
SOBARIA.....
" Maaf permaisuri Sora... para gadis kiriman anda semua sedang dalam perjalanan kembali dari Mongun !!" lapor bawahan Sora
" apa...?? mereka kembali , bagaimana mungkin... bukankah aku sudah memberi tahu dengan suratku bahwa mereka kukirim untuk menjadi pelayan pribadi putraku ?? apa suratku tidak sampai ??" sahut Sora tidak senang
" Surat sudah saya pastikan sampai permaisuri... walaupun yang menerima buka paduka raja Erden karena saat itu paduka Erden belum berada di istana, namun saya sudah berpesan pada tuan Marco agar surat tersebut di sampaikan saat paduka kembali "
" Lalu...mengapa mereka sampai kembali ?? apa Marco berani melawan perintahku ??" cecar Sora
" Seperti nya tidak permaisuri, karena para gadis kiriman permaisuri sempat tinggal di istana Harem kerajaan Mongun selama 2 minggu lamanya... namun kabarnya mereka di perintahkan kembali malah saat paduka Erden sudah kembali " lapor bawahan Sora lagi
" jadi dengan kata lain, putraku yang menolak mereka ?? " tanya Sora dengan suara sudah mulai meninggi, bawahan Sora hanya bisa mengangguk
" Mungkin paduka tidak mau para gadis itu menjadi masalah bagi beliau dan istrinya ... karena menurut kabar burung paduka Erden sudah menikah dengan kekasihnya , namun siapa gadis itu masih misteri ...permaisuri !!"
" Apa kau bilang ....?? Erden sudah menikah , mana mungkin ia berani menikah tanpa meminta restu padaku... lagi pula apa hubungannya dengan para gadis yang kukirim ... toh aku tak meminta Erden untuk menikahi mereka... aku menyediakan mereka untuk melayani kebutuhan putraku saja !!🤬🤬... siapa juga gadis yang dinikahi Erden itu... jangan-jangan nanti ia menikah dengan sembarang gadis yang di pungut di pinggir jalan lagi huh " omel Sora sambil berkacak pinggang, betapa kesal ia kini... putranya sudah berani melawan dirinya
" itu semua masih kemungkinan saja permaisuri... kita belum mendapat kabar pasti, namun isu beredar lagi bahwa sekarang Mongun tengah mempersiapkan acara pesta pernikahan besar-besaran untuk memperkenalkan istri paduka sebagai permaisuri pada rakyat Mongun " ucap bawahan Sora lagi... Sora langsung saja kebakaran jenglot... bagaimana tidak, Erden adalah putra yang sangat di sayanginya... demi Erden dulu ia telah mengorbankan diri agar Mongun tidak diserang oleh Sobaria. Dan kini putranya itu dengan tidak tau dirinya berani melawannya dengan mengikat terlebih dahulu bahkan tanpa meminta persetujuannya terlebih dahulu.
" Bukannya kemaren ia menolak gadis yang kucarikan dengan alasan tidak memikirkan pernikahan dulu... namun mengapa sekarang tiba-tiba saja ia sudah menikah ?? dengan siapa lagi dia menikah.. berani sekali keluarga gadis itu menyorongkan anak mereka pada putra ku yang berharga ...tidak... aku tidak bisa membiarkan hal ini, aku harus berangkat ke Mongun secepatnya !!" ucap nya lalu bergegas ke kamarnya untuk bersiap
Raja Max yang mendengar istrinya bersiap hendak ke Mongun langsung mendatangi Sora ke kamar mereka
" Mau kemana kau Sora ?? " tanya Max lagi
__ADS_1
" aku mau ke Mongun !!" sahut Sora bahkan tanpa menoleh ke arah Max membuat Max kesal... ia menarik lengan Sora agar menghadap ke arahnya
" Apa kau lupa aku sudah melarangmu untuk ke sana lagi !?!" cecar Max
" aku hanya mengurus putraku Max... tidak yang lain, sebelum menikah denganmu kau kan sudah tau kalau aku memiliki 3 anak dan walaupun aku sudah menikah denganku aku tetap ibu mereka !!"
