mandi ....makan lalu tidur !!" rengek Sarah yang memang kelelahan sudah


" Baiklah cantik, kalau begitu kita ke penginapan saja dulu ya... besok pagi saja kita kembali ke sini " Erden lalu mengajak Sarah ke penginapan terbaik di kerajaan Hodun


Pengawal yang kembali ke depan istana bingung mencari keberadaan raja Erden, yang ternyata sekarang sudah tak berada di depan pagar istana


" kemana mereka.... apa kau melihat kemana mereka pergi ??" tanya nya pada rekannya... rekannya yang tak mengerti siapa Erden hanya menggeleng


" Apa mereka tak meninggalkan pesan padamu ??"


" Tidak... namun aku mendengar katanya besok pagi mereka akan kembali setelah beristirahat " jawaban itu membuat sang pengawal kembali lari tunggang-langgang ke dalam istana


" Lapor paduka...!! raja Mongun sudah tidak berada di depan istana karena terlalu lama menunggu katanya, beliau pergi beristirahat dan akan kembali besok pagi!!" lapor pengawal cemas


Ruangan pun gempar banyak spekulasi di lontarkan atas kedatangan Raja Mongun ke kerajaan mereka


" Tuanku raja....hamba rasa raja Mongun ingin menguasai Hodun namun dengan jalan damai terlebih dahulu... dan jika kita menolak baru mereka akan mengajukan perang pada kita... bagaimana ini paduka ??" tanya seorang bawahan Hendrik


" Tapi jika raja Mongun ingin menguasai Hodun mengapa ia datang seorang diri... biasanya ia mengutus bawahannya Jendral Marco !!"

__ADS_1


" Iya benar... lagi pula jika ingin menguasai Hodun... mengapa baru sekarang ?? raja Mongun sudah menguasai bahkan kerajaan di seberang dana... kerajaan kita di lewatinya, ku fikir dengan mengetahui pamannya berada di sini maka Mongun tak menjajah kita selama ini " banyak pendapat di kemukakan membuat Hendrik jadi sakit kepala


" Atau justru keberadaan jendral Saga yang membuat raja Mongun sekarang ingin menjajah kita, kalian semua telah mendengarkan bagaimana rumor perseteruan Raja Erden dan jendral Saga... pamannya karena memperebutkan seorang wanita !!"


" Ya bisa jadi...."


" Sudah hentikan semua opini yang belum tentu benar itu...panggil saja jendral Saga ke mari secepatnya, jika memang raja Erden datang besok setidaknya kita punya jendral Saga yang bisa berbicara dengannya !!" titah Hendrik


Seorang pejabat istana Hodun segera berangkat untuk menjemput jendral Saga


" Rapatkan pengamanan.... tambah pasukan di dalam istana, siapkan makanan yang enak untuk menyambut kedatangan raja Mongun esok hari !!" titah Hendrik sebelum ia meninggalkan ruangan


Raja Hendrik segera mendatangi istrinya di kamar, hatinya jadi sangat resah mendengar kedatangan raja Erden. Istrinya baru saja melahirkan tahun lalu setelah sekian lama berobat dengan tabib Isla akhirnya kabar baik mendatangi Hodun karena kini ia memiliki putra yang akan meneruskan kekuasaannya di Hodun, namun jika Hodun akan berperang dengan Mongun pastinya kerajaannya akan babak belur , luluh lantah tak berbekas lagi... lalu bagaimana nasip anak istrinya yang sangat di cintainya itu.


Saga adalah harapan satu-satunya yang bisa menyelamatkan kerajaannya dari kehancuran.


Gelak tawa istrinya terdengar tengah bermain dengan putra nya tersayang... Hendrik terdiam di depan pintu melihat bagaimana senyum lebar istrinya yang selama 2 tahun ini tak pernah lekang karena telah di beri kesempatan untuk hamil dan memiliki seorang putra


" Suamiku... ada kabar gembira untukmu !!" sambut istrinya melihat Hendrik di depan pintu


" Apa...itu istriku ?? bagaimana kabar putra kita ?? " sahut Hendrik berusaha menyembunyikan ke khawatiran nya di depan istrinya


" wakil tabib baru saja memeriksaku.... "


" apa kau sakit...?? apa yang sakit , mengapa kau tak memberitahuku jika kau sakit !!" potong Hendrik belum lagi selesai laporan istrinya


" Berlahan lah suamiku...dengarkan dulu aku sampai selesai !! wakil tabib sudah memastikan .... aku.....mengandung lagi sudah 3 bulan !!" ucap Istrinya dengan wajah berseri-seri


" apa.....kau hamil lagi .???? Hendrik langsung tambah pusing mendengarnya......


Lah dalah.....baru juga dengar Erden datang dah gempar kerajaan Hodun 🤭🤣🤣

__ADS_1


Bagaimanakah pertemuan ketiganya ?? bahagia atau pecah ?? jangan lewatkan eps berikutnya sis....


pasti heboh


__ADS_2