
Ini edisi sengklek ya... Thor kasih bonus sebelum kita termehek-mehek 😂😂
Sesuai janjinya ... pagi ini Saga membawa Amara untuk berkeliling hutan di perbukitan dan mereka akan berkemah di dalam hutan malam ini.
Mereka hanya memakai satu kuda saja, Saga ingin menikmati keromantisannya dengan Amara sebaik mungkin. begitu lama ia tak pernah sebahagia ini, ia bisa beristirahat dan tak memikirkan apapun selain Amara .
Dengan senyum bahagia Saga memacu kudanya ke arah perbukitan terdekat, ada yang ingin di perlihatkannya pada Amara... Saga yakin Amara pasti menyukainya.
" Pegangan yang erat... !!" titahnya lalu menarik tali kekang ... kuda langsung melesat menuju ke arah perbukitan. Amara memeluk erat pinggang Saga.. ia bahkan menyandarkan wajahnya ke punggung Saga, ya ia sudah tak malu lagi seperti Minggu lalu... sesekali bahkan tangan Amara dengan nakal meraba dada Saga...membuat dada Saga ser seran ðŸ¤ðŸ¤
Akhirnya mereka sampai ke sebuah bukit di mana semua tanahnya di tumbuhi beragam bunga yang sedang mekar.
Keduanya lalu turun... Mata Amara langsung melotot melihat lautan bunga-bunga yang bermekaran begitu indah
" Jendral apakah ini yang di sebut surga...??" ucapnya tak percaya ...Saga tersenyum, ia sudah menduga Amara pasti suka... wanita mana yang tak menyukai lautan bunga seperti ini
" Aku tau kau pasti suka... nikmatilah, semua perbukitan ini masih wilayahku... " ucapnya...tanpa di suruh 2 kali Amara berlari dan menyatu dengan lautan bunga..Saga duduk di puncak bukit sambil memandangi Amara yang kesana kemari menciumi berbagai bunga yang bermekaran sambil memetiknya
Saga tersenyum menikmati pemandangan indah itu, mata elangnya tak berkedip memandangi tubuh Sexy Amara yang tertimpa cahaya pagi, kulit Amara begitu putih bersih bahkan terlihat bercahaya... dari beribu Bunga di bukit ini, tentu Amara yang tercantik dan paling wangi
" Amara... terimakasih sudah hadir di hidupku, jika kau tak ada aku mungkin hanya menghabiskan seluruh waktuku di Medan perang " ucap Saga dalam hati
Saga berjalan mendekat Amara yang sedari tadi sudah membuatnya gemas...Amara masih saja menikmati hamparan bunga di depannya yang tak ada habisnya. Tiba-tiba tangan kekar meraih pinggangnya dari belakang dan memeluknya erat... Amara tersenyum sebelah tangannya mengelus tangan Saga dan bersandar di dada bidang itu
" Kau senang ..??" bisik Saga
" Ya... suka sekali, disini sangat indah Jendral... seandainya bisa Amara ingin tinggal di sini selamanya dengan anda " sahutnya mengagetkan Saga, baru kali ini Amara menyuarakan isi hatinya pada Saga...
Saga mengeratkan pelukannya...kedua tangan kekarnya kini sudah menguasai Amara, Amara berbalik menghadap Saga...keduanya saling tatap sambil tersenyum
" Apakah Jendral juga bahagia ??" tanya Amara
" Tentu... cupp" Saga mencium Amara di tengah-tengah hamparan ribuan bunga...Amara tentu menyambutnya dengan senang hati
__ADS_1
Siapa yang menyangka seorang Jendral Saga yang merupakan pria pujaan ribuan wanita karena ketampanan dan ke perkasaannya di Medan perang ...kini ada bersamanya, sedang memeluk dan menciumnya dengan begitu mesra..Tentu Amara tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.
Puas menyalurkan hasrat masing-masing, keduanya menikmati berjalan di antara bunga-bunga sambil bergenggaman tangan.
" Jendral... bolehkah Amara bertanya ??" tanya Amara
" Tentu saja , apa yang ingin kau tanyakan ??"
" Kata bibi...Jendral begitu giat berperang memperluas wilayah kerajaan sampai mengabaikan urusan pribadi Jendral sendiri, mengapa demikian Jendral ??" tanya Amara saat keduanya duduk santai di pinggir sebuah danau
" Karena itu sudah janjiku pada ibu !!" sahut Saga
" Janji ??"
