
" Akuuuu.... " Astina tak melanjutkan jawabannya...
" Mengapa kau tak melanjutkan jawabanmu Astina, apakah pertanyaanku sesulit itu ??" tanya Xoga
" Mengapa kau begitu jahat padaku Xoga... setelah semua yang kau lakukan pada hidupku , sekarang baru kau bertanya apakah aku bahagia ??" sahut Astina sambil memunggungi Xoga
" Kau marah... mengapa kau marah, aku hanya bertanya saja ??"
" Mengapa aku tak boleh marah ?? setelah kita berpacaran selama 3 tahun kau meninggalkanku begitu saya untuk menikahi Sora..Lalu setelah aku dengan susah payah melupakanmu dengan menerima pria yang di jodohkan untukku... kau mencariku lagi, memberiku mimpi hingga aku dengan begitu tega meninggalkan bayiku dan suamiku hanya untuk menjadi wanita simpanan yang tak akan pernah di akui. Entah di mana anakku berada ... aku bahkan tak berani mencarinya, sekarang tanyalah dirimu sendiri apakah aku bisa bahagia sepenuhnya dengan dosaku itu ??" sahut Astina dengan air mata berlinang
" Maaf keegoisanku Astina... aku sudah mencoba menjadi anak yang baik dengan memenuhi keinginan orang tuaku namun aku tak bisa melupakanmu, sungguh aku bisa gila bila kau tak berada di sisiku " ucap Xoga dan memeluk erat Astina
" Aku janji... aku akan mencari anakmu Astina sebagai permohonan maafku " ucap Xoga
" lalu jika anakku di temukan ... untuk apa ? agar ia tau ibunya dulu meninggalkannya dan sekarang menjadi wanita simpanan ??.begitu ??" cecar Astina sedih
" Tidak Astina... jika aku menemukannya , aku akan memberikan harta yang banyak untuknya agar ia bisa hidup enak seumur hidupnya , setidaknya hanya itu yang bisa kulakukan untuk menganti waktu kalian yang hilang... bagaimana ?? " jawab Xoga
" kau janji ?? " tanya Astina sambil membalikkan badannya dan memandangi manik mata Xoga
" Aku bersumpah... jika kita menemukannya aku tak akan menerlantarkam anakmu, aku akan membuat hidupnya berkecukupan bahkan berlebih ... sekarang apa kau bahagia ?? " tanya Xoga lagi
Astina tersenyum bahagia mendengar janji Xoga, ia mengangguk berkali-kali... tangannya menarik leher Xoga agar mendekat, Astina menciumi Xoga dengan begitu mesra... Xoga pun membalasnya dengan sepenuh hati... hanya saat bersama Astina ia merasa dadanya begitu bergetar , ia menginginkannya lagi padahal baru juga melakukannya... tubuh dan bibir Astina memang begitu membuatnya menjadi candu. Keduanya kembali memadu kasih di dinginnya malam, jika bersama Astina Xoga bisa melupakan segala permasalahannya ... bisa di bilang Astina adalah obat stress nya selama ini.
Erangan keduanya kembali terdengar menandakan mereka telah mencapai puncak kenikmatan bersamaan...
" Menginaplah Xoga... aku ingin di peluk malam ini !!" pinta Astina
" Maaf sayang... kau tau sedang ada tamu dari kerajaan Sobaria...aku harus kembali " ucap Xoga sambil memakai kembali pakaiannya , matanya terus memandangi Astina yang berbaring lemas kelelahan
" Baiklah aku mengerti, hati-hati di jalan... maaf aku tak mengantarmu , Aku sangat lemas... kau begitu ganas malam ini " ucap Astinah membuat Xoga tertawa
" Ingatlah selalu... aku sangat mencintaimu ... muahhh " pamit Xoga
" Aku lebih mencintaimu... jangan lupa dengan janjimu " balas Astina... Xoga mengangguk sembari pergi.
__ADS_1
Dengan menaiki kudanya Xoga kembali ke istana yang berjarak lumayan jauh dari Istana. Xoga langsung masuk ke kamarnya... karena hari sudah begitu larut.
" Dari mana kau suamiku... ini sudah begitu larut ??" suara Sora mengagetkan Xoga....Xoga menarik nafas panjang dan duduk bersandar, ia begitu lelah setelah kegiatannya tadi
" Tadi aku bertengkar dengan Saga mengenai pertunangannya lusa " ucapnya
" Lalu ...."
