
Edisi malam Jumat... dah lama ngak keluarin edisi sengklek Yo , seperti biasa yang belum cukup umur skipo dulu eps ini 🤣🤣
🌷🌷🌷🌷
" Amara... jendral Saga sudah selesai ku obati, ingat dia masih terluka jadi ingatkan suamimu untuk tidak bergerak berlebihan dulu malam ini , faham !!" ucap Isla begitu bertemu dengan Amara
" Baik kakak... terimakasih sudah mengobati suamiku, ibu ... kakak... Amara pamit mau makan malam dengan suamiku, kami akan makan di kamar saja !!" pamit Amara kemudian
" Baiklah Amara, ayo Isla kau temani aku makan " ajak Astina
" Baik nyonya... apakah sisa pasukan sudah datang ??" tanya Isla
" Belum Isla... jangan khawatir, Aflan tak akan apa-apa" sahut Astina yang faham bagaimana resahnya hati Isla saat ini
" Ya...nyonya !!" sahut Isla sambil berusaha tersenyum
Di kamar Saga....
Saga terlihat sedang duduk bersandar di ranjang dengan wajah yang sulit di artikan, Amara meminta dayang meletakkan makanan mereka di meja di samping ranjang
" Suamiku... makan dulu ya, lalu minum obatmu !!" ucap Amara lalu menyuapi Saga makan
" Aku tidak ingin makan Amara, singkirkan makanan itu dari hadapanku !!" tolak Saga yang terlanjur kecewa karena malam ini rencana ***-*** nya gagal total
" Jangan begitu... bagaimana kau akan cepat sembuh jika tak mau makan !!" rayu Amara
" Tapi aku sungguh tak lapar... yang kelaparan itu tuh !!" ucapnya sambil menunduk melihat ke arah tornadonya yang sudah berkedut tak karuan sejak siang tadi... Amara terkekeh geli melihat wajah prustasi suaminya itu, ia lalu mendekat dan berbisik pada Saga
" Jendralku yang sangat kusayangi, habiskan dulu makan malamu ini, aku janji akan membuatnya berhenti berkedut setelah kau selesai makan !!" ucapnya membuat mata Saga membulat
" Tapi kata Isla...."
" Sudah... ada 1001 cara untuk melakukannya suamiku, aku pernah mempelajarinya dulu....sekarang makanlah dulu ya !!" lanjut Amara
" Kau janji !!?" ulang Saga... Amara pun mengangguk membuat Saga makan dengan semangat... keduanya makan dengan lahap di atas ranjang
__ADS_1
Selesai makan Amara meminta waktu sebentar ke kamar mandi, Amara mandi kembali sampai benar-benar bersih lalu meluluri seluruh tubuhnya dengan ramuan wangi buatan tabib Isla. Setelah berdandan dan memakai gaun tidur indah yang di berikan ibunya.
Dada Saga berdetak tak karuan selama menunggu Amara mandi, sudah begitu lama ia terpisah dengan istrinya itu... betapa ia begitu merindu ingin bercinta sampai puas dengan belahan jiwanya itu, namun gegara pasukan Kenan kini ia bahkan sulit untuk bergerak
" Hufff.....Kenan kau sungguh brengsek !!" omel Saga dalam hati, pintu kamarnya terbuka... wangi tubuh Amara langsung menyeruak menerpa indra penciuman Saga, membuat nafasnya seolah berhenti
Amara memasuki kamar berlahan....betapa ia terlihat begitu cantik sekaligus sexy malam ini, kain terawang yang menutupi tubuhnya tak bisa menutupi lekuk tubuhnya yang begitu menggoda
Sang tornado langsung bereaksi, membuat Saga semakin tersiksa. Amara berjalan ke arahnya sambil tersenyum begitu sensual ....sumpah demi apapun, Saga bagai melihat seorang bidadari tak bersayap yang sedang menghampirinya saat ini.
Amara duduk di sisi ranjang , tangannya meraih tangan Saga dan menciumnya dengan bibir sexynya membuat seluruh bulu romanya berdiri seketika...
" I love you my jendral... izinkan Amara menjadi pela***mu malam ini !!jendral pasti sangat puas " bisiknya lalu menciumi kuping Saga membuat Saga panas dingin, ingin sekali saat ini ia mengukung Amara dan memasukinya dengan sekuat tenaga namun apa daya...
