
Hari ini langit serasa runtuh bagi seorang Maxmalian, seumur hidupnya baru kali ini ia merasakan yang namanya sengsara dan sedih tak terbendung. Air mata Max tak berhenti mengalir menangisi istrinya yang telah meninggalkannya. Max bahkan tak membiarkan mayat Soraya lepas dari pelukannya.
Soraya adalah wanita pertama yang mengisi hatinya, wanita cantik nan kayaraya namun tak pernah sekalipun memandangnya dengan sebelah mata, wanita yang menaikkan derajat hidupnya... memberinya keturunan dan mencintainya tanpa syarat.
Tak ada satupun bawahannya yang berani mendekatinya sampai akhirnya Kenan datang...
" Apa yang terjadi?? benarkah ibuku meninggal dan Sofia keguguran ??" tanya Kenan begitu turun dari kudanya
" Ya tuanku pangeran, namun kami tak bisa melakukan apapun karena raja Max terus memeluk permaisuri sedangkan putri Sofia masih tertidur akibat pengaruh obat " lapor sekertaris kerajaan, wajah Kenan mengeras seketika....betapa sedih wajahnya , hingga kematian ibunya tercinta ia bahkan belum memberi keinginan terbesar ibunya yaitu seorang cucu untuk di timang dan tambah Sofia malah keguguran ðŸ˜ðŸ˜
Langkah gagah Kenan berjalan cepat ke arah kamar ayahnya, terlihat ayahnya masihlah menangis sambil memeluk ibunya yang sudah terbujur kaku. Kenan menyentuh bahu ayahnya berlahan mengagetkan ratapan Max... ia pun menoleh
" Kenan....??" ucapnya sambil menangis, baru kali ini Kenan melihat ayahnya meneteskan air matanya....selama ini ayahnya selalu terlihat begitu kesatria
" Lepaskan ibu... ayah, kasihan .... ibu harus kita kuburkan !!" ucap Kenan sambil memeluk Max
" Aku tak akan memaafkan Saga atas semua ini Kenan... aku akan meluluhlantahkan Mongun sebagai persembahan untuk ibumu 😡😡!!" ucap Max membuat kaget Kenan
" Apa hubungannya Saga dengan kematian ibu ??" tanya Kenan.... sekertaris kerajaan memberikan surat dari Saga pada Kenan.
Kenan membaca isi surat itu dan baru menyadari bahwa ternyata budak cantik yang dirindukannya ternyata adalah selir Saga dan adiknya terlibat dalam mencelakakan selir itu hingga ia lupa ingatan dan berakhir sebagai budak di wilayah Sobaria.
" Apakah ibu membaca surat ini ayah ??" tanya Kenan... Max mengangguk
" Dasar menantu kurang ajar, bagaimana mungkin ia lebih memilih wanita biasa itu di bandingkan adikmu ... Kenan !!" omel Max, Kenan menghela nafas... pantas saja ibunya langsung pingsan begitu membaca surat ini... cicitnya dalam hati
Kenan pun memimpin persiapan penguburan ibunya... hanya itu yang bisa di lakukannya saat ini karena kepala ayahnya hanya penuh dengan kesedihan dan balas dendam. Bukannya Kenan tidak sedih dan sakit hati... namun di saat seperti ini harus ada yang berkepala dingin atau kerajaan akan kacau balau
" Panggil kedua istriku ke mari, setelah mereka datang besok siang kita akan menguburkan ibuku... " titah Kenan yang di angguki semua punggawa Sobaria
Bendera putih memenuhi kerajaan Sobaria....rakyat Sobaria berduka , semua begitu mencintai permaisuri mereka .... ratu Soraya...
__ADS_1
Kenan memasuki kamar Sofia dan bertanya pada tabib yang menanganinya perihal kesehatan Soraya... tabib hanya bisa menjawab seharusnya Sofia baik-baik saja, Kenan pun menunggui Sofia sampai sadar. Ia harus menyampaikan sendiri mengenai kematian ibu mereka pada Sofia karena Sofia belum mengetahuinya.
Kenan mengelus rambut panjang adiknya yang begitu di sayanginya itu, Sofia dasarnya adalah gadis yang baik namun karena sedari kecil selalu di manja maka Sofia tak pernah menerima penolakan....apakah itu semua yang menyebabkan ini terjadi ???
Namun seburuk apapun Sofia tetaplah adiknya dan ia wajib membela adiknya... Saga harus bertanggung jawab akan hal ini...
Menjelang pagi baru Sofia bangun... ia kaget melihat Kenan yang menungguinya di sisi ranjang
" Kakak.. kau datang ??".sapanya membangunkan Kenan
" Ya adikku.... apa kau sudah baikan ??" tanya nya
" Tubuhku masih lemas kakak, bagaimana ibu ??" tanya Sofia membuat Kenan meremas rambutnya seketika
" Kuatkan dirimu adikku, ibu kita semalam wafat !!" ucap Kenan mengagetkan Sofia setengah mati
" Apa...?? tidak...Kaka bohongkan , ibu sehat sehat saja kan ??ðŸ˜ðŸ˜!!" cicitnya lemas tak percaya... namun pelukan kakaknya membuatnya menyadari bahwa Kenan tidak berbohong.... Sofia kembali histeris dan pingsan
Sofia terhenyak melihat ibunya sudah terbujur kaku... terngiang lagi pertanyaan ibunya mengenai kebenaran isi surat dari suaminya....
Hanya air mata kini yang jatuh berguguran...nasi sudah jadi bubur, berteriak sekuat apapun kini tak akan bisa membuat ibunya bangun lagi
" Maafkan aku ibu... maafkan Sofia ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜" cicitnya berulang kali dalam hati, ayahnya datang dengan mata bengkak...Max memeluk Sofia dan menghapus air mata Sofia dengan kedua ibu jarinya
" Sabarlah sayangku... ayah akan membalas dendam kematian ibumu... ayah akan membunuh Saga dengan kedua tangan ayah !!" bisik Max
" Tidak ayah... Saga tidak salah apapun, jika ayah ingin menyalahkan seseorang maka dia adalah kak Sora dan Amara !!"
" Sora ??" tanya Max kaget
" Iya... sebenarnya tujuanku kemaren hanya menakuti Amara... aku akan menculiknya dan membiarkan dia melahirkan lalu mengambil anak suamiku untuk kurawat bersama Saga... namun kak Sora malah mengutus Roxana untuk menghabisi Amara....aku sudah melarang Roxana namun dia tak mau mendengarkan... dia hanya menuruti kak Sora, dan lihat sekarang inilah yang terjadi ayah... jangan sakiti suamiku ayah, Saga tak bersalah...." ucap Sofia
__ADS_1
" Tapi surat Saga itu yang telah membuat ibumu meninggal Sofia !!"
" Sofia yakin... Amara yang membujuk Saga untuk menulis surat itu ayah... Amara yang harus di salahkan ayah !!" hasut Sofia
" Jadi Sora lah otak semua ini..... Sora yang membuat istriku harus meninggal dengan begitu mengenaskan... Sora kau akan mendapat pembalasan dariku !!" janji Max
Kenan hanya mendengarkan pembicaraan keduanya, senyum kecil tersungging di bibirnya
" Adikku... aku akan menyatukan mu dengan Saga jika itu maumu, tapi Amara aku yang menyelesaikannya... bagaimana ??" bisik Kenan saat memeluk Sofia
" Sungguh kak ??"
" Iya ... kakak janji !!" ucap Kenan , Sofia pun tersenyum senang mendengar janji kakaknya
Ketiganya menyaksikan pemakaman Soraya dengan sedih yang sangat mendalam....Max mengumumkan masa berkabung selama 10 hari untuk menghormati almarhum istrinya.
Sobaria benar-benar berkabung ... tetesan air hujan sepanjang minggu itu seolah mengiringi kesedihan rakyat Sobaria.
Berita kematian Soraya akhirnya sampai ke Mongun.
" Sora... mengapa kerajaan Sobaria tidak memberitahu kita mengenai kematian permaisuri mereka agar kita bisa mengikuti proses pemakaman ??" tanya Xoga pada Sora
" Entahlah suamiku... aku juga tidak tau !!" sahut Sora
🌹🌹🌹🌹
" Kenan....siapkan pasukan ...kita akan membumi hanguskan Mongun !!" titah Max begitu masa berkabung selesai...
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote
__ADS_1