
Assalamualaikum....
Pembaca sekalian mohon maaf jika onel lama baru up lagi, sehabis lebaran ayah onel berpulang ke Rahmatullah... jadi beberapa hari onel sibuk dengan urusan keluarga, harap maklum pembaca sekalian ya 🥰🥰.
❤️❤️❤️❤️
Hari besar pun tiba....Hari ini adalah hari pernikahan ulang di mana pernikahan di lakukan sesuai dengan kebiasaan kerajaan Mongun. Upacara pernikahan akan di langsungkan di aula kerajaan di saksikan semua petinggi kerajaan dan tamu-tamu khusus seperti para raja dan permaisuri dari kerajaan tetangga.
Setelah pernikahan selesai di lakukan baru upacara pengangkatan Sarah sebagai permaisuri kerajaan pun Mongun di lakukan.
Acara lalu di lanjutkan dengan menjamu para tamu .
Sepanjang acara mata para tamu hanya tertuju pada Sarah yang memang terlihat begitu cantik hari ini..Apalagi senyum tak pernah lepas dari wajah cantiknya itu semakin membuat semua orang terpesona pada kecantikan Sarah.
Di tambah Sarah begitu ramah pada semua tamu, membuat semua tamu memuji kepandaian raja Erden dalam memilih istri.
Akhirnya acara yang di nanti rakyat Mongun pun tiba, raja dan permaisuri raja akan berkeliling kerajaan menyapa rakyat Mongun dengan mengunakan sebuah kereta .
Dengan kereta itu semua penduduk bisa melihat raja dan permaisuri mereka dari dekat.
" Erden... apa tidak sebaiknya acara arak-arakan di tiadakan saja, perasaan ayah tidak enak..." ucap Xoga mendekati Erden
" Tidak bisa ayah... apa ayah tidak mendengar bagaimana rakyat kita semenjak pagi sudah mengelu-elukan nama Sarah, mereka sangat ingin bertemu dengan permaisuri mereka ayah " sahut Erden
" Tapi Erden...."
" Percayalah ayah....semua akan berjalan dengan lancar " potong Erden sambil memeluk ayahnya lalu berjalan mendekati istrinya dan mengajaknya ke kereta
Xoga merasakan bagaimana dadanya bergetar hebat setelah memeluk Erden, ia segera mendatangi Saga dan meminta Saga untuk mencegah Erden.
" Kita tak bisa menghentikan acara yang sudah di nantikan oleh rakyat Mongun kak " sahut Saga
" Tapi Saga... perasaanku sungguh tak enak, aku yakin sesuatu yang buruk akan terjadi " pinta Xoga ngotot
" Begini saja kak.. aku akan meminta pengamanan untuk Erden dan Sarah di tambah , untuk menghindari sesuatu yang tak diinginkan terjadi " lanjut Saga
" Tapi Saga....hatiku belum tenang , sungguh !!"
" Begini saja kak... aku dan Aflan akan turun ke lapangan agar kakak tenang , bagaimana ??" saran Saga
" Hufff baiklah Saga... jika kau dan Aflan turun langsung , aku baru bisa merasa tenang " ucap Xoga
" Sekarang kakak temani saja para tamu dengan istri kakak, aku dan Aflan akan mengawal Erden dan Sarah ... Aflannnn ayo !!" panggil Saga , Aflan langsung saja mengekor walaupun tak mengerti .
" Kakak.... keretanya cantik sekali dan sangat mewah !!" puji Sarah sambil naik ke atas kereta
" Tentu saja... ini adalah kereta kebanggaan kerajaan Mongun sayang, ingat kau hanya boleh tersenyum dan melambai pada rakyat kita... tidak boleh berbincang atau bersentuhan langsung " ucap Erden
__ADS_1
" Mengapa ?? nanti aku bisa di bilang sombong jika tak mau berbincang dengan mereka " protes Sarah
" Itu untuk keamanan mu sayang, mana tau di antara mereka yang berbaris di pinggir jalan itu ada penjahat yang ingin mencelakai kita " jawaban itu membuat Sarah pun diam
Kereta mulai berjalan berlahan meninggalkan istana menuju alun-alun, begitu gerbang istana terbuka suara gegap gempita masyarakat terdengar . Mereka meneriakkan nama permaisuri Sarah dan raja mereka bergantian dengan penuh semangat.
" Permaisuri sangat cantik !!" teriak mereka bersambung seolah memberitahu rakyat yang belum melihat bahwa permaisuri mereka sungguhlah begitu cantik jelita.
Sungguh rakyat Mongun sepanjang jalan utama kerajaan berlomba untuk dapat melihat permaisuri mereka yang baru.... Permaisuri Sarah yang mereka gelari sebagai bintang terindah dari Mongun.
💔💔💔💔
Sepasang kaki dari kejauhan terus berlari, sepanjang ia berlari terlihat darah menetes seiring dengan hentakan kakinya yang terus berlari tak mau berhenti mendekati kereta kerajaan .
Kepala pria tersebut berdarah... tangannya juga terluka bahkan juga kaki nya , namun semua luka itu tak menghentikan tekadnya untuk terus mendekati kereta raja Erden berjalan.
