
Jendral Saga sampai sehari sebelum acara di mulai.. sepanjang jalan ia melihat betapa kerajaan Sobaria telah di hias begitu indah. Sepertinya acara akan di gelar besar-besaran di kerajaan ini.
Rakyat terlihat begitu gembira... mereka di beri makan gratis oleh kerajaan selama 3 hari 3 malam hingga mereka tidak bekerja. Rakyat berkumpul... berbincang sambil menari , merayakan pernikahan satu-satunya putri kerajaan Sobaria.
Saga hanya duduk di sebuah tempat makan... ia sengaja menghabiskan waktunya di luar istana saja. Saga sudah mengirim surat ke istana yang mengatakan ia akan sampai besok subuh jadi jangan khawatir dia pasti akan menghadiri acara tersebut.
Saga menyewa kamar di sebuah penginapan dan ia beristirahat di kamar penginapan tersebut dan akan masuk ke kerajaan pada subuh hari. Ya itu sebuah strategi agar ia tak perlu tidur sekamar malam ini dengan Sofia.
Sementara itu raja dan permaisuri Sobaria yang sedang cemas akhirnya dapat bernafas lega setelah menerima surat dari menantu mereka.
" Sudah saya bilang... Saga pasti datang permaisuri, walaupun Saga itu tak bisa di atur namun ia selalu menepati janjinya " ucap Xoga yang sudah berada di Sobaria sejak semalam
Senyum lega raja Sobaria terlihat jelas. Raja Sobaria sangat menyayangi putrinya, ia tak mau Sofia sekalipun merasa sedih.
" Pangeran Kenan beserta istri telah hadir !!" ucap punggawa istana mengumumkan kedatangan kakak dari Sofia yakni pangeran Kenan dengan kedua istrinya
" Kakakkkk..... !!" teriak Sofia dan berlari memeluk kakak nya, Kenan pun sangat bahagia melihat adiknya yang sangat di sayangnya itu. Keduanya berpelukan cukup lama. Kenan memang sangat tampan... jika Kenan bukan kakaknya tentu Sofia akan menikahi Kenan, makanya Sofia mencari sosok pria yang serupa dengan kakak nya dan akhirnya ia pun menemukannya pada seorang Saga .
" Bagaimana kabarmu, adikku sayang ??"
" Baik kakak....apakah aku akan segera memiliki keponakan kakak ??" tanya Sofia sambil melirik pada kedua iparnya... Kenan menarik nafas panjang
" Entahlah... keduanya masih belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan " sahutnya
" Mana suamimu....apakah dia ??" tanya Kenan sambil menunjuk ke arah Erden
" Bukan kakak...dia keponakan suamiku, suamiku akan datang nanti subuh dari perbatasan. Perkenalkan ini kakaknya suamiku dan Istrinya " Sofia pun mengenalkan keluarga barunya pada kakaknya.
Semua lalu makan malam bersama sambil berbincang hangat.
" Kakak... sudah hampir setahun kakak menikahi keduanya mengapa mereka belum juga hamil ?? apa kakak tidak meniduri mereka ??" tanya Sofia tanpa tembolok di depan semua orang
" Kau ini... bagaimana mungkin aku tak mengumpuli mereka, kau kan tau kakakmu ini begitu kuat... entahlah memang belum ada tanda-tanda kehamilan dari keduanya " sahut Kenan membuat kedua istrinya hanya bisa menunduk malu
__ADS_1
" Sudah ini adalah hari baik ... jangan membahas itu dulu nanti periksakan saja kedua istrimu pada tabib Maya... jika ada masalah biar tabib Maya mengobati mereka, jika mereka tak bisa memberimu keturunan kau tinggal menikah lagi nanti... apa susahnya " ucap Raja Sobaria membuat Sora terbatuk, ia paling tidak suka dengan hal itu
Xoga langsung memegang lengan Sora sebagai isyarat agar Sora tak mencampuri urusan kerajaan Sobaria. Sora akhirnya hanya diam saja sambil menghela nafas panjang
Selesai acara malam malam semua lalu masuk ke kamar masing-masing, hanya Erden yang keluar dari istana... ia berjalan-jalan menikmati pemandangan malam di luar istana. Begitu meriahnya keadaan di luar istana , semua rakyat berpesta dengan bahagia
" Ternyata Sofia begitu di cintai oleh rakyatnya !!" ucap Erden dalam hati
tuk....sebuah batu kecil mengenai kepalanya...Erden langsung menoleh mencari asal batu tersebut berasal
" Paman ??" Erden langsung naik ke penginapan di mana pamannya sedang bersantai di balkon kamarnya
" Paman....mengapa paman tidak langsung ke istana malah berada di sini ??" cecar Erden
" Kau tau mengapa Erden !!" sahut Saga sambil memejamkan matanya, semenjak tadi ia terus memandangi bulan dan bintang .... ia sangat rindu pada Amaranya
" Jadi paman benar-benar tak akan memberi putri Sofia kesempatan ??"
