Deep Heart

Deep Heart
30. Pusing


__ADS_3

Di ibukota.....


Aflan bergegas membawa sisa pasukannya ke ibukota karena mendapat perintah dari raja agar mereka segera pulang dan menghadap raja.


Sesampainya di kerajaan Aflan segera menghadap pada Raja sambil mengantongi surat dari Saga.


Raja..permaisuri dan juga tamu dari kerajaan Sobaria bingung mengapa Aflan datang seorang diri.


" Salam sejahtera raja...permaisuri, hamba datang dengan membawa laporan bahwa semua permasalahan di perbatasan sudah selesai !!" lapornya


" Dimana Saga..?? mengapa kau datang seorang diri ??" tanya raja


" Maaf raja.. Minggu lalu datang surat dari teman Jendral di kerajaan tetangga, teman Jendral sedang mengalami masalah jadi Jendral Saga pergi ke kerajaan tetangga untuk membantu temannya tersebut, ini saya membawakan surat dari Jendral untuk Raja !!" jawab Aflan lalu menyerahkan surat dari Saga


Surat di sambut oleh salah seorang Mentri...


" Bacakan !!" titah Raja


" Baik ....!!"


" Pekerjaan di perbatasan sudah selesai, aku ada urusan ke kerajaan tetangga karena temanku sedang ada masalah..aku akan langsung mengambil cuti , sesuai dengan permintaan ku sebelumnya selama 100 hari. Tak perlu mencariku... aku akan kembali jika sudah waktunya... Saga !!" ucap sang Mentri yang membacakan surat Saga dengan lantang...


" Suamiku bagaimana ini... padahal kita sudah merahasiakan agar Saga tidak tau perjodohan ini , ia malah menghilang !!" rungut Sora kesal


" Atau jangan-jangan ada yang membocorkan berita ini dan Saga sudah tau ...karena itulah ia menghilang " bisik Sora lagi yang merasa tak enak dengan raja dan putri dari Sobaria yang sudah menunggu Saga


" Siapa teman yang berkirim surat pada Saga....Aflan ??" tanya Sora penasaran


" Maaf permaisuri... hamba tidak tau, yang jelas begitu mendapat surat tersebut Jendral bergegas pergi menuju ke arah barat !!" sahut Aflan lagi... membuat Aflan bingung, bukannya sudah biasa jika Jendral Saga langsung menghilang jika pekerjaan nya selesai.


" Bagaimana mungkin kau tak tau Aflan... katakan dengan jujur kemana Saga pergi ??!! ini akan membuat masalah .." bentak Sora kesal


" Maaf permaisuri... namun bukankah biasanya juga jendral Saga selalu menghilang jika pekerjaan sudah selesai dan kita tau semua itu... namun mengapa menjadi masalah sekarang ??" akhirnya mulut lemes Aflan tak bisa di rem lagi


" Karena di sini ada calon istri dan mertuanya !! bagaimana mungkin Saga menghilang begitu saja 😀😀" sahut Sora sambil melotot pada Aflan


" Apa... calon istri ??? bukannya Jendral sangat merahasiakan kekasihnya... kok bisa tiba-tiba ada di sini ??" tanya Aflan balik sambil memandang ke arah Sophia membuat semua jadi terkejut

__ADS_1


" Saga punya kekasih ???" tanya semua bersamaan


" Iya... tapi saya tidak tau siapa ?? " sahut Aflan begitu polosnya


" Sejak kapan Saga punya kekasih ??" tanya Raja yang begitu terkejut


" Semenjak Jendral kembali dari vila pada cuti terakhir " jawab Aflan lagi


Raja Sobaria bangun dari duduknya dengan kesal...


" Katakan ... apa yang sebenarnya terjadi di sini...??" tanyanya


" Maaf raja Max... ini sungguh di luar dugaan, kami sungguh tak mengetahui jika adik kami sudah memiliki kekasih " sahut Xoga


" Jangan-jangan Jendral Saga pergi menghindari kami dan ingin menolak lamaran kami ?? apa begitu ??" tanya Raja Max pada Aflan... Aflan kaget sampai mengangkat tangannya


" Maaf Raja... kami di perbatasan sama sekali tidak mendengar tentang lamaran atau apapun itu... kami sangat sibuk bekerja saja !! Jika Jendral Saga tau ada masalah tak mungkin Jendral pergi menolong sahabatnya , lagipula mengapa Jendral Saga tidak di beritahu hal sepenting ini ??" sahut Aflan menohok Sora yang memang sengaja menyembunyikan masalah lamaran ini dari Saga karena khawatir Saga akan menolak


" Oh Raja Max ... maafkan kami, rupanya kesalahpahaman telah terjadi di sini. Begini saja kita bicarakan lagi masalah ini setelah Saga di temukan !!" ucap Sora


" Ayah... jangan marah, kita tunggu sampai Jendral Saga datang... lagi pula itu hanyalah kekasih, tidak masalah denganku selama aku menjadi istrinya... toh sudah biasa seorang lelaki memiliki selir , bukan begitu permaisuri ??" ucap Sophia menenangkan ayahnya namun menohok Sora. Seluruh rakyat kerajaan Mongun tau Sora tak pernah mengizinkan suaminya untuk memiliki satupun selir hingga saat ini


" Baik paduka Raja ...!!" ucap Aflan dengan setengah hati. Ia paling tau dengan sifat Jendral Saga... Saga bukanlah pribadi yang bisa di paksa melakukan hal yang tak di sukainya apalagi jika menyangkut masalah pribadi seperti ini.


Aflan hanya bisa diam di sebuah restoran... ia bukannya memesan makanan malah memesan arak.


Aflan sangat bingung apa yang terjadi sebenarnya, apakah sebenarnya Saga tau akan apa yang terjadi di ibukota hingga Saga pergia dengan terburu-buru, namun Jendral Saga bukanlah orang yang suka lari dari masalah...


Jika ia bisa menemukan Saga... dan Saga tak mau ke ibukota, apa yang akan ia katakan pada raja...??? 🀬🀬🀬🀬argh....pusinggg ...omel Aflan dalam hati


" Mengapa wajahmu seperti parutan kelapa paman Aflan ??" tanya seseorang yang langsung duduk di depan Aflan, tak lain dan tak bukan ia adalah Erden


" Salam pangeran... bagaimana tidak ?? jendral Saga yang berulah kok aku yang harus pusing, coba bayangkan aku disuruh mencari di mana jendral sekarang berada ?? kemana aku harus mencarinya ?? ke balik bukit... ke dalam sumur, ayahmu itu apa tidak mendengar surat dari Jendral... ia tak mau di cari, jika Jendral sudah berkata begitu makan ia tak akan bisa di temukan 😀😀 , padahal aku kan sangat rindu dengan Isla ku " omel Aflan pada Erden


" Sudah... paman tidak usah serius mencari paman Saga pura-pura saja , kemaren itu yang mengirim surat adalah aku paman !!" bisik Erden


" Jadi... Jendral sudah tau jika putri Sophia melamarnya ??" bisik Aflan tak kalah pelan... Erden mengangguk

__ADS_1


" Lalu mengapa jendral malah menghilang, bukannya datang ke istana untuk menyelesaikan masalah ini... kan ia bisa menolak secara langsung !!"


" Tidak semudah itu paman, paman tau bagaimana mamaku begitu pemaksa... jika paman Saga menolak dengan alasan memiliki kekasih mama akan tetap memaksa paman menikahi putri Sophia dengan alasan politik, dan kekasih paman pasti hanya di jadikan selir nanti. Paman menghilang artinya paman tak mau kekasihnya di jadikan selir !!" jelas Erden


" Lantas ...menghilang begini kau fikir akan menyelesaikan masalah ?? tidak kan !!" ucap Aflan


" Bagaimana masalah ini akan berujung, aku juga tak tau paman... yang jelas putri Sophia sangat bertekad ingin menikahi paman... ia bahkan tak keberatan paman memiliki selir... cih itu namanya obsesi bukan cinta !!" ucap Erden


" Ee... pangeran maaf jika aku bertanya, jika memang ada alasan politik dalam pernikahan ini... mengapa mereka tidak melamar pangeran, mengapa mereka melamar Jendral Saga ?? " tanya Aflan


" Entahlah paman...tapi aku sangat bersyukur bukan aku yang di inginkan mereka, walau putri Sophia cantik namun ia bukan seleraku ... aku tak akan mau memiliki istri seperti dia !!" ucap Erden, keduanya lalu lanjut minum arak hingga mabuk dan berakhir ke sebuah rumah hiburan...πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… hadehhh sama saja kalian berdua


Vila Saga.....


Saga membuka matanya berlahan, jika semalam ia yang berbaring di dada Amara...kini posisi terbalik, kini Amara yang berbaring di dadanya dengan tangan melingkar di perutnya....


Saga tersenyum senang, ia merasa bahagia dan hangat dalam waktu yang bersamaan


Pertama kali dalam hidupnya ia bangun di temani seorang gadis dan gadis itu adalah Amara... wanita yang teramat di sukainya.... Saga sangat bahagia kini. Ia ingin selalu terbangun dengan Amara di pelukannya seperti ini.


Entah berapa lama ia asik menikmati wajah cantik Amara, sampai tiba-tiba Amara membuka kedua mata indahnya berlahan....Saga terpana melihatnya... ia seolah tengah berada di air terjun nan begitu sejuk dan indah


" Pagi cantik !!" sapanya mengagetkan Amara, Amara yang baru menyadari kini tengah berbaring di dada Saga dan memeluknya dengan erat langsung ingin bangun...karena malu, namun Saga melarangnya...ia memeluk pinggang Amara dengan begitu erat


" Jangan bergerak... biar saja seperti ini... aku suka !!" pinta Saga membuat wajah Amara langsung memerah , keduanya bertatapan dengan rasa yang tak perlu di jabarkan dengan kata-kata


Tangan Saga meraba wajah Amara berlahan dan menarik dagu Amara hingga bibir keduanya berdekatan....Saga pun mulai menyatukan bibir keduanya yang di balas dengan mesra oleh Amara.... ciuman demi ciuman bersambut..... kini Saga tengah mengukung Amara... libidonya benar-benar membara kini... ia sudahlah menahannya sejak semalam


" Amara ... aku menginginkanmu ...!!! " bisiknya sambil menarik gaun tidur Amara... Amara diam pasrah, ia pun menginginkan lebih dari sekedar ciuman... kedua tangannya meraba punggung polos Saga dan meremasnya...


" Ahhhhh......" desah Saga yang merasa nikmat, ia sudah tak tahan lagi....


Tok...tok...tok...


" Jendral.... Amara...bangun, tak lama lagi hari akan terang... makanan sudah siap sebaiknya kalian sarapan sebelum berangkat !!" terdengar suara bibi dari luar yang membuat buyar moment romantis panas keduanya


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2