" Permisi.... beri jalan... permisi, raja Erden.....paduka Erden !!!" panggil pria tersebut , namun suaranya tenggelam dalam teriakan rakyat yang begitu uforia sampai ia terjatuh karena sudah sanggup lagi berdiri
" Jendral Saga ... di belakang sana ada seorang pria yang mencurigakan, apakah kita perlu menangkap nya ??" lapor seorang prajurit pada Jendral Saga yang berkuda di samping kereta kerajaan
" Siapa dia ? apa musuh ?" tanya Saga
" Dia terluka jendral....sangat parah "
" Terluka ?? Aflannn ikut aku !!" panggil Saga penasaran, Saga dan Aflan pun mendekati pria yang di laporkan itu. Pria tersebut terlihat tertelugkup dan masih berusaha untuk bangun sekuat tenaga
" Jawab pertan.....Juan ??" Aflan begitu kaget begitu melihat pria yang di baliknya itu ternyata Juan, Aflan segera memangku Juan
" Ambilkan air !!" teriaknya pada prajurit yang lain
" Aflan....dia ??" tanya Saga yang tidak mengenal Juan
" Dia prajurit Mongun jendral...Juan katakan mengapa kau jadi begini ??" tanya Aflan... namun Juan belum bisa juga berbicara ... bibirnya begitu kering
Aflan segera memberikan minum pada Juan begitu prajurit memberinya segelas besar air
" Uhuk...uhuk..uhuk..." Juan terbatuk begitu air mengenai tenggorokannya, ia bahkan memuntahkan darah . Aflan menyeka wajah Juan yang penuh darah itu dengan air sisa tadi , hingga wajahnya terlihat jelas.
" Hamba mem..bawa ka....bar penting " ucap Juan akhirnya
" Kabar apa ??" tanya Saga
" Raja Max dan So.... Ra... mengirimkan pasukan pe...uhuk uhuk "
" Pasukan apa ??" kejar Saga
" Pasukan pembunuh untuk menghabisi permaisuri..... Sarah, selamatkan segera mereka sudah di... sini uhuk uhuk " Juan kembali batuk dan muntah darah
__ADS_1
Saga segera melihat ke arah kereta di mana putrinya berada
" Kurang ajar kau Sora... sampai kemana mau kau bawa dendammu itu " ucap Saga kesal lalu kembali menaiki kudanya mengejar kereta kerajaan...
" Hentikan keretanya hentikan !!!" teriak Saga memacu kudanya sekencang mungkin...
Namun terlambat , terlihat dari atas puluhan panah tengah melesat mengarah ke arah Sarah
" Erdennnnn lindungi Sarah !!!" teriak Saga juga Aflan yang menyusul
di belakang Saga setelah memerintahkan beberapa prajurit membawa Juan pada tabib istana
Erden yang mendengar peringatan Saga, segera melihat ke atas dan benar puluhan anak panah sedang mengarah padanya dan juga Sarah
" Formasi pelindung satu !!" titah Erden sambil memeluk Sarah
" Bersembunyilah di tubuhku Sarah, jangan sampai anak panah itu mengenai mu !!" ucap Erden .....para prajurit segera mengangkat tameng yang mereka bawa dan menutupi kereta dengan semua tameng itu hingga anak panah nya memantul mengenai tameng
" Kembali ke istana !!" titah Saga, kereta pun berpaling ke istana tetap dengan formasi tingkat satu tersebut, sedangkan Aflan segera memimpin pasukan mencari asal muasal anak panah itu berasal.
Dengan cepat Aflan dapat menemukan asal panah tersebut, para prajurit kiriman Sobaria bersembunyi di atas pohon tinggi tak jauh dari lokasi
" Serang mereka... habisi jangan ada tersisa satupun dari mereka, berani sekali mereka masuk ke wilayah Mongun ...!!" teriak Aflan begitu berang
Ratusan bahkan mendekati seribu prajurit langsung menyerang penyusup yang berjumlah hampir 50 orang itu, akhirnya semua penyusup dapat di taklukkan oleh prajurit Mongun.
💘💘💘💘
Kereta pun kembali ke istana, setelah memasuki pintu gerbang istana baru formasi tameng bubar. Saga segera memeriksa putrinya dan Erden yang berada di dalam kereta, ia melihat Erden masihlah memeluk Sarah sambil berdiri
" Sarah kau tidak apa-apa nak ??" tanya Saga cemas, Sarah segera melepas pelukan suaminya
" Sarah baik-baik saja ayah !!" sahutnya
" Tapi... mengapa kau berdarah ??" tanya Saga dan
bruk....Erden pun terjatuh
" Kakakkkkk.......!!" jerit Sarah melihat suaminya terjatuh dengan anak panah menembus dadanya, rupanya ada satu anak panah yang lolos dan pengendali punggung Erden yang menembus sampai ke dadanya
" Erdennnnn !!!!" Saga begitu kaget melihat Erden terjatuh dengan tubuh bersimbah darah
Apakah Erden akan selamat atau tidak ??
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya
__ADS_1