Deep Heart

Deep Heart
38. Duda....


__ADS_3

Merasa tak ada penolakan dari Isla....Aflan melanjutkan ciumannya , tangannya bahkan kini sudah mulai nakal menyentuh pinggang Isla lalu naik mendatangi si kembar.


Isla terhentak ketika merasakan dadanya di sentuh oleh...Aflan , akhirnya ia pun sadar dari lamunannya .... kedua tangan Isla reflak mendorong tubuh Aflah hingga ciuman Aflan terlepas


" Kurang ajar kau Aflan berani sekali kau menciumku... dasar duda brengsek ...!!" omel Isla kesal...kedua tangannya memukuli dada Aflan berulang kali hingga Aflan tertelentang ke lantai, karena badannya masihlah belum pulih.


Isla memukuli dada Aflan sampai kedua tangannya lelah


" Dasar kau pria brengsek... di tolong malah ngelunjak plak...plak...plak...kurang ajar, mati saja kau duda brengsek !!!" maki Isla sudah tak sadar saking marahnya, Isla bahkan menendang kaki Aflan berulang kali sampai ia merasa kelelahan


Aflan sama sekali tak melawan, ia malah tersenyum senang saat Isla memukulinya... apalah rasanya kekuatan kedua tangan Isla di tubuhnya, ia malah merasa senang sekali saat kedua tangan mungil itu menyentuh dadanya


Isla berkacak pinggang sambil melotot pada Aflan


" Berani menyentuhku lagi aku akan meracunimu duda brengsek 🤬😤😤" tegur Isla marah....Aflan malah tersenyum lebar


" Isla sayang..... aku mencintaimu... aku mencintaimu dengan segenap hatikuuuu....!!!!!🤤🤤🤤 jika kau membunuhku aku juga tak akan melawan Isla... ayo bunuhlah aku dengan cintamuuu " teriaknya sambil merentangkan kedua tangannya di lantai ...Aflan malah terlihat begitu bahagia membuat Isla tambah jengkel


" Dasar kau duda gila...!!" umpatnya lalu pergi masuk ke kamarnya dengan kesal


" Ya Isla aku gila... aku gila karena begitu mencintaimu.... aku cinta padamu Isla...aku cintaaaaaaaa ha ha ha ha !!!" teriak Aflan terkekeh senang


Dengan wajah memerah Isla masuk ke kamarnya, di pandanginya wajahnya di cermin. Di rabanya bibirnya yang tadi di cium oleh Aflan... entah apa yang di rasakan ya saat ini. Jika perasaan cintanya memang sudah mati di ambil oleh para naga namun mengapa dadanya berdetak kencang ??? apakah hanya perasaan cinta pada Saga yang hilang namun perasaan pada pria lain normal saja ??? apakah aku menyukai si duda gila itu hingga dadaku berdetak begitu hebat ??? pertanyaan demi pertanyaan bergelimpangan di kepala Isla membuatnya pusing.


Akhirnya Isla mengambil kantung uangnya dan keluar...lebih baik ia ke pasar daripada di rumah dan melihat si duda gila itu , pikirnya.


Sebelum ke pasar Isla mampir ke vila Saga, ia hendak menemui bibi atau si nyonya besar .


" Selamat datang tabib Isla... apa kabarmu ?? kau terlihat semakin cantik saja " sambut bibi

__ADS_1


" Baik bi.... bagaimana dengan bibi ? apakah ada keluhan dengan kaki bibi lagi " balas Isla


" Tidak... kakiku sudah sangat ringan sejak kau memberikan obat itu, kau memang sangat hebat tabib Isla..Bagaimana apakah obat untuk Amara sudah kau buatkan ? ini sudah 3 bulan persediaan obatnya pasti tinggal sedikit " tanya bibi, Isla pun mengeluarkan sebotol obat dan memberikannya pada bibi


" Ini bi obat penahan hamil untuk Amara, tetapi mengapa bibi meminta Amara meminum ini ? apakah Jendral Saga tak ingin Amara mengandung anaknya ??" tanya Isla sedikit kepo


" Sebenarnya aku yg tak mau Amara hamil dulu, masa depannya dengan Jendral tidak jelas tabib Isla, bagaimana jika nanti Amara hamil dan Jendral menikahi wanita lain... kasihan Amara dan anaknya " jelas bibi


" Benar juga bi.. bagaimana keadaan mereka di tebing apakah baik-baik saja Bi ?"


" Ya... menurut Papo keduanya begitu bahagia, mereka terlihat seperti pengantin baru setiap hari... ahhh senangnya hatiku mendengarnya " ucap bibi dengan wajah begitu bahagia


" Ee... bi, aku kemari juga ingin memberitahu... di rumahku ada Aflan, dia sudah 3 bulan mencari keberadaan Jendral Saga... berhati-hatilah jika ia kemari " lapor Isla


" Hemm Aflan memang tak pernah menyerah dalam mengemban sebuah misi... tapi mengapa ia di rumahmu bukannya langsung ke mari tabib Isla?" tanya bibi membuat wajah Isla langsung memerah


" Tabib Isla.....!!" panggil bibi sebelum Isla terlalu jauh


" Ya bi...!!"


" Tolong rawat Aflan dengan baik... kasihan dia tak ada yang merawat, kau kan tau ia seorang duda... ini ambilah belikan Aflan daging dan masaklah yang enak untuknya !!" ucap bibi sambil menyerahkan sekantung uang pada Isla


" Tidak usah bi... aku punya uang " tolak Isla


" Jangan... anggaplah ini uang pembayaran obatmu, belikan dia pakaian ganti yang layak....aku yakin pasti ia tak berpakaian dengan baik " pinta bibi... akhirnya mau tak mau Isla mengambil uang tersebut karena bibi berkeras


" Dasar duda mesum brengsek... menyusahkan saja !!" omel Isla sepanjang jalan ke pasar. Mulutnya memang mengomel namun tanpa sadar Isla membelikan semua keperluan Aflan , ia bahkan membeli daging seperti pesan bibi. Dengan tangan penuh belanjaan Isla pun kembali ke rumahnya.


Ketika masuk di lihatnya Aflan yang tengah tertidur pulas, ia memang memberikan obat tidur pada obat raciknya karena menurut pemeriksaannya Aflan juga sangat kurang tidurnya.

__ADS_1


Isla segera memasak daging yang di belinya tadi, ia memasak daging tersebut dengan kuah herbal agar Aflan bisa sembuh lebih cepat dan segera meninggalkan rumahnya. Tapi apakah benar karena alasan itu ia memasakkan daging untuk Aflan ??? hatinya pun tak tau pasti.


Hidung Aflan yang peka membuatnya terbangun begitu mencium aroma wangi yang begitu sedap dari arah dapur. Ia pun segera bangun dan berjalan ke dapur... lagi-lagi pemandangan yang begitu indah di lihatnya saat ini.


Isla terlihat begitu sexy saat memasak... rambutnya yang di gelung ke atas menampakkan leher jenjangnya, bulir-bulir keringat di kening nya terlihat bak permata yang membuatnya begitu bersinar. Aflan menelan salifanya berulang kali, jika ia bisa ingin sekali ia menerkam Isla saat ini juga namun apa daya ia hanya bisa melihat dan menghayal saja dalam hati 😂🤭🤭


" Hai cantik..... apa yang sedang kau masak ??" sapanya akhirnya setelah bisa menenangkan degupan jantungnya, namun hanya sesaat.. ketika Isla berbalik dan menatapnya....Aflan serasa lupa untuk bernafas...


" Ahhhh mengapa kau begitu sexy Isla....." cicitnya tak bisa di rem membuat Isla langsung cemberut


" Tak usah merayuku duda mesum, sana mandi dan ganti pakaianmu... aku sudah membelikan pakaian baru untukmu 😤😤" titahnya jutek sambil melemparkan sebuah kain lap ke wajah Aflan dengan kesal


" Baik cantik... apapun yang kau inginkan, apakah kau tak ingin memandikanku cantik ??" goda Aflan sambil tersenyum mesum


" Cih dalam mimpimu ...😡😡😤" umpat Isla...sambil terkekeh Aflan masuk ke kamar mandi dan mandi dengan gembira karena mendapat perhatian dari Isla


Isla sedang asik menyiapkan makanan yang sudah di masaknya tadi... ia bahkan belum mandi dan tubuhnya kini sudah bau bumbu. Ia berencana akan mandi setelah selesai menata makanan.


" Bagaimana cantik... apakah aku sudah terlihat lebih tampan setelah mandi dan berganti pakaian ??" terdengar suara Aflan dari belakangnya membuat Isla berbalik....


Isla terhenyak mendapati Aflan yang memang terlihat jauh lebih tampan setelah mandi dan memakai pakaian yang di belikan ya tadi.


Aflan berjalan sampai tepat berada di depan Isla... Isla terdiam tak bisa bergerak....


" Mengapa kau diam saja...?? apakah aku sejelek itu hingga kau tak bisa memujiku walau sedikit ??" tanya Aflan dengan mendekatkan wajah mereka membuat wajah Isla memerah seketika.....


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2