
Kedatangan Saga di sambut begitu gembira oleh Sofia , ia pun segera menarik Saga ke kamar mereka yang sudah di hias begitu indah dan mewah. Keduanya lalu di layani banyak dayang untuk mempersiapkan hari besar mereka. Semua dayang mengagumi ketampanan suami putri Sofia... ketampanan Saga memang sebanding dengan pangeran Kenan lantas saja putri sangat menyukainya.
Wajah sumringah Sofia berbanding terbalik dengan wajah dingin Saga..Tak sedikitpun senyum di tampakkan oleh Saga semenjak datang hingga duduk di pelaminan.
" Menantuku perkenalkan ini kakak Sofia.. pangeran Kenan, di sini ia bergelar pangeran namun di luar ia sudah di panggil Raja karena ia membawahi 2 kerajaan sekaligus saat ini dari kedua istrinya " ucap raja Sobaria mengenalkan keduanya
" Salam... pangeran Kenan!!" sambut Saga sambil sedikit menunduk menunjukkan kesopanannya.
" Salam adik ipar, mengapa tubuhmu penuh dengan luka??" tanya Kenan melihat banyak luka di lengan Saga
" Tidak apa-apa... biasa habis bertempur " sahut Saga lagi
" Aku dengar kau sangat mahir mengunakan pedang mu... apa aku bisa menjajalnya ??" tanya Kenan dengan nada sedikit merendahkan
" Tentu mengapa tidak... besok pagi sepertinya saat yang bagus untuk sedikit berolah raga " sambut Saga tak gentar
" Kakak... suamiku baru saja sampai, jangan mengganggunya !!" potong Sofia
" Tudak masalah Sofia... aku malah senang bisa sedikit berolah raga !!" ucap Saga
" Apa ?? sedikit berolah raga katamu, lihat saja besok sebanyak apa keringatmu akan bercucuran menghadapi ku !!" jawab Kenan
" Aku sangat menantikannya melebihi apapun !!" Saga tersenyum senang, ia malah akan memanfaatkan momen itu untuk lebih banyak mendapat luka. Setidaknya dengan banyak luka di tubuhnya akan mengurangi rasa luka di hatinya
" Ayah.... lihat kakak ...!!" adu Sofia
" Mereka hanya berlatih Sofia... tak apa-apa, ayah juga sudah lama tak melihat kakakmu berlatih " sahut raja Sobaria senang, ia juga ingin melihat sampai di mana kehebatan seorang Saga di bandingkan anaknya sendiri yang juga tak terkalahkan selama ini
Acara pesta pernikahan di gelar begitu meriah... pengantin bahkan di arak keliling kerajaan hingga semua rakyat bisa melihat menantu raja mereka. Saga begitu di kagumi oleh rakyat Sobaria karena begitu tampan dan juga memiliki tubuh yang begitu kekar.
Ketika malam tiba keduanya lalu masuk ke kamar mereka..Setelah mandi Saga langsung duduk bersemedi membuat Sofia yang sudah memakai gaun sexynya kembali terhenyak tak percaya
" Suamiku... mengapa kau malah bersemedi, ke sinilah beristirahat di ranjang... aku janji tak akan mengganggumu " rayu Sofia
" Aku harus bersiap untuk latihan besok pagi Sofia, tidurlah !!" sahut Saga
__ADS_1
" Kau benar-benar akan melawan kak Kenan ?? kakak hanya bercanda suamiku !!"
" Tak ada yang namanya tantangan yang main-main Sofia, pantang bagi seorang kesatria untuk menolak hal seperti itu " kekeh Saga membuat Sofia mau tak mau keluar dan mengetuk kamar kakaknya
" Kak... aku masuk !!" ucapnya sambil membuka pintu tanpa menunggu jawaban dari dalam, Kenan yang baru saja membuka pakaiannya terpaksa memakainya lagi melihat adiknya masuk
" Ada apa Sofia... bukannya seharusnya kau berbulan madu dengan suamimu ??" tanya Kenan memperhatikan Sofia yang datang memakai gaun malam yang begitu sexy
" Bagaimana aku mau berbulan madu jika suamiku malah bersemedi untuk persiapan latihan besok dengan kakak... kakak sih 😤😤" omel Sofia kesal
" Jadi suamimu benar-benar ingin melawanku besok rupanya... hemmm menarik !!"
" Pokoknya besok kakak pura-pura kalah saja agar cepat selesai... ok !!" pinta Sofia sambil melotot
" Mana bisa begitu ... kesatria tak bisa mengalah, kami harus menang atau kalah dengan kesatria !!" tolak Kenan
" Kakak... !! ini masa bulan maduku jangan merusaknya atau aku akan marah padamu !!" teriak Sofia tambah kesal dan keluar dari kamar Kenan tanpa permisi, Sofia bahkan tak menegur istri kakaknya yang berada di kamar tersebut
Melihat gangguan sudah pergi, istri Kenan pun naik ke ranjang dan melepas pakaiannya
" Suamiku... kita lanjutkan ya !!" ucapnya
Keesokan paginya.....
Setelah sarapan....sasana latihan sudah ramai, banyak prajurit tertarik untuk menonton latihan 2 pria tampan nan perkasa di kerajaan Sobaria. Yang seorang adalah pangeran kesayangan mereka dan yang seorang adalah suami dari putri kerajaan Sobaria yang juga terkenal dengan keganasannya di medan perang. Bahkan banyak rakyat yang ingin menonton latihan tersebut, mereka penasaran siapa di antara kedua pria tampan tersebut yang lebih kuat.
Kenan sudah siap dengan pedangnya di pinggir lapangan saat Saga tiba bersama Sofia. Sofia mengandeng lengan Saga dengan manjanya... karena di depan semua orang mau tak mau Saga hanya bisa diam.
Tanpa suara keduanya masuk ke lapangan dengan membawa pedang di tangan masing-masing.
" Hadirin sekalian... sebentar kita akan menyaksikan latihan antara anakku dan menantuku. Aku sangat bahagia saat ini karena memiliki seorang putra dan menantu yang sama-sama gagah berani. Untuk kalian berdua ini hanyalah latihan jadi jangan saling melukai..." ucap raja Sobaria
" Latihan pedang di mulai.....!!!" teriak salah seorang pejabat lalu gong pun dipukul keras menandakan di mulainya sesi latihan
Saga dan Kenan langsung memasang kuda-kuda, keduanya saling lirik dan mencari kelemahan masing masing. Kenan selaku tuan rumah menyabetkan pedangnya lebih dulu dan tentunya langsung di tangkis oleh Saga. Keduanya pun terlibat duel sengit, bunyi pedang yang beradu tak berhenti terdengar bahkan sesekali terlihat percikan api saking kerasnya benturan kedua pedang mereka. Bukan hanya itu... mereka bahkan saling pukul dan tendang, darah sudah mengalir di tubuh keduanya namun belum ada yang mau berhenti.
__ADS_1
" Ayah.... hentikan mereka !!" pinta Sofia cemas
" Sebentar Sofia... ayah masih penasaran siapa di antara mereka yang lebih hebat "
Trang....Trang...buk...buk...
" Menyerahkan adik ipar hah hah....!!" ucap Kenan sudah mengarahkan pedangnya ke leher Saga...
" Dalam mimpimu ...kakak ipar hah hah !!" balas Saga yang telah mengarahkan pedangnya ke jantung Kenan
Keduanya saling dorong dan kembali bertempur tanpa henti, sudah beberapa jam dan keduanya masih saja semangat. Saga sangat senang , baru kali ini ia mendapatkan lawan yang sepadan dengannya begitu pula Kenan... sudah lama ia tak pernah bertempur selama ini....
Saga melihat sebuah celah saat Kenan lengah, ia segera menendang kaki Kenan dan menebas pedang Kenan dengan kuat secara bersamaan membuat Kenan terjatuh dan pedangnya pun terlepas dari tangannya membuat kaget semua yang melihatnya....ternyata sehebat itu seorang jendral Saga..., Saga segera mengarahkan pedangnya ke dada Kenan
" Aku menang !!" ucap Saga, Kenan tersenyum
" Tidak semudah itu adik ipar!!" dengan cepat kaki Kenan menendang tangan Saga membuat pedang Saga juga terlepas dari tangannya... keduanya kembali berduel dengan tangan kosong
Buk.....
Buk..... keduanya saling tonjok dan terduduk di tanah karena sudah sama-sama lelah, namun Saga kembali berdiri sambil mengambil pedangnya....
" Katakan kau kalah... atau kita lanjutkan sampai salah satu di antara kita mati !!kurasa kau tak sehebat yang kudengar selama ini " tantang Saga membuat darah Kenan mendidih karena Saga begitu berani menantangnya
Kenan segera mengambil pedangnya dan mengarahkannya ke wajah Saga
" Siapa takut... aku akan melayani mu sampai titik darah penghabisan !!" sahutnya sambil mengangkat pedangnya
" Cukup....hentikan !! latihan selesai !!" potong raja Sobaria melihat keadaan yang memanas
" Tidak...!! " sahut keduanya bersamaan
" Aku bilang hentikan... itu titah raja, siapa yang berani melawan akan mendapat hukuman !!" titah Raja Sobaria namun keduanya masih berdiri tegak sambil saling tatap
" Kau takut dengan rajamu ??" tanya Saga pada Kenan
__ADS_1
" Tentu tidak....aku sekarang juga seorang raja, tak ada yang bisa memerintahku !!" ucap Kenan terpancing dan segera menyerang Saga kembali, ia mengarahkan pedangnya ke perut Saga dan anehnya Saga diam saja tak menangkis ataupun menghindar
" Kakak.....!! " teriak Sofia