
" Kenan...?? apakah sopan jika aku hanya memanggil nama paman ??" tanya Sarah lagi membuat Kenan terbatuk
" sopan saja karena aku yang memintanya, atau kau lebih senang memanggilku paduka raja ??" sahut Kenan
" well sepertinya kau memang lebih pantas dipanggil paduka raja saja , baiklah paduka raja terimakasih atas jamuannya... sekarang aku permisi!!" pamit Sarah
" kau mau ke mana ??" cegah Kenan
" Aku sangat lelah paduka raja... izinkan hamba beristirahat barang sejenak, bolehkan ??" tanya Sarah dengan senyum manisnya membuat Kenan tak bisa menolak, Sarah berjalan menuju kamar yang di sediakan untuknya... mata elang Kenan terus mengawasi sampai Sarah menghilang di balik pintu
" Huff akhirnya aku bisa lepas juga dari paman tua kurang kerjaan itu, difikirnya aku tak punya uang ....?? aku harus segera pergi dari sini " omel Sarah
Sarah membuka jendela kamarnya... ia melihat ke bawah...
" Cuittttt.....!!" ia memanggil kudanya dan kudanya pun datang dengan cepat, Sarah mengikat selimut hingga menjuntai ... ia lalu turun dengan bantuan selimut yang menjuntai tersebut, pekerjaan mudah....seumur hidupnya melakukan hal seperti ini seperti minum obat saja, karena ia selalu bergelantungan di leher kakek naganya
Sarah meninggalkan penginapan merangkap restoran tersebut sambil tersenyum lebar...
" Kau pasti sangat terkejut paman tua ha ha ha !!" gelaknya .... Sarah pun meninggalkan kerajaan Mongun menuju ke daerah pedesaan di mana vila milik ayahnya berada.
Cukup lama Sarah berkuda, hari sudah mulai gelap saat Sarah sampai di vila yang di maksud. Sepanjang jalan beberapa kali ia bertanya jalan menuju vila ayahnya tersebut. Sebenarnya dada Sarah terus berdetak semakin kencang saat ia semakin dekat dengan vila tersebut.
Seperti apakah wajah ayahnya...?? ibunya ?? apakah mereka akan mengenalinya...?? apakah mereka akan menyambutnya dengan baik ?? atau bahkan akan sangat kaku dengannya mengingat mereka tak pernah bertemu sebelumnya.....beribu tanya menghampiri kepala Sarah.
Kuda miliknya berhenti tepat di pintu pagar vila saat seorang wanita keluar dari vila tersebut.
" Kau mencari seseorang ??" tanya wanita tersebut
" Ee... bibi aku sedang dalam perjalanan dan kemalaman, bolehkan malam ini aku menginap di sini... di sekitar sini tidak ada penginapan ??" tanya Sarah terbata... wanita itu mengamatinya dengan sedikit curiga
" Menginap di vila ini ??" tanyanya memastikan
" Ya... aku akan membayar sewanya bibi... aku ada uang " sahut Sarah cepat
" maaf nona... ini vila pribadi kami tidak berani ...."
" siapa di luar itu Alma ??" terdengar suara seorang wanita dari dalam pagar
" Ada seorang gadis yang kemalaman di jalan nyonya, dan ia ingin menginap di vila ini... hamba sudah menolaknya !!" sahut wanita yang di panggil Alma itu
" nyonya izinkan saya menginap....di sekitar sini tak ada penginapan !!" teriak Sarah... tak lama seorang wanita cantik hampir tengah baya keluar dan menghampiri mereka... mata Sarah melotot memperhatikan wanita cantik berambut hitam itu...
" Apakah ia ibuku ???" cicitnya dalam hati, wanita tersebut juga memperhatikan Sarah dari atas sampai bawah.....
__ADS_1
" Siapa namamu nak ??" tanyanya
" Sarah nyonya !!" jawab Sarah dengan suara bergetar
" Masuklah....!!" ucap sang nyonya
" Benarkah...?? terimakasih !!" Sarah senang sekali akhirnya ia bisa masuk ke vila tersebut....walaupun harus sedikit berbohong
" Alma....siapkan kamar untuk gadis ini dan siapkan juga makan malam tambahan satu porsi !!" titah nya
" Baik nyonya ... saya permisi !!" Alma lalu menghilang ke belakang
Sarah memperhatikan isi vila tersebut dengan mata berbinar
" Vila anda sangat indah nyonya !!" celotehnya tanpa sadar
" vila ini bukan milikku , aku hanya mampir sebentar sebelum menemani suamiku mengunjungi kampung halamannya !!" sahut nya membuat Sarah kecewa... ia fikir wanita di depannya ini adalah ibunya
" oh begitu....saya fikir nyonya adalah pemilik vila ini, siapa nama nyonya ?? ....maaf baru bertanya hehe " ucap Sarah cepat membaca situasi
" Namaku Isla... kau bisa memanggilku bibi Isla , aku dan suamiku adalah bawahan sekaligus sahabat pemilik vila ini " sahut Isla terus memandangi Sarah tanpa berkedip
" Oh begitu....lalu di mana pemilik vila ini bi...??apakah mereka ada di dalam " selidik Sarah
" Mereka sudah lama tidak tinggal di vila ini Sarah, mereka pergi jauh !!" jawab Isla
" Oh tidak gadis muda... mereka masih hidup dan sehat-sehat saja, hanya saja mereka tidak tinggal di vila ini lagi ....baiklah silahkan membersihkan tubuhku dan beristirahat di kamar... aku akan memanggilmu saat makan malam siap !!" titah Isla
" Baik bibi Isla... terimakasih atas kebaikan bibi !!" pamit Sarah sambil mengikuti Alma
" Bibi Alma... kata bibi Isla pemilik vila ini sudah lama tidak tinggal di sini, apakah bibi tau di mana mereka saat ini ??" tanya Sarah
" Aku juga tidak tau.. yang mengetahui keberadaan jendral Saga dan nyonya Amara hanyalah nyonya Isla dan suaminya " sahut Alma.
