
Amara dan Sarah sama-sama memakai gaun malam mini mereka dan berdandan tak lupa memakai wewangian nan menggoda
" Ibu... apa rahasia ibu masih begitu cantik ??" tanya Sarah melihat tubuh dan wajah ibunya yang masih sangat rupawan
" Rajin saja merawatnya dan satu....!!"
" Apa ibu...??"
" Jika suamimu minta ....selalu beri jangan menolak kecuali kita sedang datang bulan " lanjut Amara
" Kok begitu ibu ?? enak dong kakak tampan pasti minta terus nanti " protes Sarah
" Nikmati bercinta itu putriku... disitulah membuat kita jadi awet muda karena selalu bahagia... mengerti !! " titah Amara yang akhirnya di angguki oleh Amara
" Sekarang ibu akan ke kamar.... nanti bibi akan menjemputmu dan mengantarmu ke rumah tamu, ingat untuk kembali besok pagi .... ibu akan berusaha menahan ayahmu sampai siang di kamar....jangan lupa pesan ibu ya , Selamat bersenang-senang muah muah " pesan Amara lalu keluar dan kembali menuju kamarnya
Malam ini Amara akan mengurung suaminya di kamar agar Sarah juga bisa bertemu dengan suaminya... sementara ini hanya itu yang bisa dilakukannya , sampai ia mendapat jalan lain untuk mempersatukan keduanya .
Tangan lembut Amara membuka pintu kamarnya berlahan... terlihat ketiga anaknya yang sedang bergulat dengan ayahnya di atas ranjang membuat Amara tersenyum....
Suaminya memang ayah yang terbaik ...❤️❤️🔥❤️🔥membuat dada Amara berdetak kencang...
" Anak-anak malam ini kalian tidur di kamar kalian ya... !!" tegur Amara membuat semua menoleh ke arah Amara
" yah.... ibu... kami senang tidur dengan ayah !!" renggek di bungsu
glek... terdengar suara Saga yang menelan salifanya melihat istrinya yang memakai piyama sutra membuay bentuk tubuh sempurnanya terlihat nyata...
" Jika kalian menurut besok pagi kalian boleh pergi berenang bersama bibi !!" rayu Amara lagi
" Baik ibu horeeeee !!!" teriak ketiganya dan langsung berlari meninggalkan kamar.
Saga menyeringai melihat bagaimana istrinya selalu pandai mengatur anak-anak mereka. Amara menutup pintu dan menguncinya ... ia berjalan pelan mendatangi suami tercintanya yang tengah menantinya di atas ranjang
Sesampainya di depan suaminya.. Amara melepas tali pengikat piyama miliknya....mata Saga semakin melebar melihat keindahan di depannya itu
" Seminggu kau menyiksaku Amara... jangan harap malam ini kau bisa tidur !!" geram Saga sambil menarik Amara dan langsung mengukungnya di atas ranjang.... nafasnya sudah memburu sedari tadi saat wangi tubuh Amara menyeruak mengenai Indra penciumannya.....
__ADS_1
" Baiklah jendral Sagaku... karena kau bersabar seminggu ini kau kuberi bonus hingga besok siang, kita bebas dari anak-anak ....aku sudah mengatur mereka , bagaimana ?? kau suka hadiahmu ??" sahut Amara dengan senyum sensualnya
" Tentu sayangku... aku akan mengambil semua hadiahku ahhhhh ......" mulailah Saga mengharap lahan Amara yang sudah seminggu tak di jamahnya itu .... 😋😋😋
Sementara itu di kamar Sarah......
tok..tok..tok...
" Masuk bi...!!" bibipun masuk setelah di persilahkan
" apa nona sudah siap ??" tanya bibi
" Iya bi... apa ini ??" tanya Sarah melihat bibi menyerahkan sebuah pakaian padanya
" pakai dulu piyama pelayan dan penutup kepala ini nona... agar pengawal tidak tau bahwa nona yang pergi ke rumah tamu !!" bisik bibi... Sarah mengangguk paham, ia pun melapisi gaun kurang bahannya itu dengan piyama pelayan dan menutupi rambutnya dengan tutup kepala pelayan
Sarah berjalan mengikuti bibi yang memimpin dengan membawa sebuah lilin di tangannya...sampai ke depan pintu rumah tamu
" bibi mengantar sampai di sini saja....besok jam 10 bibi akan menjemput nona kembali, harap nona sudah siap . Di dalam sudah ada makan malam untuk kalian berdua....selamat menikmati nona !!" salam bibi sebelum pergi dari rumah tamu
Semakin mendekati kamar dadanya semakin berdetak kencang.... pintu kamar sudah setengah terbuka, Sarah masuk tanpa suara... matanya menyusuri kamar yang lumayan luas itu namun hanya ada makanan di meja dan kakak tampannya tak terlihat.
