Deep Heart

Deep Heart
173. Benar-benar...


__ADS_3

" Terus awasi Sora dan laporkan apa yang dilakukannya setiap hari !! dan ingat jangan sampai Sora tau jika aku mengetahui hal tersebut " titah Max gusar...


" bagaimana Sora bisa berfikir membuatku tidak menolong putraku saat dia memerlukan pertolonganku ?? dia tidak sebesar itu memiliki hatiku !!" omel Max dalam hati, entah mengapa dada Max terasa begitu terhimpit kini saat mendengar Sora menyanggupi permintaan putranya


" Sora... jangan kau kira karena kau telah menjadi permaisuri ku kau bisa mengaturku !!" Max segera mendatangi Sora dengan perasaan yang tak menentu


Sedangkan Sora tengah termenung sambil memandangi garis pantai di depannya.... apa yang harus dilakukannya untuk menghentikan Max...?? apakah Max mau sekedar mendengarkannya ?? tak mungkin, Max adalah seorang raja yang keputusannya tak bisa di ganggu gugat... aku harus bisa membuat Max tak ada pilihan kecuali menurutiku... tetapi bagaimana caranya ???


Saking asiknya melamun, Sora tak mendengar kedatangan Max... sebuah pelukan di perut buncitnya membuatnya terkaget


" Max ??" cicitnya kaget


" Apa yang kau lakukan di sini begitu lama... masuklah nanti kau masuk angin !!" bisik Max, Sora berbalik ... mata indahnya memandangi netra mata Max yang nampak berkabut....


" Taukah kau Max aku sangat mencintaimu, namun kau pun harus membuktikan cintamu padaku !!" ucap Sora dalam hati, Sora tersenyum manis lalu mengenggam jemari Max dan menariknya memasuki kamar...


" Aku rindu padamu Max....bagaimana denganmu ?? apakah kau juga rindu padaku ??" bisik Sora sambil melingkarkan kedua tangannya di leher Max...


" Taukah kau Sora... aku mencintaimu melebihi diriku, namun putraku tetaplah putraku !!" ucap Max dalam hati, Sora mencium bibir Max dengan mesra dan bermain di sana cukup lama... cukup lama hingga membuat Max yang semula diam tak membalas akhirnya terhanyut..... satu persatu pakaian keduanya berjatuhan menandakan keduanya akan melanjutkan kemesraan mereka di atas ranjang. Sora melayani Max dengan sangat baik walaupun ia tengah hamil ... membuat Max mabuk kepayang, ia bahkan sudah lupa kemarahannya beberapa saat yang lalu... ia hanya tau kini ia merasa melayang tinggi mendaki kenikmatan yang tiada tara bersama Sora.... pengisi hatinya.


🍅🍅🍅🍅


Paginya Sora bangun lebih dulu dan memerintahkan sesuatu pada dayang kepercayaannya..Sang dayang melotot tak percaya akan permintaan Sora namun mau tak mau ia harus melakukan perintah atasannya.


Max yang mendapat laporan langsung stress...


" Kau yakin Sora memesan racun ??" tanya nya berulang kali ...


" iya yang mulai "


" Untuk apa. ....?? apa ia ingin meracuniku ?? tapi mengapa... apa untuk mengabulkan permintaan anaknya ia tega untuk meracuniku ?? " cicit Max tak percaya.... sungguh rasanya tak mungkin Sora akan melakukan itu padanya sedangkan semalam mereka baru saja melewati malam yang begitu panas nan indah.


Max berjalan mondar mandir sambil meremas kepalanya yang botak


" Tidak Sora... jangan kau berani melakukan itu...!! tapi apa mungkin ??? arghhh aku bisa gila jika terus begini !!" Max memang sudah seperti orang gila kini.... mengomel tak henti sendiri , menanyakan pertanyaan yang sama berulang kali


" Baiklah Sora...baik, aku akan mengikuti permainanmu.... aku ingin melihat sampai sejauh mana kau bertindak...." mulut Max terus berbicara


" Siapkan penawar racun terbaik.... dan kau jangan pernah jauh dariku, jika aku sampai keracunan ... kau harus menolongku !! paham !!" titah Max lagi

__ADS_1


" Yang mulia... mengapa tidak anda tangkap saja nyonya Sora sebelum beliau bertindak terlalu jauh !!" usul bawahannya


" Apa kau gila... kau ingin aku mengurung istriku yang sedang mengandung anakku ?? " cecar Max


" Tapi kita tak bisa mengambil resiko sebesar itu yang mulia !!"


" Bisa dan itu perintahku...!!"


" Tapi saya pikir..."


" Kau tak usah berfikir... memangnya ide apa yang bisa di hasilkan oleh otakmu yang sekecil biji kacang itu hah !!" omel Max sambil berkacak pinggang


Max keluar dari ruangan rahasianya, ia pergi ke lapangan dan berlatih pedang sampai ia kelelahan. Max begitu galau....sungguh sungguh galau mendapati Sora memesan racun .


