
" Kalian jahat sekali... mengapa kalian dengan kejam membunuh naga dan memasak dagingnya hik hik hik " tangis Sarah dengan wajah pucat
" Bha ha ha hi hi .... bocah bocah mau saja kau kubohongi, mana ada naga di dunia ini ha ha ha " Erden tertawa terpingkal-pingkal melihat Sarah yang begitu mempercayai ucapannya
" makanya jangan terlalu suka mendengarkan dongeng dari kakekmu... jadinya otakmu itu hanya penuh dengan hayalan ha ha ha " olok Erden lalu mengambil daging enak tersebut dan mengunyahnya...
" Aaaaaa.... kakak jahat !! buk buk buk !!" wajah Sarah tambah memerah mengetahui Erden ternyata mengerjainya... ia memukuli lengan Erden dengan kedua tangannya
" berhenti... atau aku tak akan memberimu makanan ini !!" tegur Erden membuat Sarah terdiam... ingin sekali ia mencekek leher Erden saat ini namun perut laparnya melarangnya
" Bibi... jadi daging apa ini ??" tanya Sarah sekali lagi sebelum memasukkannya ke mulutnya
" Itu daging domba nona !!" sahut pemilik rumah makan sambil tersenyum
" Kau dengar itu bocah...mana ada naga di muka bumi ini !!"
" Naga itu ada tau !!" ucap Sarah sambil mengunyah
" Yang benar saja... jika ada mana ?? aku menantangnya untuk berduel denganku !!" jawab Erden lagi
" Memang kakak kuat melawan naga ??"
"'Kau lihat ototku ini... belum ada musuh yang menang melawanku, di dunia ini hanya satu orang yang bisa mengalahkan ku... dan itupun dulu " ucap Erden sambil menepuk ototnya
" oh ya... siapa dia ?!" tanya Sarah
" Pamanku , sudahlah aku mau istirahat....kau habiskan saja makanmu !!" mood Erden langsung hilang kala ia mengingat paman nya dan Amara...
Erden masuk ke kamar yang sudah di pesannya, ia pun merebahkan diri.. cuaca di luar masih sangat panas, ia akan melanjutkan perjalanan beberapa saat lagi
Selesai makan Sarah pun menuju kamar Erden, ia membuka pintu kamar Erden berlahan dan masuk ke dalamnya . Tak ada yang melarang karena mereka berfikir Sarah memang bersama Erden.
Sarah berjalan berlahan... ia tak mau Erden terbangun, ia memandangi wajah tampan yang tengah terlelap itu....
" Kakek... ada pria yang menantangmu , jika pria ini tidak tampan dan begitu hangat pelukannya aku akan segera menyeretnya ke depan kakek agar kakek bisa menyemburnya sampai hangus hehe he , tapi sayang dia terlalu tampan " ucap Sarah dalam hati, Sarah lalu naik ke ranjang Erden dan berebah di samping Erden, tangan kecilnya memeluk pinggang Erden dan ikut tidur bersama Erden
" Aku suka berada di pelukanmu kakak... pelukanmu sehangat pelukan kakekku " ucapnya senang ketika Erden bergerak dan memeluknya balik
Entah karena lelah atau karena ada teman tidur... keduanya tidur begitu nyenyak, sampai Marko masuk karena ada surat yang baru masuk dari perbatasan
" Paduka maaf menganggu ... ada su....apa ?? krik krik krik...." Marko terdiam melihat Erden tengah tidur dengan seorang gadis yang begitu cantik,
o.m.g... ternyata diam-diam sang raja sudah ada yang punya ππ
ia pun berjalan mundur dengan pelan agar tuannya tak terganggu... namun sialnya....
prang.....
tangan besarnya menyentuh teko di meja dan menjatuhkannya ke lantai, otomatis membuat Erden terbangun.....
__ADS_1
" Marco....?? ada apa ??" tanyanya kaget
" maaf paduka, hamba tidak sengaja....silahkan lanjutkan kegiatan kalian !!" ucapnya gugup dan segera keluar dari kamar Erden
" Kegiatan kalian.... ?? apa mak.... shittt... bocah apa yang kau lakukan di ranjang ku ??!! " teriak Erden kaget mendapati Sarah tengah berbaring memeluk pinggangnya, Erden segera berdiri... ia sangat kesal kini
" kakak... mengapa kau selalu marah saat bangun tidur ?? apa itu kebiasaanmu ??" tanya Sarah sambil mengucek kedua matanya
" bagaimana aku tidak marah... ini kedua kalinya kau tidur memelukku !! kau fikir aku ini suami atau kekasihmu ??" omel Erden
" Kan aku cuman numpang tidur kak !!"
" Numpang tidur...?? emangnya aku panti asuhan ??" sahut Erden tambah kesal
" apa kata orang melihat kita seperti tadi hah !!π‘π‘??"
" ya tidak apa-apa lah... iyakan paman ???" tanya Sarah membuat Marco yang mencuri dengar di balik pintu langsung terbatuk
" Entahlah nona !!" sahut Marco dengan wajah pucat, Erden melihat surat.di tangan Marco
" Berikan padaku !!" titahnya, Erden membaca surat tersebut dengan cepat
" Marco aku langsung ke perbatasan, dan kau urus lintah itu ...pastikan ia tak menganggu ku !!" ucapnya sambil menunjuk ke arah Sarah
" what... lintah ?? kak... aku bukan lintah !!" protesnya
" Kalau kau bukan lintah mengapa selalu melengket padaku ??" balas Erden membuat Sarah terdiam sesaat
" Kalau begitu mulai sekarang menumpang tidurlah pada Marco....ia tak keberatan !!" ucap Erden lalu bergegas pergi keluar menuju kudanya....Sarah ingin menyusul namun Marco menghalangi jalannya
" Nona jangan keras kepala... jika kau pria saja kupastikan kepalamu itu sudah berpisah dari tubuhmu saat ini !!" ucap Marco....
