Deep Heart

Deep Heart
156. Sofia oh Sofia....


__ADS_3

" Bukan ayah yang meninggalkan ibumu Erden, tapi ibumu yang meninggalkan ayah !!" sahut Xoga


" Apa maksud ayah ?? Erden sungguh tak mengerti , ibu sangat mencintai ayah tak mungkin ibu meninggalkan ayah ?!!" tanya Erden tambah bingung


" Ibumu menitipkan surat ini saat ia pergi, sebenarnya ayah tak mau kau membacanya tapi agar kau paham ....bacalah son !!" Xoga lalu menyerahkan surat yang di tulis sendiri oleh Sora


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Xoga saat kau menerima surat ini artinya aku sudah berada jauh dari Mongun, entah itu akan baik untukku atau tidak yang jelas itu yang terbaik untuk putraku Erden.


Xoga setelah Erden menjadi raja, aku membebaskan mu sebagai suamiku . Pergilah dari Mongun dan temui cinta sejati mu...ini adalah bentuk permintaan maaf ku atas apa yang telah di alami gadis yang tak bersalah itu.. Amara


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


" Sekarang kau paham Erden, ayah bukan lagi suami dari ibumu... ibumu melepaskan ayah untuk bersatu dengan Astina maka Amara kini menjadi adik tirimu " ucap Xoga


" Sebenarnya apa yang terjadi antara ayah, ibu dan nyonya Astina ayah ??" tanya Erden, akhirnya Xoga pun menceritakan masa lalu nya dengan Astina dan bagaimana ia berakhir dengan menikah dengan Sora dan memiliki 3 anak hingga sekarang.


" Menikah karena terpaksa itu tidak enak Erden, ayah sudah menjalaninya seumur hidup ayah. Itulah sebabnya ayah menyetujui Saga menikahi Amara karena berpisah dengan wanita yang kita cintai itu sangatlah menyiksa. Ayah berharap hal ini tidak akan terjadi padamu kelak... ayah memberikan kau kebebasan untuk memilih pendamping hidupmu sendiri son !!" lanjut Xoga sambil memeluk Erden


" Apakah ibu akan baik-baik saja ayah ??"


" Semoga Erden....semoga !!"ucap Xoga... Erden memandangi langit nan begitu temaram


" Mengapa nasipku begitu buruk... Malika...Amara atau siapakah kau cantik, mengapa kau harus menjadi adik tirimu dan yang paling parah kau adalah istri pamanku , andai ayah tau betapa hatiku begitu merana saat ini 😭😭" keluh Erden


πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…


Sementara Sora menderita di belahan lain Amara dan Saga sedang berbunga-bunga. Setelah lama terpisah dan kini dapat berkumpul lagi keduanya seolah sedang berpacaran lagi..Setiap hari di lalui berdua dengan penuh kebahagiaan.


Malam panas kembali mereka lalui selama berada di istana mini Astina..Astina sangat bahagia melihat putrinya kini sudah berkumpul lagi dengan Saga, ia berharap Amara segera hamil kembali agar ia bisa menimang cucu.


" Suamiku... bolehkah aku bertanya ??" tanya Amara setelah nafasnya normal kembali sehabis melayani hasrat Saga yang seolah tak ada habisnya itu.


" Tentu saja boleh sayangku...katakan apa yang ingin kau tanyakan !!"

__ADS_1


" Ee.....bukankah dulu sebelum aku hilang ingatan aku sedang hamil , tapi begitu aku mendapat kembali ingatanku ... perutku sudah kempes , apakah kau tau apa yang terjadi dengan anak kita suamiku ??" tanya Amara membuat Saga terdiam....


Saga bingung apakah ia harus mengatakan yang sebenarnya ataukah harus berbohong pada Amara perihal putri mereka ...Saga memandangi manik mata Amara...


" Kau sungguh ingin tau ??" tanyanya sambil memainkan bibir Amara dengan jempolnya, Amara mengangguk pelan.


Saga tak menjawab... ia malah berbaring sambil menatap langit-langit kamar mereka membuat Amara tambah penasaran. Amara bangun dan menaiki suaminya sambil tersenyum usil....