" Mereka sudah dewasa Sora, untuk apa lagi kau urus... putri kita Sofia lebih memerlukan kasih sayangmu karena dia masih kecil !!" protes Max
" Putraku menikah tanpa meminta izin dariku dan entah gadis mana yang dinikahinya Max... wajar jika aku sebagai ibu tidak terima !!" lanjut Sora
" Di sana ada saja ayah mereka....kau tak perlu sibuk mengurusi hal itu, lagi pula putramu juga sudah menikah ... apa lagi yang bisa kau lakukan hah 😡😡!" sambut Max
" Jika aku tidak menyukai gadis itu ... mereka harus berpisah, aku tak mau sembarang gadis yang menjadi menantuku kelak !!"
" Harus.... jika tidak aku tidak akan mengakuinya sebagai anakku !! Erden adalah anak yang baik dan penurut... tak mungkin ia akan lebih memilih orang lain di bandingkan ibunya... ibu yang mengandung, melahirkan dan membesarkannya !! " lanjut Sora penuh percaya diri
" Aku tidak mengizinkanmu Sora....apapun alasanmu !!" kekeh Max
" Max... !!"
" tidak... dan tidak Sora , jangan membantahku....aku adalah suami dan sekaligus raja di kerajaan ini, jika kau berani membantahku ...."
" Aku benci kau Max... aku benci !!!" bentak Sora sambil menghambur barang yang sudah di siapkannya tadi , Sora pun berlari ke atas ranjang dan menangis ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ biasanya air matanya itu akan melunakkan hati Max
Dan benar saja... tak makan waktu lama , Max segera duduk di belakang Sora dan mengelus rambut panjang Sora yang sangat di sukainya. Entah magnet apa yang di miliki istrinya itu, Sora selalu berhasil membuatnya luluh hanya dengan sedikit air matanya
__ADS_1
" Sora.....maafkan aku, baiklah jika kau mau ke Mongun ....boleh , tapi kau tak boleh sendirian. Aku akan menemanimu ya !!" rayu Max membuat Sora berbalik dan tersenyum indah
" Sungguh... kau tidak bohong padaku kan ?? hanya untuk menyenangkan aku saja ??" sahut Sora manja... jemarinya sontak bermain di dada suaminya itu untuk mengodanya....
" Cup..." Sora mengecup sekilas bibir Max
Dada Max langsung berdesir hebat....sungguh Sora memang sangat mempengaruhi dirinya begitu besar, Max tersenyum... tangan kekarnya langsung menarik pinggang Sora agar mendekat dan tak lama posisi sudah berubah....
" Aw Max... ini masih pagi lagi, nanti saja malam ..." cicit Sora yang kegelian
" Aku tak bisa menahan selama itu Sora... jemarimu....bibirmu... membuatku sangat tergoda !!" sahut Max sudah menarik saja pakaian Sora semaunya dan melemparnya entah ke mana
" nanti Sofia melihat sayang !!" protes Sora berusaha menolak
" Sofia sedang belajar, aku sudah memerintahkan prajurit agar tak ada yang menganggu !!" kekeh Max dan segera memasuki Sora dengan nafas yang menderu ... walau sudah berumur namun Max masihlah perkasa, entah ramuan apa yang sering diminumnya ...membuat Sora kadang sangat kewalahan karena Max memang tak suka punya selir hingga hanya dirinya lah tempat pelampiasan Max
Dari pagi hingga siang, Sora pun tak bisa turun dari atas ranjang karena Max tak memperkenalkannya... Max betah berlama-lama memeluknya jika selesai bercinta. Mungkin ini jawaban dari rasa sakit hatinya di hianati suaminya selama bertahun-tahun... kini ia mendapatkan suami yang begitu mencintainya bahkan sangat over protektif padanya. Ia bahagia sangat bahagia di Sobaria dengan Max namun tetap dihatinya Sora tak bisa melupakan sakit hatinya pada Xoga .
Usahanya untuk mengatur jodoh putranya tidak lain karena ia tak mau Astina yang nanti melakukannya, ia tak terima wanita hina itu masuk dalam kehidupan putranya tersayang, apapun akan di lakukannya untuk mencegah hal itu terjadi.
" Lapor permaisuri... rombongan gadis dari Mongun telah sampai kembali !!" terdengar suara prajurit nya memberi laporan seperti yang di minta Sora, Sora segera meloncat dari ranjang
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya
__ADS_1