" Paman sehabis acara paman tinggal di sini saja ya... temani aku , aku harus belajar di sini selama 6 bulan " pinta Erden
" Kau belajar di sini ?? belajar apa ??" tanya Saga
" Aku belajar politik dan diplomasi juga tentang pemerintahan ahhhh... hal yang sangat ku benci !!" omel Erden....Saga terdiam sejenak, ia pun langsung terduduk begitu memikirkan sesuatu
" Erden... aku tak akan lama di sini palingan hanya seminggu, tapi aku ada tugas penting untukmu !!" pinta Saga
" Tugas penting ..apa paman ??"
" Selama kau di sini tolong kau awasi putri Sofia... apakah ia akan hamil setidaknya sebulan lagi... "
" Mengapa paman ??"
" Kau kan tau dia menjebak ku kemarin, namun aku sangsi kami melakukannya walaupun ia ngotot kami telah melakukannya. Jadi jika bulan depan ia tak hamil maka aku bebas " jelas Saga
__ADS_1
" Jika Sofia ternyata hamil ??"
" Entahlah apa yang harus aku lakukan nanti... tapi setidaknya aku harus bertanggung jawab jika memang ia mengandung anakku " sahut Saga begitu berat
" Baiklah paman... Erden berjanji akan melaksanakan tugas dari paman " janji Erden
" Pulanglah Erden ... ini sudah tengah malam !!"
" Tidak paman... aku menginap di sini saja dengan paman, besok kita bersama-sama ke istana " ucap Erden lalu berebah di sebelah Saga juga sambil memandangi bintang-bintang di langit Sobaria
" Paman bagaimana dengan kekasih paman ?? apa paman akan melepaskannya " tanya Erden kemudian
" Tidak Erden... aku sangat mencintai Amara.. sangat sangat mencintainya, aku tak bisa melepaskannya ..lebih baik aku mati dari pada kehilangan Amara " sahut Saga
" Jadi namanya Amara ?? wah namanya saja sudah cantik apalagi orangnya, dimana dia paman... aku ingin sekali bertemu dengan kekasih hati paman !!" sambut Erden senang
" Tentu saja dia sangat cantik Erden, itulah mengapa aku begitu tergila-gila padanya. Dan kau tak akan pernah bertemu dengannya... aku tak akan mengizinkanmu !!"
" What...?? why ??"
" Karena kau pasti jatuh cinta juga dengannya seperti aku, aku tak mau kita ribut karena wanita Erden !!" sahut Saga mengingat ramalan Isla
" Paman.... tak mungkin lah aku menyukai dan berebut wanita dengan paman !! memangnya aku ini keponakan macam apa ??!!" sahut Erden kesal karena Saga selalu menyembunyikan kekasihnya dari dirinya
" Kau bisa bertemu Amara jika Amara sudah melahirkan anak kami... saat itu dia pasti gemuk dan kau tak akan menyukainya ha ha ha " lanjut Saga terkekeh
" Pamannn!!!!😤😡😡😡I hate you !!"
" I love you to Erden ha ha ha !!" gelak Saga melihat Erden yang memonyongkan bibirnya karena kesal
" Cih... lebih cantik juga hantu di vila paman dari pada kekasih paman itu !!, jika aku bertemu dengannya walaupun ia hantu aku akan menikahinya Wek !!" omel Erden kembali membuat Saga tergelak
See you next eps Jangan lupa untuk selalu memberikan like komen dan vote untuk karya2 anak bangsa 🥰🥰
__ADS_1