Sarah terdiam...
Berarti ia mau tak mau harus bertanya pada bibi Isla mengenai keberadaan kedua orang tuanya... namun apakah mereka mau memberitahu padanya ??
Jika ia mengatakan ia adalah anak dari Saga dan Amara apakah mereka percaya?? karena menurut umur kelahirannya seharusnya ia baru berumur 10 tahun sekarang bukan 20 tahun, namun karena ia di besarkan di dunia para naga... ia tumbuh 2 kali lebih cepat.
Sarah segera mengikuti Alma ke ruang makan, di ruang makan nampak bibi Isla dan seorang pria yang pasti suaminya... keduanya memandanginya tanpa berkedip
" Selamat malam bibi Isla....tuan, terimakasih sudah mengajak Sarah makan malam bersama !!" sapa Sarah sambil sedikit membungkuk memberi hormat pada keduanya
__ADS_1
" duduklah Sarah... perkenalkan ini suamiku , kau bisa memanggilnya paman Aflan !!" sahut Isla....Sarah duduk sambil tersenyum pada Aflan
" paman Aflan....perkenalkan nama saya Sarah !!" sapa Sarah... mata Aflan tambah melotot melihat senyum Sarah
Aflan memandangi Isla... melalui matanya ia seolah bertanya..... Isla membalas tatapan suaminya itu dengan senyuman
" Katakan Sarah... dari mana asalmu dan kau hendak ke mana ??" tanya Isla kemudian
" Aku sari rumah kakek....sedang menuju rumah orang tuaku !!" sahut Sarah sambil mengunyah
" Oh begitu...?? di mana kedua orang tuamu tinggal ??"
" Kata kakek di desa ini... namun Sarah belum menemukan mereka !!" sahut Sarah apa adanya
" Siapa nama kedua orang tuamu ??" tanya Aflan ... Sarah terdiam, apakah ia harus menjawabnya ?? kakeknya berpesan jangan sembarangan memberitahu orang nama orang tuanya pada orang , entah mengapa
" Kau tidak harus menjawabnya Sarah, ayo habiskan makan malammu !!" potong Isla
" tapi Isla....!!" protes Aflan
" suamiku... biar dia beristirahat dulu, masih ada hari besok !!" sahut Isla....Sarah bisa bernafas lega karena bibi Isla secara tak langsung menolongnya
Selesai makan Sarah pun kembali ke kamarnya...
Sementara itu di kamar Isla dan Aflan...
" tidak mungkin dia anak Saga dan Amara.... anak mereka tidak sebesar itu Isla !!" sangkal Aflan
" Apa kau tidak ingat Aflan....Amara menceritakan saat ia melihat anaknya .ke gua para naga....anaknya yang seharusnya baru beberapa bulan malah sudah tumbuh menjadi anak 2 tahun, jika menurut perhitunganku... ini sudah 10 tahun jadi kurasa benar saja jika gadis itu sekarang berumur 20 tahun, lagi pula wajahnya sangat mirip dengan perpaduan Amara dan Saga bukan ??" papar Isla panjang lebar
Aflan terdiam mendengarnya, masuk akal penjelasan istrinya... dan memang Sarah begitu mirip dengan Amara dan Saga....
" Jika benar ia anak jendral Saga mengapa ia tak memberitahu kita ??" tanya Aflan
" Mungkin karena ia takut kita tak percaya ... besok aku akan bertanya secara langsung pada gadis itu... semoga saja benar ia anak Saga dan Amara, mereka pasti senang sekali hik hik hik " air mata Isla menetes mengingat betapa sulit perjalanan Amara saat mengandung anak pertamanya itu.
🌿🌿🌿🌿
Keesokan paginya.....
" nyonya Isla... nyonya Isla.... gadis itu sudah pergi, ia dan kudanya sudah menghilang !!" teriak Alma mengagetkan Isla dan Aflan
" apaaa....????" beo keduanya
__ADS_1
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya