Deep Heart

Deep Heart
168. Dunia Naga


__ADS_3

Amara dan Isla yang berusaha menahan tawanya...namun akhirnya pecah karena melihat wajah cemong Aflan


" Ha ha hi hi ha ha hi hi...." keduanya tertawa geli melihat kepala Aflan yang memerah dan wajahnya yang menghitam , sedangkan Saga hanya tersenyum saja


" Kalian berdua... bukannya kasihan malah tertawa ya melihatku kena musibah... Isla cepat obati aku !!" omel Aflan sambil menyorongkan kepalanya pada Isla....Isla bukannya mengobati malah tambah tertawa sampai memegangi perutnya karena geli...


" Islaaaaa 😡😡..!!" geram Aflan lagi


" Maaf Aflan... maaf habis kau lucu sekali ha ha ha " gelak Isla....membuat habis kesabaran Aflan, dengan sekali gerakan Aflan mengangkat Isla macam sekarung beras dan membawanya menjauh


" Aflan apa yang kau lakukan !! turunkan aku !!" teriak Isla


" Salahmu sendiri tertawa seperti itu membuat dadamu bergetar seolah menantang untuk ku jamah... kita ke bawah tadi kulihat ada gua di sana !!" sahut Aflan tersenyum licik


" Memangnya mau apa kita di situ ??" tanya Isla tak mengerti


" Apalagi.... aku mau mengasah pedangku ha ha ha " ucap Aflan membuat Isla terdiam....


" Jangan bilang....hai mantan duda mesum, turunkan aku.. aku tak mau melakukannya di siang bolong begini... apa kau sudah gila !!" protes Isla sambil meronta... namun namanya sudah masuk sarang buaya tak akan kau di lepas Isla...😂😂


" Mau kemana mereka suamiku ??" tanya Amara tak paham sambil terus melihat keduanya yang menjauh


" Biarkan saja sayang... kau diam sebentar di sini, aku akan bersemedi sebentar " Saga lalu duduk bersila


Raga Saga segera masuk ke dalam gua ... menemui para naga.


" Mengapa kau kemari... sudah kubilang kau tak diterima di sini !!" tegur naga putra


" Aku membawa istriku... ibu dari bayi yang kau pelihara "


" Susah kubilang juga... kalian tak boleh mengambilnya dan tak boleh melihatnya kecuali dia sudah dewasa !!.dan itu sebagai balasan karena kami telah menyelamatkan nyawa istrimu... mengapa kau begitu tak tau terimakasih ??🤬" tegas naga lagi kesal


" Aku sudah paham naga... namun istriku sangat gelisah, kami kemari hanya ingin memastikan bahwa bayi kami baik-baik saja... kami hanya ingin melihatnya... itu saja setelah itu kami akan pergi ... sungguh !!" mohon Saga


" Tidak....!!" tolak Naga putra

__ADS_1


" Tolonglah naga... sampaikan niat kami pada naga putri... aku yakin ia tak akan menolak permohonan kami ini...!!" pinta Saga


" Kau sungguh keras kepala... seperti putrimu yang begitu nakal, tunggu sebentar... jika istriku penolak maka kalian harus pergi !!" ucap Naga putra


Tak lama.... naga putri keluar dari peraduannya dan menemui Saga....


" Mengapa kau hendak melanggar perjanjian Saga ??" tanyanya


" Naga putri... aku hanya ingin istriku tenang, dengan melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa putri kami baik-baik saja... sungguh kami hanya akan melihatnya , tidak lebih..." mohon Saga


" Apa janjimu bisa di percaya ??"


" Ya naga putri... aku berjanji !!" ucap Saga


" Baiklah ... bawalah istrimu ke mari !!" titah naga putri


" Istriku.. bagaimana mungkin kau mempercayai mereka, manusia tak bisa di percaya !!" cegah naga putra


" Suamiku... beri mereka sedikit cahaya, jangan terlalu serakah.. aku tau kau menyanyangi gadis kecil itu... tenanglah, ia tak akan kemana-mana " sahut naga putri


Ia bukannya tak tau... setiap malam naga putra, suaminya selalu memandangi dan menjaga gadis kecil itu, yang bahkan dalam tidurnya tak bisa diam.