" Minggir !!" sahut Sarah sambil berkacak pinggang
" Kau tidak takut padaku ??"
" Takut...?? aku tidak takut apapun " jawab Sarah
" menurutlah no.....what...?? "
Bruk....belum lagi selesai ucapannya Marco sudah mendapati dirinya terbanting ke lantai .. dalam ke adaan tertelentang, ia melihat Sarah meninggalkannya dengan berjalan dengan begitu sexy dan elegan
" OMG..... gadis itu begitu hebat !!!" desisnya namun dalam sekejap Marco menyusul Sarah dan mengikat kedua tangan Sarah lalu mendudukkannya di kursi dan kembali mengikat tubuh Sarah di kursi
" lepaskan aku paman tua !!" teriak Sarah kesal
" Jangan ada yang berani melepaskannya sampai satu jam ke depan , mengerti atau kalian akan mendapat hukuman dari raja Erden !!" titah Marco yang di angguki semua penghuni rumah makan itu, Marco lalu pergi menyusul Erden
" raja Erden ..?? benarkan kak Erden adalah seorang raja ....bibi ??" tanya Sarah
__ADS_1
" ya nona... raja Erden adalah raja kami ,apakah nona tidak tau ??" tanya bibi
" tampan... berotot..tinggi.. pelukannya begitu hangat dan seorang raja... hemmm aku akan mendapatkanmu kakak tampan hehe " ucap Sarah dalam hati
" baiklah bi...aku mau melanjutkan tidurku, bangunkan aku satu jam lagi " ucapnya sambil tersenyum senang
πΏπΏπΏπΏ
" bagaimana ..?? kau bisa mengatasi bocah itu ??" tanya Erden begitu Marco berhasil mengejarnya
" Ya paduka...ia tertinggal setidaknya satu jam di belakang kita, mustahil ia bisa menyusul kita !!" sahut Marco
" Baiklah....begitu kita sampai di perbatasan, aku segera memimpin penyerangan ....kita harus bisa menyelesaikan ekspansi ini dalam satu Minggu !!" titah Erden
" baik yang mulia !!"
Keduanya pun berkuda tanpa henti sampai besok paginya mereka pun sampai. Sesuai perkataannya....Erden segera memimpin pertempuran, sudah hampir setengah tahun ia melakukan ekspansi pada kerajaan ini....dan ia harus menyelesaikan secepatnya. Ekspansi ini adalah yang terakhir ....karena setelah 10 tahun, kekuasaan kerajaan nya sudah meluas 4 kali lipat dan itu sudah lebih dari cukup menurut Erden. Jika semua keponakannya sudah dewasa... mereka masing-masing sudah bisa memimpin kerajaan nya .
Setelah seharian bertempur....Erden kembali ke kemahnya, ia pun mandi dan makan dengan lahap..Setelah rapat sebentar dengan bawahannya, Erden pun kembali ke kamarnya... ia sangat lelah dan mengantuk , ia sungguh-sungguh perlu tidur saat ini.
" ahhh enaknya bisa berebah " desah Erden tak memakan waktu lama ia pun sudah tidur begitu nyenyak. namun tak lama kemudian....pintu kemahnya di buka... sepasang kaki indah masuk setelah menutup kembali pintu dengan berlahan
" hemm kau sudah tidur kakak tampan, apakah kau tau betapa sulitnya aku mencarimu ?? tapi kau tak akan bisa lepas dariku selama sisik naga ini menempel di tubuhku, aku akan selalu bisa mencium keberadaanmu... "
Sarah langsung membuka jubahnya meninggalkan gaun sexy mini di tubuhnya, ia pun berbaring di pelukan Erden dengan bahagia
" aku sangat suka dengan kehangatan mu kakak... apalagi dengan wangi tubuhmu yang begitu maskulin, selamat tidur kakak tampan....mimpi indah " ucapnya
Sementara itu di luar kemah...
" Apa mataku sudah rabun ??bukankah tadi yang masuk ke kemah raja Erden adalah gadis itu ?? namun bagaimana mungkin ia bisa menyusul kemari ?? mustahil bukan ?? apa aku harus memeriksa ke dalam kemah paduka ?? namun bagaimana jika gadis itu tidak ada dan aku malah menganggu istirahat raja ?? " kepala Marco sungguh pusing jadinya
" ah sudahlah... kurasa aku hanya salah lihat, mungkin karena aku juga kelelahan " Marco pun akhirnya masuk ke kemahnya dan beristirahat
Keesokan paginya....
Erden membuka matanya perlahan... tumben ia tidur begitu nyenyak semalam. Namun betapa kaget Erden begitu membuka mata dan terdengar sapaan seseorang yang begitu di kenalnya
.....
" Morning kakak tampan...kau tidur begitu nyenyak, like a baby... muahhhh !!" sebuah kecupan pun mendarah di kening Erden
" what.....????" cicit Erden tak percaya melihat Sarah yang kembali berada di pelukannya dan gadis itu hanya memakai pakaian dalam ??π±π±
" Marcooooo !!!!" teriaknya kesal.....
Jiah Erden dimana-mana lelaki mah senang bangun di samping gadis nan begitu cantik... kamu kok enggak π€£π€£
Maaf kemaren ngak sempat update, ini onel kasih bonus 1350 kata untuk eps ini
__ADS_1
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya