Deep Heart

Deep Heart
220. Perang


__ADS_3

" Apa.... aku tinggal di rumah tamu, berpisah dengan istriku ???" beonya tak percaya


" Ya... kau tinggallah di sana itupun jika kau mau, jika tidak kau boleh kembali ke Mongun.... biarkan Sarah bertemu dengan keluarga intinya dulu !!" usir Saga sambil menarik tangan Sarah menuju ke rumah utama..


Ingin sekali Erden melawan namun ia pun harus menahan dirinya dulu agar pamannya mau menerimanya sebagai suami Sarah. Setelah Sarah menghilang dari pandangannya dengan lesu Erden melangkah ke rumah tamu ... hatinya langsung saja terasa hampa, ia serasa tak bernyawa lagi kini ... pengisi hatinya di bawa menjauh darinya.


Erden langsung saja merebahkan dirinya di kursi.. ia bahkan tak mau mendekati ranjang.. hanya akan membuat sakit hatinya menyadari ia akan tidur sendirian malam ini


" Ya ampun... mengapa bisa jadi begini 😭😭😭😭, Sarah Sarah... mengapa kau harus menjadi anak dari paman Saga , apa yang kini akan terjadi πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜­" Erden hanya bisa merutuki apa yang terjadi padanya kini


Sementara Erden merana seorang diri... dada Sarah berdetak semakin kencang saat kalinya melangkah semakin mendekati pintu. Siluet tubuh seorang wanita yang terlihat begitu sexy membuatnya dag-dig-dug....seperti apakah rupa ibunya itu ??


Apakah benar ibunya sedemikian cantik hingga menjadi rebutan ??


Apakah kini kakak tampannya masih akan menyukai ibunya itu , walau sudah sekian lama tak bertemu ?? lalu bagaimana dengan cintanya ???


begitu banyak ketakutan di hati Sarah sampai...


" Sa.....Sarah.... kau kah itu putriku ???" suara merdu Amara membangunkan Sarah dari lamunan, keduanya saling tatap kini.... senyum lebar disertai air mata memancar di wajah Amara, berapa ia sangat merindukan putrinya yang tak pernah di peluknya itu....sedangkan wajah Sarah melotot melihat betapa ibunya itu masihlah begitu muda dan cantik , jika di sandingkan mereka bahkan seperti kakak dan adik saja...


" Pantas saja kakak dulu menyukai ibu... ternyata ibu begitu cantik 😭" cicit Sarah kembali hatinya serasa di cubit-cubit aww sakit 😭😭


Amara langsung memeluk Sarah , ia bahkan menciumi kening... pipi... dan hidung Sarah dengan penuh kasih sayang


" Akhirnya setelah selama ini ibu bisa memelukmu putriku hik hik hik !!" ucapnya terisak di pelukan Sarah, Sarah masih bengong saja... ia masih berasa di awang-awang


" Sarah. ....ada apa , katakan sesuatu pada ibumu nak !!" ucap Saga sambil menyentuh pundak Sarah membuat Sarah terkaget dan sadar dari lamunannya...

__ADS_1


" I....ibu ??" ucapnya pelan....Amara membingkai wajah cantik di depannya...


" Iya putriku, aku ibumu... wanita yang melahirkan mu, namun maafkan ibu... ibu tak bisa merawatmu saat kecil hik hik hik, tapi sekarang kita sudah berkumpul... ibu janji akan menganti waktu kita yang hilang dengan lebih baik....ok !!sekarang melihatmu di depan mata begini ibu sudah bisa tidur dengan nyenyak " ucap Amara begitu bahagia


" Ternyata ibu sangat menyayangiku... betul kata ayah, ibu tak tidur nyenyak karena selalu mengingatku " cicit Sarah haru dalam hati, Sarah memeluk balik Amara


" Tak apa-apa ibu, Sarah baik-baik saja... terimakasih sudah melahirkan Sarah di dunia ini " ucap Sarah bahagia... ia bahkan sudah lupa dengan suaminya yang tengah merana kini


Saga pun mengenalkan Sarah dengan ke tiga adiknya yang masih berumur 8,6 dan 4 tahun itu, Sarah senang sekali dengan ketiganya ....malam itu rumah Saga begitu riuh dengan canda gurau ke empat anak Saga yang baru saja berkumpul.


Saga sengaja tak menceritakan masalah Sarah yang sudah menikah pada Amara, ia akan mengurus Erden besok.... malam ini biarlah mereka berkumpul bersama sebagai keluarga lengkap yang bahagia.Saking bahagianya mereka bahkan malam ini berkumpul di ruang keluarga dan tidur bersama di sana .


Sarah pun merasa bahagia sekali, selama ini ia di besarkan seorang diri saja di negri naga... teman-teman nya hanyalah para dayang , kini ia memiliki 3 adik yang begitu lucu-lucu ... ahhh senangnya πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°, Sarah tidur sambil memeluk ke tiga adiknya membuat Amara dan Saga begitu bahagia bisa memandangi keempatnya berpelukan sampai tertidur.


" Terimakasih suamiku.. terimakasih sudah membawa putri kita pulang !!" bisik Amara tanpa memalingkan pandangannya dari ke empat anaknya


" Tentu saja ... ibu mana yang tak bahagia bertemu dengan putrinya setelah sekian lama, aku sangat lega melihat Sarah tumbuh menjadi gadis yang begitu cantik... kau pasti akan kewalahan nanti suamiku "


" Kewalahan ?? mengapa ??" tanya Saga


" Kau akan kewalahan mengusir para pria yang berebutan ingin mempersunting Sarah ha ha ha " gelak Amara membuat wajah Saga mengeras seketika


" Andai kau tau Amara... putri kita sudah menikah dan dia menikah dengan Erden 😑😑arghhhh " kesah Saga dalam hati


πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€


Hari belum lagi terang....Saga berjalan menuju rumah tamu , dan hanya bukan Saga yang cepat bangun....Erden malah tak tidur semalaman. Saat Saga datang ... Erden sudah berlatih pedang di halaman rumah, padahal hari begitu dingin di pulau ini namun tubuh Erden sudah penuh keringat... entah sejak kapan ia berlatih

__ADS_1


Saga memperhatikan bagaimana kini tubuh Erden sudah berubah, tubuhnya sudah begitu kekar dengan otot-otot di sana sini....roti sobeknya pun sangat terlihat, sungguh gadis mana yang tak akan terpikat melihat penampakan Erden saat ini ....sudah jauh berbeda dari 10 tahun yang lalu. Saga pun mendengar bagaimana sepakterjang Erden selama sepuluh tahun ini.. ia terus berperang dan berperang tak berhenti hingga bisa memperluas kekuasaan kerajaan Mongun berlipat kali, bahkan seluruh kerajaan kecil di sekeliling Hodun sudah di lahapnya .... hanya Hodun yang tidak di jamahnya , itu mungkin karena Erden tau Amara berada di Hodun .....


Saga menarik pedangnya dan berdiri di hadapan Erden


" Sudah lama kita tak berlatih Erden !! kita lihat apa kekuatanmu sudah bertambah " tantang Saga


" siapa takut !!" desis Erden


Keduanya terlibat pertarungan yang sengit.. sampai akhirnya pedang keduanya terlempar dari tangan masing-masing, menandakan kekuatan keduanya yang seimbang saat ini


" Kau masih belum bisa mengalahkan ku Erden !! " ejek Saga


" Aku pasti bisa mengalahkanmu paman , jika keadaan hatiku tidak hancur seperti sekarang ini !!" sungut Erden


" Erden.... pergilah secepatnya dari pulau ini, kembalilah ke Mongun , kau seorang pria yang sangat tampan dan memiliki kekuasaan yang tak terhingga jadi dengan mudah kau bisa memilih gadis manapun untuk menjadi permaisurimu... lupakan Sarah !!" ucap Saga membuat Erden berdiri seketika


" Enak saja... tidak akan, sampai kapanpun aku tak akan melepaskan Sarah... dia adalah jantungku... pujaanku... aku lebih baik mati dari pada berpisah dari Sarah !!" tolak Erden


" Jangan berkeras Erden ... sampai kapanpun aku tak akan menyerahkan Sarah padamu !!"


" aku tak perduli paman... jika paman tak merestui kami dengan baik-baik, aku akan membawa Sarah dengan cara apapun... termasuk berperang !!" sahut Erden dengan berapi-api


Jeng-jeng-jeng-jeng....


waduh apa bakalan terjadi perang kembali ???


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2