
Sementara Saga Amara dan Aflan Isla menikmati kebersamaan mereka di istana mini milik Astina, surat yang di layangkan Saga akhirnya sampai pada yang di tuju....
" Permisi tuan putri... ada surat dari jendral Saga untuk anda !!" seorang dayang menyampaikan surat dari Saga
" Sungguh ?? oh senangnya !!" ucap Sofia sambil mengelus perutnya
" Bacalah putriku , bolehkan ibu ikut membacanya ??" pinta Soraya... tanpa rasa curiga Sofia mempersilahkan ibunya ikut membaca surat dari suaminya itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
" Sofia... aku telah menemukan istriku Amara dan dari kesaksiannya aku mengetahui betapa jahatnya dirimu. Selama ini kau mengkambinghitamkan Maya dan Roxana akan kejadian yang menimpa Amara, namun ternyata kaulah dalang di balik semua itu. Karena kejahatanmu Amara harus kehilangan anak kami dan sampai kehilangan ingatannya.
Aku tidak bisa memiliki istri yang begitu jahat seperti mu Sofia, dengan ini aku menceraikanmu dan mengembalikanmu pada kedua orang tuamu.
Akupun tau anak yang kau kandung bukanlah anakku Sofia, carilah ayahnya dari sekian banyak pria yang kau tiduri dan mintalah ia untuk bertanggung jawab !!!
Saga
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tangan Sofia langsung bergetar begitu mengetahui Saga malah menceraikannya
" Tidak.... Saga....tidak, anak ini adalah anakmu !!! bukan anak pria lain, aku berani bersumpah ...tidakkkkk ahhhhh !!!" Sofia berteriak macam orang gila, ia tidak terima Saga membuangnya setelah semua usaha yang telah di lakukannya.
Soraya tak kalah gemetaran, ia kembali membaca ulang surat dari menantunya itu
" Sofia... benarkah kau melakukan semua yang dituduhkan Saga itu nak ???" tanya Soraya sambil memegang area dadanya yang langsung saja terasa sesak
" Tidak ibu... Sofia tidak tau apa-apa !!" sahut Sofia dengan wajah penuh air mata
Sebenarnya Soraya sudah beberapa kali mendengar rumor akan kelakuan Sofia selama ini, namun ia tak berani bertanya... namun tulisan Saga telah membuatnya sangat terkejut, benarkah putrinya sejahat dan sehina itu...???
Tiba-tiba saja semua terasa begitu gelap bagi Soraya, apalagi ia merasa dadanya begitu sakit seolah sebuah gada besar memukul dadanya
Bruk.....Soraya pun jatuh pingsan
" Ibu... ibu... tolong !!!" teriakan Sofia membahana membuat semua yang mendengarnya berlarian masuk ke ruangan di A
mana Sofia dan Soraya berada.
Raja Max langsung berlari menuju kamar di mana Soraya kini sedang di periksa oleh para tabib
" Apa yang terjadi...?? mengapa Soraya bisa pingsan ??" gelegar suara Max membahana mengagetkan semua
__ADS_1
" Kami tidak tau tuanku raja, saat itu permaisuri sedang bersama putri Sofia !!" sahut salah seorang dayang
" Di mana Sofia kini ??"
" Putri Sofia sedang berada di kamarnya, sedari tadi tuan putri berteriak histeris dan menangis !!"
" Obati istriku dengan sebaik-baiknya, aku akan mencari Sofia dulu !!" titahnya lalu berjalan menuju kamar Sofia
" Tidak... tidak.....Saga, ini anakmu Saga aku sungguh tidak bohong, kau tak bisa menceraikan aku hoa hoa hoa !!!" terdengar tangisan pilu Sofia tak juga berhenti semenjak tadi
" Ada apa ini Sofia ?? mengapa kau menangis dan mengapa ibumu sampai jatuh pingsan hah ??" tanya Max sambil memeluk putrinya yang terlihat begitu sedih
" Saga... Saga ayah, Saga menceraikanku dan ia tak mengakui anak kami jika hoa hoa hoa !!" tangisnya di dada Max
" Apa ?? atas dasar apa Saga melakukan itu ??" desis Max geram, ia lalu merebut surat yang di genggam Sofia lalu membacanya
" Cih... jadi Saga malah membela seorang gadis biasa di bandingkan putriku yang berharga ??😡😡" omel Max
" Ayah... aku ingin Saga ayah..hik hik hik !!" amuk Sofia
" Shutt sudah berhentilah menangis, ayah jamin Saga akan menarik keputusannya itu....sekarang tenanglah, kita harus mengurus ibumu dulu !!" keduanya lalu kembali ke kamar Soraya
" Bagaimana istriku ?? apakah Soraya sudah siuman ??" tanya Max begitu masuk
" Apa maksudmu ??"