Bunyi gemericik dari kamar mandi membuat Sarat tau kakak tampannya rupanya sedang mandi... ia berdiri di ujung kamar di samping perapian, di tempat itu ada tirai hingga ia bisa bersembunyi dengan baik di situ... kakak tampannya tak akan menyangka ia ada di situ 🤭🤭
Erden keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk di pinggangnya, Sarah ternganga melihat wajah suaminya yang sudah tidak di tumbuhi bulu-bulu halus seperti biasa dan rambutnya juga sudah tidak gondrong lagi, walau ibunya sudah bercerita bahwa sore ini suaminya akan di cukur ia tak menyangka bahwa kakak tampannya jadi semakin tampan .
Apalagi kakak tampannya baru selesai mandi membuat semua otot-otot nya terlihat begitu menggoda.... ahhhhhh jadi pengen gigit deh 😋🤤🤤
" Kau kah itu bi ??" tanya Erden merasakan ada orang lain di kamarnya
" Silahkan makan tuan !!" sahut Sarah sambil memencet sebelah hidungnya untuk menyamarkan suaranya
" Tidak ... aku tidak ada selera makan, mana janji Amara ... katanya ia akan mempertemukan aku dengan pujaan hatiku dalam 3 hari, buktinya .... tidak !!" omel Erden tanpa menoleh ia duduk saja membelakangi Sarah
Sarah tersenyum lebar mendengar betapa kakak tampannya sangat menunggunya....
" Ibu tidak berbohong kak !!" sahut Sarah membuat Erden langsung berbalik dan berdiri. Erden bahkan lupa untuk bernafas saat melihat pujaan hatinya tengah berdiri hanya 5 meter darinya kini, walau tubuhnya tertutupi jubah pelayan dan rambut indahnya tertutupi kain penutup rambut namun itu tak mengurangi kecantikan seorang Sarah
__ADS_1
" Akhirnya kau benar datang sayangku.... mengapa kau begitu jauh, tidakkah kau rindu padaku ??" tanya Erden dengan wajah penuh senyuman... tanda ia menunggu tubuh istri pujaan hatinya itu
Namun Sarah tidak segera bergerak... tangannya berlahan melepaskan piyama pelayan yang membalut tubuhnya... berlahan piyama itu terbuka hingga jatuh ke lantai meninggalkan gaun malam kurang bahan di tubuh sexy putih mulus itu.... Erden menelan salifanya berkali-kali melihat pertunjukan indah itu
Sarah lalu melepas penutup kepala yang di pakainya membuat rambut indah hitamnya jatuh di bahu indahnya.....
Sarah tersenyum begitu indah bahkan ia mengigit bibir nya dengan begitu sexynya membuat sesuatu di tubuh Erden langsung berdenyut hebat.... libidonya naik ke puncak seketika
Erden segera merentangkan kedua tangannya dengan lebar....selebar senyuman di bibirnya.
Sarah segera berlari ke arah kakak tampan yang begitu di rindukannya itu...dan seperti biasa...
hap.....Sarah meloncat kepelukan Erden seperti anak Kukang, kedua tangan Sarah melingkar ke leher Erden sedangkan kedua tangan Erden memeluk pinggang Sarah dengan begitu kuat... ia tak akan melepaskan Sarah sampai kapanpun...
Erden menempelkan punggung Sarah ke dinding kamar....hal itu memudahkannya untuk mencium istrinya itu..Erden mencium bibir ranum itu dengan rakus seolah ingin menelannya saja, Sarah sampai gelagapan mengimbangi nya
Setelah puas mengolah bibir baru Erden melepaskan nya
" Bibirmu semakin manis saja ....apa kau mengoleskannya dengan madu setiap hari??" tanya Erden membuat Sarah tersenyum
" Kau juga semakin pandai merayu suamiku , oh ya ada pesan dari ibu !!" bisik Sarah
" Oh ya apa pesan nya ??"
" Ibu bilang kita harus segera membuat baby... agar ayah menyetujui hubungan kita !!" lanjut Sarah dengan wajah memerah
" Apa kau tau Sarah ??"
" apa kak ??"
" Itu adalah pesan yang paling menyenangkan yang kudapat seumur hidupku, baiklah.... aku akan memenuhi pesan ibumu, di mana tempat pertama yang kau inginkan ?? di sofa... di ranjang atau di depan perapian itu ??" tanya Erden membuat wajah Sarah semakin memerah....
" Terserah kakak sa .....ehmmmmmm " belum lagi menyelesaikan jawabannya Erden kembali melahap bibir sexy itu
Belum kelar gempa buminya ya tapi dah 1150 kata.... sambung besok sista , jangan lupa untuk memberikan vote buat karya ini
Love you all
__ADS_1