Deep Heart

Deep Heart
207. Sekamar


__ADS_3

Di salah satu pulau di kerajaan Hodun.....


" Bagaimana bisa kalian kehilangan putriku Aflan...?? kau tau betapa kami sangat merindukan nya ?? " tanya Saga kesal begitu mengetahui putrinya menghilang dari pengawasan Aflan


" Maaf jendral... tapi saat itu aku sudah berpesan agar putrimu menunggu saja di vila sementara aku menguburkan ibuku beberapa hari saja, namun ia rupanya tak sabar... Ia sudah berjanji bertemu dengan Isla di kerajaan Mongun namun ia tak muncul hanya surat ini yang dikirimnya !!" jawab Aflan


Saga membaca surat dari putrinya yang ternyata bernama Sarah itu... putrinya meminta mereka untuk tidak khawatir dan berjanji akan mendatanginya ke Hodun


" Apa kau tidak rindu pada kami Sarah ?? seperti apakah wajah mu putriku ?? " tanya Saga dalam hati


" Kak Aflan...bagaimana wajah putriku ?? apakah itu tumbuh dengan sehat ?? bagaimana keadaannya ??" tanya Amara dengan mata berkaca-kaca


" Sarah tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik Amara... ia kini berusia 20 tahun dan ia sangat periang namun sedikit tomboi, wajahnya adalah perpaduan dari kalian... matanya besar dengan rambut hitam panjang dan tubuhnya begitu putih ... sepertimu Amara " jelas Aflan membuat air mata Amara menetes di pipinya....melihat itu Saga pun mendekati Amara dan menghapus air mata Amara dengan kedua jemarinya....


" Jangan sedih Amara....aku..."


" Aku tidak sedih suamiku... aku bahkan sangat bahagia, putri kita masih hidup dan tumbuh menjadi seorang gadis yang begitu cantik... mengingat kejadian yang dulu kualami sungguh aku sangat bersyukur " sahut Amara dengan senyum bahagia yang bercampur dengan tangisan membuat dada Saga begitu sakit rasanya... pantang bagi nya melihat istrinya itu menangis


" Sudah berhentilah menangis, aku akan pergi ke Mongun untuk menjemput putri kita.." lanjut Saga


" Tidak suami ku... jangan pergi ke Mongun , aku tidak mengizinkanmu !!" larang Amara


" Mengapa kau melarangku Amara, kau tak rindunpada putri kita ??"


" ibu mana yang tak merindukan anaknya ?? tapi jika kau pergi ke sana ... kita tak tau apa yang akan terjadi padamu jika nanti bertemu dengan Erden... kau tau Erden melarang kita untuk ke Mongun " jelas Amara


" Erden tak akan melakukan apapun padaku Amara, bagaimanapun aku adalah pamannya !!"


" Tolonglah suamiku... aku tak mau terjadi apapun padamu, ketiga anak kita masih kecil....aku tak sanggup jika apapun terjadi padamu 😭😭" pinta Amara dengan air mata mengalir di wajah cantiknya....


Saga hanya bisa menghela nafas panjang, benar apa yang dikatakan Amara... ketiga anak mereka masih kecil-kecil, jika sesuatu terjadi padanya ... bagaimana nasip anak-anak kelak ?? tapi ia belum pernah melihat putrinya itu sama sekali, ia begitu merindukannya ... bagaimana ini ??

__ADS_1


" Oh Sarah.....di manakah nak ??" tanya Saga sambil memeluk Amara


" Jendral... izinkan aku kembali ke Mongun, Isla sedang menunggu Sarah di sana...aku akan mencarinya kemanapun ....aku berjanji akan membawa pulang putri kalian !!" janji Aflan


" Baiklah Aflan pergilah... aku dan keluargaku akan ke istana Hodun untuk meminta izin pada Hendrik untukmu !!" ucap Saga


Aflan pun segera berkemas dan pergi kembali ke Mongun untuk mencari Sarah dan tentunya menjemput istri tersayangnya Isla.


💜💜💜💜


Selesai dengan kegiatan berkebunnya keduanya makan dengan nikmat.. kepasang anak manusia yang tengah di mabuk cinta itupun berebah sambil memandangi bintang dan bulan yang bersinar begitu terang malam ini.