Apakah Sora begitu tega padanya....??? Ribuan kali ia melontarkan pertanyaan itu dan jawabannya tak mungkin Sora tega padanya... setidaknya Sora tak akan beranj melakukan itu padanya... lalu untuk apa racun itu ????


Setelah lelah berlatih, Max kembali ke kamar dan membersihkan diri....selesai berpakaian ia baru menyadari Sora tak ada di kamar dan juga di balkon , kemana dia ??? cicit Max dalam hati


" Paduka raja... permaisuri Sora menanti anda di makam permaisuri Soraya !!" lapor dayang kepercayaan Sora, Max segera bergegas menuju makam tersebut... tak lupa ia memberi kode pada bawahannya untuk mengikutinya...


Dari kejauhan sudah nampak siluet tubuh Sora yang berbalut pakaian berwarna merah....warna kesukaan Sora. Sora nampak memandangi lautan di depannya sambil duduk di sisi pusara Soraya.


" Kau mencariku Sora ??" sapa Max , Sora menoleh dan tersenyum begitu manis pada Max


" Kemarilah Max... ada yang ingin kubicarakan !!" pinta Sora , Max melangkah mendekati Sora yang kini sudah berpindah ke kemah yang dulu di bangun Max untuk menghukumnya.


" Mengapa kau kemari Sora ??" Sora tersenyum simpul


" Ada yang ingin aku bicarakan Max !!" ucapnya sambil menepuk lantai yang artinya meminta Max untuk duduk di dekatnya. Max melihat ada sebuah gelas berisi air di dekat Sora....


" Apa itu racun yang di sediakan Sora untuknya !???" tanyanya dalam hati... hati Max serasa di pukul ribuan gada kini... Kau begitu tega Sora 😭😭😭


" Suamiku... kau taukan kemarin Erden datang padaku ??"


" Ya....ada keperluan apa putramu ke mari ??"


" Kenan menculik istri Saga "


" Lalu.....??"

__ADS_1


" Erden dan Saga ingin membebaskan Amara , artinya akan ada perkelahian atau mungkin perang di antara mereka "


" Lalu...??" tanya Max masih meraba kemana arah pembicaraan Sora


" Erden meminta ku untuk mencegahmu membantu Kenan nanti saat mereka berhadapan, bisakah kau melakukan itu Max ??" ucap Sora sambil memegang tangan Max


" Apa maksudmu... Erden akan menggunakan kekuatan besar dan menyerang kerajaan Kenan ?? dan aku tidak boleh membantunya ??"


" Ya....!!" sahut Sora


" Apa kau sudah gila Sora ??!!untuk apa aku mau mengikuti keinginan putramu itu hah 😡" bentak Max


" Untuk membantuku menebus kesalahanku Max, aku sudah bersalah memisahkan Saga dan Amara dengan memaksakan pernikahan Sofia dan Saga, setidaknya biarkan mereka mengambil Amara... setelah itu mereka akan menghilang ... kau mau kan Max...please !!" mohon Sora


" Kenan adalah putra ku !!" sahut Max


" Erden juga adalah putraku Max, kita harus mencari jalan keluar dan mencapai kesepakatan bersama !!" pinta Sora


" Dengan membiarkan Kenan berjuang seorang diri ?? dan kemungkinan kehilangan nyawanya ... kau ingin aku diam saja untuk melihat penerusku mati ?? "


" Erden berjanji tak akan membunuh Kenan... mereka hanya ingin mengambil Amara kembali... itu saja "


" Lalu jika aku tidak mau....kau bisa apa hah !!" tantang Max sambil berdiri dan berkacak pinggang , Sora mendongak dan memandangi wajah tampan Max... pria yang telah membuat hatinya selalu berbunga-bunga itu dengan mata berkaca


" Jika kau bersedia Max... aku akan mengabdikan seluruh sisa hidup ku hanya untukmu , walau selamanya aku tak kembali ke Sobaria aku bersedia Max....!!" rayu Sora lagi


" Aku bilang jika aku menolak... apa yang akan kau lakukan ??" kekeh Max


Sora tersenyum miris....


" Jika kau menolak artinya aku tak bisa mengabulkan janjiku pada Erden... maka aku akan membayarnya juga dengan nyawaku !!" sahut Sora ambigu


" Dengarkan aku baik-baik Sora, kau tidak seberharga itu untuk ku bela, aku menolak permohonan mu !!" ucap Max lagi, air mata Sora menetes berlahan namun pasti....tangan Sora mengambil gelas yang sedari tadi di pandangi oleh Max


" Baiklah Max... jika itu pilihanmu, selamat tinggal !!" ucap Sora lalu mendekatkan gelas tersebut ke bibirnya dan meminum air di gelas itu membuat Max melotot


" Apa...?? Sora hendak meminum racun itu ?? jadi ia menyediakan racun itu bukan untukku tapi untuk dirinya sendiri ??? Sora kau benar-benar gila !!


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2