Saga kembali ke raganya setelah perundingan yang lumayan alot.


" Ayo kita masuk sayang... kita boleh melihat putri kita, namun ingat Amara... kita hanya boleh melihatnya, tidak lebih, mengerti !!" ucap Saga memohon pengertian Amara... Amara mengangguk tanda mengerti.


Keduanya lalu masuk ke dalam gua, setelah lumayan jauh masuk ke dalam gua....


Amara begitu terkejut melihat langsung penampakan para naga yang begitu menyeramkan.... bagaimana mungkin putrinya bisa baik-baik saja di antara binatang yang sangat menyeramkan itu ?? cicitnya dalam hati.


Jemari Amara meremas lengan Saga... tanda ia sangat cemas, namun Saga menepuk tangannya dengan lembut sambil tersenyum tanda bahwa putri mereka benar baik-baik saja


" Selamat datang Amara... perkenalkan aku naga putri , dan akulah yang merawat putrimu selama ini sampai ia dewasa kelak " sapa naga putri... Amara memberi hormat dengan menunduk


" Apa putriku baik-baik saja ??" tanya Amara

__ADS_1


" Ya... putrimu sangat sehat .. begitu aktif dan sangat nakal....kau tau itu ?? ha ha ha " ucap Naga putri, tak lama naga putra datang dengan seorang anak kecil menunggangi lehernya... anak kecil itu tertawa sambil menarik2 kumis naga putra


Mata Saga dan Amara membulat melihat anak kecil yang begitu cantik, berumur sekitar 2 tahun yang di bawa oleh naga putra ke hadapan mereka


" Siapa anak ini ??" tanya Amar


" Dia putrimu !!" sahut naga putri..membuat Amara dan Saga saling pandang


" Maaf naga putri... anak kami baru berumur 6 bulan, sedangkan anak ini kira-kira sudah berumur 2 tahun !!??" ucap Saga


" Putri kalian di besarkan bukan di dunia biasa... dia di besarkan di dunia naga, di sini waktu lebih cepat berlalu . Silahkan lihat putri kalian... waktu kalian tidak banyak dan ingat jangan menyentuhnya...!!" titah putri naga


Amara dan Saga melihat tingkah laku putri mereka sambil bergenggaman tangan, air mata Amara jatuh begitu saja... ia sangat sedih bercampur bahagia melihat putrinya tumbuh begitu sehat dan cantik


Putri nya tak takut pada para naga ... ia bahkan seringkali menarik kumis naga putra sambil tertawa senang saat naga putra kesakitan karena ulahnya.


" Waktu kalian habis... karena ini waktunya bagi putri kalian untuk tidur siang " ucap naga putri


" Siapa nama putri kami ??" tanya Amara


" Kami tak akan memberitahu namanya pada kalian, kalian akan tau pada saatnya tiba "


" Kapan kami boleh menjemputnya ??" tanya Saga


" Kalian tidak perlu menjemputnya, dia akan menemukan kalian di manapun kalian berada... sekarang pergilah!!" usir naga putri


Saga segera menarik lengan Amara mengajaknya keluar dari gua. Amara terus melihat ke arah putrinya yang nampak berbaring di atas tubuh naga putra yang di bentuk seperti alas tidur. Putrinya nampak begitu nyaman tidur sambil memeluk kepala naga putra


" Selamat tidur anakku... kita akan bertemu lagi jika saatnya tiba, ibu dan ayah sangat mencintaimu !!" cicitnya setelah putrinya tak terlihat lagi


Sesampainya di depan gua....Amara memeluk Saga dan menangis di dada suaminya. Ia bahagia karena melihat putri ya tumbuh begitu cantik dan sehat namun sekaligus merasa sedih, karena tidak bisa merawat masa kecil putrinya itu.


" Sudah .... berhentilah menangis, kau sudah lihatkan... putri kita baik-baik saja, sekarang ayo kita pulang. Kau lihat pertumbuhan putri kita sangat cepat .. tak akan lama ia sudah akan tumbuh dewasa dan akan berkumpul kembali dengan kita "' hibur Saga


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote


__ADS_2