Seperti biasa Sarah merebahkan kepalanya di dada bidang Erden, tempat favoritnya... sebelah tangannya meraba dada suaminya itu sambil tersenyum lebar....


Erden merasa bahagia sekali rasanya kini, hatinya sudah ada yang mengisi... tak terasa sepi lagi, dadanya kini terus berdetak kencang penuh kehidupan tak seperti dulu ... yang mati suri.


" Kakak....dimana kedua orang tuamu, sewaktu di istana mereka tak terlihat, apa mereka sudah tiada ??" tanya Sarah


" Jadi... kalian.....saudara tiri ?? tapi mengapa kalian terlihat tidak saling menyukai ??" tanya Amara... Erden menarik nafas panjang mengingat apa yang terjadi 10 tahun lalu....


" Ya bisa di bilang kami mempunyai selera yang sama mengenai wanita... itu yang mungkin membuat kami tak rukun , sudah tak usah kau pikirkan masalah itu... ingat jika suatu saat bertemu dengan Kenan jangan pernah mendekatinya... jangan mencoba membuatku cemburu !!" tegas Erden membuat Sarah terkekeh geli


Keesokan paginya keduanya pun melanjutkan perjalanan mereka....begitu memasuki perbatasan semua mata penduduk melotot melihat raja mereka berkuda bersama seorang gadis yang begitu cantik.... semua menunduk memberi hormat sambil tertanya-tanya siapakah gadis cantik yang se-kuda dengan raja mereka ?? apakah gadis itu kekasih raja mereka ?? semoga 🥰🥰🥰


" Hamba menghadap paduka !!" seorang pengawal menghadang perjalanan Erden dan Sarah


" Ada apa ??" tanya Erden


" Permaisuri Sora dan putri Anna sedang berada di istana, mereka menunggu kedatangan paduka raja !!" jawab pengawal sambil menunduk, mata Erden membesar mendengar kedatangan ibunya yang membawa kembali Anna....


" Baik.. kembalilah, beritahu Marco aku kembali bersama Sarah....siapkan keperluan Sarah beri yang terbaik dan beritahu Marco....Sarah sekamar denganku !!" titah Erden kemudian mengagetkan bawahannya itu, tak biasanya rajanya itu mau sekamar dengan seorang wanita... biasanya rajanya itu selalu menolakmsemua wanita yang di sediakan untuknya

__ADS_1


" Baik paduka raja !! " sahutnya lalu segera beranjak kembali ke istana.


" Ibu kakak datang ?? dia membawa calon istri kakak kembali , apakah ia ingin kakak menerimanya sebagai istri kakak?? lalu bagaimana dengan aku kak ??" tanya Sarah cemas... dadanya berdetak tak karuan rasanya kini, ia takut akan kehilangan kakak tercintanya itu 😭😭


Kenan menarik kedua tangan Sarah agar lebih erat memeluknya dari belakang


" Aku selamanya tetap milikmu Sarah, jangan khawatir... kau diam saja biar aku yang menyelesaikan semua ... percayalah padaku !!" pinta Erden membuat Sarah bisa bernafas lega


" Iya kakak....Sarah percaya !!" cicitnya bahagia


💕💕💕💕


" Tuan Marco... paduka Erden sudah ketemu, paduka sedang memasuki perbatasan bersama seorang gadis cantik !!" lapor pengawal


" Apakah gadis itu nona Sarah ??" tanya Marco


" ya tuan... sepertinya gadis itu adalah nona Sarah dan paduka berpesan agar tuan Marco mempersiapkan semua kebutuhan nona Sarah... harus yang terbaik dan kata paduka lagi....!!" lanjut pengawal ragu-ragu


" katakan !!" titah Marco


" Paduka bilang nona Sarah tidur sekamar dengan paduka !!" jawab pengawal membuat Marco terbatuk seketika....


" a.... apa...???? sekamar ???" beo Marco tak percaya


" Ada apa Marco... siapa yang sekamar ??" tiba-tiba saja Sora muncul di belakang keduanya , wajah Marco kembali memucat


" Itu.....itu... permaisuri itu..." Marco tak berani melanjutkan perkataannya


" Bagaimana ini 😱😱... apakah aku harus mengatakannya atau tidak pada permaisuri Sora ??? " cicit Marco dalam hati


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2