" Sepertinya sesuatu hal mengagetkan permaisuri hingga mengakibatkan tekanan darah beliau naik mendadak , dan mengakibatkan permaisuri pingsan ... dan setelah usaha kami sedari tadi tak bisa membangunkan permaisuri maka ada kemungkinan permaisuri menderita kelumpuhan otak " jelas sang tabib membuat wajah Max mengeras
" Apakah ibumu membaca surat itu Sofia ??" tanyanya dan Sofia pun mengangguk
" Kurang ajar....Saga kau mengirimkan malaikat maut pada istriku, berani sekali kau 😡😡... brengsek !! panggil Kenan pulang sekarang !!" titahnya , Max segera meninggalkan kamar Soraya dan menuju kolam renang miliknya.... Max segera menceburkan dirinya ke kolam untuk menenangkan dirinya
Selama ini ia selalu tak tahan jika melihat istrinya itu sakit... dan kini Soraya malah tidak sadarkan diri dan putrinya menangis begitu sedih dan semua itu karena seorang wanita biasa nan hina...🤬🤬🤬🤬, oh betapa Max tak bisa menerima semua itu
Setelah berhasil menenangkan otaknya yang panas , max kembali ke kamar Soraya... namun belum lagi sampai ke kamar, dayang berlarian ke arahnya
" Tuanku raja... putri Sofia !!" lapor mereka
" Ada apa dengan Sofia ??" tanya Max lagi
" Putri Sofia ... keguguran !!" lapor mereka
" Apa.... ???" Max segera berlari ke kamar Sofia, terdengar lolongan tangisan Sofia memenuhi kamarnya
__ADS_1
" Tidak.... tidak... tidakkkkk!!! jangan pergi anakku tidakkkk !!!" teriaknya berulang
" Sofia putriku !!" panggil Max dan segera memeluk putrinya yang sedang di tangani tabib
" Apakah ...??" tanya Max pada tabib.. tabib mengangguk
" Maaf kami paduka, janin tak bisa di selamatkan " lapor tabib membuat Sofia semakin menangis sejadi-jadinya... Max hanya bisa memeluk putrinya tanpa bisa bersuara, betapa Max kini sedang menahan amarahnya
" Jika terjadi sesuatu pada putri dan istriku... kalian akan menerima akibatnya Mongun !!" desis Max
" Paduka... permaisuri baru saja sadar !!" lapor dayang, Max segera meninggalkan Sofia yang tertidur karena pengaruh obat
" Istriku....bagaimana keadaanmu !!" tanya Max begitu melihat mata Sofia yang terbuka, betapa lega rasa hatinya kini
Soraya tak bersuara... hanya air matanya yang mengalir dari ujung matanya
" Soraya... tolong jangan bersedih itu tak baik untuk kesehatanmu !!" pinta Max sambil menghapus air mata dari wajah istrinya
" Max....!!"
" Ya sayangku....!!"
" Aku titip Sofia, to...long... kau didik dia dengan benar...hah hah hah " terdengar suara lemah Soraya
" Shutt sudah jangan berkata apapun, beristirahatlah dulu... kau bisa mengatakan apapun yang kau inginkan jika nanti sudah baikan, aku pasti akan menurutimu sayang !!" potong Max
Soraya menggeleng pelan
" Aku sudah tidak punya waktu Max... jagalah kedua anak kita dan juga cucu kita kelak, aku harus pergi lebih dulu hah hah "
" Hentikan omong kosongmu itu Soraya.. kau tak akan kemanapun !!"
" Maafkan aku Max.... aku sangat mencintaimu !!" ucap Soraya sebelum menutup kedua matanya
" Soraya... Soraya... Soraya..... tidakkkkk !! bangunkan istriku bangunkan Soraya !!!" teriak Max panik, tabib segera memeriksa kondisi Soraya
" Maaf paduka... permaisuri telah mangkat !!" lapor tabib istana sambil menunduk
" Tidak... tidak... tidakkkkkkkk!!!!!" teriak Max histeris
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya
__ADS_1