" Mengapa kau tak menjawab pertanyaanku suamiku ??" tanyanya sambil bergerak pelan di atas Saga membuat Saga mengerang seketika.. kedua tangan kekar Saga segera menahan pinggul Amara


" Baiklah aku akan menjawabnya tapi setelah yang satu ini !!" ucap Saga dan membalik keadaan dengan cepat, Saga menciumi Amara dengan penuh nafsu....entah mengapa Amara selalu membuatnya membara , apakah karena kecantikannya...wangi tubuhnya... ataukah karena tubuhnya yang begitu sexy... yang jelas semua itu membuatnya tergila-gila pada istrinya itu. Malam kembali dihiasi ******* yang bersambut sepasang suami istri yang begitu mencinta.


Amara dengan sabar menanti Saga bangun dari tidurnya, ia sangat penasaran apa yang terjadi dengan anak yang di kandungnya saat itu.


Saga tersenyum bahagia saat ia membuka matanya dan ia melihat Amara yang juga memandanginya dengan pandangan penuh cinta, sungguh pagi nan begitu membahagiakan.


" Aku menunggu ...!!" ucap Amara , Saga paham apa yang di maksud istrinya itu. Saga bangun lalu memakai piyamanya dan menarik tangan Amara menuju balkon kamar mereka.


" Saat kau terjatuh dari air terjun... para naga menolongku Amara hingga kau selamat, mereka lalu merawatmu hingga kandunganmu berumur 7 bulan..." ucapan Saga terhenti...


" Lalu putri naga mengambil bayi kita dan memeliharanya hingga saat ini, mereka mengambil putri kita sebagai balasan karena telah menyelamatkan mu !!" lanjut Saga ... air mata Amara segera menetes


" Jadi kita memiliki seorang putri...?? mengapa kita tak..."


" Maafkan aku sayang... kita tak bisa mengambil nya sampai usianya remaja nanti, jika mereka tak menolongku kau tak akan selamat .... jadi bersabarlah ya !!" pinta Saga sambil memeluk Amara yang menangis


" Kasihan sekali putri kita... harus hidup di tengah-tengah para naga , bukan di pelukan kita hik hik hik " Amara sungguh merasa sedih, Saga hanya bisa memeluknya dengan erat


" Suamiku...."


" Ya Amara ...?"


" Bisakah kita menengok putri kita ??" pintanya membuat Saga terdiam


" Amara perjalanan ke sana sangat jauh, dan juga berbahaya "

__ADS_1


" Please Saga !aku hanya ingin melihat dan memastikan bahwa putri kita baik-baik saja !" pinta Amara


" Baiklah sayangku... kita akan pergi nanti jika keadaanmu sudah benar-benar pulih " akhirnya Saga menyerah


🌼🌼🌼🌼


SOBARIA....


" kakak.... mengapa malah kak Sora yang di bawa kemari, di mana Saga ?? Kakak janji akan membuat Saga kembali padaku ?!!" tagih Sofia pada Kenan


" Sofia... Saga sudah berhenti menjadi jendral kerajaan Mongun, jadi ia sudah bukan bagian dari kerajaan Mongun , saat ini bahkan keberadaan Saga tak di ketahui dimana " jawab Kenan


" Jadi .. ??"


" Bersabarlah adikku, aku sudah menyebar banyak mata-mata... keberadaan mereka akan segera kuketahui dan aku akan mengurus sendiri masalah itu ...ok !!" janji Kenan membuat Sofia langsung tersenyum


" Terimakasih kakak... kakak memang yang terbaik , kak aku bolehkan menengok kak Sora ??" tanya Sofia


" Sebaiknya jangan dulu.. ayah sangat marah dengannya, dan ayah melarang siapapun menengok nya bahkan keluarganya saja tak boleh " larang Kenan


Sofia terdiam... sebenarnya ia kasihan mendengar ayahnya menghukum Sora namun itu memang pantas untuk di dapatkan Sora karena telah menggagalkan rencananya.


Sofia lalu kembali ke kamarnya di mana beberapa pria sudah menantinya, seperti biasa Sofia memilih 2 pria untuk memuaskannya malam ini


" Kau dan kau... yang lain besok saja !!" titahnya lalu Sofia pun duduk di sisi ranjangnya....


" Puaskan aku !!" titahnya yang tentu di sambut senang oleh keduanya


" Tentu tuan putri... anda akan sangat puas malam ini ....."


Dan di mulailah malam laknut Sofia......


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2