Amara mencium bibir Saga dengan begitu lembut, tentu Saga menyambutnya dengan senang hati....betapa keduanya begitu merindu , seketika ciuman keduanya bertambah dalam dan panas. Tangan Saga sudah masuk mencari si kembar kesukaannya membuat Amara melenguh dalam ciuman panas mereka.
Amara tau apa yang diinginkan Saga, ia lalu membuka gaun malamnya hingga Saga bisa melihat apa yang ingin di lihatnya, Amara menaiki Saga yang kini hanya bisa bersandar di dinding ranjang, ia pun memposisikan si kembar hingga setara dengan bibir Saga untuk memudahkan Saga melakukan aksinya. Saga begitu senang, Amara mengerti keinginannya itu....
Suara de***** Amara semakin nyaring terdengar saat Saga melahap si kembar dengan begitu rakusnya....
Sentuhan Amara pada intinya sungguh membuat Saga akan meledak rasanya ,apalagi saat Amara kemudian seolah memakan miliknya....OMG.....
Saga sampai bergetar tak karuan
" Darimana istrinya belajar menyenangkannya seperti ini ???" tanya Saga dalam hati namun ia sungguh sangat menikmati service Amara malam ini bahkan tak lama kemudian ia pun mencapai puncak dan memuntahkan begitu banyak lahar panas sepanas letusan gunung merapi.
" Oh leganya..... terimakasih sayang !!" ucap Saga begitu puas...
" Aku belum selesai jendralku !!" ucap Amara membuat Saga terkejut, belum hilang rasa terkejutnya Amara kembali menaikinya dan menciumnya lagi.....Saga tersenyum senang
" Siapa yang akan menolak ?? " ucapnya dalam hati, malam ini ia seolah mendapat hadiah dari surga
Ciuman panas dalam sekejap membuat Saga kembali siaga, Amara pun memimpin percintaan mereka dengan semangat membuat ranjang mereka terus berdecit
Keringat Amara deras mengalir menandakan betapa ia bekerja keras
__ADS_1
" Apakah pungungmu tak apa-apa??" tanya Amara di tengah pergerakannya
" Aku tidak apa-apa sayang... terus..lebih cepat lagi ahhh !!" jawab Saga , membuat Amara tambah semangat bergerak sampai akhirnya keduanya mengejang tanda mereka mencapai puncak bersamaan....
Saga berebah dengan di bantu Amara, keduanya pun langsung tertidur begitu menyentuh bantal....sungguh malam ini sangat mengairahkan dan memuaskannya, Saga tertidur dengan senyum lebar di bibirnya malam ini.
" Terimakasih Amara...!!" ucapnya sambil mengelus rambut Amara... Amara tak bersuara lagi tanda ia telah memasuki dunia mimpi dengan begitu cepat karena ia begitu kelelahan
🍅🍅🍅🍅
Isla masuk ke kamarnya dengan lesu karena suaminya belum lagi kembali padahal hari sudah begitu malam...
" Apakah Aflan baik-baik saja ?? " cicitnya dalam hati
Isla terus melamun sambil melepaskan pakaiannya dan menggantinya dengan gaun tidurnya. Ia bahkan tak menyadari sepasang mata yang mengamatinya tanpa berkedip
Isla naik ke ranjangnya dan merebahkan dirinya berusaha untuk tidur.... namun sungguh ia tak bisa tidur walau sudah memejamkan kedua matanya, tiba-tiba saja sepasang tangan mengukung tubuhnya membuat Isla begitu terkejut, ia membuka kedua matanya namun semua lilin di kamarnya telah mati hingga ia tak bisa melihat apapun
" Siapa kau...?? lepaskan aku !!" bentaknya marah
" Oh begitu... jadi kau mengusir suamimu yang sudah setengah mati berjuang agar bisa bersamamu malam ini ??" terdengar suara Aflan membuat Isla langsung tersenyum senang
" Aflan...?? kapan kau datang ??" tanyanya senang
" Sudah tak usah basa basi, aku ingin berkebun namun sangat lelah, kau bisa kan memimpin pertandingan ?? "
" Apa ??"
" Jangan malu... tak akan ada yang melihat, kan semua lilin sudah ku matikan he he he " sahut Aflan lagi
" Dasar kau botak 😡!!" umpat Isla saat Aflan membalik keadaan membuat Isla berada di atasnya kini.....
Wesss......silahkan botak 🤭🤭🤭
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya