
" Kakekkkk......!!" Sarah segera berlari ke pelukan raja naga begitu sampai , ia sangat rindu dengan kakek naganya itu
" apa kau baik-baik saja Sarah ?? mengapa wajahmu terlihat lelah ?? apa suamimu memperlakukanmu dengan baik ?? apa kau bahagia ??" cecar raja naga
" Sarah baik-baik saja kek.... !!" sahut Sarah dengan senyum lebar di wajahnya
" nenekkkkk.....!!" Sarahpun berpindah memeluk naga putri yang baru saja datang , naga putri tersenyum bahagia... ia tak perlu banyak bertanya pada Sarah, melihat wajah Sarah yang begitu bercahaya dan berseri-seri sudah cukup menggambarkan suasana hati cucu kesayangannya itu.
" Nenek sedang menyiapkan banyak camilan untuk minum teh sore ini sayang, bagaimana jika kau ikut nenek untuk mempersiapkannya ??" ajak naga putri
" Baik nek...kakak ....Sarah masuk dulu !!" pamit Sarah
Erden memandangi tubuh Sarah sampai menghilang baru ia duduk di depan raja naga sambil mengangguk memberi hormat, keduanya saling diam... bingung apa yang mau di bicarakan....
" Anak muda.... "
" Kakek naga ..." keduanya berbicara bersamaan membuat keduanya terkekeh bersamaan
" Terimakasih sudah membuat Sarah bahagia, dan ingat itu harus kau lakukan selama hidupmu Erden... jika kau sampai membuat Sarah kecewa aku tak akan segan mengambilnya kembali !!" ucap raja naga
" Kau tak akan pernah punya kesempatan untuk melakukan itu Kakek naga... karena Sarah adalah segalanya bagiku, aku akan mengikatnya selamanya di sisiku " jawab Erden tanpa ragu
" Baiklah ... aku percaya kamu Sarah padamu, jangan lupa dengan perjanjian kita... anak pertama kalian harus di besarkan di sini .. bersama kami , mengerti !!"
" Sebenarnya aku keberatan dengan syarat itu Kakek naga , namun melihat tempat yang begini bagus dan kasih sayang dari kalian untuk Sarah... aku percaya anakku kelak akan tumbuh dengan baik dan aku punya satu syarat !!" ucap Erden
" Katakan !!"
" Kalian tak boleh melarang kami untuk mengunjungi anak kami... kapanpun kamu merindukannya !!" pinta Erden
" Baiklah... tidak masalah selama kalian tidak membawanya keluar dari dunia naga, dan mengenai ilmu sihir yang telah lama ada di tubuhmu ... apa kau sudah tau siapa kira-kira pelakunya ??" tanya raja naga membuat Erden terdiam....
" Jawablah anak muda, jangan kau tutup-tutupi!! apa kau tau orang yang melakukannya adalah seorang wanita yang berhati sangat jahat dan akan terus melakukan kejahatan itu tanpa rasa bersalah, ia adalah seorang pembunuh berdarah dingin..." papar raja naga....Erden terhenyak mendengarnya... benarkah apa yang di katakan raja naga
" sepertinya..... semoga aku salah, sepertinya ibuku yang melakukannya !!" jawab Erden apa adanya...ia sampai menghela.nafas panjang berkali-kali...
" Sungguh kan ibu sejahat itu ?? bahkan melakukan sihir pada anaknya sendiri untuk mencapai tujuannya sendiri ?? " tanya Erden dalam hati
__ADS_1
" Jauhkan Sarah dari wanita itu... aku yakin dia tak akan segan berbuat jahat pada Sarah jika ia tak menyukainya !!" ucap raja naga
" baik kakek naga ... kau mendapatkan janji dariku, aku akan menjaga Sarah dengan nyawaku . Besok aku akan membawa Sarah kembali ke kerajaan ku terlebih dahulu sebelum mencari kedua orang tua Sarah " ucap Erden
" mengapa cepat sekali..?? Minggu depan saja , aku masih rindu dengan Sarah !!" pinta raja naga
" maaf kakek naga, namun kemaren aku meninggalkan kerajaan ku tanpa ada seorangpun yang tau... aku khawatir semua bawahanku pasti sedang sibuk mencariku saat ini , aku tak ingin membuat rakyatku heboh dengan berita hilangnya raja mereka " jawab Erden
" alasan saja !!"
" Lagi pula kami harus bergegas mencari orang tua Sarah, tak lucukan jika Sarah bertemu keduanya dengan perut yang membesar ??" lanjut Erden
" baiklah jika memang harus begitu... hufff !!!" wajah raja naga langsung saja suram
" Kakek... jangan bersedih, kami pergi tak akan lama....setelah menemukan ayah dan ibuku , Sarah akan kembali mengunjungi kalian lagi !!" tiba-tiba saja Sarah sudah berada di belakang kakek naga dan memeluknya dari belakang
" Sungguh ??"
" ya kakek... sungguh !!"
" iya kakekku sayang ...janji muah muah !!" ucap Sarah sambil mencium pipi kakeknya penuh kasih sayang membuat Erden terbatuk kecil
" Jangan berani kau cemburu padaku anak muda !! " ucap raja naga membuat dengan mata melotot...membuat Sarah dan naga putri tertawa geli melihat wajah Keduanya yang kembali mengeras
🦁🦁🦁🦁
Setelah drama perpisahan yang panjang akhirnya Erden dan Sarahpun kembali ke Mongun. Keduanya hanya memakai seekor kuda ....Erden berkata sengaja karena ia ingin selalu bisa memeluk Sarah di sepanjang perjalanan.
Keduanya menuju Mongun dengan kecepatan yang tak seberapa karena Erden sangat menikmati kebersamaannya dengan Sarah di atas kuda. Kadang Sarah di belakang Erden... kadang Erden yang di belakang Sarah... sepanjang jalan rasanya begitu membahagiakan bagi keduanya.
Keduanya akhirnya sampai di area danau dimana dulu mereka pertama kali berjumpa. Erden membangun kemah seadanya dan menyalakan api sedangkan Sarah berjongkok di tepi danau lalu menjentikkan jemarinya beberapa kali dan tak lama beberapa ikan berlompatan keluar dari danau ke daratan.
" Bagaimana caranya kau bisa memanggil ikan keluar dari air Sarah ??" tanya Erden tak percaya
" Kakak... semua mahluk di air tunduk pada kerajaan naga dan mereka semua siapa aku, jadi aku hanya meminta mereka naik dan mereka akan mengikutinya dengan senang hati, sekarang giliran kakak untuk membakar ikan ini....Sarah sudah sangaaattt lapar hehe !!" sahut Sarah lalu mengecup bibir Erden sejenak
Erden pun segera membersihkan ikan-ikan tersebut dan segera membakarnya
__ADS_1
" Asik.... sudah matang kak ?? " tanya Sarah tak sabar untuk memakannya, air liurnya sudah menetes
" makanlah sayang, aku akan pergi sebentar mencari buah... aku akan segera kembali !!" ucap Erden...
" baik kak...!!" Sarahpun segera melahap ikan di depannya tanpa memperdulikan sekitarnya, sementara Erden berjalan ke sebuah pohon tak jauh dari danau
" Salam paduka... senang melihat paduka baik-baik saja...maaf menganggu, kami sudah mencari paduka berhari-hari !!" ucap salah satu pengawalnya yang mengintip dari balik pohon semenjak tadi
" Ya aku tau.. besok pagi aku akan melanjutkan perjalanan pulang... beritahu semua untuk menjaga area danau sampai besok pagi jangan sampai ada orang yang melintas dan kalian semua jangan ada yang mengintip jika masih sayang dengan nyawa kalian !!" titah Saga
" baik paduka...!!"
" kumpulkan semua buah yang ada di hutan ini... jangan lama !!" titahnya lagi, pengawalnya segera memberi isyarat dan tak memakan waktu lama beragam buah segar sudah berada di tangan Erden
Dengan senyum lebar Erden pun kembali ke kemahnya....Sarah masih saja melahap ikan di depannya
" Ini kesayanganku... buah untuk pencuci mulut !!" ucap Erden lalu mengunyah sebuah stroberi segar lalu mendekati Sarah, ia menarik lengan Sarah dan ...
cuppp.....
buah di mulut Erden pun berpindah ke mulut Sarah tentu setelah Erden puas menciumnya
" kakakkkk....Sarah belum selesai lagi makan ikannya !!" protes Sarah , Erden menutupi ikan dengan sebuah daun besar lalu menarik Sarah ke danau
" Kita akan lanjutkan setelah mandi dan bercinta ....!!" bisik Erden saat keduanya sudah berendam di danau
" Bercinta di tempat terbuka seperti ini...?? malu kak... nanti ada yang melihat bagaimana ??"
" Tak akan ada yang berani mengintip sayangku... mereka semua masih sayang dengan mata mereka !!" sahut Erden tak mau di tolak.... Erden mencium bibir Sarah kembali dan dalam sekejap tornadonya sudah siap siaga.... segera Erden mengangkat Sarah dan kembali ke kemah darurat mereka. Satu persatu kain penghalang keduanya terlepas...
" Bersiaplah Sarah kita akan lembur malam ini ahhhh !!!"
Skip aja ya lanjutannya ... boleh di lanjut di kepala masing-masing..🤭🤭🤭
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya
__ADS_1