
Sora ternganga tak percaya
" Astina...?? Astina kepala dayang itu... dimana letak cantiknya dia, apa Xoga katarak ??" cecar Sora begitu marah
" Mengapa kau begitu marah Sora... setiap lelaki punya selera masing-masing..."
" Bagaimana aku tidak marah Max, jika selir Xoga jauh lebih cantik dariku mungkin aku akan paham dan mengerti... tapi ini... ya dewa, Astina itu... wajah biasa saja apalagi bodynya, aku tidak terima jika Xoga menghianati aku dengan wanita yang jauh di bawah levelku 😱😱" omel Sora....sementara Max cuek saja, ia asik meraba- raba tubuh Sexy Sora
plak....
" Jauhkan tanganmu Max....aku sedang benar-benar kesal, jangan mengangguku !!" omel Sora dan melepak tangan nakal Max yang sedang beraksi
" Dasar lelaki katarak, apa kurangnya aku di bandingkan wanita sialan itu ??? katakan Max...siapa yang akan dipilih lelaki aku atau Astina sialan itu 😡😡??" tanya Sora dengan berapi-api
" Tentu saja kau Sora...tapi mungkin selera suamimu memang wanita yang biasa-biasa saja , dan di banding Xoga kau jauh lebih bodoh sayang !!" sahut Max
" Apa... aku bodoh?? katakan sekali lagi , apa kau sudah bosan hidup hah botak 😡🤬🤬" teriak Sora kesal....ia pun mendekati Max dan mencekek leher Max saking kesalnya , Max diam saja... ia membiarkan saja Sora melampiaskan kekesalan hatinya pada dirinya
Sora memukuli dada Max sampai ia lelah... harga dirinya serasa hancur , terjun bebas sampai ke jurang terdalam... mendapati Xoga lebih mencintai wanita yang biasa-biasa saja di banding dirinya...
" Apa kurangku Max....apa kurangku hik...hik...hik..." air mata Sora tumpah di dada Max... ia merasa begitu sedih kini. Max memeluk Sora dan menciumi keningnya berulang kali
" Sudah....berhentilah menangis, jika kau menangis hatiku terasa begitu sakit Sora. Tenanglah... aku akan selalu mendukungmu, aku akan membantumu membalas sakit hatimu ... ok !!" rayu Max , malam itu Sora tertidur di pelukan Max, Max yang biasanya kembali ke kerajaannya setelah bercinta.. hari itu ia tetap memeluk Sora sampai pagi tiba.
Sora berlahan membuka kedua matanya yang sembab... tubuhnya terasa sulit bergerak, ada apa gerangan... ternyata Max sedang memeluknya dari belakang.
Air mata Sora kembali mengalir deras...
" Xoga mengapa kau begitu tega padaku... aku sudah menghabiskan waktu untuk melayanimu... merawat anak-anak kita dan ini balasanku padaku ?? terkutuklah kau Xoga... aku akan membunuh wanitaku itu... aku akan menghancurkan hatimu sebagaimana kau menghancurkan hatiku hik hik hik !!" desis Sora
__ADS_1
" Membunuh wanita itu tak akan membuatmu puas Sora, dia tak akan merasakan penderitaan apapun... coba kau pikirkan, akan lebih baik jika wanita itu hidup namun dalam penderitaan ... bukankah itu adalah pembalasan yang sesungguhnya ??" terdengar suara Max dari belakang kupingnya
" Apa yang bisa membuat wanita itu menderita Max... apa ?? dia sudah biasa melihatku bemesraan dengan Xoga , itu tak akan membuatnya sengsara... apakah mereka punya anak Max ?? " tanya Sora tiba-tiba, bahaya sekali jika keduanya sampai memiliki anak ... kedudukan Erden bisa terancam
" Setauku tidak... " sahut Max membuat Sora menarik nafas lega
" Lalu apa yang harus kulakukan Max ??" tanya Sora
" Aku masih menyuruh bawahanku untuk mencari kelemahan Astina, kita bisa menyakiti Astina jika sudah mengetahui apa kelemahannya... jadi bersabarlah " ucap Max dengan penuh rasa cinta
" Mengapa kau masih ada di sini Max, bukannya biasanya kau pergi sebelum matahari bersinar ??" tanya Sora melihat Max masih betah di pembaringan
" Aku semalaman memelukmu sayang, melihatmu menangis sungguh membuatku sedih...apa kau tak merasakannya.. kehangatan pelukanku hemm ??" jawab Max
" Sungguh... terimakasih Max, tapi apa keluargamu tak curiga nanti ?? "
" Tenang saja Sora....Sobaria berada di telapak tanganku... tak akan ada yang berani mencariku. Pagi ini aku ingin mengajakmu mandi bersama , bagaimana ??"