" Dia bilang dia sudah punya kekasih, dan Saga begitu marah karena kita menerima lamaran itu "
" Apaa...mengapa ia tak mengatakannya pada kita ...jadi bagaimana ini ?? lamaran sudah kita terima tak mungkin kita batalkan bukan 😱😱 " Sora begitu kaget mendengarnya
" Itulah yang kukatakan....sudah jangan khawatir aku berhasil memaksanya "
" Bagaimana caranya ?? aku tau Saga bukanlah pria yang suka di atur ??" tanya Sora penasaran
" Aku mau tak mau mengeluarkan surat ibu Suri " jawab Xoga
" Jadi akhirnya Saga setuju ?? kau memang hebat suamiku... " puji Sora senang
" Dia setuju dengan sebuah syarat " sela Xoga
" Saga akan menjadikan kekasihnya selirnya !!" jawab Xoga membuat Sora melotot, ia paling tidak suka dengan hal itu
" Dan kau menyetujui nya ???" tanya Sora sambil melotot
" Ya... aku akan berbicara dengan mereka besok pagi "
" Mengapa kau setuju dengan syarat itu .. suamiku , kau kan tau aku paling tidak su..."
" Jangan serakah Sora... Saga setuju sudah anugrah untuk kerajaan kita, bisa kau bayangkan apa yang akan terjadi jika Saga berkeras menolak... kita akan menghadapi perang besar Sora !!!" potong Xoga membuat Sora terdiam
" Baiklah... terserah padamu , memangnya siapa kekasih Saga itu... apa gadis itu begitu cantik hingga Saga menolak putri secantik Sofia ??" tanya Sora lagi
" Entahlah... kau tau bagaimana Saga, ia tak akan memberitahu walau kita bertanya sampai ribuan kali, sudah aku mau istirahat... hari ini aku sangat lelah !!" ucap Xoga lalu merebahkan tubuhnya ke ranjang
__ADS_1
Sora membuka pakaiannya dan menaiki Xoga ... sudah beberapa minggu Xoga tak menyentuhnya ...
" Sayang... aku ingin, kita main ya !!!" bisik Sora di telinga Xoga... tangannya bahkan sudah mulai membelai pusaka Xoga
" Aku sangat lelah Sora...!!" tolak Xoga
" Aku yang di atas ya... !!" rayu Sora yang sudah kadung kepingin
" Sudah kukatakan aku sangat lelah Sora...😡😡" bentak Xoga kesal... ia lalu bergerak menyamping memunggungi Sora dan tidur tak lama kemudian.
Sora hanya bisa menahan diri... tak mungkin ia berteriak walaupun ia sangatlah kesal....seringkali suaminya menolak nya , bahkan kadang sebulan tak menyentuhnya sama sekali....apakah karena faktor usia... ataukah karena memang suaminya itu terlalu banyak pekerjaan ??? banyak tanya menyelimuti hati Sora
Tak lama terdengar suara ngorok Xoga yang menandakan ia memang begitu lelah...
" Maafka aku sayang... sepertinya kau memang begitu lelah, selamat malam muahhh " bisik Sora lalu mengecup kening Xoga dan memeluknya.
Jika kau tau Sora suamimu kelelahan karena habis bercinta dengan wanita lain.. mungkin kau akan menusuknya dengan pedang bukan memeluknya seperti sekarang ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
Sementara itu....Saga malam itu sungguh tak bisa tidur, ia sungguh susah hati saat ini..Apakah nasipnya akan seperti kakaknya??? mengapa menjadi keluarga istana harus menderita seperti ini ?? mengapa ia tak bisa menentukan jalan hidupnya sendiri ???
Semalama Saga berlatih pedang untuk menumpahkan rasa gundah gulana nya.
Pagi hari......
" Tuan putri.. tuan putri...ada kabar gembira !!" lapor salah seorang dayang putri Sofia
" Berita apa ??" tanya Sofia yang baru saja bangun
" Ini ada kesan dari jendral Saga, ia ingin berbincang dengan tuan putri pagi ini... Jendral sudah menunggu putri di taman !!" lapor dayang dengan semangat
Wajah putri Sofia langsung bersinar cerah...
" Tunggu apalagi... siapkan air mandiku, aku harus terlihat cantik di depan calon suamiku !!!" titahnya panik
Setelah selesai dengan semua kegiatan paginya... akhirnya putri Sofia pun siap. Dengan wajah berseri putri Sofia mendatangi Saga di taman... pagi ini ia memakai pakaian terbarunya dan bersoleh begitu rupa
__ADS_1
" Selamat pagi jendral... !!" sapa Sofia begitu sampai....Saga berbalik dan keduanya saling tatap
" Ya dewa begitu tampannya calon suamiku ini... di tatap seperti ini membuat dadaku begitu kencang berdetak 😱😱😱🥰🥰" cicit Sofia dalam hati