" Ya... aku sebenarnya hanya anak seorang selir, namun ibuku meninggal saat melahirkanku. Karena kebaikan permaisuri saat itu mengambil dan merawatku seperti ia merawat anaknya sendiri yaitu Xoga. Saat permaisuri hendak meninggal ia berwasiat padaku agar aku membantu Xoga selama kak Xoga menjadi raja kelak " jawab Saga
" Oh begitu...jendral beruntung memiliki ibu sambung yang begitu baik " ucap Amara sambil menatap jauh ke arah gunung di depannya dengan wajah sedih mengingat penderitaannya dahulu
" Terimakasih Jendral...Amara sangat beruntung bertemu dengan anda, Amara akan berterimakasih seumur hidup Amara " ucap Amara sambil mencium kedua punggung tangan Saga, hati Saga menghangat...di tariknya Amara ke pangkuannya dan memeluknya dengan erat
" Amara..bisa aku meminta sesuatu ??" pinta Saga
" Tentu saja... apa yang jendral inginkan ??" tanya Amara
" Nanti malam...menarilah untukku !!"
" Tentu saja....Amara akan menarikan sebuah tarian yang belum pernah jendral lihat sebelumnya " janji Amara sambil tersenyum manis
Malamnya.....
Saga telah menyalakan api unggun dan kini sedang mengasapi seekor anak kijang yang baru saja di buru oleh Saga.
Saat Saga berburu....Amara menyiapkan dirinya, ia berdandan dan memakai gelang kaki yang selalu di bawanya ke mana-mana di kantungnya. Malam ini Amara berencana untuk menampilkan tarian mengoda untuk Saga. Ia belajar tarian ini dari seorang mantan penghibur no 1 di kerajaan.
__ADS_1
Setelah Saga selesai dengan pekerjaannya, ia duduk membersihkan anak panahnya yang tadi terkena anak kijang. Bunyi gemerincing yang berasal dari kaki Amara membuat Saga menghentikan kegiatannya. Mata elangnya beralih ke arah bunyi tersebut.
Nampak kaki mulus berjalan mendekat.... mata Saga naik melihat ke atas dan nampak lah tubuh Sexy Amara , Amara mulai menari dan bergoyang dengan begitu gemulainya. Tarian perut dan pinggul Amara begitu eksotis dan mengoda membuat Saga menelan salifanya berkali.
Siapa yang tak akan panas melihat tubuh Sexy yang sedang mengoyangkan perut dan pinggulnya bergantian.
" Bagaimana mungkin kau begitu sempurna !!" cicit Saga yang bahkan tak mau mengedipkan kedua matanya.
Sinar rembulan dan cahaya api unggun di alam liar membuat pertunjukan Amara terlihat tambah eksotis. Saga duduk dengan gelisah... tarian yang di sajikan Amara benar-benar menggugah hasratnya kembali. Saga tak bisa membayangkan jika Amara sampai menari seperti ini di hadapan pria lain... mungkin ia akan menebas semua kepala pria yang melihatnya 😡😡😤
Saga memberi kode pada Amara agar mendekat...
Amara pun mendekat sambil tersenyum manis, hap... sekali tarik Amara kini sudah berada di pangkuan Saga . Saga memeluknya begitu erat dengan nafas memburu
" Ingat Amara... kau adalah milikku, jangan pernah menari seperti ini di hadapan pria manapun...mengerti !!" ucapnya tegas membuat Amara langsung mengangguk
Tanpa di sadari Saga ia merebahkan Amara di atas rerumputan seolah sedang berada di atas ranjang... ia mencumbunya dengan begitu ganas , ia sudah lupa di mana ia berada kini.... rasa cemburu di dadanya membuatnya lupa daratan dan melakukannya di bawah sinar rembulan.
Amara bukannya takut, ia malah senang sudah bisa membuat hasrat kelekakiam Saga bangkit begitu ganas, keduanya menghabiskan malam dengan saling memberi dan menerima di atas bumi beratapkan bintang-bintang.
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya
MINAL AIZIN WAL FAIZIN... MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
untuk semua pembaca setiaku dari Thor dan keluarga
Libur ini Thor sedang jalan-jalan dari kota Balikpapan ke daerah Berau tepatnya ke Derawan
Dah 26 jam lewat darat belum tembus ya sis 🤣🤣
__ADS_1