
Edisi sengklek sistaaaaaa....
yang belum cukup umur harap menjauh sejauh-jauhnya ya 😜😜
Jangan sampai terkontaminasi otak othor ni... 🤣🤣
👆👆👆👆
Amara pun lama tak mendapatkan sentuhan dari seorang Saga....
Sekujur tubuhnya begitu merinding kini....
Saga terus menghi***...mengi*** bahkan bermain dengan penuh hasrat pada si kembar...membuat Amara terus mendesah.
Tangan Amara meremas rambut Saga yang gondrong sedangkan Saga meremas pinggul sexy Amara dengan gemasnya
" Amara.... aku sudah tak tahan, aku begitu menginginkanmu !!" pinta Saga
" Apa jendral tak bisa menahannya?? tubuh jendral banyak luka nanti lukanya bisa berdarah lagi " tanya Amara, tangan Saga menarik tangan Amara dan membawanya ke miliknya yang sudah mengencang sempurna
" Lihatlah ia sudah siap....!!" ucap Saga dengan mata berkabut
" Baiklah.... tapi jendral diam saja jangan bergerak, biar Amara yang memuaskan jendral ya...!!" titah Amara dan ia segera turun dari atas Saga dan memakan lolipop Saga dengan begitu lihai membuat Saga terbang sampai ke langit rasanya
" Masukkan sayang....!!" cicit Saga meminta lebih, dengan berhati-hati Amara kembali menaiki Saga dengan posisi Saga yang bersandar , berlahan Amara memasukkan tornado Saga ke ladang mini miliknya yang begitu sempit, dan setelah beberapa kali mencoba ....tornado pun bisa masuk dengan sempurna...
" OMG.... enak sekali Amara!! " ucap Saga begitu merasakan miliknya sudah terjepit sempurna
" Bergeraklah sayang !!" pinta Saga , dengan bertumpukan kedua lututnya Amara mulai bergerak....dan sumpah rasanya begitu w...o...w...
Ini pertama kali bagi keduanya melakukan nya dengan gaya seperti ini... dan rasa yang di ciptakan sungguh membuat keduanya kaget... ternyata begitu nikmatnya... begitu membuncah keduanya, sangat terasa... sampai-sampai keduanya tak mau berhenti
Keringat sudah membasahi tubuh Amara dan Amara sudah mulai kelelahan... namun Saga belum juga puas, ia bahkan membantu Amara bergerak dengan kedua tangannya....
" Sedikit lagi Amara ... percepat!!" pinta Saga dan Amarapun menuruti kemauan Saga
" Ahhh Jendral... Amara sudah mau keluar lagi ...!!!"
__ADS_1
" Bersama-sama.... sekarang !!!" erang Saga mengejang begitupun Amara..... yang terdengar kemudian hanyalah nafas memburu keduanya setelah sama-sama merasakan nikmatnya dunia
Entah berapa banyak sudah , cairan di semburkan Saga ke rahim Amara, Amara hanya bisa bersender di dada Saga sambil mengatur nafasnya, Saga mengecup kening Amara... tangannya mengelus rambut panjang Amara sambil tersenyum lega
" Hemmm.... aku suka gaya tadi, sangat nikmat... bukankah begitu ??" bisik Saga
" Hemm iya..." sahut Amara, Amara lalu memisahkan diri dengan Saga lalu membersihkan tubuh keduanya, setelah membantu Saga berebah... Amarapun bergabung tidur di sebelah Saga sambil memeluknya
" Tidurlah jendral... obat Jendral akan bekerja tak lama lagi " bisik Amara... keduanya lalu tertidur begitu pulas.
Sedangkan di luar tenda Saga... Aflan sudah memberi ultimatum, tidak boleh ada yang menganggu jendral... hanya dirinya yang boleh masuk ke tenda... siapapun di larang masuk apapun yang terjadi.
Aflan membangun tenda kecil yang terhubung dengan pintu masuk tenda Saga, jadi mereka bisa meletakkan makanan di situ tanpa menganggu keduanya. Dengan sigap para prajurit berjaga sesuai perintah Aflan.
Entah berapa lama Saga tertidur, efek obat dari Isla begitu hebat... lukanya sudah mulai kering . Saat terbangun Saga meraba-raba mencari keberadaan Amara karena seingatnya semalam mereka tertidur sambil berpelukan . Merasa yang di carinya tidak ada Saga langsung duduk dan memanggilnya, hatinya berdetak begitu hebat... ia takut Amara tak ada... ia takut semua itu hanya mimpi
" Amara... Amara.... di mana kau ??" panggil Saga sambil menyisiri seluruh kamar dengan kedua matanya
" Amara di sini Jendral....!!" ucap Amara sambil berdiri lalu memakai jubah tipisnya, rupanya ia sedang berendam .