" Pikirkanlah sesuatu... aku akan membantumu, apapun yang kau butuhkan !!" ucap Max
" Berikan aku obat perangsang terbaikmu Max.... aku akan mengajak Xoga bercinta di depannya, aku ingin melihat bagaimana wa..."
" No.... big no Sora, aku melarangmu untuk bercinta dengan Xoga, kau milikku sekarang !!" larang Max segera membuat Sora menaikkan sebelah alisnya
" Apa...?? kau melarangku untuk bercinta dengan suamiku sendiri ?? apa kau sudah gila Max !??"
" Ya aku sudah gila Sora, aku tak rela jika Xoga menyentuhmu... aku tak ingin kandunganmu bercampur benih !!" sahut Max
" Kandunganku bercampur ?? apa maksudmu Max ?? aku tak mengerti" tanya Sora
__ADS_1
" Sora... aku sudah menukar obat penahan hamilmu dengan penyubur kandungan, jadi hanya benihku yang boleh berada di sini... mengerti, aku ingin kau mengandung anakku !!" ucap Max membuat Sora melotot tajam
" Kau memang sudah gila Max... lepaskan aku, aku tak mau mengandung anakmu .. aku mau pulang !!" bentak Sora
" Kita sudah sejauh ini Sora... kau tak bisa menolak ku, kau milikku mulai sekarang ... jika perlu bercerailah dari Xoga dan jadilah selirku !!" ucap Max kedua tangan Sora di tahannya sedemikian rupa hingga Sora tak bisa bergerak
" Aku menjadi selir ?? di mana kau taruh otakmu Max, aku sangat menentang adanya selir .. kau fikir aku mau menjadi selir hanya karena kelakuan suamiku hah..!! kau mimpi Max, lebih baik aku hidup seorang diri dari pada menjadi selir !!" tolak Sora mentah-mentah
" Terserah maumu Sora, yang jelas jangan sekalipun kau berhubungan badan dengan Xoga lagi, mulai sekarang kau hanya boleh melakukannya denganku mengerti !!, aku punya banyak mata di Mongun jadi jangan coba-coba melakukannya Sora..." ancam Max
" Memangnya siapa kau bisa mengaturku Max... kau bukan siapa-siapa ku !! kau tak berhak mencampuri kehidupanku !!"
" Tentu aku berhak Sora... jangan lupa Sobaria jauh lebih besar daripada kerajaan Mongun, jika aku mau dengan mudah aku bisa menghancurkan Mongun dan putramu tak akan pernah bisa menjadi seorang raja... jadi berfikirlah dengan cerdas Sora, ikuti aturanku jika kau ingin semua keinginanmu terkabul !! " ucap Max lagi membuat Sora terdiam... otaknya sedang berusaha mencerna semua yang di katakan Max
" Aku tetap menolak menjadi selir Max... lebih baik kau bunuh aku !!" ucap Sora
" Tidak masalah....selama kau menuruti keinginanku... ingat ini adalah milikku sekarang, tak siapapun boleh masuk kecuali aku... masalah balas dendam mu serahkan padaku, aku tak akan mengecewakanmu Sora.... !!" ucap Max ... tangannya meraba ladang kecil Sora sambil mengucapkan semua kalimat nya itu.
Max mendekat dan mencium bibir Sora dengan lembut... Sora semula menolak, namun dengan sabar Max kembali menciumnya...akhirnya Sora luluh... tangannya segera mengalung di leher Max dan bibirnya membalas ciuman mesra dari Max.
Entah semarah apapun Sora, kesabaran Max selalu bisa membuatnya luluh... , Max mengendong Sora dan membawanya ke kolam air hangat yang sudah tersedia, keduanya masuk dan berendam sambil terus menempel.
Sora menutup kedua matanya saat Max mulai melucuti satu persatu kain yang menutupi tubuhnya...
" Puaskan aku Max.... buat aku melayang !!aku ingin melupakan semua rasa sakit ini..." pinta Sora membuat Max menyeringai senang
" Tentu sayang.... itu keahlian ku !!" ucap Max dan segera kolam pun beriak tanda aktivitas Max sudah di mulai....
sementara menunggu up silahkan membaca karya othor yang lain ya...love you all
__ADS_1