Amara berjalan mendekati Saga yang terpukau melihat Amara yang begitu sexy. Jubah tipisnya berwarna hitam menampakkan seluruh lekuk tubuhnya menambah kadar keseksiannya. Apalagi saat Amara berjalan mendekat ke arahnya....
" jendral sudah bangun ?? bagaimana keadaan jendral apakah sudah lebih baik ??" tanya Amara sambil memegang kening Saga, Saga diam saja .. ia masih menikmati kecantikan dan kemolekan wanitanya itu
" Semalam jendral demam... tapi ini sudah normal lagi " lanjut Amara, Amara lalu mengambil kain hangat lalu membersihkan tubuh tubuh Saga berlahan
Saga masih belum mengeluarkan sepatah kata pun, ia merasa begitu bahagia saat ini... ia tak merasa tengah berada di medan perang namun sedang berada di surga di temani seorang bidadari nan begitu cantik.
Amara membuka semua perban di tubuh Saga lalu kembali menaburkan bubuk putih dan membalutnya dengan perban yang baru. Selesai dengan perbannya Amara mengambil bubur
" Letakkan bubur itu Amara... aku tak mau memakannya sekarang !!" titah Saga
" Tapi Jendral...."
" Kemari kau...!!" ucapnya sambil mengerakkan telunjuknya agar Amara mendekat. Mau tak mau Amara mendekat dan berdiri di sisi ranjang Saga
" Ya jendral... jendral mau apa, sarapan dulu ya , ini sudah hampir siang hari !!" rayu Amara
__ADS_1
" Tidak.... aku ingin lagi sekarang !!" ucapnya
" Tapi luka jendral masih basah " sahut Amara, Saga lalu menarik lengan Amara hingga Amara terjatuh ke dada Saga
" Aduh..... " erang Saga karena terkena lukanya
" Kan... apa Amara bil...emmmm" Amara tak bisa menyelesaikan kalimatnya karena Saga segera membungkamnya dengan ciuman panasnya. Puas mencium bibir manis itu Saga bersender kembali ke dinding dan tersenyum lebar
" Mulailah Amara.... seperti nya kau akan sering melakukannya sampai lukaku sembuh 🤤🤤" ucap Saga begitu bahagia namun Amara malah mengerucutkan bibirnya
" Jendral... pinggang Amara masihlah sakit akibat semalam...." cicitnya namun ia tetap menaiki Saga karena keinginan Saga adalah segalanya untuk Amara
" Gadis pintar hehe 🤤🤤" bisik Saga dan mulai mendesah nikmat saat Amara mulai bergerak di atasnya lagi
ya ya ya..... silahkan... Monggo jendral buka puasa lah sepuasnya, sekarang kita tengok sejenak kerajaan Mongun di mana Sora sedang di ranjang bersama Xoga.
Semenjak semalam Sora sudah merayu Xoga agar menyentuhnya namun Xoga menolaknya dengan seribu alasan. Namun Sora tak pernah menyerah.. pagi ini setelah mandi dengan beragam kembang dan membuat tubuhnya begitu wangi Sora membangunkan Saga dengan hanya memakai jubah tembus pandang nan sexy
" Suamiku... bangunlah sayang, aku sangat menginginkanmu !!" bisiknya di kuping Xoga, Sora menaiki tubuh Xoga dan menciuminya dengan semua nafsunya... sudah hampir sebulan ini suaminya tak menyentuhnya... ia sangat rindu
" Sora... apa yang kau lakukan aku masih mengantuk !!" bentak Xoga mendorong tubuh Sora membuat Sora terduduk di ranjang
" Suamiku...!!" protes Sora
" Kepalaku masih pusing Sora... jangan menggangguku !!" ucap Xoga sambil memencet kepalanya
" Maafkan aku suamiku... sebentar siang aku akan pergi ke Sobaria dengan anak kita untuk menjenguk Erden, tidak bisakah kita melakukannya dulu... aku akan pergi selama sebulan nanti !!" pinta Sora mengemis cinta Xoga
" Nanti kau lelah jika melakukannya, kita sudah tua Sora hal seperti itu tidak lah yang utama lagi... pergilah kunjungi Erden, sampaikan salamku untuk raja Sobaria dan Erden !!" ucap Xoga lalu berdiri dan berjalan masuk ke kamar mandi, Sora akhirnya hanya bisa menghela nafas menahan hasratnya yang membara
Xoga mandi sambil tersenyum senang
" Astina... akhirnya masa kita tiba, selama sebulan aku adalah milikmu !!" ucap Xoga di dalam hati
o....o..... Soraa.....ðŸ¤ðŸ¤
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya